Pendidikan Bencana Nasional Covid-19

Pengasuh Pesantren Al-Amien Prenduan: Penerapan New Normal Tidaklah Mudah

Minggu, 31 Mei 2020 - 11:09 | 104.04k
Pengasuh Pesantren Al-Amien Prenduan: Penerapan New Normal Tidaklah Mudah
Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep, Madura, Kiai Ahmad Fauzi Tidjani. (FOTO: MTA Al Amien)
FOKUS

Bencana Nasional Covid-19

Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SUMENEP – Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep, Madura, Kiai Ahmad Fauzi Tidjani berpendapat kebijakan New Normal di pesantren tidaklah mudah.

Hal itu melihat pesantren yang berbasis komunitas dan cenderung komunal justru dapat berpotensi menjadi klaster baru dalam angka Covid-19.

"Pemerintah mendorong terlaksana New Normal dalam kehidupan pesantren. Hal demikian tentu saja mengkhawatirkan. Alih-alih untuk menyelematkan pesantren dari Covid-19," katanya kepada TIMES Indonesia, Minggu (31/6/2020).

Untuk itu, lanjut Kiai Fauzi, pelaksanaan New Normal di pesantren tidak dapat dilakukan jika tidak ada dukungan pemerintah secara konsisten. Menurutnya, setidaknya ada tiga syarat New Normal bisa diterapkan di pesantren. Pertama, kebijakan pemerintah yang konkret dan berpihak sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menjaga pesantren dari risiko penyebaran virus Covid-19 dari semua Kementerian.

Kedua, dukungan fasilitas kesehatan dari pemerintah untuk pemenuhan pelaksanaan protokol kesehatan, seperti rapid test, hand sanitizer, akses pengobatan dan tenaga ahli kesehatan. Dan ketiga, yakni dukungan sarana dan fasilitas pendidikan meliputi fasilitas pembelajaran online bagi santri yang belum bisa kembali ke pesantren dan biaya pendidikan bagi santri yang terdampak secara ekonomi.

Oleh karenanya, kata Kiai Fauzi, apabila tidak ada kebijakan nyata untuk tiga hal di atas, maka sebaiknya pesantren memperpanjang masa libur. Atau setiap keputusan yang diambil terkait dengan nasib pesantren, harus melibatkan kalangan pesantren untuk kebijakan terbaik.

"New Normal di pesantren membutuhkan banyak persiapan," tambahnya.

Nantinya, terdapat ribuan pesantren dan jutaan santri yang akan kembali melakukan kegiatan belajar-mengajar, membutuhkan perlidungan kesehatan dari pandemi Covid-19. Kebutuhan sarana dan prasarana tentu membutuhkan dana yang tidak bisa di-cover oleh pesantren itu sendiri.

Dengan kondisi sarana dan prasarana pesantren di Indonesia yang belum memenuhi standar kesehatan untuk menjalankan konsep New Normal, maka membutuhkan fasilitas yang memadai.

"Kebutuhan fasilitas ini membutuhkan dana yang tidak sedikit sehingga diperlukan alokasi dana APBN hingga APBD untuk pesantren-pesantren di seluruh Indonesia. Alokasi dana tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan mempersiapkan sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19," jelasnya.

Di Pesantren Al-Amien sendiri, saat ini sudah mengeluarkan beberapa maklumat mengenai dari perpulangan hingga kembalinya santri ke pondok pesantren. Hal itu tentu sesuai prosedur kesehatan. Semua diputuskan melalui pertimbangan matang. 

Kiai Fauzi berharap, pemerintah pusat hingga wilayah agar senergi, mengawal proses kembalinya santri. Sehingga tercapai semua harapan agar tidak terjadi sesuatu yang lebih buruk terjadi saat new normal diberlakukan. "(Untuk jadwal kembalinya santri Al-Amien) tanggal 22 dan 23 Juni untuk santri lama. Dan dan untuk santri baru, dari tanggal 22 juni sampai tanggal 1 Juli," Pimpinan dan Pengasuh Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep, Madura, Kiai Ahmad Fauzi Tidjani. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    Pasien Covid-19 di Magetan Bertambah 3 Lagi, 1 di Antaranya ASN
    14/07/2020 - 09:23
  • Gotong Royong, Warga  Dusun Junggo Beli Ambulans
    Gotong Royong, Warga Dusun Junggo Beli Ambulans
    14/07/2020 - 09:14
  • Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Banjarnegara, Ada 25 Orang Dalam Perawatan
    14/07/2020 - 09:00
  • Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    Kolaborasi dan Sharing, Kunci Menuju New Normal Bidang Pendidikan
    14/07/2020 - 08:46
  • Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    Latihan Kembali Ditunda, Arema FC Tetap Gelar Rapid Test Pada Pemain
    14/07/2020 - 08:34
  • Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    Perahu Layar Motor Sumber Rejeki 2 Karam di Perairan Gili Iyang
    14/07/2020 - 08:12
  • Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    Universitas Prasetiya Mulya: Era Sekarang Bikin Makin Semangat Dobrak Inovasi Bisnis
    14/07/2020 - 08:00
  • Ujian Doktor UMM, Muhammad Syafi'i Angkat Pengembangan Model Discovery Learning
    Ujian Doktor UMM, Muhammad Syafi'i Angkat Pengembangan Model Discovery Learning
    14/07/2020 - 07:32
  • Hasan Chabibie: Peningkatan Teknologi, Hikmah di Balik Pandemi Covid-19
    Hasan Chabibie: Peningkatan Teknologi, Hikmah di Balik Pandemi Covid-19
    14/07/2020 - 07:02
  • Infrastruktur Bukan Halangan, yang Penting Kolaborasi Bikin Konten Pembelajaran
    Infrastruktur Bukan Halangan, yang Penting Kolaborasi Bikin Konten Pembelajaran
    14/07/2020 - 07:00

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    Perjuangan Erdogan Membebaskan Hagia Sophia
    13/07/2020 - 23:29
  • Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    Peran Strategis Bank Indonesia Era Pandemi
    13/07/2020 - 22:00
  • Spirit Kuliah Daring
    Spirit Kuliah Daring
    13/07/2020 - 21:03
  • Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    Mengusut Kembali Visi Pendidikan Negeri
    13/07/2020 - 20:15
  • Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    Krisis Isu Rasisme di Amerika Serikat
    13/07/2020 - 19:38
  • Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    Tiga Paslon Pilkada Tangsel, Ini Peta Kekuatannya
    13/07/2020 - 17:12
  • Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    Pilkada 2020 dan Momentum Lahirnya Pemimpin Dengan Gaya Baru
    13/07/2020 - 16:11
  • Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    Membangun Peradaban Meritokrasi di Era Bonus Demografi
    13/07/2020 - 15:50
  • Niat dan Tata Cara Salat Dhuha Paling Lengkap!
    Niat dan Tata Cara Salat Dhuha Paling Lengkap!
    14/07/2020 - 09:40
  • Harga Emas Antam Dibanderol Rp 938.000 per Gram
    Harga Emas Antam Dibanderol Rp 938.000 per Gram
    14/07/2020 - 09:37
  • Kenalin Renate Blindheim, Pelatih Wanita Pertama di Liga Norwegia
    Kenalin Renate Blindheim, Pelatih Wanita Pertama di Liga Norwegia
    14/07/2020 - 09:36
  • Studi: 1 dari 3 Orang Muda Berisiko Alami Covid-19 Parah karena Merokok!
    Studi: 1 dari 3 Orang Muda Berisiko Alami Covid-19 Parah karena Merokok!
    14/07/2020 - 09:35
  • KCN Sesalkan Hakim Tunda Lagi Sidang Putusan PKPU
    KCN Sesalkan Hakim Tunda Lagi Sidang Putusan PKPU
    14/07/2020 - 09:32
  • Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    Nasib Karier Militer SBY, Jenderal TNI Tercerdas Tanpa Bintang 4
    14/07/2020 - 07:02
  • Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    Petaka di Menit Akhir, Manchester United Gagal Tembus 3 Besar
    14/07/2020 - 04:00
  • Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    Real Madrid Menang Lagi, Peluang Juara LaLiga Makin Terbuka
    14/07/2020 - 04:56
  • Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Corona, Cek Faktanya
    Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Corona, Cek Faktanya
    14/07/2020 - 06:00
  • Palsukan SNI dan Rugikan Negara, Polri Diminta Tangkap Pengusaha Ini
    Palsukan SNI dan Rugikan Negara, Polri Diminta Tangkap Pengusaha Ini
    14/07/2020 - 06:34