Kopi TIMES

Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona

Minggu, 31 Mei 2020 - 01:17 | 18.62k
Revitalisasi Nilai Pancasila di Tengah Wabah Corona
Hj. Umi Salamah, S.Pd., M.Pd, Guru SMK Negeri 3 Kota Batu. 

TIMESINDONESIA, MALANG – Revitalisasi adalah sebuah upaya untuk mengembalikan kepada asal nilai pentingnya segala sesuatu. Sedangkan nilai Pancasila adalah segala bentuk norma, aturan serta nilai yang diserap dari berbagai adat-istiadat dan budaya yang berakar dari kemajemukan seluruh komponen bangsa Indonesia.

Artinya nilai Pancasila merupakan intisari dari pola pikir (mind-sett), pola sikap dan pola tindakan dari setiap individu bangsa Indonesia yang identik dengan keberbedaan suku, agama, ras, antar golongan (SARA), wilayah dan bahasa serta ada-istiadat.

Revitalisasi nilai-nilai Pancasila adalah sebuah keniscayaan mutlak ketika kondisi bangsa semakin jauh dari keadilan sosial, kemakmuran, kemajuan dan lain sebagainya. Membiarkan kondisi bangsa dalam keterpurukan sama halnya menjadikan Pancasila hanya sebagai alat politisasi untuk melanggengkan kekuasaan. Sejarah telah mencatat dan semua komponen bangsa tidak memungkirinya, bahwa pada periode yang lalu, Pancasila selalu dijadikan alat legitimasi serta dipolitisir untuk meraih serta mempertahankan kekuasaan. 

Revitalisasi tentu suatu upaya sistematis dalam rangka kembali membangun spirit nasionalisme yang selama ini telah mengalami kemunduran, sehingga seluruh persoalan kebangsaan seperti konflik politik, hukum, ekonomi, agama, etnis serta permasalahan dalam apapun bentuknya bisa dengan mudah teratasi, termasuk menghadapi wabah pandemi corona (covid-19). Bangsa Indonesia harus mampu mengatasinya dengan ikhtiar mengubah pola kehidupan dari kehidupan normal menjadi kehidupan “New Normal” setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan dengan tetap memperhatikan protocol covid antara lain menjaga kebersihan, selalu bermasker dan memperhatikan physical distancing.

Implementasi revitalisasi nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan baik melalui tataran ide ataupun praksis. Dalam tataran ide, hal yang paling penting dilakukan adalah menjawab sikap alergi masyarakat terhadap Pancasila. Oleh karena itu, memiliki semangat dan sikap bergotong royong serta membudayakan pola musyawarah terutama dalam mengatasi wabah pandemi corona ini, bisa dijadikan sebagai sumber dalam rangka revitalisasi nilai-nilai Pancasila.

Sementara itu, dalam tataran praksis, utamanya menyangkut relasi penyelenggaraan negara dan masyarakat, revitalisasi nilai-nilai Pancasila harus dimulai dengan membangkitkan kegairahan dan optimisme publik.

Misalnya, kepemimpinan nasional harus menegaskan kembali bahwa Negara Republik Indonesia adalah  negara yang besar dan berdaulat yang mampu mengatasi segala persoalan termasuk masalah pandemi. Indonesia adalah negeri yang kebebasan warga negaranya dijamin oleh  konstitusi. Sebagai sebuah bangsa kita harus memiliki sikap saling hormat-menghormati, menghargai segala perbedaan dan secara gotong royong mengatasi seluruh persoalan bangsa.

Secara bertahap, nilai-nilai Pancasila akan benar-benar menginternalisasi dan membumi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adanya pengaruh kekuatan transnasional dan globalisasi, yang tidak hanya menimbulkan  masalah dis-orientasi dan dis-alokasi sosial, tetapi juga mengakibatkan memudarnya identitas nasional. Globalisasi hakikatnya tidak hanya memiliki nilai positif, sebaliknya justru lebih banyak menimbulkan nilai negatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Pacasila adalah adalah sumber dari segala sumber hukum. Hukum tidak hanya digunakan sebagai alat kontrol masyarakat (law as social control), melainkan juga sebagai sarana untuk melakukan perubahan sosial.

Inilah yang disebut sebagai pandangan modern tentang hukum yang menurus  kepada penggunaan hukum  sebagai suatu instrumen. Penggunaan hukum secara sadar untuk merubah masyarakat itu dikenal sebagai  social engineering atau lengkapnya social engineering by law. Hukum dapat dipakai sebagai instrumen yang secara sadar digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu (Satjipto Rahardjo). Salah satunya dapat penulis  contohkan adalah Keputusan Presiden terkait dengan penanganan Covid-19.  

Peranan hukum menjadi penting untuk membangun masyarakat, agar menjadi sejahtera. Peranan hukum yang demikian itu berkaitan erat dengan konsep perkembangan masyarakat yang didasarkan pada perencanaan. Perencanaan membuat pilihan-pilihan yang dilakukan secara sadar tentang jalan mana dan cara bagaimana yang akan ditempuh oleh masyarakat untuk mencapai tujuan-tujuannya.

Termasuk ketika pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan bukannya Lock Down dalam penanganan wabah pandemi virus corona di Indonesia. Dalam konteks ini, pemerintah telah memilih jalan dalam rangka membangun kehidupan sosial yang lebih baik, sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi lebih terjamin. Diharapkan masyarakat mematuhi kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. 

***

*)Oleh: Hj. Umi Salamah, S.Pd., M.Pd, Guru SMK Negeri 3 Kota Batu. 

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Perayaan HUT Hotel Tugu Malang, Kembali Mengingat 30 Tahun Perjalanan
    Perayaan HUT Hotel Tugu Malang, Kembali Mengingat 30 Tahun Perjalanan
    10/07/2020 - 13:42
  • Ada Dupatari, Urus Dokumen Langsung Jadi di Pengadilan Agama Kabupaten Malang
    Ada Dupatari, Urus Dokumen Langsung Jadi di Pengadilan Agama Kabupaten Malang
    10/07/2020 - 13:26
  • Puluhan Kali Makamkan Jenazah Covid-19, Kapolda Jatim Beri Penghargaan Relawan Polresta Malang Kota
    Puluhan Kali Makamkan Jenazah Covid-19, Kapolda Jatim Beri Penghargaan Relawan Polresta Malang Kota
    10/07/2020 - 13:21
  • Sijo, Kades Pupus Ponorogo Kerahkan Pemuda Tanam Porang untuk Ketahanan Ekonomi
    Sijo, Kades Pupus Ponorogo Kerahkan Pemuda Tanam Porang untuk Ketahanan Ekonomi
    10/07/2020 - 13:14
  • Setelah Ponpes Tremas, Kini Al-Fattah Kikil Pacitan Jadi Pesantren Tangguh
    Setelah Ponpes Tremas, Kini Al-Fattah Kikil Pacitan Jadi Pesantren Tangguh
    10/07/2020 - 13:09
  • Sensus Penduduk Online di Pacitan Baru Capai 15,74 Persen
    Sensus Penduduk Online di Pacitan Baru Capai 15,74 Persen
    10/07/2020 - 13:04
  • Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    Banyumas Siapkan Desa Cibangkong sebagai Sentra Kebun Pisang Cavendis
    10/07/2020 - 12:57
  • Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    Catat! Tanggal 20 Juli 2020 ada Pameran Lukisan Online di Banyuwangi
    10/07/2020 - 12:45
  • Ribuan Petugas KPU Tuban Jalani Rapid Tes
    Ribuan Petugas KPU Tuban Jalani Rapid Tes
    10/07/2020 - 12:37
  • Teh Botol Sosro Luncurkan Gerakan LocalsUnite untuk Para Kreator
    Teh Botol Sosro Luncurkan Gerakan LocalsUnite untuk Para Kreator
    10/07/2020 - 12:33

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengulik Visi Pendidikan Kita
    Mengulik Visi Pendidikan Kita
    10/07/2020 - 11:27
  • Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    Jum'at Berkah: Berjumpa Nabi Muhammad SAW secara Langsung
    10/07/2020 - 10:32
  • Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    Poster Anti Korupsi Berbasis Teologis di Era New Normal
    10/07/2020 - 07:06
  • Menakar Kekuatan Media Sosial
    Menakar Kekuatan Media Sosial
    10/07/2020 - 04:16
  • Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    Anak Muda, Garda Utama Lawan Corona
    10/07/2020 - 02:20
  • Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    Dilema Sejarah Sultan Hamid II
    09/07/2020 - 20:10
  • Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    Konsep Pesantren Ramah Perempuan
    09/07/2020 - 17:00
  • Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    Jadi Klaster Baru Covid-19, Apa Jadinya Bila Pasar Tradisional Ditutup?
    09/07/2020 - 16:27
  • Pengacara Sarpan Belum Ambil Langkah Hukum Soal Kasus Penyiksaan Kliennya
    Pengacara Sarpan Belum Ambil Langkah Hukum Soal Kasus Penyiksaan Kliennya
    10/07/2020 - 13:40
  • Total Kasus Covid-19 Filipina Kini Nomor Dua di Asia Tenggara
    Total Kasus Covid-19 Filipina Kini Nomor Dua di Asia Tenggara
    10/07/2020 - 13:39
  • Di Kazakstan Muncul Pneumonia Tak Dikenal, Lebih Mematikan dari Covid-19?
    Di Kazakstan Muncul Pneumonia Tak Dikenal, Lebih Mematikan dari Covid-19?
    10/07/2020 - 13:39
  • Tempat Karaoke Boleh Buka Lagi, Lampu Room Dilarang Remang-remang
    Tempat Karaoke Boleh Buka Lagi, Lampu Room Dilarang Remang-remang
    10/07/2020 - 13:39
  • Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 157,6 Triliun di Semester I 2020
    Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 157,6 Triliun di Semester I 2020
    10/07/2020 - 13:38
  • Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    Lebih Ganas dari Corona, Virus Ini Bikin Manusia Jadi Zombie
    10/07/2020 - 08:30
  • Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    Duta Antinarkoba Ditangkap Lagi Pesta Sabu
    10/07/2020 - 11:35
  • Jokowi: Positif Tembus 2.657, Lampu Merah Buat Kita
    Jokowi: Positif Tembus 2.657, Lampu Merah Buat Kita
    10/07/2020 - 12:17
  • Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    Bergetar, Permintaan Shin Tae-yong Demi Prestasi Timnas Indonesia
    10/07/2020 - 08:30
  • Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    Pacaran, Ibu Muda Tinggalkan Anak Seminggu di Apartemen hingga Tewas
    10/07/2020 - 00:10