Kopi TIMES

Hilangkan Dendam dan Terima Maafnya

Minggu, 24 Mei 2020 - 15:02 | 15.21k
Hilangkan Dendam dan Terima Maafnya
Noor Shodiq Askandar, Ketua PW LP Maarif NU Jawa Timur dan Wakil Rektor 2 Universitas Islam Malang. (Grafis: TIMES Indonesia)
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANG – Disaat memasuki bulan syawal, semua ummat muslim berharap bahwa inilah saatnya merasa dilahirkan kembali. Babak baru kehidupan telah dimulai kembali. Semuanya serasa dapat dimulai dari awal kembali. Ujian dan kewajiban telah ditunaikan, sehingga merasa kini saatnya memulai perubahan.

Iedul fitri telah datang dengan segudang harapan. Berharap kembali menjadi sebagaimana saat dilahirkan (fitrah), Kenapa demikian ? Ummat Islam sangat percaya, bahwa menjalankan ibadah di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan keihlasan, akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu, sebagai balasan. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah sae : man shoma ramadhonan imanan wahtisaban, hufiro lahu ma taqoddama min dzanbih (barang siapa yang berpuasa ramadhan dengan penuh keimanan dan keihlasan, maka akan diampuni dosa dosa yang telah lalu).

Atas hadits ini, semua berharap dengan selesainya puasa ramadhan dapat menjadi bersih sebagaimana saat dilahirkan. Ini dengan catatan puasa telah dijalankan sebagaimana kriteria hadits dan diterima oleh Allah swt. 

Pertanyaannya, apakah puasa yang dijalankan telah memenuhi kriteria tersebut. Seringkali apa yang kita lakukan itu masih sebagai upaya menggugurkan kewajiban. Menjalankan puasa, karena memang diperintahkan dalam Islam. Menjalankan sholat, karena ini semua adalah amanat, dan sejenisnya. Belum sampai pada kebutuhan. Jika dipandang hanya sebagai upaya menjalankan kewajiban, maka akan selesai pada saat hal tersebut ditunaikan. Akibatnya, tidak ada perubahan yang menuju kepada perbaikan perjalanan kekhidupan. Kondisinyapun stagnan tanpa banyak hal baik yang bisa diharapkan.

Puasa, sholat, dan ibadah lainnya adalah kebutuhan ummat manusia untuk menghambakan diri kepada Allah swt. Ini kebutuhan utama dan mendasar. Dengan paradigma bahwa ini semua adalah kebutuhan, maka akan terasa lebih ringan saat dijalankan. Pola ini ditunjukkan dalam Islam yang mengajarkan bahwa saat bayi baru dilahirkan untuk diadzani dan diiqomahi. Tindakan ini adalah fase awal pengenalan bahwa manusia yang dibutuhkan pertama kali adalah membangun hubungan yang baik dengan Tuhan dan bukan dengan yang lain.

Momentum iedul fitri saatnya manusia menata hati kembali agar menjadi lebih baik. Disamping ibadahnya menjadi lebih baik, tidak kalah pentingnya hati dan jiwa juga menjadi lebih sempurna. Dari hati yang suka iri dan dengki, menjadi pribadi yang rendah hati. Dari yang biasanya memelihara dendam, berubah menjadi orang yang mudah memaafkan. Dari yang ringan tangan, menjadi ringan dalam membantu kesulitan orang.

Lagian tidak ada untungnya iri dan dengki, dendam, dan sejenisnya. Sifat tersebut justru lebih banyak mendatangkan keburukan dan ketidaktenangan. Tetangganya mendapatkan kebaikan, nafsunyapun segera tergerak untuk mendapatkan yang lebih baik dengan segala cara. Akibatnya, pelanggaran hokum menjadi salah satu cara. Kehidupan pun menjadi beralih ke penjara.

Momentum iedul fitri jangan sampai diabaikan. Semangat kebaikan di bulan ramdhan harus terus dihidupkan. Begitu juga kepedulian kepada sesama, harus terus dipelihara agar tetap membara. Dengan demikian, hubungan kepada Allah swt semakin sempurna dan hubungan kepada sesama manusia juga menjadi lebih mesra. Bagaimana dengan anda ??

***

*) Penulis Noor Shodiq Askandar, Ketua PWLP Maarif NU Jatim dan Wakil Rektor 2 Unisma Malang

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    Pemerintah Bentuk Tim Pemburu Koruptor, Pimpinan DPR RI Minta Komisi III Dilibatkan
    15/07/2020 - 17:26
  • Begini Cara Jepang Mengedukasi Warga yang Masih Bandel ke Klub Malam
    Begini Cara Jepang Mengedukasi Warga yang Masih Bandel ke Klub Malam
    15/07/2020 - 17:13
  • Persela Lamongan Tetap Pilih Surajaya sebagai Homebase untuk Lanjutan Liga 1
    Persela Lamongan Tetap Pilih Surajaya sebagai Homebase untuk Lanjutan Liga 1
    15/07/2020 - 17:10
  • Gugus Tugas Cilacap Gencarkan Woro Woro Protokol Kesehatan
    Gugus Tugas Cilacap Gencarkan Woro Woro Protokol Kesehatan
    15/07/2020 - 17:07
  • Soal Polemik RUU HIP, Menko Mahfud MD Tegaskan Sikap Pemerintah
    Soal Polemik RUU HIP, Menko Mahfud MD Tegaskan Sikap Pemerintah
    15/07/2020 - 17:02
  • Tingkatkan Akses Jalan Menuju  Gunung Bromo, TNBTS dan Pemkab Malang Jalin Kerjasama
    Tingkatkan Akses Jalan Menuju  Gunung Bromo, TNBTS dan Pemkab Malang Jalin Kerjasama
    15/07/2020 - 17:00
  • Sambangi KPM, Kantor Pos Kota Pagaralam Jemput Bola Salurkan BST
    Sambangi KPM, Kantor Pos Kota Pagaralam Jemput Bola Salurkan BST
    15/07/2020 - 16:56
  • Kerja Cepat dan Tepat Jadi Pedoman Satgas TMMD 108 di Lokasi Sasaran RTLH
    Kerja Cepat dan Tepat Jadi Pedoman Satgas TMMD 108 di Lokasi Sasaran RTLH
    15/07/2020 - 16:51
  • Enam Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19
    Enam Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19
    15/07/2020 - 16:47
  • Lindungi Konsumen, Agen dan Pangkalan Musyawarah Atasi Kelangkaan LPG di Pagaralam
    Lindungi Konsumen, Agen dan Pangkalan Musyawarah Atasi Kelangkaan LPG di Pagaralam
    15/07/2020 - 16:43

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Pembelajaran Daring di Era New Normal
    Pembelajaran Daring di Era New Normal
    15/07/2020 - 16:21
  • Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    Pergeseran Nilai dan Fungsi Masker
    15/07/2020 - 15:37
  • Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    Maraknya Hoaks di media Sosial serta Antisipasinya
    15/07/2020 - 12:28
  • Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    Rumah Belajar, Mimpi Membangkitkan Teknologi untuk Nyala Api Pendidikan Indonesia
    15/07/2020 - 09:34
  • Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    Imam Shamsi Ali: Sikapi Hagia Sofia dengan Bijak
    15/07/2020 - 08:21
  • Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    Heutagogi: Pedagogi Baru di Era Normal Baru
    14/07/2020 - 20:40
  • Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    Covid-19, Tragedy of The Commons, dan Tindakan Kolektif
    14/07/2020 - 16:07
  • Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    Pemberdayaan Ibu dalam Praktik MP-ASI Sebagai Kunci Penanggulangan Stunting
    14/07/2020 - 15:00
  • Kabar Terbaru dari Perceraian Zumi Zola dan Sherrin Tharia
    Kabar Terbaru dari Perceraian Zumi Zola dan Sherrin Tharia
    15/07/2020 - 17:30
  • Menteri Pekerjaan Umum Positif Corona, Orang Ketiga di Kabinet Filipina
    Menteri Pekerjaan Umum Positif Corona, Orang Ketiga di Kabinet Filipina
    15/07/2020 - 17:26
  • Jessica Iskandar Punya Riwayat Hipertiroid, Kenali Tanda-tandanya!
    Jessica Iskandar Punya Riwayat Hipertiroid, Kenali Tanda-tandanya!
    15/07/2020 - 17:23
  • Melani / Tryola Tantang Greysia / Febby di Laga Kedua PBSI Home Tournament
    Melani / Tryola Tantang Greysia / Febby di Laga Kedua PBSI Home Tournament
    15/07/2020 - 17:21
  • Setelah 50 Tahun Beroperasi, Boeing 747 Bakal Pensiun
    Setelah 50 Tahun Beroperasi, Boeing 747 Bakal Pensiun
    15/07/2020 - 17:20
  • Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    Kisah Letjen Kentot, Perwira TNI Ajudan Setia Jenderal Soeharto
    15/07/2020 - 05:02
  • Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    Ternyata, Tarif Hana Hanifah Setara Gaji Ronaldo 1 Jam di Juventus
    15/07/2020 - 05:18
  • Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    Terkuak, Hana Hanifah Gunakan Dokumen Palsu Saat Jalani Prostitusi
    15/07/2020 - 07:25
  • Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    Inggris Akhirnya Bersekutu Sama Amerika Keroyok China di Indo-Pasifik
    15/07/2020 - 07:04
  • Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    Honda CR-V Baru Resmi Mengaspal, Jangan Kaget Lihat Harganya
    15/07/2020 - 11:50