Gaya Hidup Lebaran 2020

Kata Milenial Soal Pertanyaan Basa-Basi Ketika Silaturahmi di Hari Lebaran

Minggu, 24 Mei 2020 - 03:10 | 13.55k
Kata Milenial Soal Pertanyaan Basa-Basi Ketika Silaturahmi di Hari Lebaran
Ilustrasi gambar generasi Milenial (Foto : Freepik)
FOKUS

Lebaran 2020

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kaum milenial pasti sudah tak asing lagi dengan pertanyaan basa-basi yang sudah khas dan melekat dengan perayaan Idul Fitri. Sayangnya di tengah situasi Covid-19, tahun ini mereka tak akan lagi sering mendapatkan pertanyaan basa-basi tersebut.

Lalu untuk mereka yang sering ditanyai pertanyaan basa-basi (kapan menikah, sudah lulus, kerja dimana, dan sebagainya). Gimana sih perasaan mereka sebenarnya?

Diantaranya, TIMES Indonesia telah memilih empat anak milenial yang seringkali mendapatkan pertanyaan basa-basi di hari Raya Idul Fitri. Inilah jawaban mereka :

Hifni Azizatur Rofiqiya (23) perempuan asal Banyuwangi yang kini sedang merintis bisnis fashion ini mengatakan sangat tertarik untuk menanggapi pertanyaan basa-basi yang dilontarkan saudaranya ketika sedang bersilaturahmi.

“Jika belum aku lebih memilih untuk menjawab "doain aja hehe". Tapi ketika aku udah berhasil kerja, masuk Universitas terkemuka,  aku sangat bangga menjawab pertanyaan tersebut. Terlebih di depan keluarga besar dan orgtuaku,  karena apa?  Karena aku bisa merasakan ada rasa bangga dari orang tuaku, mereka berhasil mendidik anaknya,” ujar Hifni.

Menurut Hifni, untuk pertanyaan basa-basi ketika pertanyaan tersebut tidak bisa dia jawab maka sebisa mungkin dia akan menghindari. Karena hal tersebut akan membuat mood swing atau mood down.

Di tengah kondisi pandemi kali ini, ia justru bersyukur tidak perlu menjawab pertanyaan basa-basi khususnya soal pekerjaan. “Seneng sih karena posisiku sekarang pengangguran. Sekarang situasi serba sulit karena pandemi ini. Setidaknya gak ada pertanyaan kerja dimana atau mau jadi apa dari keluarga,”.

Ayu Fuaiza Ramanda (22) asal Tuban dan mahasiswi asal Universitas Negeri Surabaya yang kini tengah fokus menyelesaikan skripsinya, dia mengatakan bahwa dia enggan dengan pertanyaan basa-basi yang menyangkut masalah privasi.

“Kalau misal pertanyaannya mengarah pada sesuatu yg terlalu privat seperti kapan nikah gitu agak kurang nyaman. Jadi kalau basa basinya gitu biasanya aku jawab sambil senyum aja,” ujar Ayu.

Dia mengatakan kurang suka terhadap pertanyaan basa basi. Dia menyebut bahwa orang terlalu kepo dan menurutnya yang berhak tahu urusannya adalah orang-orang terdekatnya saja.

Menyoal tak ada silaturahmi di tengah pandemi ini, Ayu senang dia merasa lebih nyaman menjalani kehidupan tanpa dikepoin oleh orang lain.

Yuda Tama Rizaldi (23) laki-laki asal Blitar yang kini bekerja di sebuah pelabuhan di Surabaya. Menyoal pertanyaan basa-basi dia selalu menanggapi dengan kalimat “Mohon doanya saja semoga dapat yang terbaik”.

Menurut Yuda, pertanyaan basa-basi adalah niat baik dari orang yang bertanya. Melalui pertanyaan tersebut justru dia berpikir positif “ Biasa aja sih, kita menghargai beliau juga gak ada yang salah. Toh niat mereka baik, siapa tau ada hal yang baik. Misal di jodohin atau di carikan kerjaan, semuanya bisa terjadi,”.

Untuk tahun ini menjalani Idul Fitri tanpa silaturahmi dan pertanyaan basa-basi, dia justru merasa kecewa. Namun dia berusaha berpikir dewasa, walaupun jelas dia tidak senang karena tidak bisa merasakan sungkem dan kumpul bersama keluarga.

Dimas Seto Wijaya (22) laki-laki asal Blitar dan mahasiswa asal Universitas Brawijaya yang tengah fokus menyelesaikan skripsinya. Dia mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan pertanyaan basa-basi (kapan nikah, kapan lulus, dsb).

Dimas menyarankan untuk menjawab pertanyaan tersebut sesuai dengan kondisi yang terjadi, menurutnya pertanyaan tersebut justru bisa menjadi awal pembuka obrolan lain.

“Soalnya kalau misal udah lama enggak ketemu mau membuka obrolan juga bingung,” ujar Dimas.

Menyoal pertanyaan basa-basi, dia mengatakan suka karena bisa membuka obrolan lainnya.

“Menurutku enggak semua orang lihai untuk memulai obrolan, jadi pertanyaan basa basi bisa jadi alternatif. Tersinggung atau tidak tergantung bagaimana kita menyikapi,” (*)



Publisher : Satria Bagus
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Masuk Dalam Zona Biru, Kabupaten Cirebon Siap Terapkan AKB
    Masuk Dalam Zona Biru, Kabupaten Cirebon Siap Terapkan AKB
    29/05/2020 - 20:41
  • Masjid di Bontang Kembali Gelar Shalat Jumat
    Masjid di Bontang Kembali Gelar Shalat Jumat
    29/05/2020 - 20:38
  • Polres Lamongan Gandeng Ormas Distribusikan Bantuan dari Mabes Polri
    Polres Lamongan Gandeng Ormas Distribusikan Bantuan dari Mabes Polri
    29/05/2020 - 20:36
  • Sudah Masuk Zona Biru, Pemkab Cirebon Tak Perpanjang Masa PSBB
    Sudah Masuk Zona Biru, Pemkab Cirebon Tak Perpanjang Masa PSBB
    29/05/2020 - 20:32
  • Ada Lumbung Pangan Keliling di Kampung Tangguh Songgokerto┬á
    Ada Lumbung Pangan Keliling di Kampung Tangguh Songgokerto 
    29/05/2020 - 20:28
  • Terjadi Penambahan Kasus Positif Covid-19, Rencana New Normal Terkendala
    Terjadi Penambahan Kasus Positif Covid-19, Rencana New Normal Terkendala
    29/05/2020 - 20:21
  • Pemkab Cirebon Resmi Tutup Sementara Pasar Tradisional Sumber
    Pemkab Cirebon Resmi Tutup Sementara Pasar Tradisional Sumber
    29/05/2020 - 20:20
  • Angka Penyebaran Covid-19 di Surabaya Masih Tinggi, Mabes TNI Siap Turun Tangan
    Angka Penyebaran Covid-19 di Surabaya Masih Tinggi, Mabes TNI Siap Turun Tangan
    29/05/2020 - 20:19
  • Kabar Baik, 7 Kecamatan Kabupaten Malang Sukses Keluar dari Zona Merah Covid-19
    Kabar Baik, 7 Kecamatan Kabupaten Malang Sukses Keluar dari Zona Merah Covid-19
    29/05/2020 - 20:16
  • Gerakan TNI-Polri Peduli Covid-19 Salurkan Bansos di Kota Bitung
    Gerakan TNI-Polri Peduli Covid-19 Salurkan Bansos di Kota Bitung
    29/05/2020 - 20:12

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Meldi Nggak Berani Buka Kolom Komentar, 5 Artis Ikuti Lathi Challenge
    Meldi Nggak Berani Buka Kolom Komentar, 5 Artis Ikuti Lathi Challenge
    29/05/2020 - 20:37
  • Risma Marah Besar Dituding Tidak Bisa Kerja; Siapa yang Enggak Bisa Kerja?
    Risma Marah Besar Dituding Tidak Bisa Kerja; Siapa yang Enggak Bisa Kerja?
    29/05/2020 - 20:30
  • Wisata Gunungkidul Buka Lagi Akhir Juni, SOP Menuju New Normal Disiapkan
    Wisata Gunungkidul Buka Lagi Akhir Juni, SOP Menuju New Normal Disiapkan
    29/05/2020 - 20:25
  • Laporkan Kerusuhan Minneapolis, Wartawan CNN Ditangkap Polisi
    Laporkan Kerusuhan Minneapolis, Wartawan CNN Ditangkap Polisi
    29/05/2020 - 20:21
  • Jutaan Lobster Mati, Pantai Otago Memerah Darah
    Jutaan Lobster Mati, Pantai Otago Memerah Darah
    29/05/2020 - 20:16
  • Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    29/05/2020 - 16:47
  • Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    29/05/2020 - 15:59
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    29/05/2020 - 13:43