Peristiwa Daerah

Pendataan Bansos Pemkab Bandung Diapresiasi KPK

Jumat, 22 Mei 2020 - 08:05 | 7.67k
Pendataan Bansos Pemkab Bandung Diapresiasi KPK
Peluncuran bantuan pangan Pemkab Bandung bagi terdampak covid-19, di halaman rumah jabatan Bupati Bandung di Soreang. (Foto: Humas Pemkab for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial tahap pertama pada 22 April 2020, hingga saat ini Pemkab Bandung telah mendistribusikan bantuan sembako ke 31 kecamatan. Dari titik kecamatan kemudian disalurkan ke tiap desa/kelurahan, sesuai dengan Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

Pemkab Bandung mendapat apresiasi dari Koordinator Wilayah (Korwil) V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jawa Barat terkait pendataan, pengelolaan hingga pendistribusian bantuan sosial (bansos). 

"Dengan memanfaatkan SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu) Sabilulungan dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat desa, data warga yang benar-benar miskin dan warga yang memang masuk kategori terdampak covid-19, cukup akurat dan memiliki tingkat error yang sangat kecil," tutur Bupati Bandung Dadang Naser di Rumah Jabatannya di Soreang, Kamis (21/5/2020) petang.

Bantuan sembako yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung itu, dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada akhir bulan April. Sedangkan tahap kedua dilakukan pada bulan Mei.

Penjadwalan pengiriman bantuan pada tahap kedua, dilakukan dengan tertib karena waktu di bulan Mei yang cukup panjang. Berbeda dengan pengiriman tahap pertama yang dilakukan secara maraton, karena mengejar waktu di bulan April yang hanya tersisa sekitar 10 hari.

Hari pertama distribusi pada tahap kedua, diluncurkan langsung oleh Bupati Bandung Dadang M. Naser, di depan Gedung Dewi Sartika Soreang, Jumat (8/5/2020) lalu.

Sembako di kedua tahap bantuan tersebut, diperuntukkan bagi 62.000 kepala keluarga. Jumlah bantuan setiap tahapnya sama, yakni sebanyak 620 ton beras, 124 ton gula pasir dan 124.000 liter minyak goreng. Sehingga total bantuan di kedua tahap yaitu sebanyak 1.240 ton beras, 248 ton gula pasir dan 248.000 liter minyak goreng.

Pada tiap tahap, masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) menerima sebanyak 10 kilogram (kg) beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng. Data KPM itu sendiri sudah terverifikasi oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung.

"Pendataan untuk pendistribusian bantuan dari Kabupaten Bandung, dilakukan oleh Dinsos melalui Puskesos yang telah ada di tiap-tiap desa," ucap bupati.

Apresiasi juga diberikan oleh para anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, yang beberapa waktu lalu melakukan monitoring evaluasi PSBB, khususnya dalam penyaluran bantuan pangan Pemkab Bandung yang dilakukan lebih cepat dan tertib.

Bupati pun menyampaikan, beberapa pemerintah desa (pemdes) mengambil kebijakan untuk merecah lagi bantuan dari kabupaten. "Karena warga misbar (miskin baru)-nya banyak, sebagian pemdes mengambil kebijakan, tadinya jumlah beras per KK itu 10 kg, dibagi dua agar KK yang tidak masuk data bisa kebagian. Namun yang melakukan kebijakan itu tidak banyak, hanya sekitar dua persen. Pemdes melakukan ini karena bantuan dari pusat belum cair, dan sebaran bantuan dari provinsi dipandang belum merata," beber bupati.

Pihaknya meminta pemerintah pusat dan provinsi, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait sebaran warga miskin yang membutuhkan bantuan dalam masa pandemi global saat ini.

"Data yang diverifikasi Dinsos melalui puskesos inilah yang kami pegang, kami yang lebih tahu sebaran misbar di daerah. Namun meskipun terdata cukup banyak, kami hanya bisa mengatasi sebanyak 62.000 KK warga misbar," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Kabupaten Bandung Dadang Hermawan menambahkan, bantuan yang diterima masing-masing KK setara dengan Rp. 191.400. Sedangkan standar beras untuk bantuan sembako di Kabupaten Bandung berkualitas premium.

"Beras kualitas premium sudah dikemas per 10 kg. Begitu pula dengan gula pasir dan minyak, kemasannya pabrik. Jadi sangat kecil kemungkinan untuk direcah menjadi bagian yang lebih kecil," tambah Kepala Dispakan.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, bahwa dalam pengadaan barang/jasa, penyedia diperkenankan mendapat keuntungan di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam batas kewajaran. Bahkan sebagian pihak berasumsi, dalam menentukan pagu harga memperhitungkan keuntungan hingga 15 persen.

"Penentuan kewajaran harga, dalam kontrak disebutkan, pihak penyedia menanggung biaya dan resiko lainnya di luar harga komoditas barang. Antara lain beban distribusi, bongkar muat, retur, pengepakan, resiko kehilangan, keamanan dan jasa pengawalan. Sehingga bila ditransformasikan akan menambah harga satuan barang tersebut," urainya.

Ia juga menjelaskan, mekanisme pengadaan sembako sudah sesuai dengan Surat Edaran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penjelasan Atas Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

"Dalam rangka penanggulangan covid-19, kami berkewajiban untuk bertindak cepat dan tepat. Khususnya terkait jaring pengaman sosial (social seafty net) melalui bantuan sembako. Maka kami menunjuk pihak ketiga, yang bisa menyediakan barang dengan cepat dan akurat," jelas Kepala Dispakan.

PT Citra Bangun Selaras (CBS) sebagai pihak ketiga yang ditunjuk, tutur Dadang Hermawan, kerap melakukan kerjasama dengan Pemkab Bandung. Antara lain pengadaan Barang Milik Daerah (BMD) berupa Pasar Ikan Moderen (PIM) dan pengadaan cadangan pangan untuk penanggulangan stunting di Kabupaten Bandung.

"PT CBS bersedia dan sanggup menyediakan beras, gula dan minyak dalam jumlah banyak, dalam waktu cepat tanpa uang jaminan terlebih dahulu. Sejak akhir Maret, mereka sudah menyiapkan barangnya sebanyak yang kami butuhkan. Didistribusikan pada seminggu terakhir bulan April, dan kami sudah melunasinya," tutur Dadang.

CBS merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga keuntungan yang dihasilkan akan kembali ke kas daerah. "Sudah menjadi konsekuensi logis, keuntungan yang mereka hasilkan akan kembali ke kas daerah, yaitu melalui pembagian deviden di akhir tutup buku 2020," kata Dadang Hermawan. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Pilkada Kabupaten Bandung Diwarnai Politik Dinasti, Pengamat: Tidak Masalah, Asal ...
    Pilkada Kabupaten Bandung Diwarnai Politik Dinasti, Pengamat: Tidak Masalah, Asal ...
    05/06/2020 - 12:00
  • Pesantren di Banyuwangi Bersiap Sambut Santri
    Pesantren di Banyuwangi Bersiap Sambut Santri
    05/06/2020 - 11:22
  • Pilkada Kabupaten Bandung Diprediksi Ada Tiga Poros
    Pilkada Kabupaten Bandung Diprediksi Ada Tiga Poros
    05/06/2020 - 11:14
  • Agama dan Berpikir Sehat
    Agama dan Berpikir Sehat
    05/06/2020 - 11:00
  • Awas, Risiko Penyakit Kronis Akibat Kurang Gerak
    Awas, Risiko Penyakit Kronis Akibat Kurang Gerak
    05/06/2020 - 10:57
  • BNPB: Ratusan Rumah Rusak Pascagempa M6,8 Maluku Utara
    BNPB: Ratusan Rumah Rusak Pascagempa M6,8 Maluku Utara
    05/06/2020 - 10:42
  • James Hoesterey: Saya Harus Luruskan Kesalahpahaman Tentang Islam di Amerika
    James Hoesterey: Saya Harus Luruskan Kesalahpahaman Tentang Islam di Amerika
    05/06/2020 - 10:35
  • 6 Orang Pengunjung Warkop di Malang Reaktif Usai Rapid Test
    6 Orang Pengunjung Warkop di Malang Reaktif Usai Rapid Test
    05/06/2020 - 10:24
  • Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    05/06/2020 - 10:10
  • Pemerintah Pastikan Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember
    Pemerintah Pastikan Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember
    05/06/2020 - 10:04

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Agama dan Berpikir Sehat
    Agama dan Berpikir Sehat
    05/06/2020 - 11:00
  • Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    05/06/2020 - 10:10
  • Gagalnya Manajemen Komunikasi Krisis Pengaruhi Kepercayaan Publik
    Gagalnya Manajemen Komunikasi Krisis Pengaruhi Kepercayaan Publik
    05/06/2020 - 09:36
  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    05/06/2020 - 08:12
  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang Baru Pendidikan Tinggi Swasta
    05/06/2020 - 01:17
  • Racism is American’s Original Sin
    Racism is American’s Original Sin
    04/06/2020 - 21:18
  • Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    04/06/2020 - 14:44
  • Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    04/06/2020 - 10:58
  • Griezmann: Ini Akan Sangat Aneh Bermain Tanpa Penonton
    Griezmann: Ini Akan Sangat Aneh Bermain Tanpa Penonton
    05/06/2020 - 11:57
  • Salat Jumat di Istana, Jemaah Dilarang Salaman dan Ambil Wudu di Masjid
    Salat Jumat di Istana, Jemaah Dilarang Salaman dan Ambil Wudu di Masjid
    05/06/2020 - 11:56
  • Ketahuan Mabuk Saat Lebaran, Sule Diamuk Ayahnya
    Ketahuan Mabuk Saat Lebaran, Sule Diamuk Ayahnya
    05/06/2020 - 11:55
  • Jamaah Bersuhu di Atas 37,5 Derajat Celcius Jangan Sholat Jumat
    Jamaah Bersuhu di Atas 37,5 Derajat Celcius Jangan Sholat Jumat
    05/06/2020 - 11:53
  • LIVE: Rumah Ibadah Dibuka, Masjid Cut Meutia Gelar Sholat Jumat
    LIVE: Rumah Ibadah Dibuka, Masjid Cut Meutia Gelar Sholat Jumat
    05/06/2020 - 11:53
  • Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma'ruf Amin 'Hilang Ditelan Bumi'
    Jokowi Pusing Tangani Corona, Ma'ruf Amin 'Hilang Ditelan Bumi'
    05/06/2020 - 06:06
  • Kabar Gembira, Ditemukan Vaksin yang Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona
    Kabar Gembira, Ditemukan Vaksin yang Terbukti Ampuh Lawan Virus Corona
    05/06/2020 - 02:55
  • Fatwa MUI Tentang Salat Jumat dan Berjemaah
    Fatwa MUI Tentang Salat Jumat dan Berjemaah
    05/06/2020 - 05:30
  • Viral Gadis Kecil Pertaruhkan Nyawa Ibunya Malah Tertawa
    Viral Gadis Kecil Pertaruhkan Nyawa Ibunya Malah Tertawa
    05/06/2020 - 07:01
  • Indonesia Menuju Tatanan Baru, Fahri Hamzah: Apa Kabar Sunda Empire
    Indonesia Menuju Tatanan Baru, Fahri Hamzah: Apa Kabar Sunda Empire
    05/06/2020 - 06:30