Peristiwa Nasional

Kemenag RI Gandeng Google untuk Bantu Siswa Madrasah Selama Belajar di Rumah 

Kamis, 21 Mei 2020 - 20:43 | 10.88k
Kemenag RI Gandeng Google untuk Bantu Siswa Madrasah Selama Belajar di Rumah 
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar saat menandatangani MOU dengan Google. (Foto: Humas Kemenag RI)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bekerja sama dengan perusahaan Google, Kementerian Agama (Kemenag RI) berupaya memberikan layanan perluasan akses siswa madrasah terhadap e-learning selama belajar di rumah aja.

Naskah kerja sama ini ditandatangani Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar dengan Arya Sanjaya, President Director PT. Duta Digital Informatika, representasi Google di Indonesia untuk platform Google Cloud dan Google For Education.

Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di kantor Kemenag, Jl. Lapangan Banteng Barat No 3-4 Jakarta Pusat, Kamis (21/05/2020).

Kesepakatan ini akan memberikan akses e-learning gratis kepada 82 ribu madrasah di Indonesia, yang mencakup sekitar 7 juta siswa di dalamnya. Google siap menyediakan platform daring untuk media pembelajaran siswa madrasah. Adapun materi atau konten mata pelajaran disiapkan Kemenag.

Dengan sinergi ini, setidaknya ada delapan aplikasi berbayar yang diberikan gratis dalam jangka waktu tidak terbatas kepada siswa madrasah. Aplikasi tersebut di antaranya Google Classroom, Google Meet dengan kemampuan interaksi 250 orang tanpa batasan waktu, dan sejumlah aplikasi tulis menulis praktis seperti Google Docs, Presentasi (Slide) dan Tabulasi (Sheet)) dengan kemampuan kolaborasi.

Google juga akan memberikan akun G-mail kelas korporat yang bebas iklan dan spam dengan kapasitas tidak terbatas, penyimpanan (Drive) di cloud dengan kapasitas tidak terbatas, Calendar untuk melakukan penjadwalan pribadi dan kelompok, Konsol Admin untuk administrasi pengguna dan perangkat dalam domain yang ditentukan, serta pengaturan keamanan dan juga Vault (Lemari Penyimpanan) yang dapat menyimpan tanpa batas waktu dan menarik kembali arsip jika diperlukan.

Menurut Arya Sanjaya, ini merupakan bentuk komitmen Google untuk terlibat aktif membangun pendidikan di negara-negara daerah operasionalnya, termasuk Indonesia. Kerjasama ini akan menjadi program yang sustainable, karena yang diberikan adalah akses gratis setara dengan kelas bisnis tanpa batas waktu, bukan merupakan trial version.

"Saya berharap ini akan dapat berjalan terus. Ini bentuk komitmen kami terhadap pendidikan dan bukan program CSR yang sifatnya temporal," kata Arya.

Nota kesepakatan ini merupakan kerja sama nasional pertama antara Google dengan pemerintah. Sebelumnya kerja sama serupa sudah dilakukan Google dengan beberapa sekolah terpilih, namun sifatnya parsial kelembagaan.

Dengan fasilitas dari Google ini, siswa madrasah akan mendapat domain yang dipool melalui kemenag.go.id. Jika dikapitalisasi, fasilitas dari Google ini setara dengan nilai yang cukup tinggi. Platform ini biasanya diterapkan secara berbayar dengan tarip per akun per bulan sebesar US$ 12. Untuk madrasah, pihak Google akan menggenerate 7 juta akun, yang berarti setara dengan US$ 84 juta per bulan.

Direktur KSKK Madrasah Kemenag, Ahmad Umar mengaku senang dengan kesepakatan ini. Sejak lama pihaknya memperjuangkan revolusi pembelajaran di madrasah agar mencapai lompatan kualitas.

Faktanya saat ini antara madrasah di kota dan di daerah masih terdapat gap kualitas. Dengan pembelajaran daring yang difasilitasi Google, ia berharap madrasah di seluruh pelosok dapat dipacu akselerasinya. Problem kualitas guru, jam masuk yang tidak disiplin, dan persoalan lainnya secara teknis dapat teratasi dengan cara ini.

"Kerja sama ini sudah kami rintis sejak Agustus 2018 lalu. Jadi ini bukan program tiba-tiba karena agenda belajar di rumah terkait Covid-19," tandasnya.

Selama masa tunggu itu pihak Kemenag RI telah melakukan pembicaraan dengan operator telepon selular agar daerah-daerah yang masih blank spot dibangun menara BTS. Tujuannya agar akses internet dapat dijangkau madrasah di daerah itu dan siswa bisa belajar di rumah dengan lancar.  (*) 



Publisher : Adhitya Hendra
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Terjadi Penambahan Kasus Positif Covid-19, Rencana New Normal Terkendala
    Terjadi Penambahan Kasus Positif Covid-19, Rencana New Normal Terkendala
    29/05/2020 - 20:21
  • Pemkab Cirebon Resmi Tutup Sementara Pasar Tradisional Sumber
    Pemkab Cirebon Resmi Tutup Sementara Pasar Tradisional Sumber
    29/05/2020 - 20:20
  • Angka Penyebaran Covid-19 di Surabaya Masih Tinggi, Mabes TNI Siap Turun Tangan
    Angka Penyebaran Covid-19 di Surabaya Masih Tinggi, Mabes TNI Siap Turun Tangan
    29/05/2020 - 20:19
  • Kabar Baik, 7 Kecamatan Kabupaten Malang Sukses Keluar dari Zona Merah Covid-19
    Kabar Baik, 7 Kecamatan Kabupaten Malang Sukses Keluar dari Zona Merah Covid-19
    29/05/2020 - 20:16
  • Gerakan TNI-Polri Peduli Covid-19 Salurkan Bansos di Kota Bitung
    Gerakan TNI-Polri Peduli Covid-19 Salurkan Bansos di Kota Bitung
    29/05/2020 - 20:12
  • New Normal, F-PKB DPRD Kota Malang Desak Pemkot Malang Perhatikan Pondok Pesantren
    New Normal, F-PKB DPRD Kota Malang Desak Pemkot Malang Perhatikan Pondok Pesantren
    29/05/2020 - 20:08
  • Mobil PCR Pemprov Jatim Gelar Swab di RSUD dr. Soegiri Lamongan
    Mobil PCR Pemprov Jatim Gelar Swab di RSUD dr. Soegiri Lamongan
    29/05/2020 - 20:05
  • Wali Kota Semarang Akan Tindak Tegas Pelanggar PKM
    Wali Kota Semarang Akan Tindak Tegas Pelanggar PKM
    29/05/2020 - 19:59
  • Warung dan Kafe Buka, Wali Kota Bontang Minta Tetap Perhatikan Protokol Covid-19
    Warung dan Kafe Buka, Wali Kota Bontang Minta Tetap Perhatikan Protokol Covid-19
    29/05/2020 - 19:56
  • Soal Pemberlakuan New Normal, Begini Tanggapan Pemkab Sumba Timur
    Soal Pemberlakuan New Normal, Begini Tanggapan Pemkab Sumba Timur
    29/05/2020 - 19:51

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    Beramar Makruf Terhadap Diri Sendiri
    29/05/2020 - 17:45
  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Laporkan Kerusuhan Minneapolis, Wartawan CNN Ditangkap Polisi
    Laporkan Kerusuhan Minneapolis, Wartawan CNN Ditangkap Polisi
    29/05/2020 - 20:21
  • Jutaan Lobster Mati, Pantai Otago Memerah Darah
    Jutaan Lobster Mati, Pantai Otago Memerah Darah
    29/05/2020 - 20:16
  • Dari Pelanggar PSBB Jakarta, Kas DKI Dapat Pemasukan Rp 600 Juta
    Dari Pelanggar PSBB Jakarta, Kas DKI Dapat Pemasukan Rp 600 Juta
    29/05/2020 - 20:16
  • Super Mewah! Ini Harga Jam Tangan Milik Para Member BTS
    Super Mewah! Ini Harga Jam Tangan Milik Para Member BTS
    29/05/2020 - 20:15
  • 5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing
    5 Jenis Kentut Pertanda Penyakit, Balita Meninggal Digigit Kutu Kucing
    29/05/2020 - 20:14
  • Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    Wali Kota Risma Mengamuk karena Mobil PCR Surabaya Diserobot
    29/05/2020 - 15:59
  • Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    Viral, Video Risma Ngamuk Sebut Nama Puan Maharani dan Pramono Anung
    29/05/2020 - 16:47
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    Hanya 1 Persen Orang yang Bisa Temukan Hewan di Gambar Ini
    29/05/2020 - 13:43