Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Eksistensi Masjid Ditengah Pandemi Covid-19

Kamis, 07 Mei 2020 - 13:00 | 91.73k
Eksistensi Masjid Ditengah Pandemi Covid-19
Kukuh santoso, M.Pd.I, Dosen Fakultas Agama Islam, Ketua Takmir Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Pewarta: | Editor: AJP-5 Editor Team

TIMESINDONESIA, MALANG – Seperti zaman Rasulullah Muhammad SAW, masjid menjadi pusat peradaban manusia dimana berbagai kegiatan umat dilaksanakan, karena masjid mempunyai fungsi yang jauh lebih besar dan bervariasi, Disamping sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat kegiatan sosial, politik umat Islam, juga kegiatan yang bisa memperkuat umat yaitu ibadah interaksi sosial masyarakat. Lebih dari itu, masjid adalah lembaga pendidikan semenjak masa paling awal Islam. Masjid pula yang menjadi pilar utama pembangunan peradaban pada suatu negeri, Inilah yang dicontohkan Rasulullah ketika pertama kali beliau menginjakan kakinya di Madinah. Allah swt memotivasi kita semua pemakmur masjid sebagaimana firmannya: Hanyalah yang memakmurkan Masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.  (QS At-Taubah 9:18)

Namun hari ini masjid-masjid di dunia khususnya indonesia ditengah pandemi covid-19 seakan-akan hilang kesakralannya karena berhenti atau ditundanya kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyangkut kemaslahatan umat, hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus corona melalui berkumpulnya jama’ah. Bahkan dua masjid terbesar (di Arab Saudi) tidak melakukan kegiatan ibadah di masjid, Itu artinya ini (wabah virus corona) suatu hal yang memang tidak main-main, harus betul-betul diantisipasi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kita umat islam harus membangun pemikiran terkait banyak peniadaan aktivitas di masjid, bahwasannya kita menutup masjid berpindah melalui ibadah dirumah masing-masing ini jangan diistilahkan kita anti terhadap masjid atau meninggalkan masjid sehingga di cap sebagai komunis, tapi kita ini beralih dari sunnah yang satu menuju sunnah yang lain, artinya sholat berjama’ah dimasjid adalah sunnah menurut imam syafi’i, maka untuk menjaga agar penularan virus tidak semakin meluas melalui berkumpulnya jama’aah maka kita harus beribadah dirumah masing-masing untuk menselamatkan diri kita dan orang lain, insyaallah ibadah dirumah tidak mengurangi pahala kita ketika tidak beribadah di masjid, situasi dan kondisi itupun untuk wilayah-wilayah tertentu yang sudah dinyatakan zona merah yang perkembangan covid-19 sangat pesat, namun untuk daerah atau wilayah yang masih zona hijau dalam melaksanakan aktivitas di masjid untuk tetap memperhatikan keselamatan dari penularan covid-19.

Melalui peraturan pemerintah mari kita menjaga masjid-masjid kita dari penularan virus corona,jika kita masih tetap melaksanakan sebatas ibadah 5 waktu tentunya harus tetap melalui protokoler yang ketat dalam penanganan virus corona dengan pembentukan satgas covid -19 di masjid-masjid karena jika ada kesan masjid mejadi penularan virus corona pastilah kita sebagai umat islam ikut bersedih, maka lebih baik mencegah daripada mengobati.

Keprihatinan atas adanya musibah wabah Covid-19 juga ditunjukkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi tentang protokol masjid dan mushala. Instruksi protokol itu ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), pondok pesantren, dan lembaga pendidikan NU. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Keterangan Nomor 3945/C.I.34/03/2020 yang diterbitkan di Jakarta pada Kamis, 12 Maret 2020 M atau bertepatan dengan 17 Rajab 1441 H. Surat tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, dan Sekjen HA Helmy Faishal Zaini. Berikut rincian protokol masjid dan mushalla yang diterbitkan PBNU.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

 1. Pastikan seluruh area umum masjid bersih dan bebas infeksi, yaitu dengan melakukan pembersihan area masjid dan penyemprotan disinfektan minimal 1 kali sehari mencakup lantai, dinding, pegangan pintu, microphone, mimbar, tempat wudhu, dan toilet. Masjid dianjurkan tidak menggunakan karpet. Jamaah diharapkan membawa sajadah masing-masing atau alas sujud yang lain, seperti sapu tangan. Jika masih tetap menggunakan karpet, pengurus masjid harus melakukan pembersihan karpet dengan menggunakan vacuum cleaner minimal 1 kali setiap hari. Sementara mukena, sarung, dan sajadah yang tersedia di masjid diharuskan diganti setiap hari.

2. Biasakan mencuci tangan dan menerapkan etika batuk/bersin, yaitu dengan menyediakan media informasi mengenai pentingnya cuci tangan dan tata cara cuci tangan yang benar.  Sediakan juga media informasi terkait etika batuk/bersin. Lalu, menyediakan sabun cair di setiap tempat wudlu, hand sanitizer di dalam masjid, dan  mengingatkan jamaah untuk selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer sebelum memulai aktivitas.

 3. Kegiatan ibadah di masjid: selama wabah Covid-19 dianjurkan tidak beribadah di masjid.

 4. Berkoordinasi dengan call center Posko NU Peduli Covid-19 PBNU dengan nomor hotline: 0813-8979-8679.
Sebenarnya Virus corona ini mengingatkan kepada kita untuk selalu menjaga kesucian dan kebersihan,khususnya dimasjid –masjid kita kedepan karena Penelitian membuktikan bahwa menjaga kebersihan adalah salah satu tindakan preventif yang efektif untuk menangkal berbagai virus, kuman dan bakteri yang membahayakan tubuh kita. Islam menganjurkan kita untuk hidup bersih dan suci melalui wudlu yang wajib maupun wudlu sunnah, mandi wajib dan sunnah, menyucikan benda yang terkena najis dan lain sebagainya.

Dalam situasi dan kondisi wabah ini masjid harus tetap menjalankan fungsi sosialnya terlebih kita berada dalam bulan suci ramadhan, yaitu tetap menjadi tempat penyaluran bantuan shadaqah atau infaq untuk umat yang terdampak virus pandemi dan juga menghimpun zakat mal atau fitrah untuk disalurkan kepada masyarakat yang lemah, juga merespons persoalan-persoalan sosial yang nyata dan mendesak. Misalnya, kemiskinan (kefakiran), kebodohan, dan ketertindasan, yang masih menghinggapi rakyat bawah, khususnya umat Islam. Dalam konteks ini, umat Islam yang menjadi penghuni masjid seyogyanya mampu membantu saudara-saudaranya sesama manusia yang rentan, khususnya yang beragama Islam.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Kukuh santoso, M.Pd.I, Dosen Fakultas Agama Islam, Ketua Takmir Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    27/09/2022 - 03:08
  • Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    27/09/2022 - 01:31
  • Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    27/09/2022 - 00:24
  • Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Asprirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Asprirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    26/09/2022 - 23:06
  • Sengketa Tanah, Ahli Waris Parto Wirono yang Gugat BUMD Pemda DIY Ajukan Banding
    Sengketa Tanah, Ahli Waris Parto Wirono yang Gugat BUMD Pemda DIY Ajukan Banding
    26/09/2022 - 22:41

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32
  • Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    24/09/2022 - 13:37
  • Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    24/09/2022 - 12:34
  • Membersihkan Penumpang Gelap Kemerdekaan Pers
    Membersihkan Penumpang Gelap Kemerdekaan Pers
    23/09/2022 - 21:06

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01