Advertisement
Peristiwa Nasional

Alissa Wahid Pimpin Gusdurian Peduli, Bantu Warga Terdampak Covid-19

Gusdurian turut bergerak untuk membantu sesama. Alissa Wahid turun langsung memimpin Tim Kerja Gusdurian Peduli di 60 Kota di Indonesia.

TIMES Indonesia,
Alissa Wahid Pimpin Gusdurian Peduli, Bantu Warga Terdampak Covid-19
Alissa Wahid. (foto: NU Online/Suwitno)
A-AA+

LUMAJANG Selama pandemi Covid-19 atau virus Corona banyak masyarakat terdampak. Gusdurian turut bergerak untuk membantu sesama. Alissa Wahid turun langsung memimpin Tim Kerja Gusdurian Peduli di 60 Kota di Indonesia.

Tidak perlu muluk, bantuan itu akan dilakukan untuk membantu ekonomi masyarakat yang kurang mampu. Terlebih bagi masyarakat yang penghasilannya dari gaji harian. "Seperti sopir angkot, tukang ojek, pedagang keliling dan lain sebagainya," kata Alissa Wahid melalui siaran pers (14/4/2020).

Advertisement

Dia menambahkan, dukungan luar biasa dari masyarakat datang bertubi tubi. Banyak aliansi masyarakat, tokoh sosial bahkan media turut membantu dan menggalang donasi bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Donasi dari semua elemen masyarakat tersebut kemudian akan dialokasikan untuk pembelian paket sembako, masker, sabun dan sanitasi tangan. "Penyalurannya akan dilakukan oleh tim relawan dari Gusdurian Peduli dari berbagai wilayah di Indonesia," jelasnya.

Saat ini Tim Kerja Gusdurian Peduli sudah mendirikan 60 posko di 60 kota di Indonesia. Ke 60 posko tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, penggalangan dana dan penyaluran donasi.

"Sementara beberapa kota yang telah menerima manfaat bantuan adalah DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Semarang, Jogja, Surabaya, Malang, Tangerang Selatan dan Tangerang Raya, Depok, Bandung, dan Lebak," jelasnya.

Dalam waktu dekat Gusdurian Peduli akan terus menyalurkan paket bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia. Dukungan dan kepedulian masyarakat Indonesia dinilai Alissa sebagai kearifan untuk bersolidaritas.

Advertisement

"Dukungan luar biasa ini kami rasakan sebagai bentuk bahwa masyarakat indonesia selalu punya kearifan untuk bersolidaritas, memperkuat diri secara swadaya dan mampu untuk saling menjaga," ujar Alissa Wahid. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Q
PenulisQomaruddin Hamdi (MG-249) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia