Kopi TIMES

Kiat Menjadikan Melek Digital

Jumat, 10 April 2020 - 10:12 | 118.77k
Kiat Menjadikan Melek Digital
Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat, Dewan Pakar Psycho Education Centre (PEC). (Grafis: TIMES Indonesia)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA”Digital Literacies is not just for students and educators. We all live and work in digital network” - dr Kellypage

Di awal abad ke-21 ini melek digital merupakan suatu topik yang paling hangat. Dengan demikian melek digital sangatlah penting bagi siswa untuk menguasainya. Belum lagi seiring dengan kehadiran Covid-19, untuk pencegahan penyebaran, yang menjadikan Social and Physical Distancing melek digital sangatlah diperlukan. Dengan jujur bahwa belum semua siswa atau mahasiswa melek digital. Karena itu guru atau instruktur perlu tahu bagaimana membantu siswa atau mahasiswa untuk melek digital secara efektif, sehingga bisa meningkatkan komunikasi modern.

Apa itu melek digital, The American Library Association (ALA) defines “digital literacy as “the ability to use information and communication technologies to find, evaluate, create, and communicate information, requiring both cognitive and technical skill” . Di sini jelas bahwa melek digital tidak hanya sebatas keterampilan teknis, yang terkait dengan keterampilan membaca informasi saja, melainkan juga sudah melibatkan aspek kognitif. Bahkan menurut hemat saya bisa juga melibatkan aspek afektif dalam hal tertentu. Karena aktivitas literasi iuga menyinggung persoalan plagiasi. Di balik plagiasi ada aspek moral.

Kita sangat menyadari bahwa persoalan yang dihadapi siswa atau mahasiswa dan guru atau dosen dalam menggunakan teknologi digital untuk pembelajaran masih banyak persoalan. Tidak hanya terkait dengan menyiapkan substansi pembelajarannya, melainkan juga melaksanakan pembelajaran dengan digital dan melakukan evaluasi pembelajarannya yang tidak mudah, sehingga objectivitasnya bisa terjaga. Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan pembelajaaran sangat diperlukan cara yang efektif menjadikan melek digital.

Marianne Stenger (2018) menjelaskan beberapa cara menjadikan melek digital. Pertama, menekankan pentingnya berpikir kritis. Di era digital, banyak sekali tersedia informasi yang bisa diakses. Tidak semua informasi itu bisa dijamin kebenaran dan objektivitasnya. Karena itu sangat diperlukan kemampuan kritis untuk bisa memilih informasi yang akurat dan memiliki tingkat kebenaran yang tinggi.

Kedua, menggunakan media sosial untuk belajar dan berkolaborasi. Bahwa para siswa dewasa ini relatif sudah familiar dengan media sosial dan dalam hal-hal tertentu siswa atau mahasiswa lebih terampil daripada guru atau dosennya. Yang penting bukanlah asal menguasai media sosialnya, tetapi bagaimana mereka bisa menggunakan media sosial untuk kepentingan pendidikan. Misalnya Twitter untuk pooling atau riset, Facebook untuk membangun koneksi dan kolaborasi dengan teman-teman sebayanya.

Ketiga, memberikan bimbingan cara menomale atau menghindari plagiasi. Kita sangat menyadari bahwa internet memmberikan kemudahan untuk melakukan plagiasi. Tidak sedikit siswa atau mahasiswa yang belum mengetahui cara menghindari praktek plagiasi. Karena itu siswa atau mahasiswa dilatih untuk membuat sitasi yang benar dengan membuat parafrase, sehingga terhindar dari praktek plagiasi. Ingat bahwa plagiasi adalah perbuatan yang sangat tercela dalam dunia akademik.

Keempat, mengajar siswa atau mahasiswa mengelola identitas online. Kita sangat menyadari bahwa siswa atau mahasiswa yang sudah aktif di media sosial akan meninggalkan jejaknya. Kadang-kadang mereka tidak mau peduli dengan semuanya itu. Namun apapun yang terjadi bahwa setiap individu itu memiliki informasi yang sifatnya privacy. Karena itu akan lebih aman dan bermanfaat untuk masa-masa selanjutnya, jika siswa atau mahasiswa bisa mengelola identitàs online-nya dengan benar. Bahkan upaya ini akan bisa memantapkan melek digital dalam pendidikan.

Kelima, membantu siswa mengelola gangguan digital. Memang sudah terbukti bahwa alat-alat digital dan sumber-sumber online telah menjadikan belajar lebih efektif dalam beberapa hal. Namun tidak dipungkiri juga telah mendatangkan distorsi digital. Yang kita rasakan betul adalah kita merasa menjadi berjarak dan merasakan hidup ini kering. Karena itu sangatlah dimungkinkan bahwa multi tasking perlu dimanfaatkan. Ketika kita sedang suntuk fokus pada tugas tertentu, kita bikin selingan tugas lain, apakah mendengar audio visual yang isinya bacaan Al Qur-an, menikmati nyanyian yang liriknya ada misi tertentu atau sekedar refreshing, atau manfaatkan aplikasi yang menantang dan menyegarkan pikiran.

Keenam, memberikan konteks yang autentik untuk praktek. Bagian penting lainnya untuk mengajar menemukan cara bagi siswa untuk praktek menggunakan teknologi dengan cara yang mencerminkan penggunaannya dalam dunia nyata. Yang dalam prakteknya memberikan kesempatan untuk praktek membangun website-nya sendiri dan aplikasinya atau sibuk melayani diskusi secara online.

Ketujuh, membimbing siswa keluar dari zona nyaman. Semua siswa berada pada zona nyaman ketika mereka masuk ke dunia teknologi. Namun ketika siswa mau berinovasi, maka kita harus kondisikan siswa atau mahasiswa keluar dari zona nyaman. Tentu antara siswa atau mahasiswa satu dan lainnya berbeda, karena keunikannya. Untuk itu perlu sekali mengenali karakteristik, potensi dan kebutuhan siswa atau mahasiswa. Selanjutnya ketika kita ingin mengembangkan kecakapan berkomunikasi, kita dapat mulai mengajar siswa atau mahasiswa dengan kalimat pendek, dengan membuat paragraf yang khas atau hashtag pada twitter. Habis itu pindah ke Instagram, selanjutnya bisa pindah ke blog. Bahkan setelah nyaman bisa bergerak lagi bikin jurnal video atau lainnya.

Di samping tujuh kiat tersebut di atas, untuk bisa menjaga melek digital yang lancar dan total, siswa atau mahasiswa terbiasa secara mandiri membaca panduan untuk tutorial digital, tips dan mengenali peralatan yang terus terjadi upgrading dan updating. Termasuk juga mengenali keterampilan komputer dasar dan lanjut yang terus berubah dan berkembang. Karena itu kita dalam menjaga melek digital perlu terus melakukan updating diri supaya kita selalu upto date. Never ending updating digital skills.

Akhirmya kita sepenuhnya menyadari bahwa penguasaan digital skill sangat diperlukan di era RI 4.0 atau di Era Digital bagi setiap individu, khususnya siswa atau mahasiswa. Memang mereka secara langsung atau tidak langsung telah belajar menggunakan teknologi digital sesuai dengan kondisi masing-masing. Namun kita juga harus mengakui bahwa masih banyak dijumpai mereka belum optimal dalam memanfaatkan teknologi digital untuk berinovasi.

Untuk itu sangat diperlukan tips menjadikan melek digital secara fungsional. Penguasaan digital untuk kepentingan hidup, terutama sesuai dengan statusnya sebagai siswa atau mahasiswa. Semua bisa dilakukan secara mandiri, bisa juga dengan bimbingan para instruktur jika diperlukan. (*)

***

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat, Dewan Pakar Psycho Education Centre (PEC).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah minimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    24/01/2021 - 11:33
  • Dorong Akselerasi Pembangunan Pertanian dan Kelautan, Ini Usulan WAMTI Indramayu
    Dorong Akselerasi Pembangunan Pertanian dan Kelautan, Ini Usulan WAMTI Indramayu
    24/01/2021 - 11:21
  • Sandiaga Uno Luncurkan Ajang International Batam Golf Championship Series 2021
    Sandiaga Uno Luncurkan Ajang International Batam Golf Championship Series 2021
    24/01/2021 - 11:00
  • Kenapa Penting Sekali Memulai Investasi Bagi Milenial
    Kenapa Penting Sekali Memulai Investasi Bagi Milenial
    24/01/2021 - 10:34
  • Ini Cerita Aipda Dani yang Tertimbun Longsor Sumedang Sampai Sedada
    Ini Cerita Aipda Dani yang Tertimbun Longsor Sumedang Sampai Sedada
    24/01/2021 - 10:00
  • Polda Jatim Salurkan Rp 1,8 Miliar untuk Korban Bencana Alam
    Polda Jatim Salurkan Rp 1,8 Miliar untuk Korban Bencana Alam
    24/01/2021 - 09:44
  • Banjir Kalsel Selalu Berulang Tiap Tahun, WALHI: Pemerintah Tolong Stop Izin Tambang
    Banjir Kalsel Selalu Berulang Tiap Tahun, WALHI: Pemerintah Tolong Stop Izin Tambang
    24/01/2021 - 09:32
  • Pemprov Malut Ajukan Pengunduran STQ Nasional 2021, Ini Alasannya
    Pemprov Malut Ajukan Pengunduran STQ Nasional 2021, Ini Alasannya
    24/01/2021 - 09:21
  • Kapolri Baru, Cendekiawan Muslim Jawa Timur: Kita Harus Presisi dalam Bekerja
    Kapolri Baru, Cendekiawan Muslim Jawa Timur: Kita Harus Presisi dalam Bekerja
    24/01/2021 - 09:06
  • PSSI dan PT LIB akan Gelar Kompetisi Usai Lebaran, Pengamat: Klub Butuh Kepastian
    PSSI dan PT LIB akan Gelar Kompetisi Usai Lebaran, Pengamat: Klub Butuh Kepastian
    24/01/2021 - 08:49

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    Membagi Peran BUMN Bidang Keuangan dan Mimpi Pengembangan UMKM di Indonesia
    24/01/2021 - 11:33
  • Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    Mendeskripsikan Pemikiran Ibnu Thufail Tentang Tuhan
    23/01/2021 - 14:44
  • Efektivitas Distribusi Bantuan Sosial Covid-19 di Indonesia
    Efektivitas Distribusi Bantuan Sosial Covid-19 di Indonesia
    23/01/2021 - 14:00
  • Mengintip Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unisma Malang
    Mengintip Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unisma Malang
    23/01/2021 - 13:54
  • Wakil Presiden RI Paparkan Transformasi Wakaf Indonesia Produktif
    Wakil Presiden RI Paparkan Transformasi Wakaf Indonesia Produktif
    22/01/2021 - 12:05
  • Vaksin Sinovac: Untuk Indonesia sehat
    Vaksin Sinovac: Untuk Indonesia sehat
    21/01/2021 - 20:32
  • Perlunya Pelayanan Publik Digital Di Masa Pandemi Covid-19
    Perlunya Pelayanan Publik Digital Di Masa Pandemi Covid-19
    21/01/2021 - 19:30
  • Kuasa Kekerabatan dalam Pilkada 2020
    Kuasa Kekerabatan dalam Pilkada 2020
    21/01/2021 - 17:24

KULINER

  • Mengenal Keju Dangke, Keju Asli Indonesia yang Terbuat dari Susu Kerbau
    Mengenal Keju Dangke, Keju Asli Indonesia yang Terbuat dari Susu Kerbau
    24/01/2021 - 03:45
  • Sup Tomat ala Italia, Pas untuk Sarapan di Musim Hujan
    Sup Tomat ala Italia, Pas untuk Sarapan di Musim Hujan
    23/01/2021 - 05:27
  • Hati-Hati 5 Jenis Makanan ini Bisa Turunkan Imun
    Hati-Hati 5 Jenis Makanan ini Bisa Turunkan Imun
    23/01/2021 - 01:20
  • Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    22/01/2021 - 23:25
  • Nasi Padang Rempah Hotel Aston Sidoarjo, Cocok Bantu Jaga Imunitas Tubuh di Musim Hujan
    Nasi Padang Rempah Hotel Aston Sidoarjo, Cocok Bantu Jaga Imunitas Tubuh di Musim Hujan
    22/01/2021 - 17:03
  • Jadi Komisaris PTPN V, Demokrat: Budiman Sudjatmiko Harusnya di Istana
    Jadi Komisaris PTPN V, Demokrat: Budiman Sudjatmiko Harusnya di Istana
    24/01/2021 - 00:10
  • Razia Tempat Hiburan Malam, Oknum TNI Kepergok Sembunyi di Toilet
    Razia Tempat Hiburan Malam, Oknum TNI Kepergok Sembunyi di Toilet
    24/01/2021 - 07:24
  • AC Milan Dibantai Atalanta, Ibrahimovic Salahkan Taktik Aneh Pioli
    AC Milan Dibantai Atalanta, Ibrahimovic Salahkan Taktik Aneh Pioli
    24/01/2021 - 04:14
  • Ekonomi Sulit, Andi Arief Pamer Foto SBY Lagi Jualan Nasi Goreng
    Ekonomi Sulit, Andi Arief Pamer Foto SBY Lagi Jualan Nasi Goreng
    24/01/2021 - 00:00
  • Eks Jubir KPK Sebut Novel Cs Bakal Diserang Isu Taliban Lagi
    Eks Jubir KPK Sebut Novel Cs Bakal Diserang Isu Taliban Lagi
    24/01/2021 - 06:17