Kopi TIMES

Mereka yang Mengguncang Dunia saat Bekerja dari Rumah

Kamis, 09 April 2020 - 10:04 | 36.40k
Mereka yang Mengguncang Dunia saat Bekerja dari Rumah
Irfantoni Listiyawan, Cotent Writer di Teknoia Creative, Verified Writer di Good News from Indonesia.

TIMESINDONESIA, JEMBER – Sebagian besar perusahaan mengambil kebijakan untuk pegawainya bekerja dari rumah atau work from home pada saat pandemi virus corona. Namun, tak sedikit juga perusahaan yang memilih opsi untuk merumahkan karyawannya alias PHK. Cerita mereka yang terkena PHK ini pun semakin membuat pilu ketika tidak mendapatkan pesangon dari tempat bekerja. Itu baru dari segi ekonomi. 

Dari segi sosial, pandemi virus corona juga membatasi ruang gerak manusia. Inilah yang dalam bahasa keren ala pemerintah adalah physical distancing atau pembatasan pertemuan secara fisik guna menekan penularan virus corona. Dari sini kemudian muncul anjuran dan hashtag #DirumahAja berseliweran di media sosial.

Berdiam diri di rumah tanpa kegiatan yang tak pasti memang dapat membuat seseorang bingung harus berbuat apa. Dalam tingkatan tertinggi, seseorang yang jenuh pun akan menjadi stres berat. Hal tersebut rupanya tidak hanya dialami kita di masa kini. Di masa lalu, mereka yang terjebak di dalam rumah karena wabah juga merasakannya.

Akan tetapi, ada pula orang-orang yang justru menghasilkan penemuan dan hasil yang cemerlang saat mereka terisolir dalam rumah. Sebut saja nama Isaac Newton yang kelak terkenal karena teori gravitasinya. Atau Mary Shelley dengan kisah-kisah horor lewat ‘Frankenstein’ karyanya. Berikut sekelumit kisah mereka.

Isaac Newton dan Gaya Gravitasi

Tentu semua orang tak asing dengan konsep teori gravitasi Isaac Newton. Sebagaimana dilansir dari National Geographic disebutkan bahwa saat pandemi ‘The Great Plague’ yang mendera kota London dirinya adalah mahasiswa Trinity College Cambridge, London berusia 20 tahun. Saat wabah terjadi, universitas tersebut ditutup tanggal 7 Agustus 1665. Hal itu memaksa para cendekiawan maupun para mahasiswanya menyelamatkan diri. Termasuk Newton yang memilih ke pertanian keluarganya di daerah Woolsthrope Manor.

Sembari mengisolasi diri dan berdiam di rumah saja, bukan halangan baginya untuk tidak produktif. Dia pun mencoba menyelesaikan dan memecahkan soal maematika. Tak jauh dari jendela rumahnya, terdapat sebua pohon apel. Ketika dia berada di bawah pohon apel dan buah tersebut jatuh mengenai kepalanya, dia pun berusaha memecahkan apa yang sebenarnya terjadi dengan teori gravitasi. Newton berpikir tentang teori gravitasi itu tak terbatas pada jarak tertentu di bumi saja, melainkan lebih luas.

Mary Shelley dan Frankenstein

Pandemi virus corona pada awal bulan April ini juga bertepatan dengan 205 tahun tragedi meletusnya Gunung Api Tambora pada 15 April 1815 silam. Abu letusan Tambora setidaknya hampir menutupi sebagian besar langit kala itu dan membuat situasi menjadi gelap gulita dan mengubah cuaca di Eropa selama tiga tahun. Hal inilah yang membuat seorang penulis Mary Shelley membatalkan rencana liburannya ke sebuah danau di Jenewa, Swiss karena gelapnya kondisi cuaca saat itu.

Mau tak mau, dirinya harus mengisolasi diri di rumah. Di sinilah tebersit di benaknya untuk menulis novel klasik ‘Frankenstein’. Novel itu pun terbit untuk pertama kalinya tanggal 1 Januari  1818 dan diangkat dalam sebuah layar lebar di tahun 1910. Apa yang dilakukan Mary Shelley ini juga diperkuat pernyataan Bill Phillips dalam tulisannya bertajuk ‘Frankenstein and Mary Shelley’s Wet Ungenial Summer’ sebagaimana dikutip dalam buku terbitan khusus Tempo, ‘Liputan Tempo: 200 Tahun Tambora’.

Mereka yang Mengabadikan Lewat Lukisan

Letusan Tambora  yang membuat langit Eropa menjadi gelap juga diabadikan dalam sebuah lukisan oleh para seniman lukis terkenal dalam menggambarkan bagaimana situasi mencekamnya kala itu. Mereka pun mulai menuangkan kuas dan cat minyak selama berada di rumah ketika menghabiskan bulan madunya di sekitaran Pantai Weymouth, Inggris.  Pelukis John Constable menggambarkan kemuaraman suasana saat itu dalam lukisan berjudul ‘Weymouth Bay: Bowleaze Cove and Jordan Hill’. Saat ini lukisannya terpambpang di National Gallery, London.

Begitu juga dengan Joseph Mallord William Turner yang mengabadikan visualisasi kengerian suasana saat itu kala berada di rumah. Lukisan yang dibuatnya kemudian diberi nama  ‘Red Sky and Crescent Moon’. Kini, karyanya menghiasi Tate Museum of Modern Art, London. Lukisan ini juga menggambarkan bagaimana kondisi suhu di London saat itu mencapai minus 16 derajat Celcius.

Setidaknya, apa yang dilakukan orang-orang di atas terdahulu ada saat menjalani masa sulit dan berdiam di rumah saja menjadi pemantik semangat bagi kita untuk terus berkarya. Khususnya di saat sulit seperti saat ini dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi yang canggih.

***

*)Oleh: Irfantoni Listiyawan, Cotent Writer di Teknoia Creative, Verified Writer di Good News from Indonesia.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Presiden RI Jokowi Targetkan Renovasi Masjid Istiqlal Selesai Awal Juli 2020
    Presiden RI Jokowi Targetkan Renovasi Masjid Istiqlal Selesai Awal Juli 2020
    03/06/2020 - 16:40
  • Kemenag Sumenep: Jemaah Bisa Ambil Kembali Uang Haji
    Kemenag Sumenep: Jemaah Bisa Ambil Kembali Uang Haji
    03/06/2020 - 16:36
  • Terima BLT-DD Tahap Kedua, Sejumlah Warga Cibangkong Langsung Bayar SPPT
    Terima BLT-DD Tahap Kedua, Sejumlah Warga Cibangkong Langsung Bayar SPPT
    03/06/2020 - 16:28
  • Star Energy Geothermal Salurkan Ribuan Paket Sembako¬†
    Star Energy Geothermal Salurkan Ribuan Paket Sembako 
    03/06/2020 - 16:24
  • Pelaku Wisata di Lamongan Terima Bantuan dari Kemenparekraf
    Pelaku Wisata di Lamongan Terima Bantuan dari Kemenparekraf
    03/06/2020 - 16:20
  • Gugus Tugas Covid-19 Lamongan Sambut Baik Imbauan Donor Plasma Darah
    Gugus Tugas Covid-19 Lamongan Sambut Baik Imbauan Donor Plasma Darah
    03/06/2020 - 16:19
  • Kapal Nelayan Penangkap Ikan Jenis Purse Seine Tenggelam di Teluk Tolo
    Kapal Nelayan Penangkap Ikan Jenis Purse Seine Tenggelam di Teluk Tolo
    03/06/2020 - 16:16
  • Halaqoh Ulama Jateng: Daerah Zona Hijau Boleh Gelar Ibadah di Masjid
    Halaqoh Ulama Jateng: Daerah Zona Hijau Boleh Gelar Ibadah di Masjid
    03/06/2020 - 16:12
  • CJH Magetan Tidak Mundur meski Kemenag Batalkan Haji Tahun Ini
    CJH Magetan Tidak Mundur meski Kemenag Batalkan Haji Tahun Ini
    03/06/2020 - 16:06
  • Taman Safari Prigen Pasuruan Kenalkan Gisel, Si Singa Putih Kecil
    Taman Safari Prigen Pasuruan Kenalkan Gisel, Si Singa Putih Kecil
    03/06/2020 - 16:03

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    03/06/2020 - 13:00
  • Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 12:03
  • Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 10:06
  • New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    03/06/2020 - 08:33
  • The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    03/06/2020 - 02:25
  • Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    03/06/2020 - 01:12
  • Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    03/06/2020 - 00:04
  • Pancasila Lahir Subur dari Akar Budaya
    Pancasila Lahir Subur dari Akar Budaya
    02/06/2020 - 22:38
  • ASN dan New Normal: Pelaksanaan kerja ASN di Tengah Pandemi Covid-19
    ASN dan New Normal: Pelaksanaan kerja ASN di Tengah Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 16:40
  • Ombudsman Terima Laporan Kelambatan Hasil Swab Corona karena Sampel Hilang
    Ombudsman Terima Laporan Kelambatan Hasil Swab Corona karena Sampel Hilang
    03/06/2020 - 16:39
  • Luis Suarez Masuk Radar Transfer Lazio
    Luis Suarez Masuk Radar Transfer Lazio
    03/06/2020 - 16:38
  • Diungkap Ayahnya, Ini Arti Tato Peta Indonesia Milik Pria di Kerusuhan AS
    Diungkap Ayahnya, Ini Arti Tato Peta Indonesia Milik Pria di Kerusuhan AS
    03/06/2020 - 16:35
  • 5 Rekomendasi Film Terbaru, dari Hollywood hingga Korea
    5 Rekomendasi Film Terbaru, dari Hollywood hingga Korea
    03/06/2020 - 16:35
  • Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    03/06/2020 - 10:01
  • Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    03/06/2020 - 00:32
  • Bersiap, 3 Zodiak Terus Dihantam Masalah di Juni 2020
    Bersiap, 3 Zodiak Terus Dihantam Masalah di Juni 2020
    03/06/2020 - 07:52
  • FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    03/06/2020 - 00:02
  • Pimpin Tangkap Buronan Nurhadi, Novel Dianggap Seperti Gus Dur
    Pimpin Tangkap Buronan Nurhadi, Novel Dianggap Seperti Gus Dur
    03/06/2020 - 00:30