Peristiwa Nasional NKRI Lawan Corona

Pemkot Surabaya Bagikan Ribuan Masker Kain untuk Pedagang di Pasar

Kamis, 09 April 2020 - 00:54 | 38.66k
Pemkot Surabaya Bagikan Ribuan Masker Kain untuk Pedagang di Pasar
Suasana pembagian masker kain di salah satu pasar tradisional Surabaya, Rabu (8/4/2020). (Foto: Humas Pemkot Surabaya for TIMES Indonesia)
FOKUS

NKRI Lawan Corona

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Upaya preventif untuk mencegah dan melindungi warga dari penyebaran Covid-19, terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Bahkan, jajaran di Pemkot Surabaya getol blusukan ke perkampungan hingga pasar-pasar untuk membagikan masker kain dan melakukan pemasangan hand sanitizer. Setidaknya ada 260 ribu masker kain yang hari ini dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, dalam rangka mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat sesuai rekomendasi dari WHO (organisasi kesehatan dunia), Pemkot Surabaya membagikan masker kain gratis kepada masyarakat.

pembagian-masker-a.jpg

“Hari ini sudah ada ribuan masker kain gratis yang dibagikan kepada masyarakat di wilayah perkampungan dan pedagang di pasar. Pembagiannya ini dilakukan secara bertahap,” kata Eddy, Rabu (8/4/2020).

Eddy menjelaskan, pembagian masker di wilayah perkampungan penduduk sebagai upaya preventif melindungi dan mengedukasi warga dari Covid-19. Apalagi, protokol kesehatan juga mewajibkan masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Nah, untuk masker itu kita bagikan yang kain, supaya bisa dicuci dan dipakai lagi. Kalau masker bedah kita konsentrasi gunakan untuk tenaga medis, dokter dan staf rumah sakit,” katanya.

Ia mengungkapkan, pada awalnya pemkot menyiapkan masker bedah di kelurahan-kelurahan dan puskesmas untuk dibagikan gratis ke masyarakat.

Namun, karena masker bedah kini sulit didapat, sehingga kemudian diganti dengan masker jenis kain. Menariknya, masker kain ini merupakan produksi mandiri dari UMKM Surabaya.

pembagian-masker-b.jpg

Di sisi lain, Eddy menyebut, pembagian masker kain kepada masyarakat bertujuan pula untuk mengedukasi mereka. Dengan harapan, masyarakat bisa membuat sendiri masker berbahan dasar kain tersebut.

“Masyarakat kita edukasi dengan masker kain, syukur-syukur mereka bisa membuat sendiri dan memperbanyak untuk dijual. Kalau mereka bisa membuat itu, akhirnya kan juga bisa meningkatkan ekonomi,” terangnya.

Selain membagikan masker gratis kepada warga di wilayah perkampungan, Pemkot Surabaya juga membagi-bagikan masker dan melakukan pemasangan hand sanitizer di pasar-pasar.

Pembagian masker kain ini dilakukan di 81 pasar milik BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), dan 69 pasar tradisional yang dikelola LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan).

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, sebelumnya Pemkot Surabaya telah membuat surat edaran protokol kesehatan di pasar-pasar.

Surat edaran itu berupa imbauan kepada para pedagang dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. “Sebenarnya pembagian masker di pasar-pasar ini sudah berlangsung lama, dan hari ini kita bagikan lagi mana yang belum kita bagi,” kata Agus Hebi.

Di samping membagikan masker gratis kepada para pedagang, pihaknya juga mengedukasi mereka agar menerapkan protokol kesehatan.

Diantaranya, dengan saling menjaga jarak, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, hingga memakai APD (alat pelindung diri) seperti masker dan sarung tangan ketika berjualan di pasar.

“Kita wajibkan pedagang agar menggunakan APD, salah satunya adalah sarung tangan dan masker agar mereka tidak kontak langsung dengan pembeli, terutama dengan uang,” katanya.

Ia mengungkapkan, setidaknya kurang lebih sekitar 10 ribu masker kain yang sudah dibagikan ke 81 pasar yang dikelola PD Pasar Surya.

Namun demikian, pihaknya berharap kepada para pedagang agar ikut berpartisipasi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini harus dilakukan secara bersama.

“Makanya kita beri stimulus bagikan masker gratis, supaya para pedagang itu juga ikut berpartisipasi,” pungkas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkot Surabaya. (*)



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Regantris Hotel Surabaya Hadirkan Menu Fusion Food Lezat yang Layak Dicoba
    Regantris Hotel Surabaya Hadirkan Menu Fusion Food Lezat yang Layak Dicoba
    07/06/2020 - 00:27
  • Misi Latihan Berujung Tragis, Brigjen TNI Nefra Firdaus: Penyebabnya Masih dalam Proses Investigasi
    Misi Latihan Berujung Tragis, Brigjen TNI Nefra Firdaus: Penyebabnya Masih dalam Proses Investigasi
    06/06/2020 - 23:40
  • Alien Mus Kembali Salurkan Ribuan Paket Ikan dan Masker di Maluku Utara
    Alien Mus Kembali Salurkan Ribuan Paket Ikan dan Masker di Maluku Utara
    06/06/2020 - 23:11
  • Keputusan Perpanjangan PSBB Berada di Tangan Pemkot Surabaya, Gubernur Hanya Memfasilitasi¬†
    Keputusan Perpanjangan PSBB Berada di Tangan Pemkot Surabaya, Gubernur Hanya Memfasilitasi 
    06/06/2020 - 23:00
  • Tak Dapat Dikenali, Tiga Korban Helikopter MI-17 akan di Labfor
    Tak Dapat Dikenali, Tiga Korban Helikopter MI-17 akan di Labfor
    06/06/2020 - 22:45
  • Polri Sumbang Ventilator, Wagub Emil: Alat Ini Bantu Keberlangsungan Hidup Pasien
    Polri Sumbang Ventilator, Wagub Emil: Alat Ini Bantu Keberlangsungan Hidup Pasien
    06/06/2020 - 22:36
  • Ponpes Lirboyo Jadi Prototype Pesantren Tangguh Pemprov Jatim
    Ponpes Lirboyo Jadi Prototype Pesantren Tangguh Pemprov Jatim
    06/06/2020 - 22:24
  • Kampung Tangguh Desa Dawu, Ngawi Menjadi Role Model Penanganan Covid-19
    Kampung Tangguh Desa Dawu, Ngawi Menjadi Role Model Penanganan Covid-19
    06/06/2020 - 22:17
  • Polda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Bogoarum Magetan
    Polda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Bogoarum Magetan
    06/06/2020 - 22:00
  • Pandemi Covid-19, Mahasiswa STITEK Bontang Ini Tetap Semangat Kerjakan Tugas Akhir
    Pandemi Covid-19, Mahasiswa STITEK Bontang Ini Tetap Semangat Kerjakan Tugas Akhir
    06/06/2020 - 21:47

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengintip Cara UMKM Memanfaatkan Pandemi Covid-19 Jadi Peluang
    Mengintip Cara UMKM Memanfaatkan Pandemi Covid-19 Jadi Peluang
    06/06/2020 - 20:23
  • Mengenang Soekarno dan Inggit Garnasih
    Mengenang Soekarno dan Inggit Garnasih
    06/06/2020 - 15:36
  • Pancasilais: Gelora Kampung Tangguh di Bulan Bung Karno
    Pancasilais: Gelora Kampung Tangguh di Bulan Bung Karno
    06/06/2020 - 14:01
  • Spirit Kelahiran Bung Karno: Berdikari dalam Ekonomi, Wujud Nyata Kemandirian
    Spirit Kelahiran Bung Karno: Berdikari dalam Ekonomi, Wujud Nyata Kemandirian
    06/06/2020 - 13:18
  • Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    Memastikan Pengelolaan Persekolahan
    06/06/2020 - 07:01
  • Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    Ketika Rumah Sekaligus Menjadi Sekolah
    06/06/2020 - 06:11
  • Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    Tipe Pabrik Seperti Apa yang Siap Saat New Normal Diberlakukan?
    06/06/2020 - 04:02
  • Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    Adaptasi, Kunci Industri Jasa Pariwisata Memasuki Era New Normal
    06/06/2020 - 02:35
  • Kontak dengan Pemudik dari DKI, Bocah 6 Tahun Asal Pandeglang Positif Covid
    Kontak dengan Pemudik dari DKI, Bocah 6 Tahun Asal Pandeglang Positif Covid
    07/06/2020 - 00:05
  • Ini Penjelasan Indra Sjafri Mengapa Liga 1 dan 2 Harus Dilanjutkan
    Ini Penjelasan Indra Sjafri Mengapa Liga 1 dan 2 Harus Dilanjutkan
    06/06/2020 - 23:26
  • Klarifikasi dan Informasi Resmi Gereja Katedral Akan Dibuka untuk Misa
    Klarifikasi dan Informasi Resmi Gereja Katedral Akan Dibuka untuk Misa
    06/06/2020 - 23:18
  • Bawa Pulang Paksa Jenazah Covid, 50 Orang Dorong Ranjang RS Sampai Rumah
    Bawa Pulang Paksa Jenazah Covid, 50 Orang Dorong Ranjang RS Sampai Rumah
    06/06/2020 - 23:01
  • Recall Ninja ZX-10R, Kawasaki Indonesia Belum Dapat Informasi
    Recall Ninja ZX-10R, Kawasaki Indonesia Belum Dapat Informasi
    06/06/2020 - 23:00
  • Penghasilan Nikita Mirzani Sehari Rp1 Miliar, Kalau...
    Penghasilan Nikita Mirzani Sehari Rp1 Miliar, Kalau...
    07/06/2020 - 00:02
  • Soal Video Porno Mirip Syahrini, Reino Barack: Itu Sudah Kelewatan
    Soal Video Porno Mirip Syahrini, Reino Barack: Itu Sudah Kelewatan
    07/06/2020 - 00:16
  • Pelatih Fiorentina Sempat Terpapar Virus Corona
    Pelatih Fiorentina Sempat Terpapar Virus Corona
    07/06/2020 - 00:02
  • Dibui 14 Tahun karena Bunuh Pacar, Artis Lidya Pratiwi Segera Bebas?
    Dibui 14 Tahun karena Bunuh Pacar, Artis Lidya Pratiwi Segera Bebas?
    06/06/2020 - 13:00
  • Hapus Tato di Dada, Nikita Mirzani Habiskan Rp48 Juta
    Hapus Tato di Dada, Nikita Mirzani Habiskan Rp48 Juta
    06/06/2020 - 13:30