Kopi TIMES

Anggaran Gotong Royong Untuk Covid-19

Rabu, 08 April 2020 - 08:30 | 38.95k
Anggaran Gotong Royong Untuk Covid-19
Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

TIMESINDONESIA, MALANG – Donny Gahral Adian Staf Ahli KSP menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan menggelontorkan dana sebesar  Rp 50 triliun untuk bantuan sosial dalam penanggulangan Covid-19. Rencana ini mencuat setelah Work From Home (WFH) diberlakukan oleh pemerintah. Kebijakan tersebut dianggap cukup efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Namun di sisi yang lain, sejumlah masyarakat harus kehilangan penghasilannya. Khususnya yang berprofesi pekerja harian seperti tukang ojek baik online maupun pangkalan, buruh, pedagang kaki lima, sopir angkot, tukang becak, bentor dan tenaga kerja outsourcing lainnya. 
Artinya bahwa profesi pekerja harian tidak hanya berpotensi tertular Covid-19, saat yang sama mereka juga menghadapi ancaman kelaparan dengan keluaraga. Tipikal masyarakat tersebut sangat rentan bergeser ke garis kemiskinan. 

Jika tidak ditanggulangi segera, maka selama darurat Covid-19 bisa berdampak pada peningkatan jumlah angka kemiskinan di Indonesia. Fenomena diharapkan oleh penulis bisa diatasi dengan kebijakan bantun sosial.

Kemudian yang jadi pertanyaan, apakah dana sebesar Rp 50 triliun cukup untuk mensubsidi kebutuhan sosial masyarakat?

Dalam penelusuran penulis menemukan bahwa untuk Ojek Online (Ojol) saja jumlahnya 2,5 juta orang diseluruh Indonesia dikutip dari bisnis.tempo.co. Belum pekerja harian dengan profesi yang lain dan pengangguran.

Berdasarkan data statistik tahun 2014, jumlah pekerja harian sebanyak 11,5 juta dan pengangguran sebanyak 7,2 juta. Sebanyak 18,7 juta adalah perkiraan orang yang berhak menerima bantuan sosial.

Jika dihitung secara matematis, alokasi anggaran sebesar Rp 50 triliun untuk bantuan sosial selama masa darurat Covid-19 harus didistribusikan kepada 18,7 juta orang. Diperkirakan setiap orang akan mendapatkan nominal sebesar Rp 2,6 juta.

Jika masa darurat Covid-19 sampai dengan Juni. Selama 3 bulan pemerintah harus mensubsidi bahan kebutuhan pokok. Artinya Rp 2,6 juta harus memenuhi kebutuhan selama 3 bulan atau Rp891,2 ribu per bulan.

Nominal tersebut masih jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi jika setiap orang memiliki tanggungan lain seperti yang sudah berkeluarga.

Belum lagi kebutuhan lainya yang harus diadakan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 seperti kebutuhan medis Alat Perlidungan Diri (APD), masker, hand sanitizer, anti septik dan sebagainya. Tentu membutuhkan jumlah anggaran yang tidak sedikit.

Untuk mengakuratkan hitungan yang disajikan penulis, harus ada kajian yang mendalam dengan waktu yang cukup. Kemudian didukung data yang valid yaitu by name by address untuk mempermudah dan mempercepat pendistribusian.

Dan pemetaan wilayah-wilayah yang memiliki dampak cukup signifikan terhadap penyebaran Covid-19. Sejauh ini, penulis mencatat ada empat provinsi dengan kasus positif yang cukup signifikan yaitu DKI Jakarta sebanyak 1.124 orang, Jawa Barat 252 orang, Jawa Timur 188, Banten 177 dan lainnya, kompas.com pertanggal 5 April 2020. Kemudian, analisa turunan dengan mengklasifikasikan Kota/Kabupaten dengan dampak yang signifikan.

Patut kita syukuri bahwa perilaku gotong-royong masih terjaga antar sesama. Banyak dermawan baik dari individu, kelompok, organisasi hingga pengusaha memberikan sujumlah dana untuk penanggulangan Covid-19. Diantaranya Grup Astra sebesar Rp63 miliar, Mayapada Group dan Tahir Foundation Sri Tahir Rp 52 miliar, Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir Rp 20 miliar, Grup Bakrie Rp 20 miliar, PT Paragon Technology & Innovation (Paragon) Nurhayati Subakat lebih Rp 13 miliar dan banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, kita masih mengharapkan dana Corporate Social Responsibility setiap perusahaan baik BUMN maupun Swasta agar dialihkan untuk percepatan penanggulangan Covid-19. Kemudian organisasi nirlaba atau lembaga amal di seluruh Indonesia.
Akumulasi dana dari berbagai pihak, baik individu, kelompok, organisasi dan perusahaan akan membentuk sebuah anggaran yang lahir dari gotong-royong semua elemen masyarakat.

Kenapa penulis sebut sebagai anggaran?

Karena menurut hemat penulis, pemerintahlah yang paling ideal untuk mengelolah dana tersebut. Tentu dengan analisa yang telah penulis urai di atas. Pertimbangannya, jika rencana strategis dalam penanggulangan Covid-19 terpusat akan melahirkan kinerja yang terukur. Potensi ketimpangan penanggulangan akan terminimalisir. Kerena setiap saat terpantau.

Dengan anggaran yang cukup besar, peran BPKP dan BPK sebagai pengawas juga harus diintensifkan guna memastikan penggunaan sebagaimana mestinya. Pelaksanaannya harus kembali melibatkan seluruh elemen masyarakat sebagai wujud dari prinsip gotong-royong.

***

*)Oleh: Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

*) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Adhitya Hendra
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Dandim 0801 Pacitan Ajak Masyarakat Berpedoman pada Pancasila dalam Berkehidupan
    Dandim 0801 Pacitan Ajak Masyarakat Berpedoman pada Pancasila dalam Berkehidupan
    04/06/2020 - 23:13
  • Gandeng FUI Cilacap dan Elemen Masyarakat, Dapur Lapangan Forkopimda Hasilkan 1.350 Bungkus Nasi
    Gandeng FUI Cilacap dan Elemen Masyarakat, Dapur Lapangan Forkopimda Hasilkan 1.350 Bungkus Nasi
    04/06/2020 - 22:44
  • Partai Gelora Resmi Terima Tiga SK Kemenkumham
    Partai Gelora Resmi Terima Tiga SK Kemenkumham
    04/06/2020 - 22:36
  • Dengan e-PMR, Warga Majalengka Bisa Urus SIM dan SKCK Lewat HP
    Dengan e-PMR, Warga Majalengka Bisa Urus SIM dan SKCK Lewat HP
    04/06/2020 - 22:22
  • Kisah Sujoko, Langsung Ditahan Begitu Kepergok Polhut Banyuwangi Selatan Miliki Kayu Jati Ilegal
    Kisah Sujoko, Langsung Ditahan Begitu Kepergok Polhut Banyuwangi Selatan Miliki Kayu Jati Ilegal
    04/06/2020 - 22:17
  • PKB dan Ansor Situbondo Bagikan Ratusan Sembako Terhadap Warga Terdampak Covid-19
    PKB dan Ansor Situbondo Bagikan Ratusan Sembako Terhadap Warga Terdampak Covid-19
    04/06/2020 - 22:12
  • Cilacap Menuju New Normal, 3 Pasien Sembuh dan 16 PDP Negatif Covid-19
    Cilacap Menuju New Normal, 3 Pasien Sembuh dan 16 PDP Negatif Covid-19
    04/06/2020 - 22:08
  • Penipuan, Polres Palu Tangkap Pelaku yang Mengatasnamakan Petinggi Parpol
    Penipuan, Polres Palu Tangkap Pelaku yang Mengatasnamakan Petinggi Parpol
    04/06/2020 - 22:05
  • Peduli Nasib Santri, Danrem 083/Bdj Sowan ke Ponpes An-Nur Malang
    Peduli Nasib Santri, Danrem 083/Bdj Sowan ke Ponpes An-Nur Malang
    04/06/2020 - 22:01
  • Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Morotai Robohkan Puluhan Rumah Warga
    Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Morotai Robohkan Puluhan Rumah Warga
    04/06/2020 - 22:00

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Racism is American’s Original Sin
    Racism is American’s Original Sin
    04/06/2020 - 21:18
  • Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    Rasisme Itu Dosa Asal Amerika
    04/06/2020 - 14:44
  • Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    Sila Ketiga Pancasila Kunci Keberhasilan New Normal
    04/06/2020 - 10:58
  • Rezim di Ujung 'Pedang'
    Rezim di Ujung 'Pedang'
    04/06/2020 - 09:55
  • Inlander dan Kaum Muda
    Inlander dan Kaum Muda
    04/06/2020 - 09:03
  • Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    Merancang Tata Letak Fasilitas Pabrik Saat New Normal
    04/06/2020 - 07:29
  • Agama Bagi Orang Biasa
    Agama Bagi Orang Biasa
    04/06/2020 - 03:17
  • Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    03/06/2020 - 16:32
  • Hadapi New Normal, Konsumsi Jahe Susu untuk Jaga Kondisi Tubuh
    Hadapi New Normal, Konsumsi Jahe Susu untuk Jaga Kondisi Tubuh
    05/06/2020 - 00:50
  • Meluncur di Indonesia, Harga Ezviz C6N Dipangkas Murah
    Meluncur di Indonesia, Harga Ezviz C6N Dipangkas Murah
    05/06/2020 - 00:46
  • Banjir Rob Rendam Sebagian Jakarta Utara
    Banjir Rob Rendam Sebagian Jakarta Utara
    05/06/2020 - 00:07
  • Dua Gardu Induk Alami Gangguan, Batam dan Pulau Bintan Blackout
    Dua Gardu Induk Alami Gangguan, Batam dan Pulau Bintan Blackout
    05/06/2020 - 00:00
  • Ratusan Warga Kudus yang Diduga Kontak Erat Pasien Corona Jalani Tes Swab
    Ratusan Warga Kudus yang Diduga Kontak Erat Pasien Corona Jalani Tes Swab
    04/06/2020 - 23:49
  • Video Klip Kekeyi Menghilang dari Youtube
    Video Klip Kekeyi Menghilang dari Youtube
    05/06/2020 - 00:30
  • Meski Tingkatkan Gairah Seks, Jangan Pakai 4 Benda Ini untuk Miss V
    Meski Tingkatkan Gairah Seks, Jangan Pakai 4 Benda Ini untuk Miss V
    05/06/2020 - 00:02
  • Banjir Rob Landa Wilayah Ancol, Warga Terpaksa Mengungsi
    Banjir Rob Landa Wilayah Ancol, Warga Terpaksa Mengungsi
    05/06/2020 - 00:33
  • Gajah Hamil Mati Mengenaskan Usai Makan Nanas Isi Petasan
    Gajah Hamil Mati Mengenaskan Usai Makan Nanas Isi Petasan
    05/06/2020 - 00:18
  • Bakal Tarung Lagi, Otot Mike Tyson Dicela Mantan Jawara MMA
    Bakal Tarung Lagi, Otot Mike Tyson Dicela Mantan Jawara MMA
    05/06/2020 - 00:15