Kopi TIMES

Refleksi Hari Jadi Bone Ke-690, Momentum Menilai Kembali Prioritas Pembangunan

Selasa, 07 April 2020 - 02:36 | 59.88k
Refleksi Hari Jadi Bone Ke-690, Momentum Menilai Kembali Prioritas Pembangunan
Muhammad Aras Prabowo, S.E, M.Ak, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MALANG – Rencana pembangunan tower Pemerintah Kabupaten Bone yang menelan anggaran sebesar Rp 100 M dan pengadaan mobil dinas sebesar Rp 5,2 miliar menjadi polemik.

Menurut Dr. H. Andi Fahsar Mahdin Padjalangi M.Si. Bupati Bone bahwa pembangunan tower 10 lantai merupakan inovasi untuk menata Bumi Arung Palakka. Bertujuan sebagai pusat pelayanan publik sekaligus manajemen pemerintahan.

Sedangkan pengadaan mobil dinas 16 unit, diperuntukkan untuk Wakil Bupati, 3 untuk Asisten, dan 12 buat para Kabag kata Sekretariat Daerah.

Tentu dalam menilai penganggaran, tidak cukup jika hanya dilihat dari aspek nominal dan untuk apa anggaran tersebut. Namun paling penting dalam penganggaran adalah dampaknya terhadap kemandirian dan kesejahteran masyarakat. Atau biasa disebut dengan anggaran prioritas.

Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jika semua program dianggap prioritas maka semua program tersebut bukanlah prioritas. Karena sifat prioritas adalah terbatas dan fokus. Sama halnya pembangunan tower dan pengadaan mobil, jika keduanya dianggap prioritas maka keduanya bukanlah prioritas.

Jadi yang mana prioritas?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kebetulan dalam waktu dekat ini 6 April 2020 akan diperingati hari jadi Bone ke-690. Momentum ini harus dijadikan titik refleksi untuk menguatkan kembali nilai-nilai budaya atau paseng-paseng na to riolota (pesan-pesan orang terdahulu).

Sebab di tengah derasnya kemajuan teknologi memberi dampak terhadap pemudaran nilai-nilai budaya kita. Sebagian pemuda tidak lagi mengetahui paseng-paseng na to riolota.

Padahal paseng-paseng na to riolota sangat komprehensif. Banyak nilai-nilai etika yang dikandung, termasuk etika dalam menyusun penganggaran yang harus mengedepankan kemandirian dan kesejahteran masyarakat.

Dalam buku saya yang berjudul “Akuntansi dalam Kebudayaan Bugis” salah satu yang menjadi topik pembahasan adalah konsep penganggaran berbasis budaya Bugis. Bahwa sangat penting menghadirkan paseng-paseng na to riolota dalam penganggaran seperti nilai sipakatau (saling memanusiawi).

Sipakatau tidak berdiri sendiri, ada beberapa nilai yang membentuknya, termasuk sipakalebbi (memuliakan), sipakarennu (membahagiakan), sipakainge (mangingatkan) dan sipatokkong (membantu).

Implementasi paseng-paseng na to riolota dalam penganggaran dimulai dari perencanaan-pelaksanaan-realisasi-out put-out come harus mencerminkan nilai sipakatau terhadap masyarakat.

Jadi yang mana prioritas?

Prioritas bedasarkan paseng-paseng na to riolota yaitu penganggaran sipakatau atau perencanaan yang diberdasarkan atas kebutuhan masyarakat untuk kemandirian dan kesejahteraan atau mappasitinaja dalam bahasa keseharian kita.

Dalam Ilmu Akuntansi mappasitinaja bersesuaian dengan prinsip kewajaran. Yaitu harus fokus pada hal yang paling krusial dalam masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017 dari tiga daerah yang memiliki penduduk miskin terbanyak, Bone menempati urutan pertama setelah Gowa dan Makassar. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mencatat jumlah penduduk miskin di Bone sebanyak 314.569 jiwa dari 80.157 kepala keluarga (KK).

Apakah Pemerintah Kabupaten Bone telah menyelesaikan persoalan tersebut?

Jika belum, sampai dimana kinerja Pemerintah Bone atas hal tersebut?

Jika belum terselesaikan, maka prioritas adalah penanggulangan kemiskinan.

Kemudian, bagaimana solusinya?

Mata pencaharian masyarakat Bone mayoritas pertanian, perkebunan dan perikanan, maka penganggaran harus disusun berdasarkan tiga pertimbangan tersebut:

Pertama, membangun sarana dan prasarana untuk pertanian, perkebunan dan perikanan. Misalnya, membangun waduk air dan irigasi untuk lahan sawah, karena kebanyakan sawah tadah hujan.

Kedua, mensuplai bibit pertanian, perkebunan dan perikanan berkualitas tinggi.

Ketiga, penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) penyuluh pertanian, perkebunan dan perikanan dengan konsep modern.

Keempat, mengutamakan pertanian, perkebunan dan perikanan dengan metode alami agar berkelanjutan.

Kelima, mengawasi dan mengontrol harga hasil pertanian, perkebunan dan perikanan.

Jika kelima poin tersebut mampu diimplementasikan dalam penganggaran maka persoalan kemiskinan dapat teratasi. Karena akan mampu mendorong pada peningkatan pendapatan masayarakat.

Oleh karena itu, alangkah bijaknya Bupati Kabupaten Bone Dr. H. Andi Fahsar Mahdin Padjalangi M.Si. dan Wakil Bupati Drs. H. Ambo Dalle M.M. tentu dengan dukungan Ketua DPRD Kabupaten Bone Irwandi Burhan, S.E.,M.M. dan jajarannya agar mengalihkan anggaran pembangunan tower dan pengadaan mobil dinas sebesar 105,2 M untuk penanggulangan kemiskinan masyakarat Kabupaten Bone.

Saya kira langkah tersebut paling ideal saat ini atau sitinaja atas realitas sosial yang ada. Pada akhirnya akan mewujudkan nilai sipakatau dalam masyarakat Kabupaten Bone sesuai dengan paseng-paseng na to riolota. Demikian sebagai wujud refleksi kita dalam momentum hari jadi Bone ke-960.

***

*) Penulis adalah Muhammad Aras Prabowo, S.E, M.Ak, Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah minimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Persela Lamongan Buka Suara Terkait Wacana Kelanjutan Liga 1 2020
    Persela Lamongan Buka Suara Terkait Wacana Kelanjutan Liga 1 2020
    03/06/2020 - 17:17
  • Satu Lagi Dokter di Maluku Utara Dinyatakan Positif Covid-19
    Satu Lagi Dokter di Maluku Utara Dinyatakan Positif Covid-19
    03/06/2020 - 17:13
  • Pilkades Bisa Digelar dengan Aturan Protokol Kesehatan
    Pilkades Bisa Digelar dengan Aturan Protokol Kesehatan
    03/06/2020 - 17:09
  • Update, Enam Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pulau Morotai
    Update, Enam Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pulau Morotai
    03/06/2020 - 17:04
  • Kementerian PUPR RI Tangani Dua Jembatan Rusak akibat Banjir di Sultra
    Kementerian PUPR RI Tangani Dua Jembatan Rusak akibat Banjir di Sultra
    03/06/2020 - 17:00
  • PKK Kota Kediri Berbagi kepada Warga Prasejahtera dan Terdampak Covid-19
    PKK Kota Kediri Berbagi kepada Warga Prasejahtera dan Terdampak Covid-19
    03/06/2020 - 16:57
  • Merasa Ditipu Developer, 27 User di Sidoarjo Lakukan Gugatan ke Pengadilan
    Merasa Ditipu Developer, 27 User di Sidoarjo Lakukan Gugatan ke Pengadilan
    03/06/2020 - 16:56
  • Ketua DPRD Banyuwangi Serahkan Bantuan Sembako Untuk Penyandang Disabilitas
    Ketua DPRD Banyuwangi Serahkan Bantuan Sembako Untuk Penyandang Disabilitas
    03/06/2020 - 16:52
  • Gubernur Jatim Khofifah Ajak Survivor Covid-19 Jatim Donor Plasma Darah
    Gubernur Jatim Khofifah Ajak Survivor Covid-19 Jatim Donor Plasma Darah
    03/06/2020 - 16:49
  • Desa Klampokan Salurkan BLT-DD Tahap Pertama untuk 118 Penerima
    Desa Klampokan Salurkan BLT-DD Tahap Pertama untuk 118 Penerima
    03/06/2020 - 16:44

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    Kiai Tolchah Hasan, James A Bank dan Amerika Serikat
    03/06/2020 - 16:32
  • Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    Dosen dan Tugas untuk Mengabdi pada Masyarakat di Era Digital dan Pandemi
    03/06/2020 - 13:00
  • Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    Krisis Komunikasi di Tengah Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 12:03
  • Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    Keluarga Benteng Penguatan Pendidikan selama Pandemi Covid-19
    03/06/2020 - 10:06
  • New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    New Normal, Dilema antara Ekonomi dan Kesehatan
    03/06/2020 - 08:33
  • The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    The New Normal dan Penataan Kota Sehat di Tengah Pandemi
    03/06/2020 - 02:25
  • Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    Media Menjadi Penyulut Emosi Masyarakat
    03/06/2020 - 01:12
  • Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    Perempuan Mengukur Dampak New Normal
    03/06/2020 - 00:04
  • Uji Coba Penataan Kawasan Parkir Stasiun Tanah Abang
    Uji Coba Penataan Kawasan Parkir Stasiun Tanah Abang
    03/06/2020 - 17:30
  • Sepatu dan Motor Ada di Tepi Sungai, Raibnya Satpam Cantik Masih Misterius
    Sepatu dan Motor Ada di Tepi Sungai, Raibnya Satpam Cantik Masih Misterius
    03/06/2020 - 17:28
  • Liga 1 2020 Wajib Digelar di Zona Hijau jika Dilanjut
    Liga 1 2020 Wajib Digelar di Zona Hijau jika Dilanjut
    03/06/2020 - 17:27
  • Ibu Kos Kena Prank Botol Coca-Cola di Kulkas, Begitu Diminum Ternyata...
    Ibu Kos Kena Prank Botol Coca-Cola di Kulkas, Begitu Diminum Ternyata...
    03/06/2020 - 17:19
  • Alex Rins Melelang Helm Edisi Spesial Miliknya, Tujuannya Bikin Salut
    Alex Rins Melelang Helm Edisi Spesial Miliknya, Tujuannya Bikin Salut
    03/06/2020 - 17:17
  • Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    Jokowi Kumpulkan Tokoh Agama Bahas New Normal, Apa Saja Poinnya
    03/06/2020 - 10:01
  • Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    Amerika Siap Hadapi China, Perang Dunia III di Depan Mata
    03/06/2020 - 00:32
  • Bersiap, 3 Zodiak Terus Dihantam Masalah di Juni 2020
    Bersiap, 3 Zodiak Terus Dihantam Masalah di Juni 2020
    03/06/2020 - 07:52
  • Usai Diamuk Warga, Miss Universe Malaysia Dipecat dari Model Iklan
    Usai Diamuk Warga, Miss Universe Malaysia Dipecat dari Model Iklan
    03/06/2020 - 14:19
  • FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    FAKTA: Ternyata Tentara Amerika Paling Doyan Makan Daging Babi
    03/06/2020 - 00:02