Kopi TIMES

Kemudahan di Balik Kesulitan

Jumat, 03 April 2020 - 09:30 | 127.71k
Kemudahan di Balik Kesulitan
Oleh Rochmat Wahab
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA“Simplicity is a quality that not only evokes passionate loyalty for a product design, but also has become a key strategic tool for businesses to confront their own intrinsic complexities”. - John Maeda

Kemudahan dan kesulitan merupakan sunnatullah. Adanya selalu berpasang-pasangan. Sebagaimana sunnatullah lainnya dalam kehidupan kita. Di balik kesedihan ada kesenangan. Di balik kesempitan, ada kelonggaran. Di balik kekalahan, ada kemenangan. Di balik kegagalan, ada kesuksesan. Inilah realitas kehidupan.

Manusia itu adakah makhluk yang dinamis, bukan statis. Berubah dari waktu ke waktu. Demikian pula lingkungan fisik dan sosial terus berubah. Dalam proses perubahan, dari satu fase ke fase berikutnya, selalu ada kesulitan. Kesulitan bisa terjadi awal, pertengahan, atau akhir fase. Kesulitan bisa bersifat sederhana, bisa juga bersifat kompleks. Kesulitan yang sederhana, biasanya dapat diselesaikan sendiri, tetapi kesulitan yang kompleks kadang-kadang diperlukan bantuan dan pertolongan dari orang lain.

Kesulitan hidup ada yang berakibat terhadap gangguan penyesuaian diri dengan sesama. Ada juga yang bisa berakibat terhadap gangguan syaraf menjadi, depresi. Tetapi kesulitan hidup yang berat bisa fatal hingga menimbulkan penyakit jiwa, menjadi psikosis. Orang awam sering memberi sebutan orang gila. Bahkan yang lebih berat lagi, kesulitan hidup yang sangat berat bisa berakhir dengan bunuh diri.

Kesulitan hidup itu bisa diartikan sebagai hambatan. Bisa juga dipahami sebagai tantangan. Jika dipandang sebagai hambatan, maka hidupnya didasari pesimisme. Cenderung berakhir dengan kegagalan. Jika kesulitan hidup dipandang sebagai tantangan, maka hidupnya didasari optimisme. Cenderung berakhir dengan keberhasilan.

Kesulitan hidup perlu disikapi dengan benar, sehingga memperoleh keuntungan dan kemenangan. Jika salah bersikap, yang akan kita dapatkan kerugian dan kekalahan. Mari kita cermati dua ayat firman Allah swt dalam QS Al Insyirah:5-6, yang artinya. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al Insyirah:5-6).

Ayat di atas mengandung arti bahwa :(1) Di balik satu kesulitan, ada dua kemudahan, (2) Akhir berbagai kesulitan adalah kemudahan, (3) Di balik kesulitan, ada kemudahan yang begitu dekat. Kedua ayat ini mempertegas anggapan dan kita harus meyakini bahwa kesulitan yang kita hadapi dengan sabar dan sungguh-sungguh, insya Allah kita akan jumpai kemudahan dan kesuksesan atau kemenangan.

Berakit-rakit ke hulu, berenang-tenang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Peribahasa ini sering menjadi pegangan orang-orang yang hidupnya dalam kesulitan yang ingin berjuang secara all-out. Apakah karena yatim dan piatu, atau ketidakberuntungan secara ekonomi, sehingga hidupnya prihatin dan penuh riyadhoh. Tidak sedikit orang yang sukses berangkat dari nol. Juga menjalani hidup prihatin sejak kecil, hingga remaja dan dewasa. Belajar dan berjuang sungguh-sungguh hingga studinya selesai dan sukses.

Jika memperhatikan orang-orang sukses yang berawal dengan prihatin, kita ingat ada satu kata hikmat (mahfudzot), yang berbunyi :

وَ لَا حُزْنٌ يَدُوْمُ وَلَا سُرُوْرُ # وَلَا عُسْرٌ عَلَيْكَ وَلَا رَخَـاءُ

Tak ada kesedihan yang terus berkelanjutan, dan begitu pula kesenangan. Tiada pula kesulitan selalu mendatangimu, dan begitu pula kemudahan. Mahfudzot ini mengingatkan kita bahwa kesulitan hidup tidak perlu diratapi terus, apalagi untuk apologi, melainkan kita jadikan motivasi untuk maju. Karena akan bisa berakhir dengan kemudah. Apalagi diperkuat dengan Mahfudzat lainnya, yaitu:

وَمَا اللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ

“Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan.” Kenikmatan yang didapatkan tanpa usaha dan pengorbanan adalah kenikmatan sesaat yang akan segera hilang, namun kenikmatan yang didapatkan setelah melalui perjuangan akan selalu dikenang.

Sebaliknya, kita harus sungguh berhati-hati, bahwa kemudahan yang diperoleh di awal kehidupan tanpa dibarengi dengan kesungguhan hidup, apalagi dengan sikap dan pola hidupnya yang manja dan tidak fokus dsn serius, maka bisa jadi pada akhirnya studinya gagal, bahkan bisa juga hidupnya. Yang selanjutnya mereka cenderung menjumpai kesulitan hidup, yang tidak bisa dihindari. Tidak sedikit kasus bahwa anak orang kaya yang gagal masa pertumbuhan dan perkembangannya berujung dengan kesulitan yang menyedihkan.

Implikasi dalam menghadapi Cavid 19, bahwa siapapun atau negara manapun yang menghadapi persoalan Covid 19 dengan sungguh-sungguh yang melibatkan semua aspek atau pihak secara all out dengan segala kerumitan dan kesulitannya, maka pada akhirnya dapat meraih keberhasilan dan kemudahan hidup bagi semua. Sebaliknya bahwa siapapun atau negara manapun yang menganggap mudah, menyepelekan, maka kini dapat kita lihat mereka hadapi kesulitan, yang bisa sebabkan orang hadapi kesulitan atau frustasi. Di sinilah kematangan dan tanggung jawab menjadi salah satu faktor penting dalam menyikapi Covid 19.

Akhirnya bahwa kesulitan pada awal perjalanan hidup hakekatnya bukanlah bersifat final dan bukan segala-galanya. Jika kesulitan hidup bisa dihadapi dengan sikap positif, optimis, dan sungguh-sungguh, maka dengan seijin Allah swt, akan ditemukan kemudahan (Man jadda wajada). Yang penting kita perlu terus berikhtiar mencari solusi persoalan hidup, walau di tengah-tengah kesulitan pada tataran global. Semoga kita bisa segera tuntaskan semua kesulitan dan menemukan kemudahan. Aamiin. (*)

*) Penulis adalah Prof Dr Rochmat Wahab, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Periode 2009-2017, anggota Mustasyar PW Nahdlatul Ulama (NU) DIY, Pengurus ICMI Pusat, Dewan Pakar Psycho Education Centre (PEC).

 

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Rizal Dhani

EKORAN

TERBARU

  • Menikmati Rumah Buni, Kafe Gaya Klasik di Ciamis
    Menikmati Rumah Buni, Kafe Gaya Klasik di Ciamis
    23/01/2021 - 00:37
  • Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    22/01/2021 - 23:25
  • 4 Dampak Sekolah Online bagi Siswa
    4 Dampak Sekolah Online bagi Siswa
    22/01/2021 - 23:19
  • Mahasiswa Kedokteran Unusa Bongkar Sisi Lain Prancis di Buku It's Not Just Eiffel
    Mahasiswa Kedokteran Unusa Bongkar Sisi Lain Prancis di Buku It's Not Just Eiffel
    22/01/2021 - 23:12
  • dr Fanny: 6 Signs Your Body Needs Immune Booster
    dr Fanny: 6 Signs Your Body Needs Immune Booster
    22/01/2021 - 23:05
  • 37 Pejabat Administrasi Pemprov Maluku Utara Dilantik, Sespri Sekda Jabat Biro PKKP Malut
    37 Pejabat Administrasi Pemprov Maluku Utara Dilantik, Sespri Sekda Jabat Biro PKKP Malut
    22/01/2021 - 22:58
  • Ketua Komisi III DPRD Malut Minta Penyesuaian Tarif Angkutan Ferry Ditunda
    Ketua Komisi III DPRD Malut Minta Penyesuaian Tarif Angkutan Ferry Ditunda
    22/01/2021 - 22:51
  • Petisi Tolak Galon Air Sekali Pakai Capai 27 Ribu Orang
    Petisi Tolak Galon Air Sekali Pakai Capai 27 Ribu Orang
    22/01/2021 - 22:47
  • Aktivis Nilai Pemkab Tak Cermat Tangani Pasar Induk Bondowoso
    Aktivis Nilai Pemkab Tak Cermat Tangani Pasar Induk Bondowoso
    22/01/2021 - 22:44
  • Program Gemas 2, Kabupaten Nagan Raya Terima 18 Ribu Masker dari Pemprov Aceh
    Program Gemas 2, Kabupaten Nagan Raya Terima 18 Ribu Masker dari Pemprov Aceh
    22/01/2021 - 22:40

TIMES TV

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Menko Airlangga Hartarto: Patuhi 3M Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

15/12/2020 - 15:25

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru

Teaser Terbaru Wonder Women 1984 Makin Seru
Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75

Ayo Kunjungi Pameran Virtual Hari Bakti PU ke-75
Meluaskan Manfaat

Meluaskan Manfaat
Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

Panglima TNI: Yang Mengganggu NKRI Berhadapan dengan TNI

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Wakil Presiden RI Paparkan Transformasi Wakaf Indonesia Produktif
    Wakil Presiden RI Paparkan Transformasi Wakaf Indonesia Produktif
    22/01/2021 - 12:05
  • Vaksin Sinovac: Untuk Indonesia sehat
    Vaksin Sinovac: Untuk Indonesia sehat
    21/01/2021 - 20:32
  • Perlunya Pelayanan Publik Digital Di Masa Pandemi Covid-19
    Perlunya Pelayanan Publik Digital Di Masa Pandemi Covid-19
    21/01/2021 - 19:30
  • Kuasa Kekerabatan dalam Pilkada 2020
    Kuasa Kekerabatan dalam Pilkada 2020
    21/01/2021 - 17:24
  • Bocornya di Atap, Mereka Sibuk Membersihkan Lantai
    Bocornya di Atap, Mereka Sibuk Membersihkan Lantai
    21/01/2021 - 13:34
  • Pendidikan Era Paradigma Baru
    Pendidikan Era Paradigma Baru
    21/01/2021 - 13:20
  • Berbuat Baiklah dan Tidak Merusak
    Berbuat Baiklah dan Tidak Merusak
    21/01/2021 - 02:30
  • Selamatkan Usia Produktif
    Selamatkan Usia Produktif
    20/01/2021 - 21:34

KULINER

  • Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    Donat Alanuts Hotel Alana Angkat Kearifan Lokal
    22/01/2021 - 23:25
  • Nasi Padang Rempah Hotel Aston Sidoarjo, Cocok Bantu Jaga Imunitas Tubuh di Musim Hujan
    Nasi Padang Rempah Hotel Aston Sidoarjo, Cocok Bantu Jaga Imunitas Tubuh di Musim Hujan
    22/01/2021 - 17:03
  • Berawal dari Acara Pramuka, Kacang Telur Brawijaya jadi Legenda
    Berawal dari Acara Pramuka, Kacang Telur Brawijaya jadi Legenda
    22/01/2021 - 10:45
  • Makanan Tradisional Indonesia Berbahan Pisang, Mana Favorit Anda? 
    Makanan Tradisional Indonesia Berbahan Pisang, Mana Favorit Anda? 
    22/01/2021 - 03:15
  • Andalkan Pemasaran Lewat Medsos, Dua Mahasiswa Unej Rintis Bisnis Kuliner Tradisional
    Andalkan Pemasaran Lewat Medsos, Dua Mahasiswa Unej Rintis Bisnis Kuliner Tradisional
    21/01/2021 - 10:02
  • Neraka Dunia Buatan Mike Tyson untuk Korban Kecanduan Seksnya
    Neraka Dunia Buatan Mike Tyson untuk Korban Kecanduan Seksnya
    23/01/2021 - 00:00
  • Skandal Olahraga, Kevin-Prince Boateng Hiperseks Sampai Sering Cedera
    Skandal Olahraga, Kevin-Prince Boateng Hiperseks Sampai Sering Cedera
    23/01/2021 - 00:02
  • Sanksi Muryanto, Rektor USU: Tanggungjawab Saya ‎Dunia dan Akhirat
    Sanksi Muryanto, Rektor USU: Tanggungjawab Saya ‎Dunia dan Akhirat
    23/01/2021 - 00:34
  • Keganasan Ibrahimovic Bikin Bomber Gagal Madrid Takut ke AC Milan
    Keganasan Ibrahimovic Bikin Bomber Gagal Madrid Takut ke AC Milan
    23/01/2021 - 00:12
  • Modus Bisnis Batu Bara, Pasutri Ini Tipu Pengusaha hingga Rp40 M
    Modus Bisnis Batu Bara, Pasutri Ini Tipu Pengusaha hingga Rp40 M
    23/01/2021 - 00:02