Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM

Kamis, 02 April 2020 - 14:19 | 20.73k
Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
Anang Sulistyono, Dosen dan Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH), Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Pewarta: | Editor: AJP-5 Editor Team

TIMESINDONESIA, MALANG – Dalam Universal Declaration of Human Rights  (UDHR) atau yang populer dikenal sebagai Deklarasi HAM Universal disebutkan, bahwa setiap manusia itu berhak untuk hidup dan melanjutkan kehidupan yang lebih baik.

Deklarasi HAM itu menunjukkan, bahwa setiap manusia bukan hanya harus dilindungi hak untuk hidupnya (right for life), tetapi juga dijauhkan dari kondisi buruk yang potensial mengancam, membahayakan, atau semakin men-darurat-kan keberlanjutan hidupnya. Dalam kondisi buruk dimana negara atau masyarakat sedang menghadapi wabah Corona seperti saat ini, diidealisasikan jangan sampai ada pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM).

Kalau kondisi buruk yang potensial akan melemahkan dan menumbalkan korban bencana non alam seperti wabah Corona dalam keberlanjutan hidup yang lebih darurat bisa diatasi oleh birokrat kita, maka birokrat kita berhak meraih identitas luhur sebagai penegak HAM atau setidak-tidaknya berhasil melawan kecenderungan melakukan pelanggaran HAM.

Bukan hanya aparat yang mendapatkan justifikasi formal seperti aparat penegak hukum dan Komnas HAM yang bertanggungjawab terhadap penegakan HAM di era wabah Corona ini, tetapi di tangan birokrat pemerintahan dan secara umum rakyat Indonesia pun, penegakan HAM bisa diwujudkan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Sebagai bahan refleksi bersama, kasus yang  pernah menimpa sebagian masyarakat pedalaman Korea Utara layak dijadikan pelajaran, bahwa akibat kelaparan yang menimpanya, mereka terpaksa memilih jadi kanibal. Pilihan demikian ini terpaksa dilakukan sebagai wujud kritik radikalnya terhadap kinerja birokrasi atau kalangan elitis kekuasaan yang menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan kepadanya.

Mereka atau para pemangku kekuasaan itu sibuk menjarah hak-hak masyarakat pedalaman atau menghambat penyalurannya supaya konsumsi masyarakat tidak berlebihan, sehingga bisa mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Perlakuan demikian inilah yang mengakibatkan sebagian elemen rakyat yang mengalami kesulitan serius untuk mendapatkan pangan yang layak, akhirnya nekad mengambil opsi sebagai kanibal.

Meski kasus tersebut (kanibalisme dengan alasan itu) belum sampai dan semoga tidak akan perna terjadi di Indonesia, tetapi cerita memilukan dan memalukan sudah seringkali keluar, bahwa masyarakat korban bencana alam atau non alam dan daerah pedalaman sudah sering menjadi korban “kenakalan” di lingkaran struktural yang dilakukan oleh birokrat atau elitis bermental korup, kleptomania, dan tidak tanggap kebutuhan darurat atau kepentingan asasi masyarakat.

Yang dianggapnya darurat adalah kebutuhan pribadi, keluarga, dan kroni-kroninya, sementara kebutuhan riil masyarakat dianggap sebagai “proyek” yang harus dijadikan obyek pelanggaran atau pemerasan terus-menerus (Cahya U.F, 2005).  Perilaku kalangan elitis seperti inilah yang layak dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi manusia, yang tidak boleh terjadi di saat kondisi negara sedang darurat seperti sekarang ini.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dalam pasal 1 (6) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Mnusia disebutkan, bahwa pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak sengaja, atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi, dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang ini, dan tidak mendapatkan, atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar, berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.

Dasar yuridis tersebut sudah jelas menggariskan, bahwa birokrat pun dapat menjadi pelanggar HAM, jika apa yang diperbuatnya melanggar norma-norma yuridis yang berkaitan dengan kepentingan publik, yang kepentingan publik ini menjadi tanggungjawabnya. Norma yuridis dibuat oleh negara untuk dipatuhinya, dan bukan untuk dipermainkannya.

Atasa deskripsi tersebut, di tengah kondisi masyarakat yang sudah semakin cerdas atas hak-haknya dan sedang dihadapkan dengan ujian yang tidak ringan seperti serangan wabah Corona ini, suatu kesalahan besar jika birokrasi atau pilar-pilar structural dijalankan oleh mesin-mesin (manusia-manusia atau SDM) yang sudah seharusnya afkir atau bermental buruk, yang hanya paham soal HAM, namun tidak mempunyai kemauan dan kemampuan menegakkannya.

Di tengah wabah Corona ini, layanan publik yang masih tetap mempercayakan pada birokrat, merupakan tantangan yang harus dijawab oleh birokrat dengan prinsip akuntabilitas moral dan kinerja profesionalitas, karena dengan penegakan prinsip ini, identic dengan menjaga marwah HAM, khususnya dari tangan-tangan jahat yang berusaha menghancurkannya.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Anang Sulistyono, Dosen dan Ketua Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH), Universitas Islam Malang (UNISMA).

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • James Hoesterey, An Anthropologist Who Fell in Love to Islam in Indonesia
    James Hoesterey, An Anthropologist Who Fell in Love to Islam in Indonesia
    06/06/2020 - 01:12
  • Kalahkan Lady Gaga Hingga Metallica, BTS Masuk 50 Seleb Terkaya di Dunia
    Kalahkan Lady Gaga Hingga Metallica, BTS Masuk 50 Seleb Terkaya di Dunia
    06/06/2020 - 00:23
  • Pasien Covid-19 Capai 55 Orang, Polres Bangkalan Semprotkan 18 Ribu Ton Disinfektan
    Pasien Covid-19 Capai 55 Orang, Polres Bangkalan Semprotkan 18 Ribu Ton Disinfektan
    05/06/2020 - 23:39
  • Didukung TIMES Indonesia, Aksi Sosial Jogjacatt, Peduli dan Berbagi Merambah Sleman
    Didukung TIMES Indonesia, Aksi Sosial Jogjacatt, Peduli dan Berbagi Merambah Sleman
    05/06/2020 - 23:30
  • S2 Biologi UIN Malang Prakarsai Webinar Nasional Pandangan Al-Quran di Era Normal
    S2 Biologi UIN Malang Prakarsai Webinar Nasional Pandangan Al-Quran di Era Normal
    05/06/2020 - 23:21
  • 5 Strategi Ini  Wajib Dipahami Pebisnis Kuliner Hadapi New Normal
    5 Strategi Ini Wajib Dipahami Pebisnis Kuliner Hadapi New Normal
    05/06/2020 - 23:09
  • Ini Syarat Pemkab Sleman Keluarkan Rekomendasi Tempat Ibadah Aman Covid- 19
    Ini Syarat Pemkab Sleman Keluarkan Rekomendasi Tempat Ibadah Aman Covid- 19
    05/06/2020 - 23:01
  • Lumbung Pangan Kampung Tangguh Tawangrejo Madiun Terima Donasi Logistik
    Lumbung Pangan Kampung Tangguh Tawangrejo Madiun Terima Donasi Logistik
    05/06/2020 - 22:53
  • Ketua Ansor Ponorogo Instruksikan Kader Gotong Royong Songsong New Normal
    Ketua Ansor Ponorogo Instruksikan Kader Gotong Royong Songsong New Normal
    05/06/2020 - 22:39
  • Update Covid-19 Kota Bontang: Ada Tambahan 9 OTG
    Update Covid-19 Kota Bontang: Ada Tambahan 9 OTG
    05/06/2020 - 22:27

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    Kecemasan Sosial Selama Pandemi Covid-19
    05/06/2020 - 15:03
  • Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    Masyarakat Tangguh di Tengah Pandemi
    05/06/2020 - 14:00
  • Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era
    Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Era "New Normal"
    05/06/2020 - 13:12
  • Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    Jadikan Ibadah Wajib Layaknya Tamu, Bukan Keluarga
    05/06/2020 - 12:09
  • Agama dan Berpikir Sehat
    Agama dan Berpikir Sehat
    05/06/2020 - 11:00
  • Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    Pengetahuan Menjadi Kunci Terwujudnya Disiplin New Normal
    05/06/2020 - 10:10
  • Gagalnya Manajemen Komunikasi Krisis Pengaruhi Kepercayaan Publik
    Gagalnya Manajemen Komunikasi Krisis Pengaruhi Kepercayaan Publik
    05/06/2020 - 09:36
  • Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    Tatanan Normal Baru, Sebuah Peluang untuk Ketahanan Pangan
    05/06/2020 - 08:12
  • Jelang New Normal, Pelaku Usaha di Malioboro Perketat Protokol Kesehatan
    Jelang New Normal, Pelaku Usaha di Malioboro Perketat Protokol Kesehatan
    06/06/2020 - 01:52
  • Rekonstruksi Pembunuhan PSK Online di Sleman, Tersangka Mengaku Sakit Hati
    Rekonstruksi Pembunuhan PSK Online di Sleman, Tersangka Mengaku Sakit Hati
    06/06/2020 - 01:40
  • Sukses Jadi Pengusaha, Rizki Nasution Malah Asyik Jadi YouTuber
    Sukses Jadi Pengusaha, Rizki Nasution Malah Asyik Jadi YouTuber
    06/06/2020 - 01:40
  • Ini Persiapan yang Dilakukan Bandara YIA Sambut New Normal
    Ini Persiapan yang Dilakukan Bandara YIA Sambut New Normal
    06/06/2020 - 01:18
  • Pemain Timnas U-19 Wajib Kirim Foto Menu Makanan ke Shin Tae-yong
    Pemain Timnas U-19 Wajib Kirim Foto Menu Makanan ke Shin Tae-yong
    06/06/2020 - 01:05
  • RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    RI Dapat Pujian dari Bank Dunia Soal Anggaran Penanganan COVID-19
    06/06/2020 - 00:12
  • Dukung Lazio, Model Ini Nekat Foto Tanpa Busana
    Dukung Lazio, Model Ini Nekat Foto Tanpa Busana
    06/06/2020 - 00:02
  • Hari Lahir Soekarno Disambut Strawberry Moon hingga Asteroid Raksasa
    Hari Lahir Soekarno Disambut Strawberry Moon hingga Asteroid Raksasa
    06/06/2020 - 00:01
  • 5 Liga Eropa yang Bergulir di Akhir Pekan Ini
    5 Liga Eropa yang Bergulir di Akhir Pekan Ini
    06/06/2020 - 01:00
  • Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    Luhut Sindir Banyak Pengamat Kritik Pemerintah, Tapi Tak Pakai Data
    06/06/2020 - 01:12