Peristiwa

Sultan HB X Minta Pendatang Masuk Yogyakarta Wajib Isolasi 14 Hari 

Jumat, 27 Maret 2020 - 14:31 | 13.64k
Sultan HB X Minta Pendatang Masuk Yogyakarta Wajib Isolasi 14 Hari 
Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (FOTO: Dokumen/TIMES Indonesia)
Pewarta: A Riyadi | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAGubernur DIY Sri Sultan HB X menginstruksikan kepada jajarannya agar memantau gerakan para pendatang khususnya warga Yogyakarta yang mudik lebih awal di tengah masa tanggap darurat bencana Virus Corona atau Covid-19 ini.

“Pendatang dari luar yang masuk Yogyakarta harus diisolasi minimal 14 hari,” kata Sultan dalam siaran pers, Jumat (27/3/2020).

Instruksi ini menyusul adanya tren pergerakan warga dari luar Yogyakarta karena terdampak Virus Corona di tempatnya bekerja atau merantau seperti Jakarta dan kota lain.

Raja Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat ini memambahkan, belakangan ini pihaknya mendapati informasi gelombang warga yang berdatangan atau kembali ke Yogyakarta karena terimbas kebijakan pembatasan akses di tempatnya merantau.

“Ada yang tak bisa berjualan, tidak bisa masuk kantor, bahkan di PHK (pemutusan hubungan kerja) lalu memutuskan pulang ke Yogyakarta,” papar suami GKR Hemas ini.

Meski momentum lebaran masih lama banyak warga mudik lebih awal. Hal ini, lanjut Sultan, tentu saja membuat warga yang harus diawasi oleh Pemda DIY terkait potensi Corona jumlahnya juga semakin besar.

Kebijakan isolasi selama 14 hari bagi pendatang atau pemudik itu, petugas di wilayah akan memeriksa kondisi kesehatan mereka. Apakah positif atau negatif dari paparan virus Corona.

“Kami tidak akan lakukan pemeriksaan di jalan-jalan, tapi dilakukan ditempat warga itu berdomisili,” terang Sultan HB X.

Dengan kebijakan itu, Sultan pun menginstruksikan para kepala daerah kabupaten/kota memerintahkan dukuh, lurah dan Bintara Pembina Desa atau babinsa di tiap wilayah segera mendata para pendatang yang masuk.

Sultan menuturkan kebijakan isolasi bagi pendatang ini penting. Sebab fakta di lapangan, penderita positif Corona yang ditemukan di Yogyakarta dan jumlahnya terus bertambah semua merupakan kasus impor atau imported case. Penularan itu setelah pasien itu keluar dari Yogya atau pembawa virus itu masuk ke Yogyakarta.

“Hari ini terdapat lebih dari 1000 orang yang harus kami pantau dan dalam waktu dua hari ini sudah sangat tinggi (lonjakan kasusnya) karena mayoritas pendatang yang kembali berasal dari wilayah yang masuk zona merah,” ujar Sultan.

Sultan menuturkan, para pendatang ini bagaimanapun merupakan warga Yogyakarta. Sehingga tidak mungkin pemerintah daerah melarang mereka pulang ke kampung halamannya.

Sultan hanya berharap warga pendatang ini memiliki kesadaran penuh untuk isolasi diri sehingga jika positif terpapar tidak menulari sekitarnya.

“Kami akan bantu warga pendatang yang masuk Yogyakarta untuk memeriksakan diri ke rumah sakit yang ada. Asal mereka juga bersedia isolasi diri selama 14 hari,” tegas Gubernur DIY Sultan HB X. (*)


gubernur diy sultan hb x covid-19 yogyakarta isolasi yogyakarta
Publisher : Adhitya Hendra
Sumber : TIMES Yogyakarta
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,790

+113 Positif

112

+9 Sembuh

170

+13 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Kamis, 02 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kemudahan di Balik Kesulitan
    Kemudahan di Balik Kesulitan
    03/04/2020 - 09:30
  • Gaya Kepemimpinan Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
    Gaya Kepemimpinan Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
    03/04/2020 - 08:36
  • Darurat Penegakan Hukum dalam Masa Darurat Covid-19
    Darurat Penegakan Hukum dalam Masa Darurat Covid-19
    03/04/2020 - 06:32
  • Diskriminasi Ganda Pada Perempuan Difabel
    Diskriminasi Ganda Pada Perempuan Difabel
    03/04/2020 - 04:34
  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Kekuatan Kata Menyisir Makna
    Kekuatan Kata Menyisir Makna
    02/04/2020 - 14:41
  • Divonis Hakim Jarak Jauh, Vina Garut Kasus Video Gangbang Dipenjara 3 Tahun
    Divonis Hakim Jarak Jauh, Vina Garut Kasus Video Gangbang Dipenjara 3 Tahun
    03/04/2020 - 14:48
  • Garuda Indonesia Punya Cucu Usaha Namanya Tahuberes Hingga Sewaan Mobil
    Garuda Indonesia Punya Cucu Usaha Namanya Tahuberes Hingga Sewaan Mobil
    03/04/2020 - 14:46
  • Bupati Batang: Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak, Kematian Tak Ada yang Tahu
    Bupati Batang: Jenazah Covid-19 Jangan Ditolak, Kematian Tak Ada yang Tahu
    03/04/2020 - 14:45
  • Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki
    Pabrikan Mobil Produksi Ventilator, Begini Kata Suzuki
    03/04/2020 - 14:45
  • Pesantren Lockdown, Satri di Semarang Stor Hafalan Al Quran via Video Call
    Pesantren Lockdown, Satri di Semarang Stor Hafalan Al Quran via Video Call
    03/04/2020 - 14:43
  • Pesta Pernikahan Kapolsek Kembangan Berujung Mutasi
    Pesta Pernikahan Kapolsek Kembangan Berujung Mutasi
    03/04/2020 - 10:35
  • WNI Sukses Bikin Alat Tes COVID-19, Kantongi Lisensi dari 3 Negara
    WNI Sukses Bikin Alat Tes COVID-19, Kantongi Lisensi dari 3 Negara
    03/04/2020 - 05:15
  • Kondisi Menhub Budi Karya dan Bima Arya Semakin Membaik
    Kondisi Menhub Budi Karya dan Bima Arya Semakin Membaik
    03/04/2020 - 10:29
  • Korban Pernikahan Megah Kapolsek Saat Corona 'Melebar'
    Korban Pernikahan Megah Kapolsek Saat Corona 'Melebar'
    03/04/2020 - 11:47
  • Anies Bongkar Fakta-Fakta Keganasan Kematian Corona di Jakarta
    Anies Bongkar Fakta-Fakta Keganasan Kematian Corona di Jakarta
    03/04/2020 - 09:14