Peristiwa Nasional

Jembatan Teluk Kendari Siap Dukung Pengembangan Pelabuhan New Port Bungkutoko

Kamis, 26 Maret 2020 - 14:29 | 11.04k
Jembatan Teluk Kendari Siap Dukung Pengembangan Pelabuhan New Port Bungkutoko
Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Km akan menghubungkan kawasan Pelabuhan Kota Lama dengan Kecamatan Poasia di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 Km yang menghubungkan kawasan Pelabuhan Kota Lama dengan Kecamatan Poasia di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pembangunan jembatan bertujuan untuk mendukung konektivitas bagi pengembangan wilayah selatan Kota Kendari yakni daerah Poasia dan Pulau Bungkutoko yang akan dikembangkan menjadi  kawasan industri, Pelabuhan Kendari New Port, dan kawasan permukiman baru.

Jembatan-Teluk-Kendari-2.jpg

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin lancar diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut. 

"Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpas akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. 

Jembatan-Teluk-Kendari-3.jpg

Pemerintah telah mencanangkan pembangunan kawasan pelabuhan di Pulau Bungkutoko yang menjadi bagian pengembangan Kota Kendari dengan dibangunnya Pelabuhan New Port Bungkutoko seluas 66 hektar.

Kawasan pelabuhan ini merupakan pindahan dari pelabuhan lama di kawasan Kota Lama. Pelabuhan Bungkutoko diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi komoditi dari dan ke luar Kota Kendari maupun Provinsi Sulawesi Tenggara dengan adanya rencana pembangunan kawasan industri penunjang seluas 26 Ha. Di area pelabuhan juga akan dibangun terminal antar moda (20 Ha), terminal multipurpose (32 Ha), terminal penumpang (23 Ha), dan tracking mangrove (24 Ha). 

Jembatan-Teluk-Kendari-4.jpg

Selain mendukung aksesibilitas pelabuhan baru, Jembatan Teluk Kendari juga akan meningkatkan konektivitas jalan nasional dan jalan lingkar luar (Outer Ring Road) Kota Kendari. Berdasarkan road map, panjang pembangunan jalan lingkar luar sekitar 40 Km yang menghubungkan Kota Kendari dengan Kabupaten Konawe. 

Pembangunan Jembatan Teluk Kendari dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari Ditjen Bina Marga. Konsorsium kontraktor adalah PT PP dan PT Nindya Karya dengan biaya APBN sebesar Rp 809 miliar melalui skema kontrak tahun jamak (MYC) 2015-2020.

Pengerjaan konstruksinya terdiri dari pembangunan jalan pendekat atau oprit (602,5 m), approach span (357,7 m), side span (180 m), bentang utama atau main span (200 m). Jembatan dengan tipe cable stayed ini memiliki lebar 20 meter dengan empat lajur serta median dan trotoar. Hingga 10 Maret 2020, progres konstruksi seluruhnya mencapai 85,1%. 

Jembatan-Teluk-Kendari-5.jpg

Dengan selesainya Jembatan Teluk Kendari juga akan mempermudah akses masyarakat yang berada di kawasan Kota Lama atau Poasia yang selama ini dipisahkan oleh Teluk. Masyarakat harus menyeberangi Teluk Kendari menggunakan kapal ferry atau memutari teluk sejauh 20 Km dengan waktu tempuh 30-35 menit.

Dengan adanya Jembatan Teluk Kendari yang dibangun Kementerian PUPR RI ini maka jarak semakin dekat dan waktu tempuh yang dibutuhkan hanya sekitar 5 menit. (*)


Kementerian pupr ri Jembatan Teluk Kendari menteri pupt ri jakarta
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : Kementerian PUPR
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,528

+114 Positif

81

+6 Sembuh

136

+14 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Selasa, 31 Maret 2020 - 16:20 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Dampak Positif Virus Covid-19 di SDK Santa Maria II Malang
    Dampak Positif Virus Covid-19 di SDK Santa Maria II Malang
    31/03/2020 - 13:38
  • Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah jika Karantina Wilayah Diterapkan
    Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah jika Karantina Wilayah Diterapkan
    31/03/2020 - 12:34
  • Batasi “Zona Perang” Wabah, itu Koentji!
    Batasi “Zona Perang” Wabah, itu Koentji!
    31/03/2020 - 11:42
  • Isra Mi’raj dan Kepemimpinan
    Isra Mi’raj dan Kepemimpinan
    31/03/2020 - 10:27
  • Aroma Daring di Musim Lockdown
    Aroma Daring di Musim Lockdown
    31/03/2020 - 09:17
  • Nalar Kritis di Tengah Banjir Hoaks Corona
    Nalar Kritis di Tengah Banjir Hoaks Corona
    31/03/2020 - 08:11
  • Daring: antara Harapan dan Kenyataan
    Daring: antara Harapan dan Kenyataan
    31/03/2020 - 07:23
  • Dana Desa untuk Mencegah Corona
    Dana Desa untuk Mencegah Corona
    31/03/2020 - 00:54
  • Usai 'Ditolak' RS Rujukan, Wartawan dengan Gejala COVID-19 Meninggal
    Usai 'Ditolak' RS Rujukan, Wartawan dengan Gejala COVID-19 Meninggal
    31/03/2020 - 20:01
  • Pasangan Ini Menikah di Pengadilan Gegara Pandemi Covid-19
    Pasangan Ini Menikah di Pengadilan Gegara Pandemi Covid-19
    31/03/2020 - 20:00
  • Kreatif! Pelajar di Jepang Wisuda Lewat Game Minecraft
    Kreatif! Pelajar di Jepang Wisuda Lewat Game Minecraft
    31/03/2020 - 20:00
  • Akibat Covid-19, Fiat Terpaksa Pangkas Karyawan
    Akibat Covid-19, Fiat Terpaksa Pangkas Karyawan
    31/03/2020 - 20:00
  • Terharu, Cerita Nenek-nenek Sembuh dari Virus Corona di Surabaya
    Terharu, Cerita Nenek-nenek Sembuh dari Virus Corona di Surabaya
    31/03/2020 - 19:59
  • Gigit Anak 18 Tahun, Ular Kobra Dipancing Keluar Pakai Air
    Gigit Anak 18 Tahun, Ular Kobra Dipancing Keluar Pakai Air
    31/03/2020 - 07:49
  • Bob Hasan Meninggal Dunia
    Bob Hasan Meninggal Dunia
    31/03/2020 - 12:00
  • Ketua Umum PASI Bob Hasan Meninggal Dunia
    Ketua Umum PASI Bob Hasan Meninggal Dunia
    31/03/2020 - 12:05
  • Rencana Jokowi Terapkan Darurat Sipil Ditolak Parlemen
    Rencana Jokowi Terapkan Darurat Sipil Ditolak Parlemen
    31/03/2020 - 11:56
  • Tagar Tolak Darurat Sipil dan Luhut Trending Twitter, Ini Hubungannya
    Tagar Tolak Darurat Sipil dan Luhut Trending Twitter, Ini Hubungannya
    31/03/2020 - 07:59