Peristiwa Daerah

Coca-Cola Tanam 5000 Pohon Di Gunung Arjuno

Rabu, 25 Maret 2020 - 18:56 | 15.40k
Coca-Cola Tanam 5000 Pohon Di Gunung Arjuno
Karyawan Coca-Cola Amatil Indonesia, Pasuruan Plant berfoto bersama DLH Kab. Pasuruan beserta Perhutani dan Babinsa sesaat sebelum penanaman
Pewarta: Robert Ardyan | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, PASURUANCoca-Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, PERHUTANI serta Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi (SUMADI), tahun ini telah melakukan penanaman 5000 pohon yang bertempat di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) di area Kawasan Perhutanan Sosial, Lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan.

Plant Operation Manager, Coca-Cola Amatil Indonesia, Dimas Putranto usai pembukaan acara penanaman pohon dalam kegiatan Pasuruan Plant mengungkapkan, penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen Coca-Cola Amatil Indonesia untuk mematuhi regulasi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Namun ini juga bagian dari kebijakan keberlanjutan perusahaan untuk terus berkontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan hidup terutama konservasi air. 

“Sejak awal kami mengembangkan model kerja sama antara perusahaan dengan komunitas dalam pengelolaan kawasan perhutanan sosial ini bagi kemandirian kehidupan para petani. Tak hanya itu mereka juga mampu memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh perusahaan untuk mengembalikan fungsi hutan, baik dalam hal konservasi maupun sosial,” jelas Dimas.

Ia juga menambahkan, program keberlanjutan yang dilakukan oleh Amatil Indonesia di kawasan tersebut bukan hanya berhenti pada kegiatan tanam pohon saja. 

“Kami mengapresiasi atas apa yang dilakukan Coca-Cola Amatil Indonesia bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Pasuruan. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Kelompok Tani SUMADI, dimana dari segi lokasi, penentuan titik penanaman ini sudah berada di lokasi yang cukup bagus dan sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, yaitu berada di area tangkapan air hujan dan juga berada di lahan kritis,” terang Kepala Bidang Lingkungan, DLH Kabupaten Pasuruan, Tri Mahendra saat hadir dalam penanaman tersebut. 

Mahendra berharap ke depan Coca-Cola Amatil Indonesia dan Kelompok Tani SUMADI tidak hanya berhenti dengan penanaman. Ia mengingatkan mengenai pentingnya pemeliharaan, sehingga jika ada tumbuhan atau pohon yang mati dapat dilakukan penyulaman karena yang menjadi kewajiban bagi perusahaan adalah jumlah tanaman atau pohon yang hidup.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani SUMADI, Nur Hidayat menjelaskan kerja sama dengan Coca-Cola Amatil Indonesia di lokasi ini telah berlangsung sejak tahun 2014 dalam balutan program bernama Hutan Asuh Coca-Cola. 

Sampai akhir tahun 2019 lalu, Amatil Indonesia telah menanam lebih dari 45 ribu pohon di kawasan yang dikelola oleh Kelompok Tani SUMADI tersebut.

“Dari kerja sama itu, 80 petani anggota SUMADI telah mendapatkan manfaat ekonomi turunan dari hasil penanaman pohon Amatil Indonesia tersebut. Cerita sukses lainnya, komoditas kopi yang ditanam di Hutan Asuh Coca-Cola tersebut bahkan sudah mendapatkan pengakuan kualitas sehingga dapat diekspor ke pasar Eropa,” ujar Nur Hidayat.

Amatil Indonesia sebagai perusahaan penjualan, manufaktur, dan distribusi minuman terkemuka Sejak tahun 1992 telah menjalankan program-program keberlanjutan yang dipandu empat pilar: Environment, Our People, Wellbeing, dan Community.

Trees Planting merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan oleh Amatil Indonesia untuk pilar Environment dan Community dengan berkontribusi bagi konservasi sumber daya air dan peningkatan perekonomian kelompok tani yang bekerja sama dengan perusahaan. 

Berbagai inisiatif serupa juga telah dilakukan oleh Amatil Indonesia utamanya untuk masyarakat yang bersentuhan langsung dengan fasilitas Amatil Indonesia di seluruh wilayah operasinya antara lain melalui bantuan pendidikan bagi siswa berprestasi, bantuan infrastruktur, bantuan air bersih melalui Water for Life, serta penanaman pohon di area tangkapan air dan pelatihan masyarakat setempat melalui Coca-Cola Forest. (*)


Coca-Cola Amatil Indonesia
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Pasuruan
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

2,273

+181 Positif

164

+14 Sembuh

198

+7 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Minggu, 05 April 2020 - 16:00 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Meninjau Kebijakan Pembebasan Narapidana dengan Alasan Corona
    Meninjau Kebijakan Pembebasan Narapidana dengan Alasan Corona
    05/04/2020 - 14:31
  • Covid-19 Merajalela, di Mana Peran Negara?
    Covid-19 Merajalela, di Mana Peran Negara?
    05/04/2020 - 13:19
  • Covid-19 dan Keutuhan Keluarga
    Covid-19 dan Keutuhan Keluarga
    05/04/2020 - 12:07
  • Antisipasi Himpitan dengan Jimpitan
    Antisipasi Himpitan dengan Jimpitan
    05/04/2020 - 11:13
  • Pembelajaran Daring: Sinergi Guru dan Orang Tua
    Pembelajaran Daring: Sinergi Guru dan Orang Tua
    05/04/2020 - 10:59
  • Covid-19, antara Ibu Kota Baru atau Kesehatan Masyarakat
    Covid-19, antara Ibu Kota Baru atau Kesehatan Masyarakat
    05/04/2020 - 10:40
  • Face Shield Mask
    Face Shield Mask
    05/04/2020 - 09:05
  • Ormas Pemuda Pancasila dalam Menjaga Keutuhan NKRI
    Ormas Pemuda Pancasila dalam Menjaga Keutuhan NKRI
    04/04/2020 - 22:03
  • Virus Corona Meluas, Fadli Zon Sebut Jokowi Harusnya Dikelilingi Ahli
    Virus Corona Meluas, Fadli Zon Sebut Jokowi Harusnya Dikelilingi Ahli
    05/04/2020 - 20:09
  • Tetap Jualan Kala Wabah, Nenek Usia 88 Tahun: Nyuwun Slamet Maring Gusti
    Tetap Jualan Kala Wabah, Nenek Usia 88 Tahun: Nyuwun Slamet Maring Gusti
    05/04/2020 - 20:07
  • Rossa Unggah Foto Nikah Lagi, Dian Sastro Bingung dengan Suaminya
    Rossa Unggah Foto Nikah Lagi, Dian Sastro Bingung dengan Suaminya
    05/04/2020 - 20:05
  • Bos Suzuki: Tak Ada Tempat untuk Valentino Rossi
    Bos Suzuki: Tak Ada Tempat untuk Valentino Rossi
    05/04/2020 - 20:04
  • Populer: Arti Mimpi Lihat Orang Meninggal, Nama Asli Meghan Markle di Akta
    Populer: Arti Mimpi Lihat Orang Meninggal, Nama Asli Meghan Markle di Akta
    05/04/2020 - 19:41
  • Amerika Kian Parah, Jumlah Pasien Meninggal COVID-19 Lampaui Prancis
    Amerika Kian Parah, Jumlah Pasien Meninggal COVID-19 Lampaui Prancis
    05/04/2020 - 11:00
  • Rapat COVID-19 TNI AD Tegang, Dua Jenderal Bintang 2 Disuruh Keluar
    Rapat COVID-19 TNI AD Tegang, Dua Jenderal Bintang 2 Disuruh Keluar
    05/04/2020 - 05:32
  • Buya Yahya Serukan Ganti Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Kenapa?
    Buya Yahya Serukan Ganti Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah, Kenapa?
    05/04/2020 - 07:35
  • Data Mengejutkan, Penderita COVID-19 di China Cuma Tersisa 2.081 Orang
    Data Mengejutkan, Penderita COVID-19 di China Cuma Tersisa 2.081 Orang
    05/04/2020 - 11:30
  • Video Detik-detik Dua Jenderal Bintang 2 TNI AD Disuruh Keluar
    Video Detik-detik Dua Jenderal Bintang 2 TNI AD Disuruh Keluar
    05/04/2020 - 06:02