Advertisement
Indonesia Positif

Rektor Unisma Malang Borong Kripik Singkong Khas Sumatera di Desa Dadapan

Rektorat beserta Tim LPPM (Lembaga Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat) Unisma Malang mengunjungi peserta KKN-PPM Tematik Kecamatan Wajak, Kab Malang

TIMES Indonesia,
Rektor Unisma Malang Borong Kripik Singkong Khas Sumatera di Desa Dadapan
Foto bersama Kelompok 02 bersama Rektor Unisma Malang menunjukkan hasil produk kripik singkong khas Sumatera. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Rektorat beserta Tim LPPM (Lembaga Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat) Unisma Malang mengunjungi peserta KKN-PPM Tematik Kecamatan Wajak, Kab Malang, Selasa (25/2).

Desa Dadapan menjadi tuan Rumah dalam kunjungan Rektorat tersebut.

Advertisement

Acara tersebut dihadiri oleh peserta KKN-PPM dari berbagai desa di Kecamatan Wajak, seperti Bringin, Sumber Putih, Wonoayu, Bambang dan Putatlor. Selain itu, Kepala Desa beserta perangkat desa juga turut meramaikan acara tersebut.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Rektorat beserta Tim LPPM tidak hanya mengunjungi peserta KKN, tetapi juga memberikan arahan tentang kegiatan KKN yang harus dilaksanakan oleh peserta KKN.

Selain itu, mereka juga memborong kripik singkong khas Sumatera yang mana produk tersebut  merupakan produk pengembangan dari program kerja KKN Kelompok 2 Dadapan.

Kripik singkong khas Sumatera ini merupakan produk yang dimiliki oleh salah satu warga Desa Dadapan yang biasa dipanggil dengan Bu Rinda. Bu Rinda telah merintis produk ini selama 4 (empat) tahun belakangan.

Advertisement

Dengan kedatangan Mahasiswa KKN yang memiliki inovasi baru untuk membuat brand baru untuk produk tersebut yang menjadikan kripik singkong Bu Rinda semakin banyak dikenal oleh orang diluar Desa Dadapan.

Semakin larisnya produk tersebut membuat Mahasiswa KKN Desa Dadapan memiliki inisiatif untuk menjual produk tersebut kepada Rektor Unisma Malang Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si beserta jajarannya dengan membuat stand yang cukup menarik di Depan Balai Desa.

Hal tersebut ditujukan agar Rektor beserta jajarannya dapat mengetahui rasa dari produk yang dihasilkan oleh mahasiswanya sendiri.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Tidak disangka-sangka ternyata Rektor Unisma Malang beserta jajarannya memborong 20 pack Kripik Singkong Bu Rinda Khas Sumatera. Hal tersebut menjadikan kesenangan tersendiri yang dirasakan oleh mahasiswa KKN Unisma Malang dengan berfoto ria bersama Rektor beserta Tim LPPM. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia