Peristiwa Daerah

Warga Pancer Banyuwangi Sebut Demo Tolak Tambang Bukan Aspirasi Masyarakat

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:32 | 95.74k
Warga Pancer Banyuwangi Sebut Demo Tolak Tambang Bukan Aspirasi Masyarakat
Suasana demo dukung PT BSI di depan kantor Bupati Banyuwangi. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Aksi tolak PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memancing reaksi masyarakat Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Masyarakat di tempat beroperasi perusahaan tambang emas menganggap seluruh aspirasi dalam demo tidak sah.

Sebagai respon, warga meminta Pemkab Banyuwangi menjelaskan ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahwa aksi demo itu hanya mengatasnamakan warga.

Bahkan, warga Pancer menyebut para pelaku demonstrasi tolak tambang PT BSI di depan Pemprov Jatim hanya segelintir orang ditambah aktivis dan peserta demo yang tidak diketahui asal usulnya.

"Mohon Bu Gubernur jangan terkecoh. Mayoritas warga Pancer tidak setuju dengan demo tersebut. Ini mencederai komunikasi baik yang sudah terjalin di antara kami semua di sini selama ini," kata Prasetyo, salah satu tokoh pemuda Pancer, Kamis (27/2/2020).

Yang sangat disesalkan olehnya, berdasarkan kepentingan apa sejumlah orang tersebut sudah secara terang-terangan mencoba mengecoh masyarakat hingga lembaga negara dengan membawa-bawa nama Pancer dan Desa Sumberagung.

Tak ingin kabar semakin liar, ratusan warga Pancer pada Rabu (26/2/2020) kemarin menggelar demo pro investasi di depan kantor Bupati Banyuwangi. Selanjutnya mereka langsung bertolak menuju Surabaya, untuk melakukan aksi serupa di depan Gubermuran.

Mereka ingin melihat langsung siapa saja oknum yang selama ini menggelar demo menolak tambang emas PT BSI dengan membawa dan mengatasnamakan warga Dusun Pancer maupun Desa Sumberagung.

"Untuk pembuktian bahwa mereka (demonstran tolak PT BSI) benar warga Pancer, ayo kita cek KTP," tantang Sundik, warga Pancer sekaligus Ketua Karang Taruna Desa Sumberagung, sesaat setelah menginjakkan kaki di Kota Pahlawan.

Ia menambahkan, "Biar jelas, apa benar dan berapa banyak warga Pancer yang ada di sini. Coba juga dicek yang demo di Provinsi, berapa sih yang sebenarnya warga Pancer dan berapa yang mengaku-ngaku warga Pancer?"

Ia menyebutkan Dusun Pancer dihuni ribuan warga. Seandainya ada yang belum bisa menerima keberadaan PT BSI, tidak ada larangan untuk melakukan aksi protes. "Asalkan jangan main klaim bawa-bawa atas nama warga desa kami," imbuh Sundik.

Fenomena catut-mencatut ini sangat disesalkan masyarakat Pancer. Demi kebaikan bersama, warga berharap aparat serta pemerintah bisa hadir dan bersikap tegas. Terlebih dari kacamata warga, ada indikasi campur tangan pihak luar dalam keruwetan di wilayah Pancer.

"Cukup sudah pihak-pihak dari luar Pancer memanas-manasi keadaan. Kami tidak tahu motivasinya apa. Kami hanya berharap suasana kembali aman dan damai," cetus Sundik.

Pernyataan senada juga disampaikan Budi Wahyono, Ketua Pokmas Wisata Pantai Mustika, Pancer. Menurutnya, berbagai polemik yang terjadi justru berpotensi merugikan masyarakat Pancer sendiri. Khususnya dalam tumbuh kembang sektor pariwisata Pancer yang belakangan sedang naik daun.

"Keadaan ini berpotensi merugikan potensi Pancer sendiri. Wisata Pancer saat ini sedang berkembang yang sangat butuh suasana yang kondusif," katanya.

Sementara dalam tatap muka dengan massa aksi warga Pancer, Rabu (25/2/2020), pihak Pemkab Banyuwangi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dr Ir H Guntur Priyambodo, MM menyampaikan kesediaan untuk meneruskan aspirasi masyarakat kepada Bupati dan DPRD.

Ia juga mengaku sangat mengapresiasi langkah damai serta menjaga suasana kondusif dari masyarakat Pancer. Diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu. "Akan kami catat dan kami sampaikan kepada Pak Bupati. Tentunya Pak Bupati tidak sendiri juga bersama DPRD Banyuwangi," katanya kepada warga. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kementerian PANRB RI Kembali Perpanjang Masa WFH untuk ASN Hingga 4 Juni 2020
    Kementerian PANRB RI Kembali Perpanjang Masa WFH untuk ASN Hingga 4 Juni 2020
    29/05/2020 - 14:35
  • Forkopimda Boven Digoel Bahas Penerapan New Normal dengan Danrem Merauke
    Forkopimda Boven Digoel Bahas Penerapan New Normal dengan Danrem Merauke
    29/05/2020 - 14:09
  • Danrem 083 BDJ Tinjau Pasar Oro-Oro Dowo Malang Jadi Pasar Tangguh
    Danrem 083 BDJ Tinjau Pasar Oro-Oro Dowo Malang Jadi Pasar Tangguh
    29/05/2020 - 13:56
  • Pemkot Blitar Siap Hadapi New Normal
    Pemkot Blitar Siap Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 13:49
  • Rapid Test Puluhan Tahanan di Polres Bondowoso Dinyatakan Nonreaktif
    Rapid Test Puluhan Tahanan di Polres Bondowoso Dinyatakan Nonreaktif
    29/05/2020 - 13:42
  • DPRD Jabar Dorong PSBB Dioptimalkan Sebelum Penerapan New Normal
    DPRD Jabar Dorong PSBB Dioptimalkan Sebelum Penerapan New Normal
    29/05/2020 - 13:36
  • Pabrik Rokok Mitra Sampoerna Bukan Klaster Covid-19, Hasil Rapid Test Karyawan Non Reaktif
    Pabrik Rokok Mitra Sampoerna Bukan Klaster Covid-19, Hasil Rapid Test Karyawan Non Reaktif
    29/05/2020 - 13:28
  • Ketua DPRD Bondowoso Berharap Kampung Tangguh Mampu Angkat Kesadaran Warga
    Ketua DPRD Bondowoso Berharap Kampung Tangguh Mampu Angkat Kesadaran Warga
    29/05/2020 - 13:17
  • Lepas Penat di Tengah Pandemi, Warga Magetan Ini Rawat Anggrek
    Lepas Penat di Tengah Pandemi, Warga Magetan Ini Rawat Anggrek
    29/05/2020 - 13:10
  • Gelombang Tinggi, Nelayan Cilacap Diminta Tak Melaut
    Gelombang Tinggi, Nelayan Cilacap Diminta Tak Melaut
    29/05/2020 - 13:04

TIMES TV

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

Sehari, Kapolresta Malang Kota Resmikan Empat Kampung Tangguh

20/05/2020 - 21:40

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional

Kemenparekraf RI: Kampung Tangguh Siap Digaungkan di Nasional
Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Narubuk Sukun Kota Malang
GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC

GM FKPPI Bantu Beras 2 Ton, Minyak dan Gula Untuk MBLC
Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

Alumni Sanmar-86 Malang Bantu 40 Paket Sembako Untuk MBLC

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    Mengurai Peran Akademisi dalam Pemerintahan Indonesia
    29/05/2020 - 11:57
  • Pemimpin yang Adil
    Pemimpin yang Adil
    29/05/2020 - 10:08
  • Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    Perlunya Resolusi Baru untuk Sukseskan Penanggulangan Covid-19
    29/05/2020 - 09:02
  • 'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    'Predator Kecil' dalam Desentralisasi Makin Subur
    29/05/2020 - 06:30
  • Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    Sepintas Mengapa Tanah Tercinta Papua Bergejolak
    29/05/2020 - 05:39
  • Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    Jangan Gegabah Hadapi New Normal
    29/05/2020 - 04:31
  • New Normal dan Keberlanjutan Negara
    New Normal dan Keberlanjutan Negara
    29/05/2020 - 03:25
  • Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    Kode Etik DPR RI dan Demokrasi 'Semu' Indonesia
    29/05/2020 - 02:12
  • Nissan Umumkan Rencana Jangka Pendek Sambut Era Baru
    Nissan Umumkan Rencana Jangka Pendek Sambut Era Baru
    29/05/2020 - 15:00
  • Preksha Mehta Bunuh Diri, Ayah: Dia Cemas Karena Semua Syuting Berhenti
    Preksha Mehta Bunuh Diri, Ayah: Dia Cemas Karena Semua Syuting Berhenti
    29/05/2020 - 15:00
  • Sekolah Bakal Dibuka Lagi saat New Normal, Emak-emak Resah
    Sekolah Bakal Dibuka Lagi saat New Normal, Emak-emak Resah
    29/05/2020 - 14:56
  • Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal
    Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal
    29/05/2020 - 14:55
  • Suami Hamil 8 Bulan, Model Transgerder Ini Nantikan Kelahiran Anak Pertama
    Suami Hamil 8 Bulan, Model Transgerder Ini Nantikan Kelahiran Anak Pertama
    29/05/2020 - 14:55
  • Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    Selain Sembako, Ini Daftar Bansos Pemerintah Pusat saat Pandemi Corona
    29/05/2020 - 00:30
  • Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    Ajaib, Sejak 20 Tahun Lalu Pria Ini Ditafsir Tawaf Sendirian di Kabah
    29/05/2020 - 04:40
  • Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    Fadli Zon Bingung Mal Buka tapi Masjid Tutup, Eh Dibully Lagi
    29/05/2020 - 01:34
  • Identitas 4 Oknum Pemicu Kerusuhan di Minneapolis, Memang Polisi Kotor
    Identitas 4 Oknum Pemicu Kerusuhan di Minneapolis, Memang Polisi Kotor
    29/05/2020 - 06:07
  • Iran Kerahkan Ratusan Kapal Perang, Armada Laut Amerika dalam Bahaya
    Iran Kerahkan Ratusan Kapal Perang, Armada Laut Amerika dalam Bahaya
    29/05/2020 - 07:00