Kesehatan

Agar Asam Urat Tak Semakin Parah, Lakukan 5 Hal Ini

Senin, 24 Februari 2020 - 05:02 | 88.98k
Agar Asam Urat Tak Semakin Parah, Lakukan 5 Hal Ini
Ilustrasi - Asam urat (FOTO: halodoc)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTAAsam urat adalah peradangan pada persendian area kaki dan area tangan. Asam urat mulanya mungkin tidak menimbulkan gejala yang berarti. Namun, penyakit asam urat dapat berlanjut semakin parah bila penderita tidak teratur minum obat dan mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Melansir dari Hello Sehat, agar asam urat tak semakin parah, berikut hal yang harus Anda perhatikan.

1. Hindari konsumsi makanan dan minuman tinggi purin 

Purin adalah zat yang pada dasarnya tidak berbahaya. Tubuh manusia memproduksi purin secara alami dalam jumlah yang sedikit. Namun, terlalu banyak makan makanan yang mengandung purin adalah penyebab utama kadar asam urat naik terlalu tinggi.

Pemecahan purin di dalam tubuh umumnya akan menyebabkan kadar asam urat naik sebanyak 15%. Ketika kadar asam urat melebihi jumlah yang dapat diproses tubuh, asam dapat menumpuk hingga membentuk kristal pada persendian. Kristal yang terbentuk di sela persendian inilah yang membuat nyeri.

Edisi-Selasa-25-Februari-2020-asam-urat.jpg

2. Jangan sampai dehidrasi

Pengidap asam urat wajib minum banyak cairan setiap hari karena kadar asam dapat meningkat ketika mengalami dehidrasi. Hanya saja, pilih sumber cairan yang lebih sehat seperti air putih atau air mineral.

Asupan air yang cukup membantu kerja ginjal lebih efektif melarutkan kelebihan asam urat dari aliran darah ke dalam urin untuk dibuang.

Ketika dehidrasi, kerja ginjal untuk membuang racun justru akan semakin berat sehingga asam urat terbiarkan menumpuk dalam darah.

3. Jangan lewatkan waktu makan

Ada banyak makanan yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. Namun, ini bukan berarti Anda boleh sengaja tidak makan atau melewatkan waktu makan.

Minim atau bahkan nihilnya asupan makanan justru dapat menyebabkan kadar asam urat naik menurut Theodore Vanitallie, MD, dosen fakultas kedokteran dari Columbia University College of Physicians and Surgeons di New York, dikutip dari Health.

Ketika Anda tidak makan dalam jangka waktu lama, produksi zat keton dalam tubuh Anda akan meningkat. Peningkatan keton dapat membuat proses pembuangan asam urat menjadi lebih sulit. Akhirnya, kadar asam urat dalam darah jadi tinggi.

4. Pantang malas gerak

Malas bergerak, apalagi berolahraga, adalah pantangan bagi setiap orang termasuk para penderita asam urat.

Gaya hidup sedentari alias yang serba duduk dan rebahan lama-lama dapat membuat berat badan bertambah. Memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko terserang asam urat.

5. Jangan minum aspirin dan obat diuretik, kecuali atas saran dokter

Minum obat tertentu seperti aspirin atau obat diuretik adalah pantangan yang harus dihindari oleh orang dengan asam urat. 

Aspirin atau asam asetil salisilat dapat meningkatkan asam urat dalam darah Anda, bahkan dalam dosis rendah sekalipun.

Sementara itu, obat diuretik akan sering membuat Anda sering buang air kecil sehingga membuang kelebihan air dan garam dari tubuh. Hal ini dapat meningkat kadar asam urat jadi terlalu banyak dan mengkristal dalam darah karena tidak bisa dilarutkan. (*)


Tips Kesehatan Asam Urat Jakarta
Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

2,273

+181 Positif

164

+14 Sembuh

198

+7 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Minggu, 05 April 2020 - 16:00 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Meninjau Kebijakan Pembebasan Narapidana dengan Alasan Corona
    Meninjau Kebijakan Pembebasan Narapidana dengan Alasan Corona
    05/04/2020 - 14:31
  • Covid-19 Merajalela, di Mana Peran Negara?
    Covid-19 Merajalela, di Mana Peran Negara?
    05/04/2020 - 13:19
  • Covid-19 dan Keutuhan Keluarga
    Covid-19 dan Keutuhan Keluarga
    05/04/2020 - 12:07
  • Antisipasi Himpitan dengan Jimpitan
    Antisipasi Himpitan dengan Jimpitan
    05/04/2020 - 11:13
  • Pembelajaran Daring: Sinergi Guru dan Orang Tua
    Pembelajaran Daring: Sinergi Guru dan Orang Tua
    05/04/2020 - 10:59
  • Covid-19, antara Ibu Kota Baru atau Kesehatan Masyarakat
    Covid-19, antara Ibu Kota Baru atau Kesehatan Masyarakat
    05/04/2020 - 10:40
  • Face Shield Mask
    Face Shield Mask
    05/04/2020 - 09:05
  • Ormas Pemuda Pancasila dalam Menjaga Keutuhan NKRI
    Ormas Pemuda Pancasila dalam Menjaga Keutuhan NKRI
    04/04/2020 - 22:03
  • Gong Oh-kyun Positif Covid-19, Indra Sjafri: Semoga Diberikan Kekuatan
    Gong Oh-kyun Positif Covid-19, Indra Sjafri: Semoga Diberikan Kekuatan
    05/04/2020 - 22:01
  • Sempat Ramai, Keluarga Bantah Alm. Dokter Maas Meninggal Karena Covid-19
    Sempat Ramai, Keluarga Bantah Alm. Dokter Maas Meninggal Karena Covid-19
    05/04/2020 - 21:56
  • CEK FAKTA: Benarkah Video Supercar Ugal-ugalan Ini Wakajagung Arminsyah?
    CEK FAKTA: Benarkah Video Supercar Ugal-ugalan Ini Wakajagung Arminsyah?
    05/04/2020 - 21:36
  • Populer: Jubir Covid-19 Tampil Pakai Masker, Ruam Jadi Tanda Gejala Corona
    Populer: Jubir Covid-19 Tampil Pakai Masker, Ruam Jadi Tanda Gejala Corona
    05/04/2020 - 21:26
  • Antisipasi Corona di Rumah, El Rumi  Jaga Jarak dengan Maia dan Dul Jaelani
    Antisipasi Corona di Rumah, El Rumi Jaga Jarak dengan Maia dan Dul Jaelani
    05/04/2020 - 21:10
  • Kota Paling Horor di Dunia, Mayat-mayat COVID-19 Dibiarkan di Jalanan
    Kota Paling Horor di Dunia, Mayat-mayat COVID-19 Dibiarkan di Jalanan
    05/04/2020 - 20:05
  • Amerika Kian Parah, Jumlah Pasien Meninggal COVID-19 Lampaui Prancis
    Amerika Kian Parah, Jumlah Pasien Meninggal COVID-19 Lampaui Prancis
    05/04/2020 - 11:00
  • Data Mengejutkan, Penderita COVID-19 di China Cuma Tersisa 2.081 Orang
    Data Mengejutkan, Penderita COVID-19 di China Cuma Tersisa 2.081 Orang
    05/04/2020 - 11:30
  • Rapat COVID-19 TNI AD Tegang, Dua Jenderal Bintang 2 Disuruh Keluar
    Rapat COVID-19 TNI AD Tegang, Dua Jenderal Bintang 2 Disuruh Keluar
    05/04/2020 - 05:32
  • Baru Saja Terjadi Gempa di Gunungkidul Yogyakarta
    Baru Saja Terjadi Gempa di Gunungkidul Yogyakarta
    05/04/2020 - 19:32