Peristiwa - Daerah

Datang ke PT BSI, Komnas HAM Diajak Melihat Langsung Proses Pertambangan Emas

Jumat, 14 Februari 2020 - 23:17 | 58.94k
Datang ke PT BSI, Komnas HAM Diajak Melihat Langsung Proses Pertambangan Emas
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara, saat datang ke PT BSI. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
Pewarta: Syamsul Arifin | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara, datangi PT Bumi Suksesindo (PT BSI), di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Kehadiran lembaga negara dalam hal penegakan HAM ini adalah tindak lanjut pengaduan masyarakat dalam aktivitas perusahaan tambang emas tersebut.

“Pengaduan dari WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), masyarakat dan lainnya,” katanya, Jumat malam (14/2/2020).

Jumlah pengaduan, lanjut Beka, sekitar lima kasus. Seputar dugaan kriminalisasi, perusakan lingkungan, pelanggaran HAM, kekerasan, proses perizinan dan lainnya terkait aktivitas tambang PT BSI.

Prasetyo.jpgPrasetyo, perwakilan masyarakat sekitar PT BSI. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

Dijelaskan, kedatangan Komnas HAM guna mencari data awal. Sebagai bahan pembuktian sejumlah pengaduan tersebut. Selama di Banyuwangi, Beka juga menemui kalangan masyarakat tolak tambang, Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakapolresta, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Termasuk mendengar keterangan dari masyarakat pro tambang. Bahkan, selama di PT BSI, Komisioner Komnas HAM, diajak Mine Tour agar bisa melihat langsung proses penambangan emas.

“Kami belum bisa menyimpulkan, kami objektif, kami berdasarkan data dan fakta yang kami terima, dan akan kami bandingkan dengan sekian instrumen hak asasi manusia yang ada di Indonesia maupun internasional. Jika dibutuhkan, aka nada pemanggilan atau kami akan datang lagi,” ungkap Beka.

Sementara itu, empat orang perwakilan masyarakat Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Prasetyo, Sundik, Sunarto dan Mustakim, mengaku senang bisa memberi klarifikasi dan pengaduan kepada Komisioner Komnas HAM. Khususnya tentang berbagai perlakuan kurang menyenangkan yang sering diterima masyarakat pro tambang PT BSI. Dimana mereka mengaku sering dihujat dan diolok-olok.

“Tiap hari kita di anjing-anjing kan (dikata-katai anjing) terus, kita pun tidak pernah melawan, kita diam,” kata Prasetyo.

Disebutkan, kalangan masyarakat tolak tambang yang kini melakukan protes terhadap proyek Geolistrik di Gunung Salakan, juga pernah mengganggu sejumlah kegiatan masyarakat adat dan nelayan Pancer. Yakni tradisi petik laut dan simulasi tanggap bencana tsunami.

Boyke-Abidin.jpgDirektur PT BSI, Boyke Abidin. (FOTO: Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)

“Padahal (simulasi tanggap bencana tsunami) kita menyiapkan satu tahun untuk menghadirkan Kapolda Jawa Timur, tapi itu diganggu, sampai acara terputus,” ungkap Sundik.

Keempat warga ini memang belum pernah mendapat kekerasan fisik dari kelompok masyarakat anti tambang. Tapi mereka mengaku pernah melihat dengan mata kepala sendiri aksi kekerasan yang dilakukan pihak kontra tambang PT BSI kepada warga.

“Kami hanya berharap bisa bekerja, tidak menginginkan ada gesekan, mereka saudara kami sendiri,” cetus Sunarto.

Direktur PT BSI, Boyke Abidin, menganggap kehadiran Komisioner Komnas HAM adalah sebuah kehormatan. Karena mampu menjadi pembanding atas berbagai pengaduan negatif yang dilakukan para pihak. Baik masyarakat, WALHI maupun LSM.

“Komnas HAM kita beri penjelasan dan kita ajak melihat langsung, mengenai segala bentuk penambangan, pengolahan, sampai dampak lingkungan dari aktivitas kita,” katanya.

Boyke juga mengaku senang, dengan hadir ke PT BSI, Komnas HAM bisa melihat langsung fakta yang ada. Bukan hanya mendengar atau mendapat aduan yang belum tentu kebenarannya. (*)


pt bsi komnas ham banyuwangi
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Banyuwangi
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    22/02/2020 - 00:20
  • Mencermati Jalur Afirmasi
    Mencermati Jalur Afirmasi
    21/02/2020 - 23:34
  • Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    21/02/2020 - 22:15
  • RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    RUU Ketahanan Keluarga di Persimpangan Jalan
    21/02/2020 - 21:25
  • Mendudukkan Perkara Soal Dinasti
    Mendudukkan Perkara Soal Dinasti
    21/02/2020 - 21:06
  • Bandara Kediri dan Bisnis Transportasi Udara
    Bandara Kediri dan Bisnis Transportasi Udara
    21/02/2020 - 20:31
  • Sanusi Hijrah, PKB Harus Siap Melawan Sang Mantan
    Sanusi Hijrah, PKB Harus Siap Melawan Sang Mantan
    21/02/2020 - 16:17
  • Hukum Yang Memprevensi Darah Tumpah
    Hukum Yang Memprevensi Darah Tumpah
    21/02/2020 - 16:00
  • Airlangga Bantah Pusat Bakal Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda
    Airlangga Bantah Pusat Bakal Ambil Alih Izin Lingkungan dari Pemda
    22/02/2020 - 04:00
  • Jelang Liga 1 2020, Persiraja Jadwalkan Uji Coba Lawan Semen Padang
    Jelang Liga 1 2020, Persiraja Jadwalkan Uji Coba Lawan Semen Padang
    22/02/2020 - 03:00
  • Tak Bisa Berenang Tolong Rekan, Pelajar SMA Hilang Tenggelam di Kalimalang
    Tak Bisa Berenang Tolong Rekan, Pelajar SMA Hilang Tenggelam di Kalimalang
    22/02/2020 - 02:05
  • Ada Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sri Sultan Minta Aktivitas di Sungai Distop
    Ada Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sri Sultan Minta Aktivitas di Sungai Distop
    22/02/2020 - 01:06
  • Persib Daftarkan Stadion GBLA Sebagai Markasnya di Liga 1 2020
    Persib Daftarkan Stadion GBLA Sebagai Markasnya di Liga 1 2020
    22/02/2020 - 01:00
  • Amuk Ganda Taiwan, Greysia/Ani Lolos ke Semifinal Spain Masters 2020
    Amuk Ganda Taiwan, Greysia/Ani Lolos ke Semifinal Spain Masters 2020
    22/02/2020 - 02:36
  • Alasan Lionel Messi Membalas Komentar Direktur Olahraga Barcelona
    Alasan Lionel Messi Membalas Komentar Direktur Olahraga Barcelona
    22/02/2020 - 00:10
  • Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
    Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
    22/02/2020 - 03:27
  • Ditakuti di Seluruh Dunia, Corona Ternyata Main di Liga Portugal
    Ditakuti di Seluruh Dunia, Corona Ternyata Main di Liga Portugal
    22/02/2020 - 00:04
  • Aksi Pamer Skill Pemain Anyar Barcelona Berujung Celaan
    Aksi Pamer Skill Pemain Anyar Barcelona Berujung Celaan
    22/02/2020 - 02:08