Gaya Hidup

Cak Angga Bicara Hari Valentine

Jumat, 14 Februari 2020 - 00:26 | 38.17k
Cak Angga Bicara Hari Valentine
Ilustrasi Valentine. (Foto : Candra Wijaya/TIMES Indonesia)
Pewarta: Lely Yuana | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Setiap tanggal 14 Februari banyak orang merayakannya sebagai Hari Kasih Sayang Sedunia (Hari Valentine), terutama kaum muda. Dengan tidak masuk ke dalam perdebatan "boleh atau tidak"nya merayakan Valentine, tokoh Surabaya Sutjipto Joe Angga (Cak Angga) melalui momen itu menyampaikan tiga pesan, masing-masing kepada generasi muda, orangtua, dan pemerintah.

Pertama, Cak Angga mendorong agar generasi muda tidak menyalah-artikan Hari Valentine sebagai ajang mengekspresikan kasih sayang dengan cara yang tidak elok apa lagi sampai melanggar norma agama.

"Jika ada yang merayakan Hari Kasih Sayang maka ia perlu memaknai kasih dengan arti yang sesungguhnya, yaitu kasih itu suci, jadi jangan sampai merayakan Valday dengan kultur yang berlawanan dengan etika ketimuran dan norma agama," kata Cak Angga, Kamis (13/2/2020).

Cak Angga mengatakan, Hari Valentine memang istimewa bagi sebagian anak muda, tetapi yang terpenting adalah hari kasih sayang itu seharusnya mendorong generasi muda memaknai kasih sebagai perasaan dan perilaku yang suci. Kasih adalah dorongan untuk menghormati sesama, memanusiakan manusia sebagai sesama ciptaan Sang Khalik. 

"Kasih itu perasaan dan sikap menghormati orang lain, tidak mementingkan diri sendiri, bisa mengontrol emosi, bisa mengelola nafsu, juga rela berkorban bagi keadilan dan kebenaran," terangnya.

Alumni West College London itu mengatakan, kasih tidak melakukan yang tidak sopan. "Tindakan kasih itu mampu mengelola keinginan atau nafsu yang bisa termanifestasikan dalam perilaku tidak sopan. Banyaknya kasus hamil di luar nikah seharusnya menyadarkan kita untuk kembali kepada makna kesucian kasih yang sesungguhnya, dan tidak mengulang kekeliruan yang sama."

Kedua, pesan bagi orangtua. Cak Angga mengatakan, "Sebagai orangtua kita dipanggil untuk memberi teladan dan kasih sayang kepada putra-putri kita. Mereka butuh kehadiran kita sebagai orangtua."

Maraknya aksi gangster beberapa waktu lalu di Surabaya merupakan bukti nyata perlunya optimalisasi peran orangtau dalam mendidik anak-anak mereka dalam kasih sayang, etika, dan keteladanan.

Anak-anak membutuhkan orangtua sebagai teladan nyata, sehingga orang tua didorong untuk melihat diri kembali, apakah perilaku dan tutur kata orangtua sudah menjadi teladan yang baik bagi putra-putri mereka, kata Cak Angga.

Ketiga, ia berpesan kepada pemerintah, "Jika pemerintah mencintai rakyatnya, maka pemerintah akan mengambil kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat, termasuk mereka yang dianggap sebagai kaum minoritas."

Maraknya praktik intoleransi agama, menurut Cak Angga, sudah selayaknya tidak boleh terjadi lagi. Sebab, semua pemeluk agama-agama dan kepercayaan yang diakui di Indonesia mendapat jaminan dan perlindungan hukum dari UUD 1945 untuk beribadah menurut ajarannya masing-masing.

"Ini termasuk mendirikan rumah ibadah. Tidak boleh lagi ada penutupan rumah ibadah, apa lagi jika rumah ibadah itu sudah memiliki IMB," kata Cak Angga.

Pemerintah perlu lebih tegas menindak para pelaku praktik intoleransi di negeri ini agar tercipta kedamaian dan keadilan seperti yang kita cita-citakan bersama, katanya.

Di saat yang sama, pengusaha asal Surabaya itu mengatakan, "Kasih itu tidak mencari keuntungan untuk diri sendiri. Ketika oknum pejabat mencari kesejahteraan dirinya sendiri dengan korupsi, itu menghalangi kemampuannya untuk mengasihi masyarakat yang seharusnya ia layani."

Dalam momen Hari Valentinee ini, Cak Angga mendorong agar cinta kasih menjadi dasar bagi pemerintah mengusahakan kesejahteraan rakyatnya. "Bila kita lebih mementingkan diri sendiri, maka kita akan tergerus oleh nafsu diri yang tak terkendali. Kita bahkan akan berbohong, curang, memfitnah, dan menyebarkan hoaks untuk melayani kebutuhan diri kita sendiri. Oleh sebab itu, mari kita kembali kepada cinta kasih yang tulus," tutupny. (*)


Hari Valentine Cak Angga
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Diaspora Indonesia: Peluang dan Tantangannya
    Diaspora Indonesia: Peluang dan Tantangannya
    24/02/2020 - 13:07
  • Tan Malaka, Tokoh Kontroversial dalam Sejarah Indonesia Modern
    Tan Malaka, Tokoh Kontroversial dalam Sejarah Indonesia Modern
    24/02/2020 - 12:37
  • RUU “Permata Hati
    RUU “Permata Hati"
    24/02/2020 - 11:27
  • Ars Boni Et Aequi
    Ars Boni Et Aequi
    24/02/2020 - 10:50
  • Berjuang Demi Menjadi  Perempuan  Entrepreneurship
    Berjuang Demi Menjadi Perempuan Entrepreneurship
    24/02/2020 - 09:30
  • Menguak Tabir Pemilihan Wagub DKI Jakarta
    Menguak Tabir Pemilihan Wagub DKI Jakarta
    24/02/2020 - 08:15
  • Catatan dari Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman
    Catatan dari Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman
    23/02/2020 - 12:16
  • Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    22/02/2020 - 08:37
  • Tips Bertahan di Dunia Bisnis Fesyen ala Desainer Barli Asmara
    Tips Bertahan di Dunia Bisnis Fesyen ala Desainer Barli Asmara
    24/02/2020 - 13:02
  • Pengawas Nuklir Periksa Ruang Radiologi RSCM Pasca Kebanjiran
    Pengawas Nuklir Periksa Ruang Radiologi RSCM Pasca Kebanjiran
    24/02/2020 - 13:01
  • Kejutan, Eduardo Perez Mundur dari Kursi Pelatih PSS Sleman
    Kejutan, Eduardo Perez Mundur dari Kursi Pelatih PSS Sleman
    24/02/2020 - 13:00
  • Syahnaz Sadiqah Ogah Diet Demi Bayi Kembarnya
    Syahnaz Sadiqah Ogah Diet Demi Bayi Kembarnya
    24/02/2020 - 13:00
  • Terlalu Sering Pakai Semir Ban, Bolehkah?
    Terlalu Sering Pakai Semir Ban, Bolehkah?
    24/02/2020 - 13:00
  • Ternyata, NU Juga Menghitung Masa Iddah BCL akan Habis pada 29 Juni 2020
    Ternyata, NU Juga Menghitung Masa Iddah BCL akan Habis pada 29 Juni 2020
    24/02/2020 - 07:21
  • Biadab, Tentara Israel Seret Mayat Warga Palestina Pakai Buldoser
    Biadab, Tentara Israel Seret Mayat Warga Palestina Pakai Buldoser
    24/02/2020 - 05:02
  • Selebrasi 'Gila' Mike Tyson Setelah Fury Buat Wilder Babak Belur
    Selebrasi 'Gila' Mike Tyson Setelah Fury Buat Wilder Babak Belur
    24/02/2020 - 05:10
  • Ayudia Bing Slamet Ungkap Sempat Ingin Gugurkan Kandungan
    Ayudia Bing Slamet Ungkap Sempat Ingin Gugurkan Kandungan
    24/02/2020 - 06:52
  • Pengakuan Mengejutkan Adipati Dolken, Udah Kebelet Pengen Nikah
    Pengakuan Mengejutkan Adipati Dolken, Udah Kebelet Pengen Nikah
    24/02/2020 - 07:03