Peristiwa - Daerah

Dua Terdakwa Korupsi Proyek Jalan Cipto Kota Cirebon Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Juta

Kamis, 13 Februari 2020 - 18:45 | 38.74k
Dua Terdakwa Korupsi Proyek Jalan Cipto Kota Cirebon Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Juta
Suasana sidang kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (12/2/2020). Dua terdakwa yakni Haisar Rifai dan Suherman dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta. (Foto: Nurhidayat/TIMES I
Pewarta: Nurhidayat (MG-234) | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Dua terdakwa kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon, dituntut 5 tahun kurungan penjara.

Tuntutan dibacakan jaksa Kejari Kota Cirebon pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (12/2/2020).

Dua terdakwa tersebut adalah Haisar Rifai mantan Kepala Seksi Bina Marga Dinas PUPR Kota Cirebon dan Suherman selaku pengawas lapangan dari konsultan pengawas CV Duta Cipta.

Selain sanksi pidana penjara, keduanya juga dituntut denda sebesar Rp100 juta subsidair 6 bulan penjara.

"Kedua terdakwa yakni Haisar Rifai dan suherman dituntut dengan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp100 juta subsidair 6 bulan kurungan penjara," ujar jaksa Muhamad Hendra Hidayat.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Asep Sumirat, dan anggota I Gede Made dan Hakim Ad Hoc Basari Budhi, jaksa menggunakan pasal alternatif yakni pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 2009 tentang Tindak Pidana Korupsi. Keduanya dianggap telah menyalahgunakan wewenang sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Dikatakan Hendra, dalam kasus korupsi proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 tersebut, kerugian keuangan negara mencapai Rp 2,3 miliar (Rp2.344.932.161,46) dari nilai proyek sebesar Rp10,7 miliar.

Lebih lanjut dikatakan Hendra, hal yang memberatkan kedua terdakwa yakni belum mengembalikan kerugian keuangan negara. Sedangkan yang meringankan, Haisar dan Suherman dianggap kooperatif selama proses persidangan.

"Kedua terdakwa baru mengembalikan kerugian negara Rp 215 juta dari total kerugian sebesar Rp 2,3 miliar," jelasnya.

Selain Hisar dan Suherman, sati tersangka lain dalam kasus ini adalah Sohibul Hidayat. Sohibul yang merupakan Direktur PT Tidar Sejahtera masih buron dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum terdakwa Haisar Rifai, Muhammad Taufik mengaku keberatan dengan tuntutan jaksa. Ia menyatakan seharusnya pidana pokok yakni pasal 3 Undang-undang Tipikor diterapkan kepada tersangka Sohibul Hidayat dengan mekanisme in absentia.

Sedangkan Haisar dan Suherman lebih tepat dituntut dengan pasal 55 KUHP karena ikut serta. "Karena yang menikmati uang tersebut si Sohibul kalau Haisar dan Suherman tidak dapat apa-apa," ujar Taufik.

Ia juga mengatakan bahwa jaksa seharusnya juga menyeret Yudi Wahono selaku Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK. Sebab, pada fakta persidangan Yudi dinilai memiliki niat jhat atau mens rea sehingga terjadi persoalan hukum yang menjerat kliennya.

"Yudi Wahono itu yang terbukti di persidangan memalsukan tandatangan kontrak pengawas, pelarangan PPHP dan tim teknis turun ke lapangan dan lain-lain. PPTK hanya terbukti melakukan tandatangan," ucap Taufik.

Sidang kasus korupsi proyek peningkatan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon berikutnya, akan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Banding pada Rabu (19/2/2020). Sidang berikutnya mengagendakan pembacaan pembelaan dari terdakwa. (*)


korupsi Jalan Dr Cipto Mangunkusumo
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    25/02/2020 - 15:04
  • Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    25/02/2020 - 14:57
  • Belajar Menulis Dari Para Kiai
    Belajar Menulis Dari Para Kiai
    25/02/2020 - 14:22
  • Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    25/02/2020 - 13:38
  • Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    25/02/2020 - 13:11
  • Pesan Mao Tze Tung
    Pesan Mao Tze Tung
    25/02/2020 - 12:10
  • Atasi Mental Inlander Dengan Budaya Literasi
    Atasi Mental Inlander Dengan Budaya Literasi
    25/02/2020 - 11:20
  • Siapkah Brebes Menghadapi Revolusi Industri 4.0?
    Siapkah Brebes Menghadapi Revolusi Industri 4.0?
    25/02/2020 - 08:40
  • Link Live Streaming Chelsea Vs Bayern Munich
    Link Live Streaming Chelsea Vs Bayern Munich
    26/02/2020 - 01:30
  • Selamatkan Teman yang Terseret Arus, Remaja Tenggelam di Kali Ciliwung
    Selamatkan Teman yang Terseret Arus, Remaja Tenggelam di Kali Ciliwung
    26/02/2020 - 01:05
  • Bawaslu Beberkan Indeks Kerawanan Pemilu: Manokwari dan Sulut Paling Tinggi
    Bawaslu Beberkan Indeks Kerawanan Pemilu: Manokwari dan Sulut Paling Tinggi
    26/02/2020 - 00:35
  • Zidane: Ini Laga Madrid Vs Man City, Bukan Zidane Vs Guardiola!
    Zidane: Ini Laga Madrid Vs Man City, Bukan Zidane Vs Guardiola!
    26/02/2020 - 00:15
  • Banjir Jakarta Tengah Malam: Air di 42 RW Capai 71 Cm, Jaktim Terbanyak
    Banjir Jakarta Tengah Malam: Air di 42 RW Capai 71 Cm, Jaktim Terbanyak
    26/02/2020 - 00:00
  • Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    26/02/2020 - 00:03
  • Mulan Jameela Unggah Video Kebersamaan Ahmad Dhani dan Maia Estianty
    Mulan Jameela Unggah Video Kebersamaan Ahmad Dhani dan Maia Estianty
    26/02/2020 - 00:45
  • Kaesang Unggah Video Karyawannya Main Banjir, Warganet Ngadu ke Jokowi
    Kaesang Unggah Video Karyawannya Main Banjir, Warganet Ngadu ke Jokowi
    26/02/2020 - 00:44
  • Gara-gara Lakukan Hal Konyol, Bintang Muda Madrid Absen di El Clasico
    Gara-gara Lakukan Hal Konyol, Bintang Muda Madrid Absen di El Clasico
    26/02/2020 - 00:02
  • Banjir Bekasi, Video Penampakan Biawak atau Buaya Ini Viral di Twitter
    Banjir Bekasi, Video Penampakan Biawak atau Buaya Ini Viral di Twitter
    26/02/2020 - 00:02