Pemerintahan

Jabar Siaga Satu COVID-19, Ridwan Kamil Serukan Jaga Kondusivitas dan Pola Hidup Sehat

Rabu, 12 Februari 2020 - 22:26 | 15.55k
Jabar Siaga Satu COVID-19, Ridwan Kamil Serukan Jaga Kondusivitas dan Pola Hidup Sehat
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat Rakor Kewaspadaan Virus Corona RSHS Bandung, Rabu (12/2/20). (FOTO: Istimewa)
Pewarta: Iwa Ahmad Sugriwa | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANDUNG – World Health Organization (WHO) secara resmi mengumumkan nama COVID-19 (Corona Virus Disease) untuk penyakit 2019nCov yang disebarkan oleh novel coronavirus alias virus corona yang berasal dari Wuhan, China, pada Rabu (12/2/2020). 

Hingga kini, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan terus mengantisipasi kasus COVID-19 di Tanah Air. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan, sampai saat ini tidak ada masyarakat Jabar yang terpapar virus corona.

Dalam Rapat Koordinasi Kewaspadaan Virus Corona di Provinsi Jabar bersama pihak terkait di Rumah Sakit Umum Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (12/2/20), Gubernur menyerukan kepada masyarakat untuk tetap awas mencegah penyebaran COVID-19 tanpa membuat kegaduhan yang bersifat SARA.

"Hari ini secara resmi virus Corona itu disebutnya COVID-19. Jadi, kita tetap waspada dan jaga kondusivitas. Hindari hal-hal yang sifatnya SARA. (Waspada) harus dengan cara yang baik dan sopan,” seru Ridwan Kamil.

Sementara Pemprov Jabar, imbuh Ridwan, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan data akurat terkait virus yang telah merenggut lebih dari 1.000 nyawa di China ini.

Termasuk terkait empat pasien suspect COVID-19 yang diisolasi di RSHS Bandung dan Rumah Sakit Paru Dr. H. A. Rotinsulu Bandung yang telah dipastikan negatif virus corona. 

“Nah, per hari ini ini tidak ada kasus COVID-19 di Jawa Barat, karena dua (pasien) yang diawasi di (Rumah Sakit) Hasan Sadikin dan dua lagi yang di Rumah Sakit Paru Rotinsulu, semuanya setelah dicek oleh Litbangkes yang punya alat canggih, memastikan semuanya negatif,” ungkap Kang Emil.

Selain itu, Emil pun memastikan bahwa RSHS telah memiliki sisrute atau sistem informasi rujukan terintegrasi dan prosedur yang siap untuk menangani berbagai potensi COVID-19. “Urutannya dimulai dari diobservasi di IGD, dari IGD ada unit isolasi yang akan menangani jika itu (COVID-19) terjadi,” jelasnya.

Terkait keberadaan warga atau Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China di Jabar, Kang Emil berujar pihaknya terus memantau keberadaan mereka melalui pihak imigrasi maupun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

"Data per hari ini ada (kurang lebih) 3.000-an dan semua sudah termonitor keberadaannya, ada yang TKA, pebisnis, wisatawan, dan lain-lain,” sebutnya.

Ridwan Kamil pun meminta dinas terkait untuk terus melakukan pemantauan dengan melihat gejala-gejala yang mirip dengan gejala COVID-19 seperti batuk, pilek, dan demam dengan suhu badan di atas 38 derajat celcius.

“Kalau terlihat ada batuk, pilek, demam, dan lain-lain yang menjadi gejala, walaupun belum tentu (positif COVID-19), harus segera diantisipasi untuk melaporkan, sehingga prosedur pertama bisa kita lakukan. Karena gejala COVID-19 ini mirip-mirip flu dan ketahuannya setelah 14 hari," ucap Kang Emil.

Dirinya pun mengajak media untuk melawan hoaks terkait COVID-19 serta meminta masyarakat untuk aktif melaporkan atau mencari informasi terkait COVID-19 dan menjaga pola hidup sehat.

"Kita sosialisasikan juga pola hidup sehat. Kalau batuk pakai masker, itu etikanya harus dilakukan, kalau punya atau terlihat riwayat bepergian ke luar negeri dan punya gejala yang sama, segera melaporkan ke (Call Center) 119 itu. Insyaallah itu Siaga Satu-nya Jawa Barat,” tutur Kang Emil.

Selain RSHS dan Rumah Sakit Paru Dr. H. A. Rotinsulu Bandung, terdapat lima rumah sakit lain di Jabar yang sudah siaga dan menjadi rujukan penanggulangan infeksi darurat. Termasuk COVID-19, yaitu RSUD Gunung Jati Cirebon, RSUD Subang, RSUD R. Syamsudin SH Sukabumi, RSUD Indramayu, dan RSUD Dr. Slamet Garut. 

Dalam rapat koordinasi waspada COVID-19 tersebut, Kang Emil pun mengatakan laporan Kementerian Kesehatan RI memastikan sembilan warga Jabar yang menjalani masa karantina atau observasi di Natuna, bebas dari virus Corona. "Setelah lewat 14 hari (karantina) mereka bisa kembali ke keluarga masing-masing di Jawa Barat," kata dia.(*)


virus corona COVID 19 bandung
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Bandung
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Tantangan Politik Negara Kesejateraan
    Tantangan Politik Negara Kesejateraan
    20/02/2020 - 05:38
  • Tangerang Selatan Mencari Pemimpin
    Tangerang Selatan Mencari Pemimpin
    20/02/2020 - 03:51
  • Pertumbuhan Ekonomi Mentok, Prestasi atau Halusinasi?
    Pertumbuhan Ekonomi Mentok, Prestasi atau Halusinasi?
    20/02/2020 - 02:40
  • Virus Koruptor Lebih Berbahaya dari Corona
    Virus Koruptor Lebih Berbahaya dari Corona
    20/02/2020 - 01:00
  • Siapa Sebenarnya Pengelola Kawasan Wisata Bromo?
    Siapa Sebenarnya Pengelola Kawasan Wisata Bromo?
    19/02/2020 - 23:51
  • Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    19/02/2020 - 15:35
  • Pikiran Itu Ilusi
    Pikiran Itu Ilusi
    19/02/2020 - 13:51
  • Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    19/02/2020 - 13:08
  • Ashraf Sinclair Meninggal, Syahrini: Kita Tunggu Giliran dari Allah
    Ashraf Sinclair Meninggal, Syahrini: Kita Tunggu Giliran dari Allah
    20/02/2020 - 06:10
  • Bendung Katulampa Siaga III, Jakarta Waspada Banjir
    Bendung Katulampa Siaga III, Jakarta Waspada Banjir
    20/02/2020 - 06:09
  • Industri Pariwisata di Bintan Dihantui Limbah Minyak Berwarna Hitam Pekat
    Industri Pariwisata di Bintan Dihantui Limbah Minyak Berwarna Hitam Pekat
    20/02/2020 - 05:48
  • Ciptakan Ide Kreatif Pemasaran, Prasetiya Mulya Gandeng MPMX
    Ciptakan Ide Kreatif Pemasaran, Prasetiya Mulya Gandeng MPMX
    20/02/2020 - 05:44
  • Timo Werner Kembali Moncer, Tottenham Menyerah dari RB Leipzig di London
    Timo Werner Kembali Moncer, Tottenham Menyerah dari RB Leipzig di London
    20/02/2020 - 05:20
  • WNI yang Terjangkit Virus Corona COVID-19 Telah Sembuh
    WNI yang Terjangkit Virus Corona COVID-19 Telah Sembuh
    20/02/2020 - 00:15
  • Jadi Donatur Anak Yatim, Ashraf Sinclair Ingin Bersama Rasulullah SAW
    Jadi Donatur Anak Yatim, Ashraf Sinclair Ingin Bersama Rasulullah SAW
    20/02/2020 - 00:58
  • ManCity Akhirnya Tanggapi Sanksi UEFA, Sebut Semua Tuduhan Palsu
    ManCity Akhirnya Tanggapi Sanksi UEFA, Sebut Semua Tuduhan Palsu
    20/02/2020 - 01:50
  • Pesan Haru BCL untuk Pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto
    Pesan Haru BCL untuk Pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto
    20/02/2020 - 05:07
  • Biar Gak Ejakulasi Dini, Cobain Teknik Bikin Mr.P Tahan Lama
    Biar Gak Ejakulasi Dini, Cobain Teknik Bikin Mr.P Tahan Lama
    20/02/2020 - 00:46