Rewind Ajak Masyarakat Gresik Tolak Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Komunitas pemerhati lingkungan, River Warrior Indonesia atau Rewind mengajak masyarakat Kabupaten Gresik, Jawa Timur menolak penggunaan plastik sekali pakai.

GRESIK – Komunitas pemerhati lingkungan, River Warrior Indonesia atau Rewind mengajak masyarakat Kabupaten Gresik, Jawa Timur menolak penggunaan plastik sekali pakai.
Hal itu dilakukan karena sampah platik susah diurai.
Untuk memulai gerakan Gresik tolak pemakaian plastik sekali pakai, komunitas tersebut membuat survei berupa kuisioner yang dapat diakses melalui melalui laman internet.
Ketua River Warrior Indonesia (Rewind), Thara Bening Sandrina mengatakan gerakan ini dilakukan karena ia menemukan banyak tumpukan sampah plastik yang dibuang sembarangan, baik di bantaran sungai, pemukiman warga, dan sepanjang jalan.
"Sehingga kami merasa prihatin dengan kondisi ini dan berinisiasi untuk melakukan gerakan ini," katanya, Senin (3/2/2020).
Thara yang masih pelajar itu melanjutkan dalam surveinya, hingga 1 Februari 2020 ada 194 responden berasal dari masyarakat Gresik dengan rentang usia 16-20 tahun.
Hasil kuisioner itu menunjukkan bahwa masyarakat Gresik sudah banyak yang mengetahui dampak negatif dari plastik sekali pakai. "Responden juga menilai bahwa penanganan sampah di Gresik masih buruk,” ujar Thara.
Adapun hasil hasil dari kuisioner tersebut, Thara melanjutkan bahwa 99 persen responden setuju dan mendukung gerakan dan peraturan pelarangan plastik sekali pakai di Gresik terutama di sekolah.
“Jadi 72 persen responden mengehendaki pengurangan jenis sampah plastik jenis kresek. Kemudian sedotan 58 persen, 56 persen botol plastik, kemudian 55 persen styrofoam,” tambahnya.
Dari hasil tersebut, Thara berharap Pemkab Gresik mempunyai komitmen yang sama dengan menjadikan wilayah Kota Pudak bebas dari penggunaan plastik sekali pakai. Sehingga bisa menjadikan Gresik sebagai wilayah ke-23 di Indonesia yang melarang plastik sekali pakai.
"Semoga tercapai dan pemkab juga melakukan hal yang sama dengan program menolak penggunaan plastik sekali pakai,” harap Ketua Rewind. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


