Kopi TIMES

Potensi Desa harus Dikembangkan dengan Smart Ritel

Selasa, 28 Januari 2020 - 10:55 | 29.80k
Potensi Desa harus Dikembangkan dengan Smart Ritel
Abid Muhtarom, Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Lamongan (Unisla), LPPM Pengabdian Masyarakat Unisla, Ketua LPEMA Fakultas Ekonomi Unisla, Wakorda CISC Jawa Timur, Bendahara HIMA Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga (Unair)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Potensi desa, kata-kata yang sering dikumandangkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Sesungguhnya menjadi wajib dan menjadi ide brilian yang harus dikembangkan untuk pembangunan Indonesia.

Sebab, negara-negara maju dan berkembang berlomba-lomba untuk bisa bertahan dari krisis yang secara periodIk sulit untuk diprediksi. Bagi negara maju hal itu bukan menjadi masalah cukup besar, namun bagi negara bekembang akan menjadi masalah yang besar karena Neraca perdagangan negara hampir 82 persen seluruh dunia negatif. Dimana-mana untuk bertahan dalam bidang ekonomi masih membutuhkan bantuan lunak dari luar negeri salah satunya bank dunia.

Berkaca dari itu semua pemerintah negara kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga terhadap nilai inflasi di dalam negeri untuk menstabilkan nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing yang nilainya lebih besar dari mata uang negara kita.

Kebijakan yang menjadikan permasalahan dan sesuatu baru bagi masyarakat Indonesia dianggap akan membawa dampak yang buruk bagi masyarakat kita karena utang lagi pada luar negeri untuk menjalankanya, salah satunya adalah Dana Desa (DD) yang diberikan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo periode I, itulah kebijakan baru yang menurut sebagian orang kontra pemerintah.

Namun lambat tahun semua terbantahkan karena adanya Dana Desa tersebut masyarakat desa menjadi lebih mandiri dan tidak tergantung penuh pada pemerintah daerah ataupun pusat.

Infrastruktur diperbaiki dan ditingkatkan, akses fasum lebih dimoderensasi dan juga masyarakat berani meningkatkan eknomi desa dengan cara mendirikan Basan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Potensi Desa (Posdes). Melihat Dari BUMDes yang terus ditingkatkan dengan belajar dari kesalahan yang ditingkatkan oleh pemerintah daerah maupun pusat juga dilakukan oleh universitas sebagai jaringan dan akses akademisi maka kegiatan BUMDes tersebut bisa berjalan dan ditingkatkan.

Salah satu Universitas ternama di Kabupaten Lamongan yang menjalankan kegiatan pendampingan lebih dari 2-3 Tahun sebagai desa binaan adalah Universitas Islam Lamongan. Dimana untuk meningkatkan ekonomi masyarakat mereka bekerjasama dalam bentuk MoU dan, MoU melalui pemerintah desa untuk mendampingi BUMDes se-Kabupaten Lamongan.

BUMDes harus ada, itulah kewajiban dari desa untuk mengembangkan desanya. Adanya unit usaha ini sebagai pundi-pundi pendapatan dari desa. Dari BUMDes ini pemerintah desa dapat menjalankan atau bertolak ukur dari Posdes karena dengan adanya Posdes atau ciri desa maka masyarakat umum dapat melihatnya secara promosi saat ini bisa melalui media elektronik dan media social.

Posdes bisa dilihat melalui sumber daya alam yang ada di sekitar desa tersebut dan bisa juga karena dibuat menjadi ada karena unsur sejarah atau sumber riset. Posdes bisa berjalan asalkan komitmen desa terus dijaga, apalagi adanya DD kegiatan Posdes bisa berjalan dengan baik, meskipun jika ada hasil Posdes yang potensial pemerintah daerah dan pusat akan ikut mengembangkan potensi desa tersebut.

Salah satu tolak ukur Posdes yang baik adalah desa bisa membuat usaha lokal atau asli dari masyarakat sekitar dimana bisa digunakan sebagai sumber konsumsi masyarakat secara luas. Contohnya kerajinan, makanan dan atau minuman.

Posdes yang dilakukan desa harus menghasilkan produk yang siap untuk dijual sebagai produk souvenir, makanan atau minuman yang dipantau langsung oleh pemerintah desa, daerah dan pusat secara berkesinambungan.

Pemerintah daerah harus siap memberikan wadah kegiatan ekonomi yang menampung hasil produksi desa. Salah satu kabupaten yang melakukan itu adalah Lamongan melalui program LA-mart dan Warung-LA.

Membentuk kegiatan semacam ini harus dilakukan oleh profesional, sehingga membentuk perusahaan ritel yang menjual hasil desa yang dikelola dengan baik. Meskipun dewasa ini perusahaan ritel sedang tidak bersahabat dengan perusahaan daring.

Disinilah permasalahan timbul, apakah perusahaan ritel yang akan dikembangkan akan bisa berjalan dengan adanya sistem digitalisasi yang berdampak pada kemajuan desa? Apakah usaha ritel di desa masuk ke perusahaan daring yang sudah berdiri atau ada sehingga selisih keuntungan hanya diberikan pada perusahaan on line dan produsen?

Jawabnya perusahaan ritel harus pintsr, dimana perusahaan ritel ini harus siap menjual produknya di dasarkan secara daring, sehingga ekonomi masyarakat desa dengan mengembangkan potensi desa bisa lebih maju lagi dan masyarakat lebih mudah dalam melakukan kegiatan ekonomi, sehingga transaksi perdagangan sedikit menggunakan dengan sistem konvensional dan banyak menggunakan daring. (*)

*) Penulis Abid Muhtarom, Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Lamongan (Unisla), LPPM Pengabdian Masyarakat Unisla, Ketua LPEMA Fakultas Ekonomi Unisla, Wakorda CISC Jawa Timur, Bendahara HIMA Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga (Unair)

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Unisla Universitas Islam Lamongan
Publisher : Rochmat Shobirin
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Catatan dari Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman
    Catatan dari Tragedi Susur Sungai Sempor Sleman
    23/02/2020 - 12:16
  • Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    Tan Malaka Tokoh Kontroversial Dalam Sejarah Indonesia Modern
    22/02/2020 - 08:37
  • Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    Intervensi Politik di Dunia Pendidikan
    22/02/2020 - 08:08
  • Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    Dilema Pemulangan WNI Eks ISIS
    22/02/2020 - 07:47
  • Gubernur Serasa Presiden?
    Gubernur Serasa Presiden?
    22/02/2020 - 06:13
  • Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    Sekuler Buat Bullying Semakin Kreatif
    22/02/2020 - 00:20
  • Mencermati Jalur Afirmasi
    Mencermati Jalur Afirmasi
    21/02/2020 - 23:34
  • Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    Indonesia Pasca Ujian Nasional (UN) Ada Di Ujung Jari
    21/02/2020 - 22:15
  • Bilang Wanita bereng Bareng Pria Bisa Hamil, Sitti Hikmawatty Minta Maaf
    Bilang Wanita bereng Bareng Pria Bisa Hamil, Sitti Hikmawatty Minta Maaf
    23/02/2020 - 14:01
  • RSCM Kebanjiran, Alat Medis Rusak
    RSCM Kebanjiran, Alat Medis Rusak
    23/02/2020 - 13:59
  • Dapat Rekom PDIP Maju Pilkada Sumenep, Bagaimana Peluang Fauzi-Eva
    Dapat Rekom PDIP Maju Pilkada Sumenep, Bagaimana Peluang Fauzi-Eva
    23/02/2020 - 13:53
  • Jadi Marie Antoinette, Bella dan Gigi Hadid Tampil Menawan di Show Moschino
    Jadi Marie Antoinette, Bella dan Gigi Hadid Tampil Menawan di Show Moschino
    23/02/2020 - 13:52
  • Profil Sitti Hikmawatty, Dituduh Bilang Cewek Renang Bareng Pria Bisa Hamil
    Profil Sitti Hikmawatty, Dituduh Bilang Cewek Renang Bareng Pria Bisa Hamil
    23/02/2020 - 13:49
  • Pucat Tak Berdaya, Detik-detik Panji Petualang Dililit Piton 8 Meter
    Pucat Tak Berdaya, Detik-detik Panji Petualang Dililit Piton 8 Meter
    23/02/2020 - 08:22
  • Penghujung Februari 2020, Zodiak Ini Bakal Alami Hal Indah Tak Terduga
    Penghujung Februari 2020, Zodiak Ini Bakal Alami Hal Indah Tak Terduga
    23/02/2020 - 07:13
  • Kisah Pilu Ganda Otot Super Dunia dan Juara SEA Games di Spain Masters
    Kisah Pilu Ganda Otot Super Dunia dan Juara SEA Games di Spain Masters
    23/02/2020 - 06:00
  • Terlengkap, Jadwal Partai Final Membara Spain Masters 2020
    Terlengkap, Jadwal Partai Final Membara Spain Masters 2020
    23/02/2020 - 07:00
  • Jakarta Banjir, Warganet Ramai Sindir KPAI: Awas Sperma Bertebaran
    Jakarta Banjir, Warganet Ramai Sindir KPAI: Awas Sperma Bertebaran
    23/02/2020 - 09:56