Gaya Hidup

Bagaimana Mendidik Anak yang Benar dalam Islam?

Jumat, 24 Januari 2020 - 07:21 | 44.61k
Bagaimana Mendidik Anak yang Benar dalam Islam?
Ilustrasi - Tips mendidik anak (FOTO: Shutterstock)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTAMendidik anak merupakan kewajiban orang tua. Namun, tak jarang orang tua bingung bagaimana cara mendidik anak yang benar. Memang mendidik anak bukanlah hal yang mudah, apalagi jika kita ingin anak memiliki akhlak yang baik. Lalu bagaimana cara mendidik anak sesuai ajaran Islam?

Melansir muslimah.or.id, pendidikan yang baik adalah dengan menanamkan akhlaq yang baik secara kuat dan kokoh ke dalam jiwa anak. Berikut ini berbagai hal yang bisa Anda lakukan untuk mendidik anak.

1. Kelembutan

Terdapat sejumlah hadits Nabi yang mengajarkan kita untuk menggunakan kelembutan saat berinteraksi dengan orang lain, salah satunya adalah seperti berikut.

عن عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْج النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ رواه البخاري

“Dari ‘Aisyah, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah meridhai beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, 6024).

Di antara tabiat anak-anak adalah mereka mencintai orang tua yang lemah lembut kepada mereka, membantu mereka, dan yang perhatian kepada mereka, sebisa mungkin tanpa teriak dan amarah; bahkan dengan penuh hikmah dan kesabaran. Anak usia dini membutuhkan hiburan dan permainan; sebagaimana juga usia dini adalah usia yang tepat untuk menanamkan adab-adab dan pendidikan yang baik. Oleh karena itu, orang tua harus mampu menyeimbangkan antara keduanya.

2. Kelembutan tidak berarti meniadakan hukuman pada saat diperlukan.

Tidak benar jika anak selalu dihukum untuk setiap pelanggaran yang dilakukan. Hukuman diterapkan saat kelembutan tidak lagi berpengaruh, dan ketika nasehat, perintah dan larangan telah diabaikan. Hukuman juga harus memberikan manfaat, misalnya bertujuan untuk mendisiplinkan anak. Hindari memberikan hukuman berupa kekerasan.

3. Memberikan contoh yang baik.

Orang tua harus memiliki akhlak yang baik terlebih dahulu, sebelum mengajari anaknya berakhlak baik. Sebagai contoh, tidak tepat jika seorang ayah melarang anaknya merokok padahal dia sendiri merokok.

Salah seorang ulama mengatakan kepada guru anak-anaknya, “Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mendidik keshalihan anak-anak saya adalah membuat diri Anda sendiri menjadi shalih. Karena kesalahan mereka adalah bentuk mencontoh dari kesalahan Anda; Hanya perbuatan baik saja yang harus Anda lakukan dan tinggalkanlah perbuatan yang jelek di hadapan mereka” (Tariikh Dimasyq, 38 / 271-272).

Selain hal di atas, menurut Prof Agus Zainal Arifin, seperti dilansir dari laduni.id, saat anak melakukan kesalahan, orang tua tidak perlu murka. Diingatkan saja, dikasih tahu apanya yang salah, dan bagaimana yang seharusnya, tanpa ada baper, tanpa ada cap-capan seperti kamu pemalas, kamu ceroboh, kamu ngantukan, dan seterusnya. 

"Kalau kita meniru perlakuan Tuhan kepada anak kecil, malah lebih keren lagi. Anak yang beribadah, pahalanya langsung diberikan cash, bahkan dihadiahkan kepada orang tuanya. Tapi kalau bersalah, seketika dimaafkan, tidak diciprati dosa sedikitpun, apalagi dimarahi," terang prof Agus.

Menurutnya, Tuhan suka memberi apresiasi kepada anak, dan tidak suka memberi sanksi kepada anak. Namun demikian, hal tersebut masih tidak banyak orang tua yang melakukan dan mengamalkannya.

"Sifat ini yang jarang ditiru manusia. Kebanyakan sukanya memberi sanksi atas kesalahan anak, dan justru gengsi memberi apresiasi atas setiap keberhasilan kecil anak," jelasnya.

Padahal, lanjut Prof Agus, kalau mau meniru Tuhan, niscaya kepercayaan diri anak akan tumbuh pesat. Hal yang penting dalam mendidik anak adalah, apapun kesalahannya, tinggal diperbaiki agar tidak terulang lagi. Tak perlu menjadikan anak trauma hingga mempengaruhi mentalnya. (*)


Mendidik anak Parenting tips
Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,677

+149 Positif

103

+22 Sembuh

157

+21 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Rabu, 01 April 2020 - 16:00 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kiai Azaim: Andaikan Pandemi Covid-19 adalah Metafora dari Dosa dan Kedurhakaan
    Kiai Azaim: Andaikan Pandemi Covid-19 adalah Metafora dari Dosa dan Kedurhakaan
    01/04/2020 - 20:08
  • Rumput Tetangga Senantiasa
    Rumput Tetangga Senantiasa "Terlihat" Lebih Hijau
    01/04/2020 - 15:06
  • Penghapusan UN dan Analisa Dampak Covid19 di Dunia Pendidikan
    Penghapusan UN dan Analisa Dampak Covid19 di Dunia Pendidikan
    01/04/2020 - 10:14
  • Kepemimpinan Perempuan di Tangan Angka Survei
    Kepemimpinan Perempuan di Tangan Angka Survei
    31/03/2020 - 23:28
  • Evaluasi Penggunaan Data Dalam Covid 19, Jangan Jadi Monster Bagi Masyarakat
    Evaluasi Penggunaan Data Dalam Covid 19, Jangan Jadi Monster Bagi Masyarakat
    31/03/2020 - 22:23
  • Produktivitas PNS Saat Work From Home 
    Produktivitas PNS Saat Work From Home 
    31/03/2020 - 21:27
  • Dampak Positif Virus Covid-19 di SDK Santa Maria II Malang
    Dampak Positif Virus Covid-19 di SDK Santa Maria II Malang
    31/03/2020 - 13:38
  • Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah jika Karantina Wilayah Diterapkan
    Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah jika Karantina Wilayah Diterapkan
    31/03/2020 - 12:34
  • Jawa Timur Butuh 3.200 APD Virus Corona Tiap Hari
    Jawa Timur Butuh 3.200 APD Virus Corona Tiap Hari
    02/04/2020 - 04:05
  • Polisi Buru Pembacok Warga Depok di Warung Klontong Cimanggis
    Polisi Buru Pembacok Warga Depok di Warung Klontong Cimanggis
    02/04/2020 - 03:05
  • Erling Haaland Jadi Incaran Manchester United dan Real Madrid
    Erling Haaland Jadi Incaran Manchester United dan Real Madrid
    02/04/2020 - 02:45
  • Radio Indonesia Dukung Pemerintah Melawan Virus Corona
    Radio Indonesia Dukung Pemerintah Melawan Virus Corona
    02/04/2020 - 02:40
  • Wali Kota Sukabumi Tak Gajian 4 Bulan ke Depan karena Wabah Corona
    Wali Kota Sukabumi Tak Gajian 4 Bulan ke Depan karena Wabah Corona
    02/04/2020 - 01:05
  • Janji PLN ke Pelanggan yang Terlanjur Beli Token Saat Listrik Gratis
    Janji PLN ke Pelanggan yang Terlanjur Beli Token Saat Listrik Gratis
    02/04/2020 - 00:14
  • Kocak, Ekspresi Raja Superseries Belajar Bahasa Mandarin saat COVID-19
    Kocak, Ekspresi Raja Superseries Belajar Bahasa Mandarin saat COVID-19
    02/04/2020 - 01:02
  • Rocky Marciano, Petinju Mengerikan Sebelum Muhammad Ali dan Mike Tyson
    Rocky Marciano, Petinju Mengerikan Sebelum Muhammad Ali dan Mike Tyson
    02/04/2020 - 02:02
  • Luar Biasa, Pelatnas Cipayung Disulap Jadi Markas untuk Lawan Corona
    Luar Biasa, Pelatnas Cipayung Disulap Jadi Markas untuk Lawan Corona
    02/04/2020 - 00:30
  • Motor Ini Ternyata Jadi Inspirasi dr Tirta Ngegas Lawan Corona
    Motor Ini Ternyata Jadi Inspirasi dr Tirta Ngegas Lawan Corona
    02/04/2020 - 01:44