Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan

Kamis, 23 Januari 2020 - 00:37 | 28.94k
Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan
Sumiati, Mahasiswa Prodi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (UNISMA)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Teknologi terbaru seperti cloud dan internet of Things (IoT) telah mendisrupsi lansekap bisnis, serta menyejajarkan posisi Usaha kecil dan Mengengah (UKM) agar dapat bersaing dengan para pemain industry yang sudah mapan di era ekonomi digital.

Dengan kontribusi UKM yang mencapai 97 persen total tenaga kerja, 99 persen lapangan kerja,60,34 persen total Produk Domestik Bruto (PDB) dan14,3 persen total ekspor, dunia seharusnya bisa mereka taklukkan.

Di Indonesia, transformasi digital menjadi kunci, dengan kontribusi terhadap PDB Indonesia diperkirakan mencapai US$ 22 miliar pada 2021,, menurut riset IDC dan Microsoft.

 Dengan produk dan layanan digitial semakin signifikan bagi perekonomian Indonesia, UKM perlu lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi dan mentransformasi tempat kerja mereka secara digital di tahun-tahun mendatang.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Atau menghadapi risiko persaingan dalan pasar yang sangat kompetitif, terutam di tengah ketidakstabilan geopolitik dan suramnya ekonomi global.

Sederhana. Namun Andal

Riset Deloitte menunjukkan bahwa UKM yang tumbuh pesat cendrung menggunakan cloud untuk aktivitas sehari-hari. Pemilik bisnis pun menginginkan jaringan berkualitas premium yang kompatibel untuk kebutuhan mereka yang terus berkembang.

UKM  biasanya dilengkapi dengan sumber daya TI yang sangat sederhana (atau bahkan sama sekali tidak memiliki sumber daya TI).

Ini berarti, solusi jaringan yang paling cocok adalah mudah dan sederhana untuk diatur, namun bisa diandalkan untuk berfungsi tanpa keterlibatan yang terus- menerus dari pemilik bisnis.

Banjirnya perangkat mobile dan Io di pasaran serta tren “pekerjaan fleksibel” membuat karyawan UKM berharap dapat berselancar di internet dengan cepat dan aman di manapun mereke berada. Konektivitas yang baik juga merupakan ekspektasi pelanggan selagi berbelanja, makan atau menghabiskan waktu.

Misalnya saja disebuah hotel butik, koneksi Wi-Fi yang buruk dapat menjadi perbedaan anatar ulasan bintang lima dan bintang empat.

Demikian pula di sector ritel. Toko dengan jaringan aman dan terukur dapat mulai mendigitalkan pengalaman dalam toko mereka dan membantu pelanggan memesan atau menemukan produk.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Pada dasarnya, konektivitas adalah pembeda yang mengubah pengalam pelanggan dari yang membosan menjadi luar biasa, sehingga dapat meningkatkan loyalitas dan preferensi merek.

Keamanan Built-In

Dalam mentransformasikan bisnis secara digital, UKM tidak hanya mendapat manfaat besar, namun juga peningkatan risiko. Semakin banyak perangkat mobile yang diizinkan dalam jaringan, kian banyak  titik akses yang dapat dimasuki peretas.

Dari 58 juta UMKM yang ada di Indonesia, yang bergabung dengan e-commerce mencapai 8 juta UKM, atau setara dengan 14 persen. Namun sebagian besar UKM yang sudah online, tidak memiliki proteksi yang memadai terhadap serangan kejatan  siber.

UKM merupakan target yang mudah, karena kurangnya keamanan yang dibangun ke dalam jaringan mereka. Agar bisnis dapat bertumbuh dan terlindung dari kejahatan siber, para pemilik bisnis membutuhkan jaringan tingkat enterprise dengan fitur keamanan built-in yang dirancang untuk mengsegmentasi jeringan.

Banyak pemilik bisnis yang khawatir membiarkan tamu masuk kejaringan bisnis mereka. Dengan pengaturan jaringa tradisonal ala rumahan, hal terbaik yang dapat untuk memberikan sedikit keamanan ekstra adalah membuat para tamu sign-in terlebih dulu menggunakan kata sandi.

Namun solusi jaringan tingkat enterprise yang kini tersedia utnuk UKM sudah dapat mensegmentasi jaringan denga lapisan keamanan ekstra, yang disertai peningkatan  kinerja keseluruhan untuk booting.

Misalnya, satu bagian dari jaringa dibatasi hanya untuk operasi, sementara yang lain dapat memprioritaskan akses tamu. Pengaturan ini memastikan lalu lintas tamu tetap terpisah dari lalu lintas ynag penting bagi bisnis atau lalu lintas pembayaran, sehingga dapat membatasi titik akses peretas.

Mempersiapkan Masa Depan

Sejak dulu, usaha kecil harus memilih antara kinerja atau biaya. Agar tetap kompetitif di era digital yang terus berkembang saat ini, usaha kecil perlu menerapkan solusi inovatif yang terukur yang sebanding dengan perusahaan-perusahaan besar guna menciptakan nilai, menekan biaya, mengurangi risiko, dan membangun kepercayaan pelanggan.

Banyak perusahaan di Asia Pasifik trelah berinvestasi dalam teknologi tempat kerja dalam satu tahun terakhir. Namun, solusi-solusi ini sering didasrkan pada jaringan tradisional yang tergantung pada upgrade tambal sulam saat kebutuhan baru muncul.

Memahami bahwa UKM memiliki kebutuhan bisnis yang unik, aruba meluncurkan produk Wi-Fi kelas bisnis pertamanya untuk pasar UKM, yaitu Aruba Instant On, yang dilengkapi manajemen dan pengaturan sederhana, desain produk yang mengutamakan kemampuan mobile, model harga flekisibel, serta keamanan dan analitik tingkat interprise yang semakin diinginkan usaha kecil.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dengan memastikan persyaratan jaringa dievaluasi ulang secara efektif, solusi Wi-Fi yang terinstal harus berasal dari vendor terpercaya dengan keamanan built-in, untuk melindungi dari ancaman-ancaman umum, sekaligus memungkinkan peningkatan pengalaman digital, baik untuk karyawan, pelanggan, dan mitra.

*) Penulis: Sumiati, Mahasiswa Prodi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (UNISMA)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Unisma Opini
Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,790

+113 Positif

112

+9 Sembuh

170

+13 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Kamis, 02 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    02/04/2020 - 14:19
  • Sputnik dan Kita
    Sputnik dan Kita
    02/04/2020 - 13:43
  • Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    02/04/2020 - 13:10
  • Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    02/04/2020 - 12:28
  • Corona oh Corona!
    Corona oh Corona!
    02/04/2020 - 09:02
  • Bhayangkara FC Pastikan Kontrak dengan Sponsor Masih Aman
    Bhayangkara FC Pastikan Kontrak dengan Sponsor Masih Aman
    03/04/2020 - 02:45
  • Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    03/04/2020 - 02:05
  • 2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    03/04/2020 - 01:05
  • Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    03/04/2020 - 00:51
  • Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    03/04/2020 - 00:20
  • Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    03/04/2020 - 00:34
  • Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    03/04/2020 - 00:44
  • Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    03/04/2020 - 01:34
  • Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    03/04/2020 - 00:10
  • Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    03/04/2020 - 01:22