Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan

Selasa, 21 Januari 2020 - 10:15 | 44.48k
Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan
Khoirul Muttaqin, S.S., M. Hum., Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UNISMA.
FOKUS

Universitas Islam Malang

Pewarta: Humas Unisma | Editor: AJP-5 Editor Team

TIMESINDONESIA, MALANG – Dihapuskannya UN untuk tahun ajaran 2020/2021 oleh Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, menjadi polemik yang banyak diperbincangkan oleh beberapa kalangan masyarakat. Banyak yang menyetujui kebijakan tersebut, tetapi banyak pula yang menolaknya. Pihak yang setuju dan tidak mempunyai alasan masing-masing yang tidak begitu saja bisa dibantah.

UN yang selama ini dianggap menjadi tolok ukur utama kesuksesan peserta didik dalam pendidikan, tentu saja mempunyai penggemar setia yang cukup banyak, seperti lembaga bimbingan belajar, penyusun soal, penyedia perlengkapan UN, atau stakeholder yang berkaitan dengan kegiatan tersebut. Maka dari itu, kebijakan penghapusan UN tentu ditentang keras oleh oknum atau lembaga tersebut. Pihak-pihak yang mengharapkan UN masih diselenggarakan itu menganggap bahwa penghapusan UN sebagai tindakan yang gegabah.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Jika kita menilik sejarah penyelenggaraan UN, kita akan mendapati banyak berita di media massa yang melaporan terjadinya tindak kecurangan yang dilakukkan baik oleh peserta maupun pendidik di sekolah yang menyelenggarakan UN. Hal itu menunjukkan bahwa hasil UN yang sebenarnya dijadikan tolok ukur kesuksesan peserta didik, malah menjadi ajang pembuktian bahwa pendidikan di Indonesia belum bisa dikatakan sukses.

Budaya pendidikan di Indonesia yang menjadikan hasil angka menjadi tolok ukur utama kesuksesan pendidikan memang cukup kuat mengakar. Sejak tingkat dasar persepsi masyarakat pada umumnya menganggap bahwa peserta didik pintar adalah yang memperoleh peringkat akademik. Oleh karena itu, banyak peserta didik berusaha keras agar memperoleh peringkat tersebut.

Secara harfiah, dalam KBBI, pendidikan memiliki arti sebuah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pada intinya, pendidikan adalah proses mengubah sikap dan mendewasakan manusia atau peserta didik. Hal itu secara mudah terlihat dari indikator kejujuran peserta didik dalam mengarungi proses pendidikan.

Kejujuran menandakan betapa peserta didik mempunyai sikap percaya diri dan mau menerima segala risiko dari hasil pekerjaanya. Hal itu menunjukkan kedewasaan mereka dalam berpikir. Selain itu, tentu perilaku tersebut juga menunjukkan adanya perubahan sikap yang positif oleh peserta didik.

Sebenarnya hasil akademik yang baik tidaklah menjamin kesuksesan sesorang. Hal itu dibuktikan oleh penelitan yang dilakukan di Eropa dan Amerika.

 Salah satu peneliti Amerika, Thomas J. Stanley, menempatkan kejujuran seseorang menjadi faktor utama yang menentukan kesuksesan seseorang tersebut. Dari paparan tentang makna harfiah pendidikan dan konteksnya dengan kehidupan di masa depan, dapat disimpulkan bahwa kejujuran adalah indikator utama kesuksesan dalam pendidikan. Oleh karena itu, peserta didik yang jujur dalam proses pendidikan perlu diberikan apresiasi lebih. Sedangkan sebagus-bagusnya nilai akademik peserta didik, tetapi jika mereka terindikasi tidak jujur dalam prosesnya, maka perlu dipertimbangkan ulang dalam penilaian.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

 Pendidik maupun pihak sekolah harus punya tanggung jawab moral. Mereka harus meyakinkan diri mereka sendiri bahwa pendidikan yang mereka laukan belumlah berhasil jika diketahui masih ada siswa yang tidak jujur dalam proses pendidikan.

*)Penulis: Khoirul Muttaqin, S.S., M. Hum., Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UNISMA.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Opini Kopi Times Unisma Malang Universitas Islam Malang
Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,790

+113 Positif

112

+9 Sembuh

170

+13 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Kamis, 02 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    02/04/2020 - 14:19
  • Sputnik dan Kita
    Sputnik dan Kita
    02/04/2020 - 13:43
  • Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    02/04/2020 - 13:10
  • Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    02/04/2020 - 12:28
  • Corona oh Corona!
    Corona oh Corona!
    02/04/2020 - 09:02
  • Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    03/04/2020 - 02:05
  • 2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    03/04/2020 - 01:05
  • Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    03/04/2020 - 00:51
  • Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    03/04/2020 - 00:20
  • Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    03/04/2020 - 00:05
  • Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    03/04/2020 - 00:34
  • Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    03/04/2020 - 00:44
  • Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    03/04/2020 - 00:10
  • Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    03/04/2020 - 01:34
  • Anjing Pit Bull Diajarin Nyetir Mobil di Jalanan, Begini Jadinya
    Anjing Pit Bull Diajarin Nyetir Mobil di Jalanan, Begini Jadinya
    03/04/2020 - 01:14