Kopi TIMES

Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020

Senin, 20 Januari 2020 - 19:09 | 46.90k
Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020
Fathullah Uday, Penulis salah satu santri di Situbondo sekaligus Jurnalis TIMES Indonesia.
Pewarta: Fathullah Uday | Editor: Dody Bayu Prasetyo

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Situbondo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang bakal menyelenggarakan Pilkada 2020. Pada momentum Pilkada inilah banyak potensi hoaks atau informasi negatif yang akan merajalela di dunia maya bahkan akan membabi buta bagi pengguna media sosial yang tidak bijak memanfaatkannya.

Media sosial masih dianggap sebagai senjata ampuh bagi pelakunya untuk mempengaruhi masyarakat, tidak sedikit yang menjadi korban maksiat hoaks harus berurusan dengan pihak yang berwajib bahkan bisa menjadi bibit konflik manakala tidak terdeteksi sedini mingkin.

Dalam keterangan kitab Risalah Al-Mustarsyidin, maksiat berasal dari kata bahasa Arab yang bermakna menentang, melanggar, dan durhaka. Sedangkan pengertian hoaks adalah informasi bohong. Seperti ujaran kebencian, fitnah, gibah, namimah, dan saudara-saudaranya. Itu semua termasuk bagian dari maksiat.

Kecanggihan teknologi dinilai sangat efektif bagi pelaku maksiat hoaks dijadikan media memelintir fakta dijadikan fitnah, memproduksi informasi sebanyak-banyaknya yang tidak jelas perawi dan sanadnya, membenturkan penyelenggara dengan kontestannya sehingga masyarakat dibuat tidak percaya dengan integritas penyelenggara bahkan dibuat senjata pamungkas untuk menjatuhkan rival politiknya.

Dalam konteks Pilkada Situbondo 2020, Setidaknya bagi semua pihak harus bergandengan tangan dan tetap berjamaah dalam memerangi maksiat yang satu ini. Efek dari penggunaan media sosial yang tidak bijak akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, tidak terkecuali bagi para pelaku politik, seharusnya menampilkan wajah politik yang santun, menyuguhkan menu-menu program unggulan, dan kompetitif dengan sehat dalam meraih kemenangan.

Cara Melawan Maksiat Hoaks

Derasnya maksiat hoaks atau informasi bohong sudah tidak lagi terbendung bahkan sudah menjadi konsumtif setiap hari, bagi pelaku sudah pasti mendapat dosa jariyah, dosa yang mengalir terus bagi si pelaku atau bahkan akan berurusan dengan pihak yang berwajib. Dan untuk yang termakan hoaks berhentilah menyebarluaskan dan stop sampai di genggamannya.

Setidaknya ada 3 pedoman pokok yang harus dipahami dalam bermedia sosial yang bijak dalam rangka berupaya membendung maksiat hoaks, yakni pertama, klarifikasi (tabayyun). Di sinilah pentingnya mencari tahu bahwa informasi yang didapat tidak ditelan mentah mentah, sumber dan dampak dari informasi tersebut harus jelas, harus cerdas memilih dan melilah mana yang berisi konten positif dan mana yang negatif sehingga pengguna media sosial tidak terjebak pada dosa yang tidak kerasa.

Kedua, berprasangka positif (husnuddzan). Dalam interaksi sosial bahkan dalam media komunikasi diperlukan berprasangka positif untuk menggali kekurangan diri sendiri bahkan dijadikan motivasi. Hal ini dapat menjaga persahabatan dalam berkompetesi dan merawat tatanan sosial.

Ketiga, tidak menyebar luaskan Informasi bohong. Kalau informasi yang sudah diyakini ketidakbenarannya, maka jangan disebarluaskan dan stop dalam genggaman pengguna media sosial. Jadikan pengetahuan pribadi agar tidak berdampak negatif yang lebih luas lagi. Karena bahaya informasi bohong kadang dijadikan mortir oleh pemanfaat informasi bohong untuk membombardir dalam rangka menjatuhkan lawan politiknya.

Menebar Politik Santun dan Beretika

Mendekati Pilkada Situbondo 2020 yang sudah tinggal delapan bulan lagi akan digelar, setidaknya harus dimasifkan, diinternalisasikan bahkan dilantangkan pendidikan politik santun dan beretika oleh semua pihak. Di awal tahun ini suhu politik adem ayem sudah menjadi pembuka yang baik, hampir tidak ada komentar komentar pahit ditujukan kepada lawan politik. Kalaupun ada, persentasenya sangat sedikit hanya pada pandangan atau pilihan politik yang berbeda.

Setuju atau tidak setuju, bahwa beda pendapat sah-sah saja dan beda pilihan politik adalah hal yang wajar. Namun dalam meraih, memelihara atau bahkan mempertahankan kekuasaan berperiode harus berwajah santun dan beretika sudah tidak jamannya lagi mengunakan cara-cara jahiliyah.

Walhasil, bagi semua aktor baik yang elit dan yang awam wajib hukumnya menjaga marwah Bumi Shalawat Nariyah sehingga tidak terkotori momentum politik lima tahunan atau dari maksiat hoaks serta menjaga eksistensi kabupaten yang berbau religius dengan mengedepankan nilai-nilai etika dan kesantunan dalam berkontestasi sehingga dicapailah slogan menang bermartabat atau kalah terhormat. Wallahu a’lamu bisshowab. (*)

 

*) Penulis: Fathullah Uday, Penulis salah satu santri di Situbondo sekaligus Jurnalis TIMES Indonesia.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Opini Fathullah Uday maksiat hoaks pilkada 2020 situbondo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,790

+113 Positif

112

+9 Sembuh

170

+13 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Kamis, 02 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    02/04/2020 - 14:19
  • Sputnik dan Kita
    Sputnik dan Kita
    02/04/2020 - 13:43
  • Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    02/04/2020 - 13:10
  • Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    02/04/2020 - 12:28
  • Corona oh Corona!
    Corona oh Corona!
    02/04/2020 - 09:02
  • Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    03/04/2020 - 02:05
  • 2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    03/04/2020 - 01:05
  • Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    03/04/2020 - 00:51
  • Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    03/04/2020 - 00:20
  • Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    03/04/2020 - 00:05
  • Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    03/04/2020 - 00:34
  • Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    03/04/2020 - 00:44
  • Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    03/04/2020 - 01:34
  • Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    03/04/2020 - 00:10
  • Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    03/04/2020 - 01:22