Kopi TIMES

Terimakasih atau Terima Kasih

Kamis, 16 Januari 2020 - 01:14 | 75.12k
Terimakasih atau Terima Kasih
Wiyono, M.Pd, Pendidik dan penulis di Al Izzah, Batu

TIMESINDONESIA, BATU – MasyaAllah, Allahu Akbar. Begitu luas, dalam, dan tinggi ilmu Allah. Bukti luas dan dalamnya, seandainya air laut dijadikan tinta dan pepohonan yang ada di bumi ini menjadi pena, bahkan ditambah tujuh kali lagi, tetap saja tidak habis untuk menulis dan membahas kalimat Allah. Hal tersebut diabadikan oleh Allah di dalam Al Quran surat Lukman berikut:

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sudah tak terhitung kenikmatan yang  Allah berikan kepada kita. (Q.S Lukman: 27). 

Inilah yang patut kita syukuri dengan ungkapan terima kasih. Mengacu pada hal di atas, satu diantaranya mensyukuri bahasa. Ilmu Allah melalui bahasa ini begitu luas dan luar biasa. Sebagai contoh, di dalam pembelajaran bahasa. Terkait bahasa ini, di dalam Al Quran Allah menyinggung dalam Q.S Ibrahim ayat 4. Kandungannya sebagai berikut: 

Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. 

Di dalam hal ini penulis akan membahas sedikit terkait bahasa. Bahasa yang dibahas yaitu makna yang terkandung di dalam kata terima kasih. Menurut KBBI, terima berarti menyambut; mendapat (memperoleh) sesuatu. Sedangkan kasih berarti beri atau memberi. Terima kasih bermakna rasa syukur. 

Jika kita kaji di dalam pembelajaran bahasa hal tersebut bermakna mendalam dan luas. Baik makna leksikal, gramatikal, tersurat ataupun tersirat. Pembelajaran bahasa terdiri atas empat aspek. Diantaranya menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Hal tersebut terdiri atas aspek terima dan kasih. Aspek terima yaitu menyimak dan membaca, sedangkan kasih, terdiri atas berbicara dan menulis. 

Mengacu pada hal tersebut sebaiknya seseorang yang sudah menerima akan lebih baik jika mengasih. Di dalam hal ini jika sudah menyimak atau membaca, sebaiknya berbicara/menyampaikan atau menulis. itu sebagai lading amar makruf nahi munkar di media lisan dan tulisan. Namun ada rambu-rambu yang perlu diperhatikan yaitu berbicara dan menulis tentang kebaikan dan kebenaran, jika tidak bisa maka lebih baik diam. Mengapa begitu? Karena siapa yang beriman kepada Alah dan hari akhir sebaiknya berbicara yang baik atau diam ..(Al Hadist). Itu sebagai bentuk rasa syukur terhadap ilmu pengetahuan. Itulah bukti bahwa ilmu Allah meliputi segala sesuatu. Dasarnya pada pernyataan tersebut, mari kita dalami kandungan ayat berikut:

Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu. (At Thalaq ayat 12).

“Terima kasih” jika dikaji dalam bahasa dan dikorelasikan dengan agama maka, tulisannya harus dipisah karena amanat yang tersirat setelah kita menerima harus memberi, atau dalam kata lain setelah terima baru kasih. Inilah salah satu bentuk rasa syukur.

Namun jika kata tersebut tidak dipisah maka memiliki maksud hanya mau menerima saja dan tidak mau memberi. Mungkin kita berfikir, karakter orang yang mau menerima saja dan tidak mau memberi bisa disebut dengan…. Mengapa begitu? Karena perkataan dan tulisan adalah karakter pembicara atau penulis tersebut, dalam hal ini karakter orangnya, meskipun hal itu tidak utuh 100% betul. Padahal jika kita faham keutamaan memberi di dalam hal ini tangan di atas lebih baik daripada yang di bawah maka jika kita faham akan semangat untuk memberi daripada menerima. 

Dengan mengasih/memberi nanti kita akan dapat balasan minimal sepuluh kali lipat, seratus, seribu, sejuta, atau bahkan tidak terhingga. Memang tidak masuk di akal. Itulah bukti ilmu Allah hampir semuanya tidak masuk di akal manusia.  Bagaimanapun juga wajib kita yakini. Ini buktinya.

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Q.S Al Baqarah ayat 261)

Itu sebagai bentuk rasa syukur, dengan mensukuri maka nikmat akan bertambah. Baik nikmat umur, kesehatan, bahkan rejeki dan ilmu pengetahuan, Sekarang tinggal kita sendiri yang memilih terimakasih atau terima kasih. Yang jelas semuanya ada dampak dan konsekwensi dari apa yang sudah kita dilakukan. Semoga Allah memberi yang terbaik.

 

Oleh: Wiyono, M.Pd, Pendidik dan penulis di Al Izzah, Batu
*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Opini Wiyono
Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

Kawal Informasi Seputar COVID-19 Secara Tepat dan Akurat

Ini merupakan sumber informasi inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, profesional & pemerintah.

Jumlah Kasus di Indonesia Saat Ini

1,790

+113 Positif

112

+9 Sembuh

170

+13 Meninggal
Statistik Kasus COVID-19 di Indonesia
Last update: Kamis, 02 April 2020 - 15:50 Sumber: kawalcorona.com
Honda HRV

TIMES TV

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

Ketua DPRD Kota Malang Sumbang dan Apresiasi MBLC

23/03/2020 - 20:12

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi

Pembuatan Sarcovid, Karya Anak Bangsa Untuk Negeri Pertiwi
Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran Sudah Bisa Dioperasian sebagai RS Darurat Penanganan Covid-19
Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto

Satu Jam Mengenal Pemikiran Didik Gatot Subroto
Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

Jokowi Bagi Tips Cegah Virus Corona

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    Bukan Lockdown, Indonesia Punya Dasa Wisma untuk Tuntaskan Corona
    02/04/2020 - 22:40
  • Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19, Tantangan yang Mendewasakan
    02/04/2020 - 22:28
  • Covid-19 dan Investasi Saham
    Covid-19 dan Investasi Saham
    02/04/2020 - 15:13
  • Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    Di Era Wabah, Jangan Ada Pelanggaran HAM
    02/04/2020 - 14:19
  • Sputnik dan Kita
    Sputnik dan Kita
    02/04/2020 - 13:43
  • Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    Politik Hukum Berbasis Keadilan Gender
    02/04/2020 - 13:10
  • Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    Menakar Kampus Merdeka ala Nadiem
    02/04/2020 - 12:28
  • Corona oh Corona!
    Corona oh Corona!
    02/04/2020 - 09:02
  • Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    Wamendes: Desa Harus Terlindungi dari Pemudik
    03/04/2020 - 02:05
  • 2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    2 Perwira TNI AL Berstatus PDB Virus Corona Meninggal di Jakarta
    03/04/2020 - 01:05
  • Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    Pakar Sebut Sistem Kekebalan Tubuh Manusia Tidak Bekerja On dan Off
    03/04/2020 - 00:51
  • Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    Boca Juniors Tutup Peluang Datangkan Edinson Cavani
    03/04/2020 - 00:20
  • Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    Kabar Terkini Bupati Karawang Cellica Positif Corona
    03/04/2020 - 00:05
  • Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    Begini Cara Dapat Token Listrik Gratis dan Diskon Tagihan PLN
    03/04/2020 - 00:34
  • Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    Manantang Maut Lewat Mike Tyson, Aktor Nekat Ini Bernasib Tragis
    03/04/2020 - 00:44
  • Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    Pandemi Corona Bikin Juventus Sulit Bayar Gaji, Ronaldo Pulang ke MU
    03/04/2020 - 01:34
  • Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    Gawat, Bek Norwich Ketahuan Buka Situs Dewasa
    03/04/2020 - 00:10
  • Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    Pandemi Corona di Kamp Pengungsi Rohingya, 1 Toilet Digunakan 40 Orang
    03/04/2020 - 01:22