Gaya Hidup

Patut Ditiru! Kota Ini Larang Penggunaan Kantong Plastik

Rabu, 15 Januari 2020 - 05:02 | 41.14k
Patut Ditiru! Kota Ini Larang Penggunaan Kantong Plastik
Ilustrasi - kantong plastik (FOTO: Thinkstock)
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ibu Kota Jakarta akan melakukan upaya resmi untuk mengurangi sampah plastik. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Peraturan Gubernur yang melarang penggunaaan kantong plastik di pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat pada 31 Desember 2019 sebagai upaya pengurangan sampah plastik. Peraturan ini akan mulai diterapkan pada bulan Juni 2020. 

Jakarta bukanlah satu-satunya yang melarang penggunaan plastik. Berikut ini beberapa kota yang lebih dulu menerapkan hal tersebut.

1. Banjarmasin

Ibukota provinsi Kalimantan Selatan ini adalah kota pertama di Asia Pasifik yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Dikutip dari CNN, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Daerah Kota Banjarmasin mulai melarang penggunaan kantong plastik di toko-toko modern (seperti supermarket dan minimarket) hampir empat tahun yang lalu, tepatnya pada akhir Maret 2016. 

2. Balikpapan

Balikpapan juga menerapkan kebijakan larangan penggunaan kantong plastik. Kota yang terletak di Kalimantan Timur ini mulai melarang penyediaan kantong plastik di toko-toko ritel sejak Juli 2018, dan Kepala BLH Balikpapan mengungkapkan bahwa larangan ini berhasil mengurangi sampah plastik, menurut laporan Bisnis.com. Untuk menggantikan plastik, toko-toko menyediakan kardus untuk para pelanggan.

Edisi-Rabu-15-Januari-2020-plastik.jpg

3. Jambi

Kota Jambi pun mulai melarang penggunaan kantong plastik di toko-toko modern sejak Januari 2019. Dikutip dari Detik.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi mengatakan bahwa kebijakan ini mulai diterapkan untuk memperkuat Peraturan Daerah tentang pengelolaan sampah yang ditetapkan pada tahun 2013.

4. Bogor

Kota Bogor mulai melarang penggunaan kantong plastik di gerai ritel modern sejak 1 Desember 2018. Kebijakan ini dikeluarkan karena sangat banyaknya sampah plastik yang ada di Kota Bogor. Menurut Kepala DLH Kota Bogor Ellia Buntang, dari 23 gerai yang ada di Kota Bogor menghasilkan 1,8 ton kantong plastik per hari dan dengan kebijakan ini kita kurangi secara signifikan.

5. Jayapura

Sejak 1 Februari 2019, toko modern dan pusat perbelanjaan di Kota Jayapura resmi dilarang menyediakan kantong plastik, dan para pembeli pun dianjurkan untuk menggunakan tas, keranjang, atau noken (tas tradisional Papua yang terbuat dari serat kayu) untuk berbelanja. Dilansir dari Pos Papua, larangan ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2017 dan respon dari 50% warga pun positif. 

6. Provinsi Bali

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, provinsi Bali pun mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sejak Desember 2018, tapi peraturan tersebut mulai berlaku sepenuhnya sejak Juli 2019. Dan bukan hanya kantong plastik saja, tapi penggunaan styrofoam dan sedotan plastik pun telah dikurangi. 

7. Surabaya

Meskipun belum sepenuhnya berlaku, pemerintah Kota Surabaya secara resmi telah menghimbau warga untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dan styrofoam sejak Agustus 2019. “Untuk mengubah perilaku masyarakat memang tidak mudah, namun secara bertahap Pemkot Surabaya akan terus memberikan edukasi,” ujar Kepala DLH Kota Surabaya Eko Agus Supiandi.

Tak hanya tujuh kota besar di atas yang telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik. Beberapa kota lain seperti Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papu, dan Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. (*)


penggunaaan kantong plastik Kantong Plastik Jakarta
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan
    Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan
    21/01/2020 - 10:15
  • Sapaan 'Guys' dan 'Gayus' Generasi Y dan Z
    Sapaan 'Guys' dan 'Gayus' Generasi Y dan Z
    21/01/2020 - 08:55
  • Kalkulasi Politik Pilkada Tuban 2020, Afirmasi Antar-Poros Ciutkan Nyali Bacalon
    Kalkulasi Politik Pilkada Tuban 2020, Afirmasi Antar-Poros Ciutkan Nyali Bacalon
    20/01/2020 - 23:43
  • Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020
    Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020
    20/01/2020 - 19:09
  • 50 Tahun Refly Harun: Refly Harun dan Generasi Konstitusi Baru
    50 Tahun Refly Harun: Refly Harun dan Generasi Konstitusi Baru
    20/01/2020 - 16:13
  • Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    20/01/2020 - 08:41
  • Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    19/01/2020 - 20:19
  • TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    19/01/2020 - 16:57
  • Tes Kepribadian: Jenis Fobia Bisa Cerminkan Kepribadian, Anda Fobia Apa?
    Tes Kepribadian: Jenis Fobia Bisa Cerminkan Kepribadian, Anda Fobia Apa?
    22/01/2020 - 06:30
  • Buntut Ucapan Kontrovesial, Menteri Yasonna akan Didemo Warga Tanjung Priok
    Buntut Ucapan Kontrovesial, Menteri Yasonna akan Didemo Warga Tanjung Priok
    22/01/2020 - 06:25
  • Garuda Indonesia akan Tetapkan Dirut dan Komut Baru Hari Ini
    Garuda Indonesia akan Tetapkan Dirut dan Komut Baru Hari Ini
    22/01/2020 - 06:15
  • Dokter Tinggal Ambil Cairan di Paru-Paru Ekki Soekarno
    Dokter Tinggal Ambil Cairan di Paru-Paru Ekki Soekarno
    22/01/2020 - 06:10
  • Gol Tunggal Aguero Bawa City Bungkam Sheffield United
    Gol Tunggal Aguero Bawa City Bungkam Sheffield United
    22/01/2020 - 06:07
  • Lee Yong Dae Ingin Tinggal di Indonesia: Ceweknya Cantik Semua
    Lee Yong Dae Ingin Tinggal di Indonesia: Ceweknya Cantik Semua
    22/01/2020 - 05:00
  • Suzuki Luncurkan LCGC Baru, Harganya Murah Banget
    Suzuki Luncurkan LCGC Baru, Harganya Murah Banget
    22/01/2020 - 04:55
  • Wan Sehan Ajak Ahmad Dhani Muter Komplek Sambil Tebar Jagung
    Wan Sehan Ajak Ahmad Dhani Muter Komplek Sambil Tebar Jagung
    22/01/2020 - 00:02
  • Sunan Kalijaga Berdoa Tiap Hari Biar Salmafina Berjodoh sama Pria Bule
    Sunan Kalijaga Berdoa Tiap Hari Biar Salmafina Berjodoh sama Pria Bule
    22/01/2020 - 00:02
  • Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini
    Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini
    22/01/2020 - 01:06