Peristiwa - Nasional Fakta atau Hoaks

[CEK FAKTA] KH Said Aqil Siraj Bernama Asli I Made Wiryawan dan Beragama Hindu

Jumat, 03 Januari 2020 - 21:40 | 118.19k
[CEK FAKTA] KH Said Aqil Siraj Bernama Asli I Made Wiryawan dan Beragama Hindu
KH Said Aqil Siraj. (dok/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Akun Facebook Andri Rockers mengunggah foto KH Said Aqil Siraj. Dalam postingannya pada 1 Januari 2019 di grup Facebook: (PSPS) Pendukung Setia Prabowo Sandi, akun tersebut menyertakan narasi yang menyebutkan bahwa Said Aqil Siraj beragama Hindu asal Pulau Lombok dan memiliki nama asli I Made Wiryawan Saidi.

Postingan tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook, Andi Rockers pada 1 Januari 2020, pukul 11.33 WIB. Dalam postingannya, Andi menuliskan narasi berikut:

Dapat info dari kawan asal kota Bali.

Kawan Saya bilang, 2 tahun tak jumpa dengan pak I made, kok namanya jadi said Aqil siraj.dan suka pake peci. Begitu imbuhnya….

Selidik punya Selidik, ternyata SAS mempunyai nama asli.

I Made Wiryawan saidi.

Beragama Hindu asal pulau lombok yg memiliki saham di kota Bali.

Kawan saya merasa terkejut.
Bagaimana mungkin seorang beragama HINDU bisa di percaya mengurus NU Bersama gerombolannya si Cornelius, Nuril, Abu janda dan Gus Guntur Di masukkan NU secara Bersama’an oleh Megawati.

Rupanya pak I made kawan lama bu megawati di vihara Bali saat hari besar HINDU.

Oh sungguh begitu bobroknya rezim ini Dari nama palsu sampai Agama di palsukan seperti junjungannya.

Thanks salam dari sobat agen CIA kita dari negara Australia.

#Wassallam”

Selain menuliskan keterangan tersebut, Andri Rockers juga menyematkan foto Said Aqil. Postingan ini pun mendapatkan banyak tanggapan dari warganet di kolom komentar. Terlihat juga, hingga JUmat (3/1/2019) pukul 20.00 WIB, postingan ini telah 616 kali dibagikan dengan 547 like.

Screenshot.jpg

Lebih jelas klik di sini: Postingan Facebook

CEK FAKTA

Menurut penelurusan tim Cek Fakta TIMES Indonesia, KH Said Aqil Siraj lahir di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat,3 Juli 1953. Said Aqil didapuk menjadi Ketua Umum (Tanfidziyah) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2010-2020. (lihat laman resmi: nu.or.id).

Said merupakan anak dari pengasuh Pesantren Kempek KH Aqil Siroj. Dilansir dari laman Tempo.co, KH Said Aqil Siraj menamatkan pendidikan S-1 jurusan ushuluddin dan dakwah di Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi pada 1982.

KH Said Aqil melanjutkan studi S-2 di Universitas Umm al-Qura, Arab Saudi, jurusan perbandingan agama, dan lulus pada 1987. Ia meneruskan studi S-3 di Universitas Umm al-Qura jurusan akidah, dan berhasil meraih gelar doktor pada 1994.

Said Aqil pernah menjadi dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Said kini mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim Tuban, Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri, dan Universitas Nahdlatul Ulama Surakarta.
(lihat ini: Terpilih Lagi Jadi Ketua PBNU, Ini Profil Said Aqil Siradj)

Sumber lain, seperti Liputan6.com
Said Aqil juga pernah menjadi Wakil Direktur Universitas Islam Malang, penasehat fakultas di Universitas Surabaya, wakil ketua tim penyusun rancangan AD/ART Partai Kebangkitan Bangsa, serta anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) perwakilan PBNU. (lihat ini: Mengenal Said Aqil Siradj, Ketua Umum Nahdlatul 'Ulama yang Dilaporkan ke Polisi)

Seperti dikutip dari laman Kompas.com, Said Aqil pun masuk dalam daftar 500 tokoh muslim berpengaruh di dunia pada 2020 yang dirilis oleh Pusat Strategi Islam Kerajaan Yordania. Dalam daftar tersebut, Said menempati posisi ke-19. Presiden Joko Widodo juga masuk dalam daftar itu, yakni di posisi ke-13.

Sementara itu, tim Cek Fakta TIMES Indonesia juga menemukan bahwa foto yang diunggah merupakan wajah KH Said Aqil Siraj yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Foto tersebut diambil dari unggahan akun Andri Rockers bersumber dari situs RumahKitab.com. Foto tersebut diambil saat Tim Rumah Kitab berkunjung ke kantor PBNU di Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada 21 Januari 2019. (Sumber foto KH Said Aqil, lihat ini: Link Foto)

Tim Rumah Kitab dalam pertemuannya melakukan audiensi dengan Said, untuk merangkul PBNU sebagai salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia untuk bergerak bersama dalam melakukan pencegahan perkawinan anak.

Kegiatan audiensi ini merupakan tindak lanjut dari program pencegahan perkawinan anak yang dilakukan Rumah Kitab sejak 2017 di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. Program tersebut didukung oleh Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2). (lihat laman ini: KIYAI SAID SERUKAN AKHIRI PERKAWINAN ANAK)

KESIMPULAN

Informasi yang beredar bahwa KH Said Aqil Siraj bernama asli I Made Wiryawan Saidi dan beragama Hindu masuk dalam informasi hoaks. Konten tersebut termasuk dalam jenis disinformasi kategori Konten yang Menyesatkan atau Misleading Content.

Disebut disinformasi karena si penyebar informasi mengetahui kalau informasinya memang salah. Namun sengaja disebarkan untuk menipu, mengancam, bahkan membahayakan pihak lain. 

Misleading terjadi akibat konten dipelintir untuk menjelekkan atau mendiskreditkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini sengaja dibuat dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak si pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan memanfaatkan informasi asli bisa berupa gambar, pernyataan resmi, atau statistik. Informasi tersebut disunting sedemikian rupa sehingga tidak berhubungan dengan konteks aslinya. (*)

------

Cek Fakta TIMES Indonesia

TIMES Indonesia adalah media online yang sudah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Dalam kerja melakukan cek fakta, TIMES Indonesia juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal, untuk memverifikasi berbagai informasi hoaks yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA TIMES Indonesia di email: redaksi.timesmedia@gmail.com atau redaksi@timesindonesia.co.id


CEK Fakta KH Said Aqil Siraj
Publisher : Rizal Dani
Fakta atau hoaks?
Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini.
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

15/02/2020 - 17:38

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    Meneropong Pilkada 2020, Sulitnya Mencari Calon Pemimpin?
    19/02/2020 - 15:35
  • Pikiran Itu Ilusi
    Pikiran Itu Ilusi
    19/02/2020 - 13:51
  • Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi Indonesia
    19/02/2020 - 13:08
  • Dosen: Antara Koran, Buku dan Jurnal
    Dosen: Antara Koran, Buku dan Jurnal
    19/02/2020 - 07:57
  • Menakar Kekuatan Hoaks di Pilkada Serentak 2020
    Menakar Kekuatan Hoaks di Pilkada Serentak 2020
    19/02/2020 - 05:18
  • Nilai-nilai Kepahlawanan Inggit Garnasih
    Nilai-nilai Kepahlawanan Inggit Garnasih
    19/02/2020 - 00:09
  • Salah Satu Tujuh Keajaiban Dunia: Taman Arkeologi Petra Yordania
    Salah Satu Tujuh Keajaiban Dunia: Taman Arkeologi Petra Yordania
    18/02/2020 - 23:57
  • “Pendidikan dalam Keretakkan Moral”
    “Pendidikan dalam Keretakkan Moral”
    18/02/2020 - 16:02
  • Bank Mandiri Tebar Dividen Rp 16,49 Triliun
    Bank Mandiri Tebar Dividen Rp 16,49 Triliun
    19/02/2020 - 22:12
  • Uji Blokir Ponsel BM Berbasis IMEI dalam Skala Lebih Lengkap Digelar Maret
    Uji Blokir Ponsel BM Berbasis IMEI dalam Skala Lebih Lengkap Digelar Maret
    19/02/2020 - 22:10
  • Dapat Rekomendasi PDIP, Bupati Irna Maju Kembali di Pilkada Pandeglang
    Dapat Rekomendasi PDIP, Bupati Irna Maju Kembali di Pilkada Pandeglang
    19/02/2020 - 22:08
  • Dijagokan Jadi Ketum Demokrat, AHY Disebut Paling Pantas Gantikan SBY
    Dijagokan Jadi Ketum Demokrat, AHY Disebut Paling Pantas Gantikan SBY
    19/02/2020 - 22:07
  • Komisaris Bank Mandiri Dirombak, Ada Orang Parpol Asal PDIP
    Komisaris Bank Mandiri Dirombak, Ada Orang Parpol Asal PDIP
    19/02/2020 - 21:59
  • Aming Sebut Ashraf Sinclair Berulang Kali Ucap Pesan 'Titip Unge Ya'
    Aming Sebut Ashraf Sinclair Berulang Kali Ucap Pesan 'Titip Unge Ya'
    19/02/2020 - 10:50
  • Gempa Bumi Guncang Jawa Timur
    Gempa Bumi Guncang Jawa Timur
    19/02/2020 - 13:32
  • Aming Ungkap BCL Temukan Ashraf Tak Sadarkan Diri dengan Mulut Berbusa
    Aming Ungkap BCL Temukan Ashraf Tak Sadarkan Diri dengan Mulut Berbusa
    19/02/2020 - 10:10
  • Geger, Ustaz Kondang Ngaku Lulusan S3 Vatikan
    Geger, Ustaz Kondang Ngaku Lulusan S3 Vatikan
    19/02/2020 - 12:07
  • Ngeri, 16 Ular Ditemukan di Dalam Sarung Bantal
    Ngeri, 16 Ular Ditemukan di Dalam Sarung Bantal
    19/02/2020 - 08:51