Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan

Selasa, 10 Desember 2019 - 14:33 | 36.22k
Kebijakan Zonasi dan Pemerataan Pendidikan
Uyyun Regia Fatva, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (Unisma)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANGPUBLIK dikejutkan dengan adanya sistem zonasi yang diterapkan oleh siswa SMP dan SMA se-Indonesia. Sistem ini diterpkan mulai tahun 2017 dan mulai diberlakukan di seluruh Indonesia tahun 2018. Sistem zonasi merupakan sistem yang baru diterapkan diseluruh Indonesia, kebijakan ini meruapakan kebijakan yang bertujuan agar mensejahterahkan rakyat melalui jalur pendidikan. Degan adanya sistem zonasi ini diharapkan. Kebijakan zonasi ini dikeluarkan karena sistem kastanisasi dan favoritisme di sekolah atau dunia pendidikan sering terjadi. Banyak sekolah yang mengalami kejadian seperti kejadian kastanisasi dan favorotisme dibidang pendidikan, sehigga terdapat sekolah yang hanya banyak di isi oleh kalangan yang berstatus ekononomi di atas rata-rata atau sekolah tersebut hanya di isi oleh kalangan siswa yang pintar atau siswa yang memiliki nilai danum tinggi. Oleh karena itu kebijakan zonasi ini dikeluarkan guna mengatisispasi kejadia favoritisme dan katanisasi yan marak di dunia pendidikan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kebijakan zonasi ini diimplemtasikan sejak tahun 2017 dan diterapakan dengan peraturan mentri Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018. Dengan sistem zonasi, sekolah diprioritaskan menerima calon peserta didik yang tempat tinggalnya dekat dengan lembaga pendidikan dituju. Kebijakan ini dilakukan saat kegiatan PPDB ( panita penerimaan siswa baru). Kebijakan zonasi ini memprioritaskan calon peserta didik baru yang tempat tinggalnya dekat dengan lembaga pendidikan. Dan sistem PPDB yang dulu sudah tidak berlaku. Dengan adanya sistem ini maka 90 % siswa dari wialayah terdekat dengan lembaga pendidikan, 5% siswa pindahan, dan 5 % siswa dari siswa berprestasi.

Oleh karena itu kebijakan zonasi diberlakukan di setiap daerah namun di samping kebijakan zonasi di terbitkan banyak di settiap dearah yang mengalami kericuhan akibat sistem ini. banyak yang mengeluh mengenai sistem tersebut masyarakat merasa dirugikan dengan sistem ini misalnya PPDB yang biasanya menggunakan danum malah menggunakan jarak antara tempat tinggal dengan lembaga pendidikan, akurasi jarak antara tepat tinggal dan lembaga pendidikan yang dicek secara online yang tidak akurat dan lain sebagainya. Banyak kericuhan yang terjadi di masyarakat akibat dari sistem ini di setiap daerah di Indonesia.

EVALUASI KEBIJAKAN

Kebijakan sitem zonasi merupakan kebijakan yang di lakuakan pemerintah dalam upaya mensejahterahkan rakyat di bidang pendidikan dengan berlandaskan peraturan menteri Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018. Dengan sistem zonasi, sekolah diprioritaskan menerima calon peserta didik yang tempat tinggalnya dekat dengan lembaga pendidikan dituju. Maksudnya dengan adanya sistem zonasi ini maka pemerintah dapat melakukan pemerataan kesejahteraan melalui jalur pendidikan.  Dalam sistem ini kebijakan zonasi menitik beratkan penerimaan siswa baru dengan jarak tempat tinggal dengan lembaga pendidikan. Sistem danumpun  tergeser menjadi sistem ini dalam usaha penerimaan siswa baru.  Dalam penerimaan siswa baru dengan sistem ini banyak terjadi kericuhan di setiap daerah-daerah di Indonesia seperti di Malang terjadi ketidak akuratan data saat dicek secara online terutama dalam penegecekan data berupa jarak yang berdampak pada siswa tersebut saat kegiatan peneriamaan peserta didik baru.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Perlu kita ketahui kebijakan zonasi ini masih belum berjalan dengan baik, kebijakan ini masih terjadi kericuhan di setiap-setiap daerah di Indonesia. dan berdampak pada siswa yang ingin mendaftar. Evaluasi kebijakan pemerintah sangat diperlukan guna memperbaiki atau menjadikan kebijakan ini menjadi lebih baik. Kebijakan ini perlu dievaluasi karena banyak terjadi kericuhan-kericuhan di setiap daerah di nusantara ini terutama pada daerah terpencil yang mengalami ketimpangan di daerahnya. Evaluasi yang harus dilakukan pemerintah guna memperbaiki kebijakan ini.

Pertama kebijakan zonasi ini meruapakan kebijakan yang bersifat nasional maksudnya kebijakan merupakakan kebijakan yang dilakukan secara menyeluruh di seluruh nusantara. Pada intinya kebijakan ini justru malah meberatkan daerah-daerah di Indonesia, terutama pada daerah-daerah terpencil yang memiliki akses dan sarana prasarana yang kurang baik dan membuat pelaksanaan kebijakan ini di daerah-daerah terpencil menjadi kurang baiak dalam segi pelaksanaan. Akses internet yang digunakan dalam melaksanakan kebijakan terutama dalam penginputan data yang kurang baik. Serta akses jalan di daerah terpencil yang hanya bisa digunakan untuk jalan kaki yang tak layak digunakan sebagai sarana prasarana dan ruang kelas yang kurang memungkinkan digunakan saat kegiatan pembelajaran yang kurang baik dan masih belum dikatakan layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam melakukan evaluasi kebijakan zonasi ini guna untuk mensejahterahkan rakyat melalui jalur baik.

Kedua, kebiajkan zonasi ini kurang melibatkan pemerintah satu dengan yang lain. Dalam kebijakan ini kebijakan zonasi nyatanya tidak ada koordinasi antara pemerintah. pemerintah antara Kemendagri, Kemendikbud dan Kemenag berjalan sendiri sendiri dan tidak terjadinya koordinasi dan singkronisasi. Peran ke tiga elemen pemerintahan sangat diperlukan guna melancarkan kebijakan. Sinkronisasi dalam pelaksanaan kebijakan ini sangat di perlukan agar dapat melakukan pemerayaaan kesejahteraan. Dalam penerapam kebijakan ini banyak juga yang menyinggung, karena kebijakan kurang tepat terutama orang tua dan elemen-elemen masyarakat. Nyatanya kebijakan ini hanya dilakukan oleh satu lembaga pemerintahan. Dalam hal ini evaluasi sangat diperlukan terutama lembaga pemerintahnanya yang berjalan sendiri-sendiri.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Ketiga, kebijakan ini dinilai kurang tepat karena kebijakan ini saat dialakukan disetiap daerah-daerah di-Indonesia. Banyak daerah-daerah di nusantara yang belum siap kerena sarana dan prasarana di setiap darah yang belum memadai terutama di daerah terpencil yang memilki akses jalan, sarana belajar mengajar, dan infrastruktur sekolah yang kurang memadai sehingga banyak daerah-daerah yang belum siap melaksanakan kebjakan zonasi ini. infratruktur di sekolah yang masih jauh dari kata layak dan yang masih belum rata membuat banyak daerah yang belum siap melaksanakan kebijakan ini.

Keempat, dalam pertama kali pelaksanaan kebijakan ini banyak terjadi kericuhan di setiap dearah yang membuat pelaksanaan kebijakan ini tidak berjalan dengan baik. Dan membuat masalah di setiap daerah. Masalah yang sering terjadi adalah kurang akurasinya data dalam pengecekan secara online yang dilakukan oleh lembaga pendidikan. Dan berakibat sekolah siswa tersebuat tidak dapat diterima di lembaga pendidikan.

Pasca Kebijakan Zonasi

Kebijakan zonasi di Indonesia adalah kebijakan yang dilakukan menyeluruh di nusantara ini namun kebijakan ini mengalami penyimpangan-penyimpangan karena berbagai hal. Terdapat pihak yang dirugikan akibat sistem ini diberlakukan. Dalam kasus ini kebijakan zonasi masih kurang baik saat dilaksanakan pertama kali. Kebijakan ini merupakan kebijakan yang dilakukan pemerintah namun anggapan utamanya kebijakan ini merupakan kenijakan yang melanggar HAM (Hak Asasi Manusia) karena banyak siswa atau siswi yang ingin bersekolah dimana-mana dan diatur oleh pemerintah. Kebijakan ini adalah kebijakan yang melanggar HAM. Serta kebijakan ini masih belim stabil karena masih banyak ketimpangan-ketimpangan di daerah-daerah terpencil di nusantara.

Berharap, pemerintah segera melakukan penyelengaraan evaluasi atas kebijakan ini guna meningkatkan kesehteraan di bidang pendidikan di Indonesia, serta agar dapat menaggulani ketimpangan-ketimpangan di daerah-daerah di Indonesia. Pemerintah juga sebaiknya memperbaiki infrastruktur yang ada di dearah-daearh yang kurang inftastrukturnya atau dengan kata lain daerah tersebut masih kurang layak digunakan infrastrukturnya seperti sekolah, fasilitas sekolah, dan jalan menuju sekolah yang kurang baik.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*) Penulis: Uyyun Regia Fatva, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (Unisma)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


Unisma Opini Kopitimes
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang
    Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang "Hilang"
    18/01/2020 - 14:03
  • Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    17/01/2020 - 21:51
  • Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    17/01/2020 - 21:16
  • Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    17/01/2020 - 20:56
  • Ilusi Harapan Sosial
    Ilusi Harapan Sosial
    17/01/2020 - 04:22
  • Mengukur Semangat Milenial di Era Teknologi dalam Menjiwai Nilai-Nilai Pancasila
    Mengukur Semangat Milenial di Era Teknologi dalam Menjiwai Nilai-Nilai Pancasila
    16/01/2020 - 22:32
  • Sarapan Itu Penting, Jangan Dilewatkan Ya!
    Sarapan Itu Penting, Jangan Dilewatkan Ya!
    16/01/2020 - 05:45
  • Terimakasih atau Terima Kasih
    Terimakasih atau Terima Kasih
    16/01/2020 - 01:14
  • Didampingi GKR Hemas, Sultan HB X ke Bengkulu Bawa Gamelan Perunggu
    Didampingi GKR Hemas, Sultan HB X ke Bengkulu Bawa Gamelan Perunggu
    18/01/2020 - 16:14
  • Transformasi Artis TikTok Bikin Iri, Bobot 225 Kg Turun Jadi 117 Kg
    Transformasi Artis TikTok Bikin Iri, Bobot 225 Kg Turun Jadi 117 Kg
    18/01/2020 - 16:13
  • Jelang Imlek, 3 Keris Pusaka Tokoh Banyumas Ikut Disucikan di Kelenteng
    Jelang Imlek, 3 Keris Pusaka Tokoh Banyumas Ikut Disucikan di Kelenteng
    18/01/2020 - 16:10
  • OJK Dinilai Kecolongan Terkait Korupsi di Jiwasraya
    OJK Dinilai Kecolongan Terkait Korupsi di Jiwasraya
    18/01/2020 - 16:04
  • Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan
    Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan
    18/01/2020 - 15:59
  • Usai Heboh Pebulutangkis Cantik Korea Panggil Rian Ardianto 'Cintaku'
    Usai Heboh Pebulutangkis Cantik Korea Panggil Rian Ardianto 'Cintaku'
    18/01/2020 - 05:00
  • Banjir Mulai Muncul Lagi di Jakarta
    Banjir Mulai Muncul Lagi di Jakarta
    18/01/2020 - 06:10
  • Vanessa Angel Punya Bisnis yang Bikin Orang Bahagia
    Vanessa Angel Punya Bisnis yang Bikin Orang Bahagia
    18/01/2020 - 05:50
  • Peternak Meninggal Dimakan Babi Usai Kena Serangan Jantung
    Peternak Meninggal Dimakan Babi Usai Kena Serangan Jantung
    18/01/2020 - 06:59
  • Kini Jadi 'Anak', Liu Yuchen Akui Mirip Putra Hendra Setiawan
    Kini Jadi 'Anak', Liu Yuchen Akui Mirip Putra Hendra Setiawan
    18/01/2020 - 00:49