Kopi TIMES

Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi

Senin, 09 Desember 2019 - 16:14 | 39.65k
Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi
Ainul Mizan
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANGDALAM sebuah talkshow di kanal YouTube, Ganjar Pranowo berterus terang akan dirinya yang gemar untuk melihat video porno. Menurutnya, sebagai orang dewasa tentunya hal yang wajar. Lantas ia mempertanyakan salahnya di mana? Tentunya tidak layak adanya pengakuan demikian di media sosial yang bisa diakses banyak orang. Berikut ini ada beberapa hal yang patut dicermati bersama terkait pornografi dan pornoaksi tersebut.

Pertama, bahwa zinanya mata adalah dengan memandang hal-hal yang diharamkan. Padahal menjaga pandangan mata akan mampu menghadirkan manisnya ketaatan kepada Sang Khaliq. Pandangan mata merupakan salah satu anak panah dari sekian banyak anak panah syetan. Tentunya pandangan mata yang diarahkan kepada hal - hal yang baik akan membekas pada kejiwaan seseorang guna menumbuhkan kebaikan pula.

Sebaliknya, pandangan mata yang diarahkan kepada hal - hal yang jelek bahkan sebuah kekejian akan membekas pada kejiwaan seseorang guna menumbuhkan kejelekan pula. Berulangnya berupa ketagihan melihat hal-hal yang berbau porno merupakan kegelapan pada jiwa manusia.

Kedua, terkait dampak pengakuan yang dipublish di media. Seorang publik figur termasuk seorang pejabat akan sedikit banyak memberikan pengaruh pada hitam dan putihnya warna sebuah masyarakat. Pengakuan akan kebiasaan melihat hal - hal yang porno tersebut akan memberikan batu sandungan atas upaya pemberantasan pornografi dan pornoaksi.

Betapa tidak? Apa yang dilakukan seorang pejabat akan dijadikan tameng untuk mengelak dari proses hukum dengan pernyataan "itu pejabat saja menonton video porno". Kalau sudah demikian, akan mustahil dilakukan pemberantasan terhadap pornografi dan pornoaksi.

Miris sekali, ada sebuah berita yang dilangsir oleh www.jateng.idntimes.com, tertanggal 4 Desember 2019, bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan hadiah laptop kepada salah satu siswa yang berterus terang mengaku pernah menonton video porno. Pengakuan jujur siswa tersebut guna menjawab pertanyaan Ganjar tentang siapa yang pernah menonton hal-hal yang porno. Parahnya, alasan yang dikemukakan oleh siswa tersebut adalah untuk eksplorasi. Bahkan, Ganjar pun memberikan arahan supaya saat melihat hal-hal yang porno didampingi oleh guru. 

Tidak ada lagi perasaan bersalah apalagi berdosa ketika mengakses konten - konten yang berbau porno. Seolah ada pengukuhan legitimasi kebebasan pribadi mengakses konten berbau porno. Parahnya dunia pendidikan yang semestinya bisa membentuk generasi manusia seutuhnya baik dari sisi iman taqwanya dan penguasaan sainstek, justru terdapat arahan untuk pendampingan bereksplorasi pornografi dan pornoaksi.

Bukannya melarang siswa mengakses konten porno dan menjelaskan keharaman serta bahayanya. Pertanyaannya, kalau di dalam dunia pendidikan sudah tercemari konten porno, lantas siapakah yang layak diberikan tanggung jawab untuk memberi pembinaan akhlaq kepada generasi?

Ketiga, kalau merujuk kepada UU Pornografi Tahun 2008 Bab IV tentang Pencegahan Bagian kesatu Pasal 17 berkaitan dengan peran pemerintah, dinyatakan: "Pemerintah dan pemerintah daerah wajib melakukan pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi". Faktanya yang terjadi adalah sebuah paradoks. Apakah aturan itu dibuat memang untuk dilanggar? 

Sesungguhnya kalau kita berbicara mengenai penegakkan hukum ada 3 pilar yang merupakan satu kesatuan. Ketaqwaan individu, adanya kontrol masyarakat dan peran pemerintah dalam memberikan sangsi, ketiganya mutlak diperlukan dalam menjamin lurusnya penerapan hukum. Pilar yang paling berperan penting adalah pemerintah. Alasannya semua perangkat kenegaraan dimilikinya. Semua kewenangan ada di tangannya. 

Rusaknya pemerintah akan berdampak luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Rusaknya pemerintah dalam bentuk perilaku penguasa dan para pejabat serta undang - undang yang digulirkannya. Dan disinilah letaknya ilusi atas upaya penegakkan hukum dan moral. 

Selama demokrasi yang dijadikan aturan di dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, maka penegakkan hukum yang adil hanya menjadi impian kosong. Termasuk dalam hal pemberantasan pornografi dan pornoaksi. 

Dengan alasan kebebasan berperilaku, dijadikan sebagai tameng untuk membenarkan penyimpangan - penyimpangan yang dilakukannya. Dengan alasan HAM, dijadikan sebagai alibi untuk mengakses hal - hal yang yang berbau porno. 

Sudah saatnya Indonesia sebagai negeri muslim terbesar ini mengakhiri ilusi pemberantasan pornografi dan pornoaksi. Demokrasi dengan asas kebebasannya hanya menyuguhkan kerusakan dan dekadensi moral.

Dengan kembali kepada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menerapkan aturan Islam secara paripurna akan mampu dicetak kepribadian individu rakyat yang bertaqwa, kuatnya kontrol masyarakat dan pemerintah yang tegas, bersih dan berwibawa dalam menegakkan hukum. Walhasil, pemberantasan pornografi dan pornoaksi bisa diwujudkan dengan baik demi terwujudnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang diliputi keimanan dan ketaqwaan. (*)

* Penulis Ainul Mizan

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Kebahagiaan Para Santri PPPA Daarul Quran Saat Bertemu dengan Orang Tua Asuh
    Kebahagiaan Para Santri PPPA Daarul Quran Saat Bertemu dengan Orang Tua Asuh
    05/08/2020 - 10:38
  • Pembangunan Pasar Legi Ponorogo Mulai Munggah Molo, Ditarget Rampung Desember
    Pembangunan Pasar Legi Ponorogo Mulai Munggah Molo, Ditarget Rampung Desember
    05/08/2020 - 10:34
  • Kemendikbud Minta Maaf, Muhammadiyah Tetap Tak Ikut Program POP
    Kemendikbud Minta Maaf, Muhammadiyah Tetap Tak Ikut Program POP
    05/08/2020 - 10:27
  • Bocah 4 Tahun Meninggal di Kolam Renang Villa So Long Banyuwangi
    Bocah 4 Tahun Meninggal di Kolam Renang Villa So Long Banyuwangi
    05/08/2020 - 10:23
  • Pasien Positif Covid-19 Banyuwangi Bertambah Tiga
    Pasien Positif Covid-19 Banyuwangi Bertambah Tiga
    05/08/2020 - 10:12
  • Setelah Melahirkan, Kahiyang Ayu Langsung Beri ASI untuk Anak Keduanya
    Setelah Melahirkan, Kahiyang Ayu Langsung Beri ASI untuk Anak Keduanya
    05/08/2020 - 10:02
  • Program CSR Mowilex Indonesia Raih 3 Top CSR Award 2020
    Program CSR Mowilex Indonesia Raih 3 Top CSR Award 2020
    05/08/2020 - 09:46
  • Bertemu dengan Menhan RI, Bambang Kristiono Perjuangkan NTB jadi Penyangga Program Food Estate 
    Bertemu dengan Menhan RI, Bambang Kristiono Perjuangkan NTB jadi Penyangga Program Food Estate 
    05/08/2020 - 09:22
  • Kasus Ancaman Pembunuhan Dilimpahkan ke Kejaksaan, Sekda Syaifullah Siap Kooperatif
    Kasus Ancaman Pembunuhan Dilimpahkan ke Kejaksaan, Sekda Syaifullah Siap Kooperatif
    05/08/2020 - 09:21
  • Ledakan Maha Dahsyat di Lebanon, Kemenlu RI: Satu WNI Luka Ringan
    Ledakan Maha Dahsyat di Lebanon, Kemenlu RI: Satu WNI Luka Ringan
    05/08/2020 - 09:17

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah
    Gerakan Pakai Masker dan upaya  Mencegah "Death Spiral" Dalam Penanganan Krisis
    04/08/2020 - 10:33
  • Duri-Duri Korupsi
    Duri-Duri Korupsi
    03/08/2020 - 14:10
  • Dasar Pembelajaran Daring
    Dasar Pembelajaran Daring
    03/08/2020 - 10:22
  • Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    Ibadah Idul Adha Dalam Perspektif
    03/08/2020 - 10:17
  • Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    Istana dalam Pusaran Dinasti Politik
    01/08/2020 - 16:05
  • Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    Ditangkap, Djoko Tjandra Ditimpa Ketidakadilan?
    01/08/2020 - 15:09
  • Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    Menyoal Pelaksanaan Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19
    01/08/2020 - 14:32
  • Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    Antara Tradisi Feodal dan Objektivitas Partisan
    31/07/2020 - 21:03
  • Status Darurat 14 Hari usai Ledakan, WNI di Beirut Dilarang Keluar Rumah
    Status Darurat 14 Hari usai Ledakan, WNI di Beirut Dilarang Keluar Rumah
    05/08/2020 - 11:48
  • Dikira Jas Hujan, Pria Mabuk Curi APD di RS Berujung Positif Corona
    Dikira Jas Hujan, Pria Mabuk Curi APD di RS Berujung Positif Corona
    05/08/2020 - 11:46
  • Tega, Kucing Dibakar Hidup-hidup Pakai Kembang Api
    Tega, Kucing Dibakar Hidup-hidup Pakai Kembang Api
    05/08/2020 - 11:44
  • Tangis Gubernur Beirut Pecah Lihat Kotanya Porak Poranda Akibat Ledakan
    Tangis Gubernur Beirut Pecah Lihat Kotanya Porak Poranda Akibat Ledakan
    05/08/2020 - 11:43
  • WHO Anjurkan Ibu Positif Covid-19 Tetap Menyusui Anak, Ini Alasannya
    WHO Anjurkan Ibu Positif Covid-19 Tetap Menyusui Anak, Ini Alasannya
    05/08/2020 - 11:43
  • Hadi Pranoto Klaim Kirim 5.000 Botol Obat COVID-19 ke Ratu Elizabeth
    Hadi Pranoto Klaim Kirim 5.000 Botol Obat COVID-19 ke Ratu Elizabeth
    05/08/2020 - 06:52
  • Rudi Ramli: Gus Dur Bilang Bank Bali Mau Dikuasai Kelompok Tertentu
    Rudi Ramli: Gus Dur Bilang Bank Bali Mau Dikuasai Kelompok Tertentu
    05/08/2020 - 05:30
  • Kisah Ayah Curi HP demi Anak Belajar Bikin Kajari Garut Tergerak
    Kisah Ayah Curi HP demi Anak Belajar Bikin Kajari Garut Tergerak
    05/08/2020 - 06:15
  • Herbal Ramuan Hadi Pranoto Bikin Geger, Dibuat dari Bahan Apa Sih?
    Herbal Ramuan Hadi Pranoto Bikin Geger, Dibuat dari Bahan Apa Sih?
    05/08/2020 - 04:08
  • Amerika Gegerkan Dunia, Curi Kapal Selam Nuklir Isinya Mayat Tentara
    Amerika Gegerkan Dunia, Curi Kapal Selam Nuklir Isinya Mayat Tentara
    05/08/2020 - 07:04