Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Wujudkan Kemerdekaan yang Sesungguhnya dengan Memantapkan Pendidikan Kewarganegaraan

Sabtu, 07 Desember 2019 - 12:25 | 12.18k
Wujudkan Kemerdekaan yang Sesungguhnya dengan Memantapkan Pendidikan Kewarganegaraan
Jakfar Shodiq (Mahasiswa prodi ilmu administrasi publik, FIA Unisma Malang)
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Setiap warga negara pada setiap negara haruslah memiliki pengetahuan tentang pentingnya menghargai negaranya sendiri. Indonesia telah merdeka selama 70 tahun lebih tapi itu hanya merdeka dari bangsa Belanda semata pada faktanya banyak lapisan masyarakat yang masih hidup di bawah penindasan yang hal ini dilakukan oleh saudara setanah air kita sendiri, antara lain para pengusaha-pengusaha yang membabi buta melegalkan segala upaya hanya utuk memperoleh keuntungan semata dan juga para koruptor yang haus akan uang rakyat tanpa memikirkan nasib rakyat kecil menderita oleh perbuatan mereka.buku ini hadir untuk membenahi permasalahan yang ada didalam lapisan masyarakat sipil maupun elemen pemerintahan saat ini dengan cara menguatkan lagi pengetahuan tentang kenegaraan.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk ikut andil dalam upaya-upaya memajukan dan mensejahterakan negaranya dalam artian mewujudkan negara merdeka yang sesungguhnya, hal ini telah tertuang dalam UU pasal 27 ayat (3) tahun 1945 “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Dan ditegaskan kembali pada pasal 30 ayat (1) bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan keamanan negara”, Hlm 7. Dikarenakan salah satu unsur penting dalam suatu negara yakni adanya suatu penduduk (injezetenen) atau rakyat. Penduduk atau rakyat di atas merupakan suatu kelompok masyarakat yang mendiami dan tinggal dalam suatu negara baik berasal dari keturunan maupun berpindah dari suatu negara pada negara yang lain, dan dalam kontek ini penulis mefokuskan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dimana penduduk atau rakyatlah yang memiliki wewenang tertinggi dalam menjalankan suatu pemerintahan atau yang serisng disebut negara demokrasi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara hukum, yakni suatu negara yang penyelenggaraan pemerintahanya berladasan hukum. Hukum tersebut meliputi beberapa aspek antara lain hukum tentang hak asasi manusia, hukum pidana, dan juga hukum adat. Kembali pada pembahasan diatas bahwasanya NKRI merupakan suatu negara demokrasi maka sistem hukum dalam negara ini haruslah memperhatikan kemanfaatanya atau kegunaanya untuk kepentingan masyarakat. Jadi seharusnya dalam suatu negara demokrasi kebijakan-kebijakan hukumnya itu condong pada masyarakat atau benar-benar bertujuan untuk mengatur masyarakat.

Resensi-Buku-Pendidikan-Kewarganegaraan.jpg

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Terlepas dari pembahasan di atas Indonesia bisa dikatakan memiliki banyak koruptor-koruptor profesional yang banyak berkamuflase dalam dunia pemerintahan. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Menurut buku ini hal tersebut bisa terjadi dikarenakan rendahnya paham mereka terhadap pendidikan kewarganegaraan, pendidikan kewarganegaraan dilihat hanyalah suatu mata pelajaran dibangku-bangku sekolah dan perkuliahan yang tidaklah banyak pengaruh dalam menjalankan pemerintahan maupun berbangsa dan bernegara. Pendidikan kewarganegaraan sejadinya sangatlah penting untuk diamalkan dalam suatu negara baik bagi para penggerak pemerintahan maupun bagi rakyat sipil, karna dengan mengamalkan pendidikan kewarganegaraan yang berlandasan pancasila negara tercinta ini akan mendapatkan kemerdekaan yang nyata, tidak akan ada lagi yang namanya penindasan, korupsi, ketidakadilan dan semacamnya. Oleh karena itu, buku ini dirasa sangatlah tepat untuk memantapkan lagi terhadap pendidikan kewarganegaraan yang sedang terpuruk ini guna mendapatkan kemerdekaan NKRI yang sesungguhnya. (*)


Unisma Resensi Buku
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang
    Reintegrasi Sosial: Sebuah Metronom Penegakan Hukum yang "Hilang"
    18/01/2020 - 14:03
  • Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    Inilah Sosok di Balik Kemesraan TNI-Polri
    17/01/2020 - 21:51
  • Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    Komik Si Binsa Membumikan Nilai-Nilai Pancasila
    17/01/2020 - 21:16
  • Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    Keteladanan Sang Kakek, Pembelajar Tanpa Sekolah
    17/01/2020 - 20:56
  • Ilusi Harapan Sosial
    Ilusi Harapan Sosial
    17/01/2020 - 04:22
  • Mengukur Semangat Milenial di Era Teknologi dalam Menjiwai Nilai-Nilai Pancasila
    Mengukur Semangat Milenial di Era Teknologi dalam Menjiwai Nilai-Nilai Pancasila
    16/01/2020 - 22:32
  • Sarapan Itu Penting, Jangan Dilewatkan Ya!
    Sarapan Itu Penting, Jangan Dilewatkan Ya!
    16/01/2020 - 05:45
  • Terimakasih atau Terima Kasih
    Terimakasih atau Terima Kasih
    16/01/2020 - 01:14
  • Didampingi GKR Hemas, Sultan HB X ke Bengkulu Bawa Gamelan Perunggu
    Didampingi GKR Hemas, Sultan HB X ke Bengkulu Bawa Gamelan Perunggu
    18/01/2020 - 16:14
  • Transformasi Artis TikTok Bikin Iri, Bobot 225 Kg Turun Jadi 117 Kg
    Transformasi Artis TikTok Bikin Iri, Bobot 225 Kg Turun Jadi 117 Kg
    18/01/2020 - 16:13
  • Jelang Imlek, 3 Keris Pusaka Tokoh Banyumas Ikut Disucikan di Kelenteng
    Jelang Imlek, 3 Keris Pusaka Tokoh Banyumas Ikut Disucikan di Kelenteng
    18/01/2020 - 16:10
  • OJK Dinilai Kecolongan Terkait Korupsi di Jiwasraya
    OJK Dinilai Kecolongan Terkait Korupsi di Jiwasraya
    18/01/2020 - 16:04
  • Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan
    Guru Perkosa Siswi dari Kelas 4 SD, Tiap Istirahat Dilarang Keluar Ruangan
    18/01/2020 - 15:59
  • Usai Heboh Pebulutangkis Cantik Korea Panggil Rian Ardianto 'Cintaku'
    Usai Heboh Pebulutangkis Cantik Korea Panggil Rian Ardianto 'Cintaku'
    18/01/2020 - 05:00
  • Banjir Mulai Muncul Lagi di Jakarta
    Banjir Mulai Muncul Lagi di Jakarta
    18/01/2020 - 06:10
  • Vanessa Angel Punya Bisnis yang Bikin Orang Bahagia
    Vanessa Angel Punya Bisnis yang Bikin Orang Bahagia
    18/01/2020 - 05:50
  • Peternak Meninggal Dimakan Babi Usai Kena Serangan Jantung
    Peternak Meninggal Dimakan Babi Usai Kena Serangan Jantung
    18/01/2020 - 06:59
  • Kini Jadi 'Anak', Liu Yuchen Akui Mirip Putra Hendra Setiawan
    Kini Jadi 'Anak', Liu Yuchen Akui Mirip Putra Hendra Setiawan
    18/01/2020 - 00:49