Kopi TIMES

Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa

Sabtu, 07 Desember 2019 - 11:54 | 27.50k
Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
Ainul Mizan
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, MALANGISTILAH ideologi memang akan merujuk kepada yang bersifat eksklusif. Berdiri tegar dengan konsepsinya sendiri guna menawarkan solusi bagi setiap persoalan kemanusiaan. 

Eksklusifitas ideologi bermula dari sudut pandangnya terhadap kehidupan. Sudut pandang ini diyakini dan menjadi asas bangunan ideologi. Bangunan ideologi itu merupakan sistem kehidupan yang khas, bersifat aplikatif. 

Adapun dari sudut pandang yang menjadi asas ideologi, terbagi kedalam 2 kategori. Pertama, sudut pandang terhadap kehidupan yang bercorak sekuleristik. Manusia sebagai makhluk yang diberikan akal budi dipandang berhak mengatur kehidupannya sendiri.

Nilai-nilai teologis menjadi wilayah privat. Tidak boleh ada satupun manusia yang berhak intervensi di dalamnya. Bahkan ada yang secara radikal tidak mengakui adanya Tuhan yang berhak dalam keberagamaan.

Betul-betul bila ingin manusia itu bebas mengatur dirinya meniscayakan agar manusia itu mengatakan bahwa Tuhan telah mati. Ya, inilah asas atheisme, yang merupakan sekulerisme radikal. 

Kedua, sudut pandang yang manusia itu dengan akal budinya mengatur alam semesta sesuai arahan Sang pemiliknya. Asas Islam menempatkan manusia sebagai pemakmur bumi. Ia akan mempertanggungjawabkan akan lurus dan bengkoknya dari aturan Alloh dalam mengurus bumi.

Masing - masing asas tersebut melahirkan seperangkat sistem kehidupan, baik di bidang politik pemerintahan, ekonomi, sosial budaya, peradilan, pendidikan dan pertahanan keamanan. Manusia sebagai makhluq yang lemah akan menelorkan sistem kehidupan yang justru membahayakan keberadaan manusia.

 Ideologi Kapitalisme yang berasas sekulerisme akan mengatur kehidupan yang nihil dari nilai - nilai agama. Modal menjadi hal yang dominan.

Walhasil dalam sistem ekonominya kental bercorak liberalisme. Yang kuat akan bisa mengakses sumber daya alam dengan leluasa. Yang lemah menjadi tertindas. Dari sini bisa dimengerti jika metode penyebaran Kapitalisme adalah dengan penjajahan. Notabenenya penjajahan adalah wujud nyata liberalisme tersebut. 

Ideologi Sosialisme yang berasaskan sekulerisme radikal yakni atheisme. Fenomena sosial yang sama rata menjadi antitesa atas pandangan individualis Kapitalisme. Begitu pula dalam ekonominya telah mengukuhkan kepemilikan komoditas ekonomi sebagai milik negara. 

Ideologi Islam telah mengukuhkankan manusia sebagai pengatur bumi dengan aturan Alloh, Sang pemilik alam. Dalam pandangan ekonominya, kepemilikan komoditas menjadi izin Sang pemilik untuk menempatkan individu, masyarakat dan negaranya saling menguatkan layaknya bangunan kokoh. Intinya, mendapatkan keridhoan Allah menjadi keintegralan konsepsi kehidupan islami. 

Baik Kapitalisme, Komunisme maupun Islam, akan sedikit banyak mewarnai dunia, termasuk Indonesia. Sebagai sebuah bangsa, rakyat Indonesia memiliki filosofi nilai luhur bangsanya. Pancasila menempati posisi penting untuk mengukuhkan nilai luhur bangsa. Walhasil Pancasila layaknya sebagai set of philoshophy, seperangkat nilai - nilai luhur bangsa.

Di sisi lain, Pancasila disebut sebagai ideologi terbuka. Artinya set of philoshophy bangsa membutuhkan seperangkat sistem kehidupan yang lebih aplikatif. Tentunya mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara tidaklah cukup dengan hanya mengandalkan nilai luhur bangsa.

Bangsa ini sudah pernah mengadopsi aturan aplikatif kenegaraan yang bercorak Kapitalisme maupun Komunisme. Demokrasi terpimpin dengan pola Nasakom, dan demokrasi liberal yang berimbas pada liberalisasi pada sektor yang lebih luas, menjadi bukti yang gamblang dalam hal ini. Hasilnya perilaku permisif para politisi, sinkretisme agama, budaya hedonis dan merebaknya disintegrasi bangsa. Keterpurukan bangsa semakin drastis.

Apakah semua persoalan akan menjadi PR bagi ideologi Islam? Kalau saja tidak mendahulukan sikap dan cara berpikir apriori, tentunya akan dihasilkan ramuan yang pas antara Islam dan nilai luhur bangsa. Islam akan membimbing nilai luhur bangsa menuju perbaikan di segala bidang kehidupan. Eksistensi bangsa Indonesia akan tetap terjaga. 

Akan tetapi sayangnya, sikap apriori terhadap Ideologi Islam telah menghalangi upaya perbaikan dan persatuan bangsa.

Yang ada, semakin deras keterpurukan dan keterbelakangan bangsa yang menggerus nilai-nilai luhur bangsa. Padahal perbaikan keadaan bangsa dimiliki oleh Islam dengan seperangkat sistem kehidupannya yang paripurna. Lantas kalau bukan Islam, dengan apa kita berharap ada perbaikan kondisi bangsa dan turunnya berkah dari langit dan bumi??

* Penulis Ainul Mizan

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Sholihin Nur
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Jadilah “Manusia Setengah Dewa”
    Jadilah “Manusia Setengah Dewa”
    12/08/2020 - 13:18
  • Twitter Luncurkan Fitur Baru untuk Membatasi Cuitan
    Twitter Luncurkan Fitur Baru untuk Membatasi Cuitan
    12/08/2020 - 13:00
  • Sejumlah ASN Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor Kemenkumham Tutup
    Sejumlah ASN Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kantor Kemenkumham Tutup
    12/08/2020 - 12:55
  • Pagaralam Masuk  Zona Orange, Potensi Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi
    Pagaralam Masuk Zona Orange, Potensi Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi
    12/08/2020 - 12:52
  • SIG Peduli Bangun Saluran Air di Lapangan Garuda
    SIG Peduli Bangun Saluran Air di Lapangan Garuda
    12/08/2020 - 12:49
  • BPBD Bondowoso Suplai Air Bersih di 5 Kecamatan yang Terdampak Kekeringan
    BPBD Bondowoso Suplai Air Bersih di 5 Kecamatan yang Terdampak Kekeringan
    12/08/2020 - 12:45
  • Terbaring Sakit, Saksi Hidup G30S/PKI Dapat Perhatian Khusus dari Korps Marinir
    Terbaring Sakit, Saksi Hidup G30S/PKI Dapat Perhatian Khusus dari Korps Marinir
    12/08/2020 - 12:43
  • 56 Penumpang KM Ratu Maria Kembali Masuk Karantina di Pemkab Pulau Morotai
    56 Penumpang KM Ratu Maria Kembali Masuk Karantina di Pemkab Pulau Morotai
    12/08/2020 - 12:39
  • Bupati Lamongan Terharu saat Resmikan Padmasana Pura Sweta Maha Suci, Ini Sebabnya
    Bupati Lamongan Terharu saat Resmikan Padmasana Pura Sweta Maha Suci, Ini Sebabnya
    12/08/2020 - 12:35
  • Wadahi Atlet Olahraga Online, ITN Malang Bentuk UKM Pesports
    Wadahi Atlet Olahraga Online, ITN Malang Bentuk UKM Pesports
    12/08/2020 - 12:33

TIMES TV

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

Warga SDK Santa Maria 2 Turut Rayakan HUT 33 Arema FC

11/08/2020 - 12:48

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang

Hari Ulang Tahun  Arema FC, Ideologi dan Prinsip Dasar Arek-arek Malang
[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo

[CEK FAKTA] Gibran Tantang Rocky Gerung, Presiden Jokowi Serahkan Jabatan ke Prabowo
Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi

Pro Kontra Masuk Sekolah Saat Pandemi
Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Jadilah “Manusia Setengah Dewa”
    Jadilah “Manusia Setengah Dewa”
    12/08/2020 - 13:18
  • Menuju Transformasi Digital Pendidikan Indonesia
    Menuju Transformasi Digital Pendidikan Indonesia
    12/08/2020 - 12:12
  • Pilkada Ogan Ilir, Adu Kuat Jaring Pemilih Religius
    Pilkada Ogan Ilir, Adu Kuat Jaring Pemilih Religius
    12/08/2020 - 11:04
  • Krisis Citra, Pencitraan, dan Membangun Citra
    Krisis Citra, Pencitraan, dan Membangun Citra
    12/08/2020 - 10:01
  • “Menikmati” Keterjajahan
    “Menikmati” Keterjajahan
    12/08/2020 - 09:20
  • Vaksin Itu Ada dalam Diri Kita
    Vaksin Itu Ada dalam Diri Kita
    12/08/2020 - 07:46
  • Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    Emoticon Chatting, Penting dalam Pembelajaran Daring 
    11/08/2020 - 23:02
  • Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    Merdeka Belajar di Era Pandemi Covid-19
    11/08/2020 - 22:14
  • Atalanta vs PSG, Gasperini Klaim Tak Takut Neymar
    Atalanta vs PSG, Gasperini Klaim Tak Takut Neymar
    12/08/2020 - 13:33
  • Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba
    Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba
    12/08/2020 - 13:32
  • Baru Nikah, Rizki D'Academy Benarkan Sempat Ribut dengan Istri
    Baru Nikah, Rizki D'Academy Benarkan Sempat Ribut dengan Istri
    12/08/2020 - 13:31
  • Serbu Kantor Wali Kota Surabaya Risma, Biduan Cantik Ancam Akan Menginap
    Serbu Kantor Wali Kota Surabaya Risma, Biduan Cantik Ancam Akan Menginap
    12/08/2020 - 13:31
  • Ingin Lebih Mudah Terlelap? Coba Seduh Minuman Ini sebelum Tidur
    Ingin Lebih Mudah Terlelap? Coba Seduh Minuman Ini sebelum Tidur
    12/08/2020 - 13:28
  • Pemotongan Sapi Qurban di Aceh Dicap Tak Manusiawi, Disorot Australia
    Pemotongan Sapi Qurban di Aceh Dicap Tak Manusiawi, Disorot Australia
    12/08/2020 - 06:45
  • Slamet Maarif: Kemenangan Anies-Sandi karena Gerakan 212
    Slamet Maarif: Kemenangan Anies-Sandi karena Gerakan 212
    12/08/2020 - 08:31
  • Kamala Harris Resmi Dampingi Joe Biden Lawan Trump di Pilpres AS 2020
    Kamala Harris Resmi Dampingi Joe Biden Lawan Trump di Pilpres AS 2020
    12/08/2020 - 04:14
  • Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    Kisah Mike Tyson Kejutkan Undangan dengan Pernikahan Islam
    12/08/2020 - 00:04
  • Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    Klub Ini Ditinggal Penggemar Gara-gara Pasang Gambar Masjid di Jersey
    12/08/2020 - 00:12