Kopi TIMES

Terminal Baranangsiang Butuh Perhatian, LRT Apa Kabar?

Kamis, 05 Desember 2019 - 19:02 | 24.21k
Terminal Baranangsiang Butuh Perhatian, LRT Apa Kabar?
ILUSTRASI - LRT. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Penataan daerah dititikberatkan pada penataan ruang suatu daerah, dengan upaya peningkatan produktivitas geografis dan efisiensi sumber daya yang dimiliki, yang diatur dalam sebuah aturan pemanfaatan tata ruang di antaranya sistem transportasi.

Sistem transportasi bagian yang tidak terpisahkan dari infrastruktur setiap daerah baik di perkotaan maupun di pedesaan. Salah satu hal strategis penataan ruang sistem transportasi daerah yaitu teminal.

Terminal adalah tempat sekumpulan bus mengakhiri dan mengawali lintasan operasionalnya. Terminal Baranangsiang merupakan fasilitas umum yang digunakan untuk kebermanfaatan masyarakat, dalam hal ini merupakan pergerakan manusia dan barang dari satu tempat ke tempat lainnya di wilayah bogor. 

Mengacu fungsi terminal sendiri yaitu untuk menunggu dan kenyamanan arus perpindahan dari suatu moda atau kendaraan ke moda transportasi lain, serta tempat implementasi manajemen lalu lintas agar mengurai kemacetan dan dijadikan pula oleh pemerintah sumber pemungutan retribusi daerah.

Berkaca pada fungsi tersebut, fungsi Terminal Baranangsiang jauh dari kata ideal. Berbagai permasalahan bermunculan di satu tempat yang berada di pusat kota bogor tersebut. Faktor kenyamanan menjadi perhatian utama. Kekumuhan dan tidak sedap dipandang menjadi pemandangan yang lumrah setiap harinya.

Oleh karena itu masyarakat cenderung enggan untuk menggunakan transportasi umum. Genangan air serta situasi yang becek diterminal pada saat hujan menambah suasana kekumuhan terminal. Tidak jarang masyarakat harus terkena cipratan air dari arus lalu lintas transportasi bus yang berlalu lalang.

Jalan yang tidak rata penuh dengan lubang pada terminal yang dekat dengan istana kepresidenan. Menambah luka yang harus diobati. Tidak heran terdapat suatu gerakan dari warga setempat untuk mengumpulkan dana sekadar untuk memperbaiki jalan yang berlubang.

Perlunya tindak lanjut pemerintah daerah untuk merevitalisasi terminal namun tak kunjung datang. Tata kelola yang kurang tepat pada Terminal Baranangsiang tidak berhenti sampai di sini.  Problematika pengaturan operasional bus menjadi keluhan penumpang yang kerap kali memekakan telinga. Ngetem yang berjam-jam tidak mengherankan emosi penumpang menjadi permainan. Tidak sesuai jam pemberangkatan hal wajar dan perlu dilumrahkan di Terminal Baranangsiang ini.

Revitalisasi Terminal Baranangsiang yang terkatung-katung tanpa kejelasan, dipastikan akan mulai dikerjakan. Revitalisasi Terminal Baranangsiang masa depan, memiliki konsep bukan hanya melayani transportasi bus, akan tetapi menjadi stasiun akhir untuk LRT yang segera tersambung ke Kota Bogor.

Terminal Baranangsiang sekarang di bawah pengelolaan pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), namun rencana revitalisasi terminal yang sudah ada sejak 1970-an itu belum juga menemui titik terang. Padahal, rencana perbaikan terminal sudah digaungkan akan terealisasi pada akhir tahun. Sampai saat ini BPTJ masih berusaha meyakinkan investor awal, yang sudah menjalin kerjasama Build-Operate-Transfer (BOT) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebelum serah terima aset, agar segera bisa memulai pembangunan.

Harapan masyarakat Bogor menggunakan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) hampir mendekati kenyataan. Dikarenakan Terminal Baranangsiang akan menjadi stasiun akhir LRT tujuan Jakarta-Bogor dipastikan mulai dibangun tahun 2020. Pemkot Bogor bersama BPTJ sepakat membangun stasiun akhir LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) di Terminal Baranangsiang, Bogor. Dipilihnya Terminal Baranangsiang sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 49 tahun 2017 yang menentukan kawasan itu menjadi lokasi strategis untuk stasiun terakhir LRT Jabodebek. Sesuatu hal yang harus dipersiapkan Pemkot Bogor saat ini adalah membangun angkutan feeder antar moda transportasi. Sebab, dampak adanya kereta ringan tak dirasakan oleh masyarakat secara maksimal tanpa adanya angkutan penyambung.

Kehadiran moda transportasi berupa LRT dapat mendorong masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan menggunakan transportasi umum. (*)

 

*)Penulis: Dwi Arifin, (Mahasiswa Ilmu Ekonomi IPB)

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id


LRT Bogor Terminal Baranangsiang
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Surabaya Setelah Risma
    Surabaya Setelah Risma
    25/01/2020 - 12:10
  • Generasi Anak Muda Krisis Moral, Masihkah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia?
    Generasi Anak Muda Krisis Moral, Masihkah Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Negara Indonesia?
    23/01/2020 - 15:08
  • Sejarah Pengaturan Kewarganegaraan di Indonesia
    Sejarah Pengaturan Kewarganegaraan di Indonesia
    23/01/2020 - 14:46
  • Islam Nusantara Sebagai Tiang Utama Umat Islam dalam Menancapkan Nasionalisme di dalam Sanubari dan Karakter Mahasiswa Unisma Malang
    Islam Nusantara Sebagai Tiang Utama Umat Islam dalam Menancapkan Nasionalisme di dalam Sanubari dan Karakter Mahasiswa Unisma Malang
    23/01/2020 - 14:39
  • Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan
    Berdayakan Usaha Kecil dengan Konektivitas Relevan untuk Masa depan
    23/01/2020 - 00:37
  • Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan
    Penerapan Larangan Kantong Plastik di Pusat Pembelanjaan
    22/01/2020 - 23:27
  • Radikalisasi di Era 4.0 
    Radikalisasi di Era 4.0 
    22/01/2020 - 17:16
  • Kursi of Kursi
    Kursi of Kursi
    22/01/2020 - 14:28
  • Jokowi: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Semakin Maju
    Jokowi: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Semakin Maju
    25/01/2020 - 12:51
  • Kesehatan Ratu Elizabeth II Dikabarkan Memburuk Pasca Megxit
    Kesehatan Ratu Elizabeth II Dikabarkan Memburuk Pasca Megxit
    25/01/2020 - 12:50
  • Kasus Pertama, Seorang Dokter di Wuhan Meninggal karena Virus Corona
    Kasus Pertama, Seorang Dokter di Wuhan Meninggal karena Virus Corona
    25/01/2020 - 12:35
  • Gegara Ini Kulit Olivia Jensen Pernah Terbakar Parah Kayak Kepiting Rebus
    Gegara Ini Kulit Olivia Jensen Pernah Terbakar Parah Kayak Kepiting Rebus
    25/01/2020 - 12:24
  • Terus Bertambah, Korban Meninggal Akibat Virus Corona Mencapai 41 Orang
    Terus Bertambah, Korban Meninggal Akibat Virus Corona Mencapai 41 Orang
    25/01/2020 - 12:12
  • Viral, Video Warga Wuhan Berjatuhan di Jalan Akibat Virus Corona
    Viral, Video Warga Wuhan Berjatuhan di Jalan Akibat Virus Corona
    25/01/2020 - 05:28
  • Main Tik Tok, Goyangan Marion Jola Gemesin Bikin Warganet Gagal Fokus
    Main Tik Tok, Goyangan Marion Jola Gemesin Bikin Warganet Gagal Fokus
    25/01/2020 - 01:20
  • Dibanding MERS dan SARS, Seberapa Mematikan Virus Corona?
    Dibanding MERS dan SARS, Seberapa Mematikan Virus Corona?
    25/01/2020 - 00:36
  • Pesaing Innova Laku, 3 Shio Hadapi Utang Hingga Monas Tergenang Air
    Pesaing Innova Laku, 3 Shio Hadapi Utang Hingga Monas Tergenang Air
    25/01/2020 - 06:00
  • Awas! Ada Siluman Intai Wilayah Udara Indonesia, Jaraknya Cuma 1 Jam
    Awas! Ada Siluman Intai Wilayah Udara Indonesia, Jaraknya Cuma 1 Jam
    25/01/2020 - 08:50