Kopi TIMES

Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi

Kamis, 05 Desember 2019 - 16:16 | 22.00k
Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi
Ainul Mizan

TIMESINDONESIA, MALANG – Demokrasi diklaim memberikan ruang kebebasan secara mutlak bagi individu. Adapun 4 kebebasan bagi individu adalah kebebasan beragama, berperilaku, berpendapat dan berkepemilikan. Dan keempat - empatnya merupakan hak asasi manusia (HAM).

Mestinya setiap orang mau ngomong apa saja seharusnya dibolehkan. Mau berperilaku apa saja juga harus dibolehkan. Anehnya, di saat kaum muslimin ingin berislam secara paripurna dibilang sebagai kaum puritan, terpapar paham radikal. Sementara itu, di sisi yang lain, secara masif orang melakukan penistaan terhadap Islam diberikan ruang kebebasan. Tidak ada tindakan hukum yang berarti walaupun laporan sudah disampaikan. 

Serial penistaan terhadap Islam dibuka dengan penampilan Ahok. Dengan pongahnya, ia menista al Qur'an surat al - Maidah ayat 51. Penistaan oleh Ahok membangkitkan kemarahan umat Islam. Secara dramatis jutaan umat Islam berkumpul sebagai sebuah gelombang iman yang siap menggulung kemunafikan. Hasilnya si Ahok harus merasakan sangsi penjara 2 tahun. 

Bukan efek jera yang timbul setelah kasus Ahok. Bermunculan lagi para penista yang lain. Babak berikutnya, betul - betul para penista seolah kebal hukum. 

Ada si Abu Janda. Dengan congkaknya, ia menyatakan bahwa bendera tauhid sebagai benderanya teroris. Bendera tauhid Liwa dan Royah adalah bendera dan panji Rasul Saw, bendera pemersatu umat Islam. Nanti pada hari kiamat, bendera Rasul saw disebut dengan nama Liwaul Hamdi. Adalah sebuah keberuntungan bagi siapa saja yang bisa berada di bawah bendera Rasul saw. Pertanyaannya, bagaimana bisa berkumpul di bawah bendera Rasul saw, Liwaul hamdi, sementara di dunia, mereka telah menistakannya?!!

Seolah saling berlomba - lomba untuk menistakan Islam. Memang terdengar sumbang. Hanya saja bila menilik pepatah arab yang menyatakan "bul ala zam - zam fatu'rof", artinya kencingi air zam - zam niscaya kau akan terkenal, memang dianggap wajar walau penuh dengan kegilaan. Dan kegilaan yang dipertontonkan  sudah melampaui batas sebuah toleransi. 

Orang kafir Quraisy dulu pernah menawarkan sebuah rekonsiliasi. Mereka siap menyembah kepada Alloh swt dalam kurun waktu tertentu. Syaratnya bergantian. Rasul saw dan kaum muslimin bersedia menyembah berhala dalam kurun waktu yang sepadan. Tentunya hal demikian telah melanggar batas toleransi. Turunlah surat al Kafirun yang tegas menyatakan bagimu agamamu dan bagiku agamaku. 

Hari ini, sudah melanggar batas toleransi hingga mengacak - acak hal yang mendasar dalam Islam. BuSuk muncul dengan perfornance ala sastrawan. Semua orang terpana akan lantunan puisinya. Di tengah halusinasi puisi, umat Islam disengat dengan tajamnya. Adzan dan kerudung serta cadar dinistakan dalam balutan bahasa sastra. Tidak kapok, BuSuk mengulangi lagi aksinya. Di momen peringatan Hari Pahlawan 2019, ia mempertanyakan yang lebih berjasa Rasul saw dan atau Sukarno dalam perjuangan bangsa Indonesia. Lagi - lagi BuSuk dilaporkan. Hasilnya tetap nihil.

Serial penistaan Islam selanjutnya memasuki era baru. Tanpa tedeng aling - aling, Menag melontarkan wacana mendiskriditkan Islam. Dari cadar, celana cingkrang hingga kontrol majelis taklim. Alibi basi yang dikemukakannya adalah menyelamatkan umat dari radikalisme. 

Bahkan yang lebih miris lagi. Serial terbaru penistaan Islam diperankan oleh seorang dianggap ulama dan disebut gus. Artinya pemain baru ini mengisi ceramah - ceramah tentang Islam. Gus Muwafiq dengan ringannya menyatakan bahwa lahirnya Rasul saw itu biasa saja dan masa kecilnya Rasul saw itu rembesen, katanya.

Kelahiran penghulu alam, Rasul saw dipenuhi dengan keistimewaan. Salah satunya yang disebutkan di dalam riwayat berikut ini.

Ibnu Ishaq meriwayatkan dari Kholid bin Ma'dan: Sesungguhnya sebagian sahabat Nabi saw bertanya kepada Nabi saw: Beritahukanlah pada kami tentang dirimu?
Rasul saw bersabda:
ورأت امي حين حملت بي انه خرج منها نور اضاء لها قصور الشام.
ibuku telah melihat di saat mengandungku, sesungguhnya telah keluar cahaya dari kandungannya hingga dengan cahaya itu bisa menerangi singgasana - singgasana Syam. 

Tentunya kejadian luar biasa ini tidak bisa dilihat dengan logika - logika sekuler. Akan tetapi dengan logika keimanan bahwa Alloh swt berkuasa sesuai kehendaknya. 

Justru sangatlah masuk akal bila Rasul saw dikelilingi oleh orang - orang terbaik, baik sejak masa kecilnya hingga masa kerasulan beliau. Abdul Mutholib, kakeknya adalah bangsawan Quraisy. Beliau adalah penjaga ka'bah dan penyedia jamuan bagi semua kafilah. Di samping itu, Abdul Mutholib sangat mencintai cucunya dari putra kesayangannya yakni Abdullah. Tentunya perhatian terhadap fisik dan pendidikan Rasul saw di masa kecilnya menjadi perhatian utamanya. 

Ya, serial penistaan Islam ini akan terus berlanjut dan berulang. Kebebasan Ham sejatinya hanyalah kebebasan untuk menistakan Islam. Walhasil, sebuah omong kosong propaganda melalui demokrasi bisa terwujud persatuan dan kesatuan bangsa. Yang ada adalah upaya melemahkan umat dengan mengadu domba di antara mereka sendiri. Memang sudah saatnya menggusur demokrasi, yang notabenenya demokrasi itu merupakan alat penjajahan guna menghalangi kebangkitan Islam. 

 

Oleh Ainul Mizan

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Truk Trailer Terobos Jalan Kabupaten, Aparat Gresik Diminta Tegas
    Truk Trailer Terobos Jalan Kabupaten, Aparat Gresik Diminta Tegas
    10/08/2020 - 09:11
  • Kisah Yazid Alhamdani Kembangkan Budidaya Sayur Hidroponik di Desa Jatigedong
    Kisah Yazid Alhamdani Kembangkan Budidaya Sayur Hidroponik di Desa Jatigedong
    10/08/2020 - 08:50
  • CEO Saudi Aramco Prediksi Permintaan Minyak di Asia Semakin Meningkat 
    CEO Saudi Aramco Prediksi Permintaan Minyak di Asia Semakin Meningkat 
    10/08/2020 - 08:45
  • Waspadai 10 Jenis Kanker yang Sering Mengancam Anak
    Waspadai 10 Jenis Kanker yang Sering Mengancam Anak
    10/08/2020 - 08:33
  • Sebanyak 10 Pasien Covid-19 Meninggal karena Kebakaran
    Sebanyak 10 Pasien Covid-19 Meninggal karena Kebakaran
    10/08/2020 - 08:20
  • Kemenparekraf Kampanyekan Pembayaran Digital di Sektor Pariwisata dan UMKM
    Kemenparekraf Kampanyekan Pembayaran Digital di Sektor Pariwisata dan UMKM
    10/08/2020 - 08:15
  • Pengamat: Ekspor Benih Lobster adalah Kebijakan Merugikan
    Pengamat: Ekspor Benih Lobster adalah Kebijakan Merugikan
    10/08/2020 - 08:08
  • 15 Negara Menyatakan Sanggup Membantu Pemulihan Beirut, Ini Syaratnya
    15 Negara Menyatakan Sanggup Membantu Pemulihan Beirut, Ini Syaratnya
    10/08/2020 - 07:55
  • Terkait Sumbangan, Komite SMKN 1 Kalibaru Banyuwangi Kembali Undang Wali Murid
    Terkait Sumbangan, Komite SMKN 1 Kalibaru Banyuwangi Kembali Undang Wali Murid
    10/08/2020 - 07:41
  • Suporter Bersholawat Doakan Kejayaan Persewangi Banyuwangi
    Suporter Bersholawat Doakan Kejayaan Persewangi Banyuwangi
    10/08/2020 - 07:34

TIMES TV

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Integrasi Komunal Desa, Antisipasi Krisis Pascapandemi
    Integrasi Komunal Desa, Antisipasi Krisis Pascapandemi
    08/08/2020 - 15:01
  • Gak Usah Eman-Eman, Dana dan Aset Desa Itu Milik Seluruh Masyarakat Desa
    Gak Usah Eman-Eman, Dana dan Aset Desa Itu Milik Seluruh Masyarakat Desa
    08/08/2020 - 14:06
  • Solusi Masalah Daftar Pemilih Jelang Pilkada
    Solusi Masalah Daftar Pemilih Jelang Pilkada
    07/08/2020 - 13:00
  • Jumat Berkah: Kesabaran Kaum Awam dan Khas
    Jumat Berkah: Kesabaran Kaum Awam dan Khas
    07/08/2020 - 10:06
  • Masa Pandemi: Guru pun harus di Zonasi
    Masa Pandemi: Guru pun harus di Zonasi
    07/08/2020 - 09:33
  • Etika, Kebebasan dan Pemuliaan Perempuan
    Etika, Kebebasan dan Pemuliaan Perempuan
    07/08/2020 - 05:10
  • Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    Menghitung Peluang Kandidat di Pilkada Tangsel 2020
    07/08/2020 - 03:22
  • Dilema Pilkada Serentak 2020
    Dilema Pilkada Serentak 2020
    07/08/2020 - 01:21
  • Ngemil Margarin Pakai Sumpit, Hobi Unik Wanita Ini Malah Bikin Mual
    Ngemil Margarin Pakai Sumpit, Hobi Unik Wanita Ini Malah Bikin Mual
    10/08/2020 - 09:33
  • Momen Baptisnya Viral, Marsha Aruan Bantah Pindah Agama
    Momen Baptisnya Viral, Marsha Aruan Bantah Pindah Agama
    10/08/2020 - 09:33
  • Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Mobil Sampai Terbelah
    Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Mobil Sampai Terbelah
    10/08/2020 - 09:32
  • Meski Dilarang Trump, Remaja Klaim Punya Cara Mengakses TikTok
    Meski Dilarang Trump, Remaja Klaim Punya Cara Mengakses TikTok
    10/08/2020 - 09:30
  • Gemas tapi Ngeselin, Begini Aksi Burung Camar Maling Makanan di Kafe
    Gemas tapi Ngeselin, Begini Aksi Burung Camar Maling Makanan di Kafe
    10/08/2020 - 09:28
  • Reaksi Ibunda Setelah Marsha Aruan Dibaptis
    Reaksi Ibunda Setelah Marsha Aruan Dibaptis
    10/08/2020 - 06:00
  • Mengerikan, Tubuh Mike Tyson Usai Terapi Listrik Bikin Terpana
    Mengerikan, Tubuh Mike Tyson Usai Terapi Listrik Bikin Terpana
    10/08/2020 - 00:01
  • Sebelum Wafat, Wali Kota Banjarbaru Unggah Video Mengharukan
    Sebelum Wafat, Wali Kota Banjarbaru Unggah Video Mengharukan
    10/08/2020 - 08:04
  • Gawat, Bahaya Ganda Intai Indonesia Jika Perang China-Amerika Pecah
    Gawat, Bahaya Ganda Intai Indonesia Jika Perang China-Amerika Pecah
    10/08/2020 - 07:50
  • Krisis di Lebanon, Ramai-ramai Menteri dan Anggota Parlemen Mundur
    Krisis di Lebanon, Ramai-ramai Menteri dan Anggota Parlemen Mundur
    10/08/2020 - 05:00