Ekonomi

DPRD DIY Nilai Tujuan Danais Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Belum Tercapai

Rabu, 04 Desember 2019 - 20:54 | 13.17k
DPRD DIY Nilai Tujuan Danais Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Belum Tercapai
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto (FOTO: Dwijo Suyono/TIMES Indonesia)
Pewarta: Dwijo Suyono | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Komisi A DPRD DIY menilai pengalokasian Danais (Dana Keistimewaan) selama tujuh tahun ini belum sepenuhnya memenuhi tujuan pengaturan keistimewaan DIY sebagaimana termaktub dalam Pasal 5 UU Nomor 13/2012 tentang Keistimewaan DIY.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Karena itu DPRD melalui Komisi A mendorong Danais untuk mencapai tujuan pengaturan keistimewaan.

"Salah satunya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto, Rabu (4/12/2019).

Dari sisi angka, lanjut politisi PDI Perjuangan itu, dana keistimewaan memang cukup besar mencapai Rp 1,32 triliun pada 2020 nanti. Tapi dari agregat APBD gabungan antara tingkat I dan II yang mencapai Rp 16 triliun, angka Danais itu perlu dimaksimalkan penggunaannya untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami harapkan, pengalokasian Danais di masa datang lebih padat tenaga kerja. Harus melibatkan pastisipasi masyarakat semaksimal mungkin sehingga nilai lebih Danais bisa lebih dinikmati masyarakat. Danais juga dana kelurahan harus didesain untuk ciptakan lapangan kerja dan tingkatkan pendapatan masyarakat," tegas Eko.

Dari tahun ke tahun besaran Danais memang terus meningkat hingga Rp 1,32 triliun untuk 2020 besok. Secara keseluruhan progresnya membaik.

Begitu pula serapannya juga makin sempurna. Jika serapan di tahun-tahun awal hanya 23,58 persen, pada 2018 kemarin realisasi Danais mencapai 96,28 persen dengan capaian kinerja 97,61 persen.

"Angka-angka itu menunjukkan adanya kemajuan dari sisi penyerapan anggaran. Tapi ke depan, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama menyangkut tata pemerintahan dan tatanan sosial yang menjamin bhinneka tunggal ika. Sesuai Pasal 5 UU 13/12 harus ada alokasi danais untuk wujudkan bhinneka tunggal ika di DIY agar tidak terulang kembali berbagai peristiwa intoleransi," tutur Eko Suwanto yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta

Harus diakui, ujar Eko lebih jauh, hingga saat ini masih terlihat praktik intoleransi dan radikalisme di DIY.

"Intoleransi menjadi gangguan dan ancaman terhadap bhinneka tunggal ika. Karena itu diperlukan edukasi, program pemanfaatan Danais, tentang tata pemerintahan dan tatanan sosial yang menjamin terwujudnya bhinneka tunggal ika." ujar politisi muda PDI Perjuangan ini.

Target Danais selanjutnya, menurut Eko, harus mampu mencapai tujuan pengaturan kesejahteraan dan ketenteraman masyarakat. Antara lain, dengan menurunkan angka kemiskinan yang saat ini masih di angka 11,7 persen, serta tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,66 persen.

Paniradya Pati, Beni Suharsono, mengemukakan Pergub 131/2018 antara lain dimaksudkan untuk menguatkan kembali peran kelurahan atau desa dan kecamatan bagi keistimewaan DIY.

"Karena itu perlu sinkronisasi pada aras perencanaan, pelaksanaan program, hingga aras kegiatan yang diharapkan bisa lebih membumi." ujar Beni Suharsono

Sementara Kepala Biro Tata Pemerintahan DIY, Maladi, banyak memaparkan tentang dana kelurahan. Untuk DIY yang dinilai sudah masuk kategori baik maka dana kelurahan pada 2020 nanti DIY hanya akan menerima Rp 350 juta per kelurahan per tahun. Sedangkan untuk dana desa menyesuaikan jumlah penduduk.

Eko Suwanto diakhir diskusi memaparkan pentingnya penyelarasan APBD, Danais, Dana Desa/Kelurahan.

"Pada prinsipnya kita dorong Pemda lakukan penyelarasan dengan sinergi dan kolaborasi untuk memadukan arah tujuan APBD, Danais, Dana Desa/Kelurahan guna wujudkan kesejahteraan rakyat. Kelurahan dan Desa. Ke depan kita perjuangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi melalu pengalokasian dana di tingkat desa/kelurahan. Dengan APBD, Danais dan Dana Desa/Kelurahan maka pertumbuhan ekonomi rakyat di kelurahan dan desa dapat ditingkatkan. Dengan kelurahan/desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat, harapannya pendapatan masyarakat bisa ditingkatkan dan lapangan kerja bisa diciptakan," pungkas Ketua Komisi A DPRD DIY ini. (*)


yogyakarta DPRD DIY Danais kesejahteraan rakyat
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Yogyakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

06/12/2019 - 15:24

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas
Wisata Petik Madu Rimba Raya

Wisata Petik Madu Rimba Raya
Merawat Wajah dengan Glutera Facial Wash

Merawat Wajah dengan Glutera Facial Wash

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • SUDAH JUALAN AGAMA HARI INI?
    SUDAH JUALAN AGAMA HARI INI?
    06/12/2019 - 16:56
  • Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    06/12/2019 - 16:31
  • Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    06/12/2019 - 15:45
  • Tambang Terbuka Grasberg Ditutup, Papua Kehilangan Sandaran Ekonomi
    Tambang Terbuka Grasberg Ditutup, Papua Kehilangan Sandaran Ekonomi
    06/12/2019 - 09:19
  • Membangun Bima dan Indonesia dengan Konsep Sultan Muhammad Salahuddin
    Membangun Bima dan Indonesia dengan Konsep Sultan Muhammad Salahuddin
    06/12/2019 - 08:54
  • Program Evaluasi Terkait Persoalan Kebijakan Publik
    Program Evaluasi Terkait Persoalan Kebijakan Publik
    06/12/2019 - 08:41
  • Terminal Baranangsiang Butuh Perhatian, LRT Apa Kabar?
    Terminal Baranangsiang Butuh Perhatian, LRT Apa Kabar?
    05/12/2019 - 19:02
  • Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi
    Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi
    05/12/2019 - 16:16
  • Terkait Kasus Novel Baswedan,  Jokowi Akan Panggil Kapolri Senin Besok
    Terkait Kasus Novel Baswedan, Jokowi Akan Panggil Kapolri Senin Besok
    06/12/2019 - 18:16
  • Myanmar Istirahat Lebih Lama dari Indonesia, Indra: Semoga Tidak Kegemukan
    Myanmar Istirahat Lebih Lama dari Indonesia, Indra: Semoga Tidak Kegemukan
    06/12/2019 - 18:16
  • Adegan Syur Direkam Kekasih, Orang Tua Korban Dapat Videonya dari Guru
    Adegan Syur Direkam Kekasih, Orang Tua Korban Dapat Videonya dari Guru
    06/12/2019 - 18:14
  • Resmikan Tol Kunciran - Serpong, Jokowi Harap Warga Tak Tua di Jalan Lagi
    Resmikan Tol Kunciran - Serpong, Jokowi Harap Warga Tak Tua di Jalan Lagi
    06/12/2019 - 18:14
  • Diselundupkan, Harga Motor Klasik Harley-Davidson Ini Ternyata Tinggi
    Diselundupkan, Harga Motor Klasik Harley-Davidson Ini Ternyata Tinggi
    06/12/2019 - 18:09
  • Video Diduga Ari Askhara Lagi Ngeyel, Tolak Mundur dari Dirut Garuda
    Video Diduga Ari Askhara Lagi Ngeyel, Tolak Mundur dari Dirut Garuda
    06/12/2019 - 12:47
  • Panasnya Perburuan Posisi 2, Medali Indonesia & Vietnam Berjumlah Sama
    Panasnya Perburuan Posisi 2, Medali Indonesia & Vietnam Berjumlah Sama
    06/12/2019 - 11:38
  • Aksi Dirut Garuda Ari Askhara di HUT RI, Bergaya ala Bung Karno
    Aksi Dirut Garuda Ari Askhara di HUT RI, Bergaya ala Bung Karno
    06/12/2019 - 13:25
  • Hadiri Pelantikan Rektor UI, Pakaian Mas Menteri Nadiem Kok Gitu?
    Hadiri Pelantikan Rektor UI, Pakaian Mas Menteri Nadiem Kok Gitu?
    06/12/2019 - 11:13
  • KPK Sebut Harley Pesanan Eks Dirut Garuda Indonesia Bukan Gratifikasi
    KPK Sebut Harley Pesanan Eks Dirut Garuda Indonesia Bukan Gratifikasi
    06/12/2019 - 15:48