Pemerintahan

DPRD Kabupaten Pamekasan Desak Kades Bangun Balai Desa 

Rabu, 04 Desember 2019 - 17:07 | 22.34k
DPRD Kabupaten Pamekasan Desak Kades Bangun Balai Desa 
Ismail, ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan.(Foto: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, PAMEKASANDPRD Kabupaten Pamekasan meminta kepada kepala desa agar menganggarkan dalam alokasi dana desa (ADD) untuk pembangunan balai desa. Pasalnya, masih banyak desa di daerah berjuluk Kota Gerbang ini belum mempunyai balai desa permainin.

Ketua komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail, menyampaikan bahwa Pemkab Pamekasan pada tahun 2020 akan mendapat ADD sebesar Rp 204 miliar.

"Jadi pemerintah desa yang belum punya kantor desa agar segera membangunnya dengan menggunakan dana desa tersebut," ujarnya, Rabu (4/12/2019).

Politisi Partai Demokrat, Ismail, menyatakan kalau tidak ada balai desa maka otomatis kegiatan positif di desa tidak akan berjalan dengan baik.

"Ada sekitar sepuluh kurang lebih desa belum punya balai desa di Pamekasan. Maka saya harap di tahun 2020 semua desa harus punya kantor desa," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Ach Faisol mengatakan, ADD sebesar Rp 204 miliar yang diberikan kepada Kabupaten Pamekasan pada tahun 2020 tersebut naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya mendapat sebesar Rp 198 miliar.

"Tahun ini ada kenaikan dana desa sebesar Rp 6 miliar untuk Kabupaten Pamekasan," katanya.

Menurut Ach Faisol, kebijakan kenaikkan tersebut sudah diputuskan oleh pemerintah pusat untuk dibagikan kepada 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan sesuai dengan rumus yang sudah ditentukan.

"Sesuai dengan Permenkeu yang baru ada mekanisme dan cara pembagiannya, kalau yang dulu ada afirmasi 3 persen, untuk tahun depan mengurangi 1,5 persen.

Terkait permasalahan itu semua dikaitkan dengan perkembangan situasi dilapangan," jelasnya.

Selain itu, Ach Faisol mengungkapkan, meski secara nominal ada kenaikkan aliran DD ke Pamekasan, belum tentu setiap desa akan mendapatkan kenaikan. Sebab rumusnya proposional, adil dan merata.

"Status desa yang menentukan besaran DD yang akan diterima, jadi tidak menjamin walaupun secara nominal naik tiap desa belum tentu yang akan diterima naik," ucapnya.

"Kalau dulu afirmasi tiap desa Rp 120 juta, kalau sudah dicabut kan akhirnya akan berkurang juga. Jadi tiap desa bisa saja naik, tetap ataupun berkurang," ujar Kepala DPMD Kabupaten Pamekasan ini. (*)



Publisher : Rizal Dani
KOMENTAR

EKORAN

TERBARU

  • Solidaritas Global, Kunci Hadapi Pandemi
    Solidaritas Global, Kunci Hadapi Pandemi
    09/07/2020 - 05:25
  • Kita Menyelamatkan atau Menghancurkan 10 Destinasi Wisata Baru
    Kita Menyelamatkan atau Menghancurkan 10 Destinasi Wisata Baru
    09/07/2020 - 04:23
  • Wujudkan Mimpi Para Gadis, Disney Rilis Gaun Ala Princess
    Wujudkan Mimpi Para Gadis, Disney Rilis Gaun Ala Princess
    09/07/2020 - 03:22
  • Lobster in Meat Ball? How Does It Taste?
    Lobster in Meat Ball? How Does It Taste?
    09/07/2020 - 02:21
  • Diskon Besar Online Parts Bazaar Astra Peugeot
    Diskon Besar Online Parts Bazaar Astra Peugeot
    09/07/2020 - 01:32
  • Pelanggaran HAM dan Perilaku Hedonis Para Imam
    Pelanggaran HAM dan Perilaku Hedonis Para Imam
    09/07/2020 - 01:09
  • Melihat Kegelisahan Negara yang Berlanjut
    Melihat Kegelisahan Negara yang Berlanjut
    09/07/2020 - 00:21
  • Mengenal Komunitas Trail Tawon, Si Pembelah Belantara dan Pesisir Selatan Malang
    Mengenal Komunitas Trail Tawon, Si Pembelah Belantara dan Pesisir Selatan Malang
    09/07/2020 - 00:09
  • Yakin Menang Telak, PKB Rekomendasikan dr Umar Usman di Pilkada Kabupaten Malang 2020
    Yakin Menang Telak, PKB Rekomendasikan dr Umar Usman di Pilkada Kabupaten Malang 2020
    08/07/2020 - 23:36
  • Kunjungi Lamongan, Menteri KKP Dorong Perkembangan Budidaya Kerapu
    Kunjungi Lamongan, Menteri KKP Dorong Perkembangan Budidaya Kerapu
    08/07/2020 - 23:30

TIMES TV

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

30/06/2020 - 20:22

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang
Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

Menebalkan Alis dengan Tepat, Mata Terlihat Lebih Indah

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Solidaritas Global, Kunci Hadapi Pandemi
    Solidaritas Global, Kunci Hadapi Pandemi
    09/07/2020 - 05:25
  • Kita Menyelamatkan atau Menghancurkan 10 Destinasi Wisata Baru
    Kita Menyelamatkan atau Menghancurkan 10 Destinasi Wisata Baru
    09/07/2020 - 04:23
  • Pelanggaran HAM dan Perilaku Hedonis Para Imam
    Pelanggaran HAM dan Perilaku Hedonis Para Imam
    09/07/2020 - 01:09
  • Melihat Kegelisahan Negara yang Berlanjut
    Melihat Kegelisahan Negara yang Berlanjut
    09/07/2020 - 00:21
  • Wayang, Rekonstruksi Pendidikan dan Pandemi Covid-19
    Wayang, Rekonstruksi Pendidikan dan Pandemi Covid-19
    08/07/2020 - 23:01
  • New Normal, Pemberdayaan Masyarakat
    New Normal, Pemberdayaan Masyarakat
    08/07/2020 - 22:05
  • Pemanfaatan Sumber Air Umbulan Harus Sejahterakan Juga Warga Sekitar
    Pemanfaatan Sumber Air Umbulan Harus Sejahterakan Juga Warga Sekitar
    08/07/2020 - 21:45
  • Gerakan Pakai Masker dan Upaya Rebranding Indonesia
    Gerakan Pakai Masker dan Upaya Rebranding Indonesia
    08/07/2020 - 14:05
  • Dilengkapi Taburan Koya, Begini Ternyata Resep Mudah Bikin Soto Lamongan
    Dilengkapi Taburan Koya, Begini Ternyata Resep Mudah Bikin Soto Lamongan
    09/07/2020 - 06:00
  • 3 Artis Nggak Gengsi Naik Mobil Pick Up, Salah Satunya Keluarga Ashanty
    3 Artis Nggak Gengsi Naik Mobil Pick Up, Salah Satunya Keluarga Ashanty
    09/07/2020 - 06:00
  • PBB Kirim 20 Truk Bantuan ke Suriah
    PBB Kirim 20 Truk Bantuan ke Suriah
    09/07/2020 - 06:00
  • Wapres Maruf Amin Sampaikan Bantuan Pemerintah ke Pesantren Assobariyyah
    Wapres Maruf Amin Sampaikan Bantuan Pemerintah ke Pesantren Assobariyyah
    09/07/2020 - 06:00
  • Mahfud MD Sebut Negara Bakal Malu Kalau Tak Bisa Tangkap Djoko Tjandra
    Mahfud MD Sebut Negara Bakal Malu Kalau Tak Bisa Tangkap Djoko Tjandra
    09/07/2020 - 05:59
  • Vicky Prasetyo Akui Pernah Ditawar Rp1 Miliar untuk Pacaran Settingan
    Vicky Prasetyo Akui Pernah Ditawar Rp1 Miliar untuk Pacaran Settingan
    09/07/2020 - 01:00
  • Mengenaskan, Bidadari UFC Harus Ladeni Pria Hidung Belang Demi Uang
    Mengenaskan, Bidadari UFC Harus Ladeni Pria Hidung Belang Demi Uang
    09/07/2020 - 01:46
  • Menkum Yasonna Bawa Pulang Buronan Pembobol BNI Rp1,7 T dari Serbia
    Menkum Yasonna Bawa Pulang Buronan Pembobol BNI Rp1,7 T dari Serbia
    09/07/2020 - 00:22
  • Pesona Sarah Ahmad, Bucin Bek Timnas yang Dibelikan Mobil Rp1 Miliar
    Pesona Sarah Ahmad, Bucin Bek Timnas yang Dibelikan Mobil Rp1 Miliar
    09/07/2020 - 00:02
  • Maskapai Penerbangan Ini Akan PHK 36 Ribu Pekerja
    Maskapai Penerbangan Ini Akan PHK 36 Ribu Pekerja
    09/07/2020 - 02:04