Peristiwa - Daerah

Jurnalis Asal Bengkulu Mencalonkan "Duta Besar" Indonesia untuk Kutub Utara

Rabu, 04 Desember 2019 - 15:58 | 17.32k
Jurnalis Asal Bengkulu Mencalonkan
Jurnalis asal Bengkulu, Tangguh Sipria Riang saat menggalang dukungan publik Indonesia (foto: Istimewa)
Pewarta: Edy Junaedi Ds | Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTAJurnalis asal Bengkulu, Tangguh Sipria Riang, mencalonkan diri sebagai Calon "Duta Besar" (Dubes) asal Indonesia untuk Kutub Utara 2020. Dirinya akan bertugas mewakili Indonesia diajang ekspedisi internasional, Fjällraven Polar 2020.

"Jika terpilih, 'Masa bakti' saya di kutub utara akan dimulai sejak tanggal 30 Maret - 5 April 2020. Selama tujuh hari di sana, saya akan ditugaskan untuk menjelajahi area kutub menggunakan kereta salju sejauh 300 kilometer," tulis dalam rilis tertulis yang diterima TIMES Indonesia di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Selanjutnya, dalam hal ini, Tangguh memiliki lima misi saat mewakili Indonesia di kutub utara nanti. Pertama, misi kebangsaan. Menurutnya, selain mewakili jurnalis, ekspedisi ini juga sebagai duta bangsa untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia.

Jurnalis-Bengkulu-a.jpg

"Indonesia dikenal sebagai negara mayoritas muslim terbesar di dunia. Meski demikian sangat toleran dan memberi kebebasan kepada minoritas. Untuk berkarya dan berprestasi hingga tingkat global. Padahal di negara lain, minoritas muslim belum tentu mendapat porsi yang sama. Itu saja orang luar belum banyak tahu," paparnya.

Kemudian pada misi kedua, Tangguh akan mengusung misi lingkungan. Scriptwriter sekaligus Content Creator RanselPro.com itu akan mempublikasikan setiap kegiatan selama di kutub utara dalam bentuk reportase pemberitaan. Termasuk video dokumentasi dan penulisan buku.

Jurnalis-Bengkulu-b.jpg

"Tujuannya, supaya bisa mengajak masyarakat Indonesia sadar akan perubahan iklim di kutub utara. Seperti apa dampaknya bagi kelangsungan hidup masyarakat secara nyata. Khususnya di Indonesia," terang wartawan yang gemar mendaki gunung itu.

Kemudian, ekonomi sosial akan menjadi misinya yang ketiga. Salah satu promotor kopi tradisional Bengkulu skala internasional itu akan membawa pengalaman dari kutub utara nanti untuk mengembangkan potensi Eco-tourism di Indonesia. Ia menilai, wilayah tropis Indonesia jauh lebih layak diberdayakan sebagai eco-tourism.

Jurnalis-Bengkulu-c.jpg

"Kalau di kutub saja bisa dijadikan ekspedisi, masa daerah tropis seperti Indonesia tidak bisa? Harusnya, ada banyak eco-tourism yang bisa diberdayakan," ungkap pria yang baru saja pulang dari survei ekspedisi jalur sutera di China itu.

Misi keempat, Tangguh menekankan pentingnya sisi edukasi. Lulusan sastra Jepang tersebut mengajak generasi milenial agar lebih peduli cara merawat bumi. Mengingat dampaknya akan dirasakan anak cucu nanti, sekian tahun ke depan. 

"ABG zaman now, ngerawat alis saja bisa kok. Apalagi ngerawat planet yang sudah uzur ini. Pasti bisa lah," timpal pria yang aktif di sejumlah kegiatan konservasi lingkungan sejak masih di Bengkulu.

Jurnalis-Bengkulu-d.jpg

Kelima, misi kemanusiaan. Selain bendera merah putih, Tangguh juga akan menyertakan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas, persaudaraan dan kemanusiaan. 

"Sebetulnya ini simbolis aja. Setelah saya cek, ternyata tidak ada peserta asal palestina yang daftar. Salah satu tujuan berdirinya negara ini kan untuk mendorong ketertiban dunia. Jadi wajar kan, jika Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Bukan cuma Indonesia aja, seluruh negara di dunia," urainya.

Lalu, apa dasar penyematan istilah "Dubes" dalam ekspedisi yang akan diikutinya tersebut? Tangguh menjelaskan, bahwa istilah Dubes tersebut diusulkan rekan-rekannya sesama jurnalis di Ibu Kota. Mengingat, dirinya akan menjadi perwakilan Indonesia di kutub utara. Sekaligus membawa beberapa misi penting baik eksternal mau pun internal.

Edisi-Rabu-4-Desember-2019-jurnalis-bengkulu-anyar.jpg

"Kalau etimologi sebetulnya, tugas Dubes itu kan sebagai perwakilan pemerintahan untuk mewakili kepentingan suatu negara dimana ia ditugaskan. Termasuk mewakilkan presiden dalam acara-acara kenegaraan di tempat tugas. Nah, tugas saya selama di kutub nanti juga tidak jauh berbeda dengan itu. Ditambah lagi, kawan-kawan bilang, cocok nih jadi Dubes, tapi dubes kutub utara. Ya sudah, saya sih selow. Oke, saya daftar, tapi bantu vote saya biar bisa jadi 'Dubes'," pesannya ke sejumlah rekan-rekan media.

Untuk diketahui, dalam ajang internasional ini, Tangguh akan bergabung dengan 24 "dubes" lainnya dari seluruh dunia. Mereka akan menjelajah arktik dengan suhu terdingin minus 30 derajat selsius. 

Tangguh berharap dukungan masyarakat Indonesia dapat menjadikannya salah satu "dubes" di ajang Fjallraven Polar 2020. Sehingga, itikad baik untuk menjalankan lima misi mulia sebagai dubes asal Indonesia dapat terealisasi. 

Caranya, dengan memberikan voting melalui tautan https://tinyurl.com/votetangguh. Ia juga berharap voting untuknya terus masuk dan disebarkan sebanyak-banyaknya sebelum ditutup tanggal 12 Desember 2019 mendatang.

Adapun langkah untuk melakukan voting dapat dilakukan sebagai berikut. 

1. Buka tautan https://tinyurl.com/votetangguh

2. Klik "VOTE"

3. Login ke Facebook, lalu verifikasi, ikuti petunjuk

4. Muncul tulisan "Thanks for Voting" 

5. Selamat, Anda dinyatakan telah memberikan voting

6. Terimakasih


jakarta Jurnaslis Bengkulu Dubes Kutub Utara
Publisher : Sholihin Nur
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    16/12/2019 - 10:07
  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Naik Lagi, Utang Indonesia Hingga Oktober Capai Rp 5.609,2 Triliun
    Naik Lagi, Utang Indonesia Hingga Oktober Capai Rp 5.609,2 Triliun
    16/12/2019 - 15:05
  • Pulang Liburan, Iis Dahlia Ingin Laporkan Warganet Karena Hal Ini
    Pulang Liburan, Iis Dahlia Ingin Laporkan Warganet Karena Hal Ini
    16/12/2019 - 15:05
  • Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!
    Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!
    16/12/2019 - 15:04
  • Lurah yang Suruh Honorer Masuk Got Dicopot, Anies: Pelajaran Buat Semua!
    Lurah yang Suruh Honorer Masuk Got Dicopot, Anies: Pelajaran Buat Semua!
    16/12/2019 - 15:03
  • Janji Kemenpora: Tak Bedakan Jumlah Bonus SEA Games dan ASEAN Para Games
    Janji Kemenpora: Tak Bedakan Jumlah Bonus SEA Games dan ASEAN Para Games
    16/12/2019 - 15:02
  • Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    16/12/2019 - 07:20
  • Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    16/12/2019 - 05:48
  • Pemilik Penyakit Ini Dilarang Konsumsi Nasi Panas, Ini Jelasnya.
    Pemilik Penyakit Ini Dilarang Konsumsi Nasi Panas, Ini Jelasnya.
    16/12/2019 - 11:16
  • Patung Firaun Terkuat Musuh Nabi Musa Ditemukan, Ini Faktanya
    Patung Firaun Terkuat Musuh Nabi Musa Ditemukan, Ini Faktanya
    16/12/2019 - 11:50
  • Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    16/12/2019 - 06:39