Peristiwa - Daerah

Disbudpar Lamongan Data Benda Cagar Budaya

Selasa, 03 Desember 2019 - 13:44 | 12.28k
Disbudpar Lamongan Data Benda Cagar Budaya
Tim pekerja pendataan benda cagar budaya melakukan identifikasi di gentong (pasujutan) di Masjid Agung Lamongan. (FOTO: Ardiyanto/TIMES Indonesia)
Pewarta: Ardiyanto | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melakukan pendataan serta verifikasi benda cagar budaya (BCB) di wilayah Kabupaten Lamongan sebagai upaya perlindungan dan pelestarian nilai sejarah. 

“Kita pendataan benda-benda cagar budaya, di SMPN 1 Lamongan, toren, gentong (pasujutan) Masjid Agung,” ujar Edy Suprapto, Kasi Museum Sejarah dan Kepurbakalaan, Disparbud Lamongan, Selasa, (3/12//2019). 

Menurut Edy, pendataan tiga objek yang di kategori bernilai cagar budaya, yakni batasan usia minimal 50 tahun dengan melibatkan tim pekerja pendataan benda cagar budaya. 

“Setelah pendataan, kita menunggu rekomendasi tim TACB disidangkan konservasi kebudayaan, dan target mendapatkan SK Bupati Lamongan,” ucapnya. 

Ia menambahkan, dalam melakukan pendataan, Disbudpar melibatkan akademisi, pelaku budaya dan volunteer dalam pendataan serta verifikasi benda cagar budaya di Lamongan.

Khairil A, satu dari anggota tim pekerja pendataan meyakini, gedung SMPN 1 Lamongan, toren, dan gentong Masjid Agung Lamongan bisa ditetapkan sebagai benda cagar budaya Lamongan.

"Saya yakin ketiga objek itu bisa masuk penetapan sebagai cagar budaya," ucapnya.  

Ia menjelaskan, pendataan meliputi deskripsi, gambar benda atau bangunan, keletakan dan kesejarahannya. Khairil pun menyebut, toren dan sekolah merupakan unsur bangunan masa akhir kolonial, pada tahun 1920-an.

"Toren sebagai upaya pengaturan distribusi air bersih dlm memenuhi kebutuhan di Kota Lamongan. Sedang sekolah dibangun sebagai bentuk politik balas jasa Belanda yang mulai membuka pendidikan rendah bagi rakyat," ujar Khairil membeberkan. 

Khairil menambahkan, setelah dilakukan pendataan, pihaknya selanjutnya menyusun laporan sesuai sistem registrasi cagar budaya nasional, untuk selanjutnya didaftarkan ke dinas pendidikan dan Kebudayaan provinsi. 

Untuk diketahui, secara keseluruhan benda cagar budaya di Kabupaten Lamongan cukup banyak. Dari pendataam sebelumnya, ada 31 benda cagar budaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lamongan. (*)


lamongan Disbudpar Lamongan Benda Cagar Budaya
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Lamongan
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

14/12/2019 - 00:07

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia
Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    Empat Jalan Pintas Jadi Pengusaha Sukses
    16/12/2019 - 10:07
  • Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    Reformasi Kebijakan Publik Yang Harus Disuarakan
    14/12/2019 - 21:36
  • Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    Ketika Materi Khilafah Direvisi dari Pelajaran Agama Islam
    14/12/2019 - 19:37
  • Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    Reformasi Birokrasi : Memulihkan Kembali Nilai-nilai Kebijakan Publik
    14/12/2019 - 19:24
  • Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    Pilkada Bandung dan Tantangan Smart City Bandung
    14/12/2019 - 19:15
  • Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    Lingkaran Masalah di Dalam Reformasi Birokrasi
    14/12/2019 - 17:36
  • Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    Toleransi Antar Umat Beragama di Tanah Suci
    14/12/2019 - 15:14
  • Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    Reformasi Kebijakan Publik: Evaluasi Kebijakan Publik Untuk Terciptanya Reformasi Publik
    14/12/2019 - 11:43
  • Naik Lagi, Utang Indonesia Hingga Oktober Capai Rp 5.609,2 Triliun
    Naik Lagi, Utang Indonesia Hingga Oktober Capai Rp 5.609,2 Triliun
    16/12/2019 - 15:05
  • Pulang Liburan, Iis Dahlia Ingin Laporkan Warganet Karena Hal Ini
    Pulang Liburan, Iis Dahlia Ingin Laporkan Warganet Karena Hal Ini
    16/12/2019 - 15:05
  • Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!
    Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!
    16/12/2019 - 15:04
  • Lurah yang Suruh Honorer Masuk Got Dicopot, Anies: Pelajaran Buat Semua!
    Lurah yang Suruh Honorer Masuk Got Dicopot, Anies: Pelajaran Buat Semua!
    16/12/2019 - 15:03
  • Janji Kemenpora: Tak Bedakan Jumlah Bonus SEA Games dan ASEAN Para Games
    Janji Kemenpora: Tak Bedakan Jumlah Bonus SEA Games dan ASEAN Para Games
    16/12/2019 - 15:02
  • Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    Deretan Kebijakan Jokowi Paling Kontroversial Sepanjang 2019
    16/12/2019 - 07:20
  • Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    Jacqueline Wong Viral Usai Selingkuh dan Sembunyi di Kanada 8 Bulan
    16/12/2019 - 05:48
  • Pemilik Penyakit Ini Dilarang Konsumsi Nasi Panas, Ini Jelasnya.
    Pemilik Penyakit Ini Dilarang Konsumsi Nasi Panas, Ini Jelasnya.
    16/12/2019 - 11:16
  • Patung Firaun Terkuat Musuh Nabi Musa Ditemukan, Ini Faktanya
    Patung Firaun Terkuat Musuh Nabi Musa Ditemukan, Ini Faktanya
    16/12/2019 - 11:50
  • Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    Honda Luncurkan Pesaing Aerox 155, Harga Lebih Murah
    16/12/2019 - 06:39