Peristiwa - Daerah

Urai Simpul Kemacetan, Kementerian PUPR RI Bangun Dua Underpass di Yogyakarta

Selasa, 19 November 2019 - 23:05 | 126.52k
Urai Simpul Kemacetan, Kementerian PUPR RI Bangun Dua Underpass di Yogyakarta
Ilustrasi Proyek underpass Kentungan dan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Pewarta: Faizal R Arief | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI (Kementerian PUPR RI) melalui Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Jawa Tengah sedang menyelesaikan proyek pembangunan dua underpass di Kulonprogo.

Proyek tersebut adalah underpass Kentungan dan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA). Keberadaan 2 underpass ini sudah sangat dinantikan masyarakat karena akan memperlancar arus lalu lintas di sekitar bandara baru NYIA dan menuju ke Kaliurang.

New-Yogyakarta-International-Airport-3.jpg

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Akhmad Cahyadi mengatakan, Pembangunan Underpass Kentungan di perempatan Jalan Kaliurang-Ringroad Utara, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta sepanjang 900 meter bertujuan untuk mengurai simpul kemacetan akibat pertemuan lalu lintas dari empat arah antara Jalan Kaliurang dengan Jalan Padjajaran.

New-Yogyakarta-International-Airport-2.jpg

Disamping itu kehadiran underpass Kentungan memperlancar akses menuju kawasan wisata Kaliurang.

Pekerjaan underpass Kentungan saat ini progresnya telah mencapai 75 % dengan anggaran sebesar Rp 110 miliar dikerjakan kontraktor PT Istaka Karya (Persero). "Melihat progress tersebut, kami optimis pekerjaan underpass Kentungan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2019," tegasnya, Selasa (19/11/2019). 

New-Yogyakarta-International-Airport-4.jpg

Underpass Kentungan sambung Cahyadi, terdiri dari 2 lajur terdiri dari konstruksi terowongan (slab tertutup) sepanjang 224 meter, jalan pendekat arah Timur dan Barat masing-masing sepanjang 386 meter dan 288 meter. 

Sedangkan untuk pekerjaan underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA), dibangun di bawah bandara sepanjang 1,3 km yang akan menjadi underpass terpanjang di Indonesia. Pembangunan dilakukan agar akses Jalan Nasional Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang menghubungkan Purwokerto dan Yogyakarta tetap terbuka karena pembangunan Bandara NYIA memotong jalan Pansela yang lama.

New-Yogyakarta-International-Airport-5.jpg

"Underpass NYIA progresnya sat ini telah mencapai 99,3 % tinggal menyelesaikan pekerjaan struktur tanah, drainase, serta ornamen-ornamennya. InsyaAllah, akan selesai pada awal Desember 2019 sekaligus bisa mendukung libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)," paparnya.

Pembangunan underpass oleh Kementerian PUPR RI ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – MCM KSO dengan anggaran sebesar Rp 239 miliar bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2018-2019. (*)


kementerian pupr ri underpass
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Yogyakarta
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pantau Banjir dari Udara

06/01/2020 - 10:22

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara

Ini Video 3D Tiga Pemenang Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara
Wisata Dyno Park 3

Wisata Dyno Park 3
Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang

Milenial Glow Garden, Newest Wonder at Jatim Park 2 Malang
Wisata Teknologi Tinggi Funtech

Wisata Teknologi Tinggi Funtech

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan
    Kejujuran Peserta Didik: Indikator Utama Kesuksesan Dalam Pendidikan
    21/01/2020 - 10:15
  • Sapaan 'Guys' dan 'Gayus' Generasi Y dan Z
    Sapaan 'Guys' dan 'Gayus' Generasi Y dan Z
    21/01/2020 - 08:55
  • Kalkulasi Politik Pilkada Tuban 2020, Afirmasi Antar-Poros Ciutkan Nyali Bacalon
    Kalkulasi Politik Pilkada Tuban 2020, Afirmasi Antar-Poros Ciutkan Nyali Bacalon
    20/01/2020 - 23:43
  • Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020
    Melawan Maksiat Hoaks di Pilkada 2020
    20/01/2020 - 19:09
  • 50 Tahun Refly Harun: Refly Harun dan Generasi Konstitusi Baru
    50 Tahun Refly Harun: Refly Harun dan Generasi Konstitusi Baru
    20/01/2020 - 16:13
  • Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    Ada Askab, Ada Papdesi, Ada Apa Banyuwangi Sebenarnya?
    20/01/2020 - 08:41
  • Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    Apakah Revisi RUU Pemasyarakatan Mempermudah Para Koruptor untuk Mendapatkan Hak Bersyarat?
    19/01/2020 - 20:19
  • TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    TGB di Kancah Nasional: Meredupkah?
    19/01/2020 - 16:57
  • Virus Korona Bukan Jenis Baru, Sudah Mengintai Sejak Lama
    Virus Korona Bukan Jenis Baru, Sudah Mengintai Sejak Lama
    22/01/2020 - 09:46
  • Trase Tol Jogja-Solo Lintasi Selokan Mataram, Pemda DIY: Sudah Final
    Trase Tol Jogja-Solo Lintasi Selokan Mataram, Pemda DIY: Sudah Final
    22/01/2020 - 09:45
  • Pablo Benua Memohon Agar Pengacaranya Tak Mundur dari Kasus Ikan Asin
    Pablo Benua Memohon Agar Pengacaranya Tak Mundur dari Kasus Ikan Asin
    22/01/2020 - 09:43
  • Turun Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 769.000 Per Gram
    Turun Rp 2.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 769.000 Per Gram
    22/01/2020 - 09:42
  • Terpopuler Kesehatan: Kendalikan Virus Korona, Tak Bisa Bergerak Gegara Flu
    Terpopuler Kesehatan: Kendalikan Virus Korona, Tak Bisa Bergerak Gegara Flu
    22/01/2020 - 09:38
  • Suami Syok, Dua Minggu Menikah Baru Tahu Istrinya Adalah Pria
    Suami Syok, Dua Minggu Menikah Baru Tahu Istrinya Adalah Pria
    22/01/2020 - 05:53
  • Lee Yong Dae Ingin Tinggal di Indonesia: Ceweknya Cantik Semua
    Lee Yong Dae Ingin Tinggal di Indonesia: Ceweknya Cantik Semua
    22/01/2020 - 05:00
  • Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini
    Pengguna Android Disarankan Hapus 17 Aplikasi Ini
    22/01/2020 - 01:06
  • Warga Tanjung Priok Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Yasonna Minta Maaf
    Warga Tanjung Priok Turun ke Jalan, Tuntut Menteri Yasonna Minta Maaf
    22/01/2020 - 07:00
  • Ya Ampun, Calon 'Bidadari Baru' One Pride ini Bikin Ngilu
    Ya Ampun, Calon 'Bidadari Baru' One Pride ini Bikin Ngilu
    22/01/2020 - 07:00