Peristiwa - Nasional

Sidak ke Lampung, Presiden RI Jokowi Temukan Fakta Kepesertaan BPJS Mandiri Dominan

Jumat, 15 November 2019 - 14:35 | 35.68k
Sidak ke Lampung, Presiden RI Jokowi Temukan Fakta Kepesertaan BPJS Mandiri Dominan
Presiden RI Jokowi melakukan inspeksi mendadak, meninjau pelajanan BPJS Kesehatan di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Lampung, Jumat (15/11/2019)pagi. (Foto: Humas Setkab)
Pewarta: Widodo Irianto | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sidak ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Jumat (15/11/2019) pagi, Presiden RI Jokowi menemukan fakta bahwa proporsi peserta BPJS Kesehatan mandiri lebih banyak dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai anggaran APBN.

Dalam sidak itu Presiden diikuti Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rochmad Basoeki Hadimoeljono, dan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi

Presiden RI Jokowi juga meninjau instalasi rawat jalan RSUD tersebut dan bertanya langsung kepada sejumlah pasien yang ada di lokasi. Presiden menggali informasi tentang pemanfaatan dan pelayanan BPJS Kesehatan yang diterima oleh para pasien.

"Saya hanya ingin memastikan apakah yang namanya Kartu BPJS itu betul-betul sudah dipegang oleh rakyat, oleh pasien, yang ada di rumah sakit. Saya cek tadi hampir 90 persen lebih memakai BPJS,” kata Presiden.

Dari penuturan pasien, Presiden juga memperoleh informasi bahwa proporsi kepesertaan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut justru didominasi oleh peserta program BPJS Kesehatan di luar pembiayaan negara atau daerah yang berarti membayar iuran secara mandiri.

Padahal, jumlah peserta BPJS Kesehatan terbesar justru berasal dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh anggaran APBN.

Data BPJS Kesehatan per 31 Oktober 2019 menyebut bahwa terdapat 96.055.779 peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN. Jumlah tersebut belum termasuk jumlah peserta dari kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai anggaran APBD yang mencapai 37.887.281 peserta berdasarkan data yang sama.

Artinya, lebih dari 133 juta peserta BPJS Kesehatan atau kurang lebih 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan yang mencapai 222.278.708 (per 31 Oktober 2019) ditanggung oleh negara.

"Ini yang mau saya lihat. Karena yang PBI itu kan banyak. Dari pemerintah itu 96 juta plus dari Pemda itu 37 juta. Harusnya ini sudah mencakup 133 juta. Harusnya yang gratis 133 juta. Ada di mana? Siapa yang pegang? Saya hanya ingin memastikan itu," kata Presiden kepada wartawan.

Dengan proporsi tersebut, Presiden mengatakan, seharusnya defisit BPJS Kesehatan yang saat ini terjadi dapat diatasi dengan mengintensifkan atau memperbaiki sistem penagihan iuran peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung secara mandiri oleh peserta.

"Kita ini kan sudah bayari yang 96 juta (peserta), dibayar oleh APBN. Tetapi di BPJS terjadi defisit itu karena salah kelola saja. Artinya apa? Yang harusnya bayar pada enggak bayar. Artinya di sisi penagihan yang mestinya diintensifkan,” ujarnya.

Dalam sidak ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Jumat (15/11/2019) pagi itu, Presiden RI Jokowi menemukan fakta bahwa proporsi peserta BPJS Kesehatan mandiri lebih banyak dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai anggaran APBN. (*)


jakarta Jokowi Presiden RI Jokowi BPJS Kesehatan
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

11/12/2019 - 15:11

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Siapa 'Tuan Baru' di Tahun Baru Untuk Purbalingga 2020?
    Siapa 'Tuan Baru' di Tahun Baru Untuk Purbalingga 2020?
    13/12/2019 - 08:27
  • Masihkah Pertanian Menjadi Penopang Utama Perekonomian Indonesia?
    Masihkah Pertanian Menjadi Penopang Utama Perekonomian Indonesia?
    13/12/2019 - 00:22
  • Membangun Rumah Peradaban
    Membangun Rumah Peradaban
    12/12/2019 - 21:53
  • Implementasi Reformasi dalam Pembangunan Otonomi Daerah
    Implementasi Reformasi dalam Pembangunan Otonomi Daerah
    12/12/2019 - 13:39
  • Menjaga Kepercayaan Pasangan dalam Penggunaan Media Sosial
    Menjaga Kepercayaan Pasangan dalam Penggunaan Media Sosial
    12/12/2019 - 13:12
  • Perbaikan Terhadap Proses Formulasi Kebijakan
    Perbaikan Terhadap Proses Formulasi Kebijakan
    12/12/2019 - 12:24
  • Menuju Kesuksesan Reformasi Kebijakan
    Menuju Kesuksesan Reformasi Kebijakan
    12/12/2019 - 07:34
  • Khilafah, Imamah dan Khalifah
    Khilafah, Imamah dan Khalifah
    11/12/2019 - 20:52
  • Alamak, 8.712 Kendaraan Dinas Kabupaten Bekasi Nunggak Pajak
    Alamak, 8.712 Kendaraan Dinas Kabupaten Bekasi Nunggak Pajak
    13/12/2019 - 13:21
  • Kemudahan dalam Kredit Online, Akankah Masyarakat Semakin Konsumtif?
    Kemudahan dalam Kredit Online, Akankah Masyarakat Semakin Konsumtif?
    13/12/2019 - 13:12
  • Jokowi Akan Lantik 9 Wantimpres, Terselip Nama Wiranto
    Jokowi Akan Lantik 9 Wantimpres, Terselip Nama Wiranto
    13/12/2019 - 13:09
  • Main ke Tapanuli Utara, Jangan Lupa Berendam di Air Soda Tarutung
    Main ke Tapanuli Utara, Jangan Lupa Berendam di Air Soda Tarutung
    13/12/2019 - 13:06
  • Salting Parah! Reaksi Anya Geraldine Ketemu Chef Juna
    Salting Parah! Reaksi Anya Geraldine Ketemu Chef Juna
    13/12/2019 - 13:05
  • Pakai Celana Jeans di Acara Resmi UI, PPP: Nadiem Jangan Sok Milenial
    Pakai Celana Jeans di Acara Resmi UI, PPP: Nadiem Jangan Sok Milenial
    13/12/2019 - 05:46
  • Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Konser DWP 2019
    Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Konser DWP 2019
    13/12/2019 - 07:24
  • Amerika Tahu Boeing Milik Lion Air Berpotensi Jatuh
    Amerika Tahu Boeing Milik Lion Air Berpotensi Jatuh
    13/12/2019 - 06:12
  • Buya Syafii Ingatkan Nadiem Kelola Pendidikan Beda Dengan di Gojek
    Buya Syafii Ingatkan Nadiem Kelola Pendidikan Beda Dengan di Gojek
    13/12/2019 - 04:38
  • Baru Dipakai Setahun, Motor Ini Dijual Setengah Harga
    Baru Dipakai Setahun, Motor Ini Dijual Setengah Harga
    13/12/2019 - 06:54