Ketahanan Informasi

Peneliti Unair Surabaya Manfaatkan Doxycycline Dosis Rendah untuk Fotosensitizer

Kamis, 14 November 2019 - 09:10 | 44.30k
Peneliti Unair Surabaya Manfaatkan Doxycycline Dosis Rendah untuk Fotosensitizer
Dr. Suryani Dyah Astuti, M.Si melakukan pengenceran doxycycline di laboratorium Biofisika dan Fisika Medis FST UNAIR KAMPUS C. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Dr. Suryani Dyah Astuti, M.Si., bersama tim peneliti Fakultas Kedokteran Gigi Unair Surabaya, Prof Ernie Maduratna Setiawatie memanfaatkan doxycycline dosis rendah sebagai fotosensitizer.

Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya metode terapi dengan Photodynamic Therapy (PDT), salah satunya pada terapi penyakit gigi yang disebabkan oleh bakteri. PDT merupakan suatu metode yang digunakan untuk menghilangkan suatu sel yang berbahaya atau tidak dikehendaki seperti kanker dan bakteri penyebab penyakit infeksi.

Kombinasi cahaya dan fotosensitiser tertentu pada PDT akan menyebabkan fotoinaktivasi pada bakteri, yaitu penghambatan aktivitas metabolisme sel karena  kerusakan membran sitoplasmik akibat peroksidasi oleh oksigen reaktif. Mekanisme fotoinaktivasi melibatkan proses fotosensitisasi, yaitu proses penyerapan cahaya oleh molekul yang bersifat fotosensitiser (porfirin) pada bakteri yang selanjutnya mengaktivasi terjadinya reaksi kimia menghasilkan berbagai spesies oksigen reaktif.

Fotosensitiser adalah zat pengabsorpsi cahaya dalam PDT. Umumnya fotosensitiser yang digunakan adalah methylene blue. Berbagai literature menunjukkan fotosensitiser itu bersifat toksik.

pengenceran-doxycycline.jpg

Suryani menjelaskan Doxycycline merupakan obat gologan antibiotik tetrasiklin yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi bakteri. Doxycycline dalam dosis biasa atau harian banyak dipergunakan karena memiliki spektrum yang luas pada efek kemanjuran antibiotik. Dibandingkan dengan jenis antibiotik tetracycline lainnya, doxycycline memiliki rentang lebih luas pada jenis mikroba Gram-negative dan Gram-positive.

Pemberian doxycycline dosis rendah untuk inaktivasi bakteri dapat meminimalisir efek samping sebagai antibiotik dan tidak menyebabkan bakteri menjadi resistan. Spektrum absorpsi cahaya dari doxycycline terletak pada spektrum panjang gelombang cahaya tampak 380-780 nm, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen fotosensitiser.

Tahapan Penelitian

Penelitian doxycycline melalui tahap in vitro, in vivo dan klinis. Pada tahap in vitro diujicobakan pada bakteri penyakit gigi (planktonik) dan biofilm. Hasil penelitian menunjukkan pada bakteri (planktonik) doxycycline 0.1% menunjukkan aktivitas sensitif, sedangkan pada biofilm menunjukkan adanya resisten. Hal ini disebabkan karena doxycycline tidak mampu menembus pori biofilm, sehingga pada dosis yang rendah tidak sensitive. Pada uji in vivo yaitu pada hewan coba model periodontitis menggunakan doxycycline dan dentolaser menunjukkan adanya perbaikan jaringan secara signifikan berdasarkan hasil uji histopatologi anatomi (HPA).

Pada penelitian tersebut, doxycycline yang digunakan meliputi dua ukuran partikel yakni, dalam ukuran mikro dan nano. Pada skala mikro, doxycycline diencerkan dengan aquades. Sedangkan pada skala nano, doxycycline dibuat dalam skala nano secara mekanis dan filtering kemudian diencerkan dengan aquades.

“Justifikasi ukuran nano menggunakan pengujian Particle Size analyzer (PSA) dan spektroskopi infra merah untuk mengetahui gugus fungsi masing-masing molekul. Pengujian spectrum serap dengan spektroskopi UV Visible menunjukkan adanya pergeseran panjang gelombang dari ukuran mikro ke nano, pada ukuran nano mampu menyerap energi cahaya 67% sedangkan pada ukuran nano 84%. Kemampuan serapan energi cahaya ini sebanding dengan efektivitasnya untuk inaktivasi bakteri,” jelas dosen peminatan Biofisika dan pada Fisika Medis Departemen Fisika Universitas Airlangga tersebut.

Metode Penelitian dan Hasil

Dr. Dyah, menambahkan, pada penelitian yang dilakukan menggunakan doxycycline 0.1%, karena pada dosis itu berdasarkan hasil uji pendahuluan menunjukkan resistensi bakteri dan doxycycline berperan sebagai agen penyerap cahaya (fotosensitiser). Serbuk doxycycline dilarutkan dalam aquades sesuai konsentrasi, selanjutnya diinkubasi pada kultur bakteri yang selanjutnya dilakukan pemaparan dentolaser.

Penggunaan doxycycline 0.1% sebagai fotosensitiser dengan activator dentolaser 405 nano meter (nm) menunjukkan efektivitas fotoinaktivasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan doxycycline saja. Hasil dari penelitian in vitro doxycycline menunjukkan adanya perbedaan efikasi pada masing-masing treatment. Penggunaan laser saja mampu mereduksi biofilm sekitar 31%. Penggunaan mikro doxycycline dengan laser itu sekitar 60%, sedangkan nano doxycycline dengan laser itu 80%.

Berdasarkan keberhasilan hasil uji in vitro dan in vivo maka dilanjutkan dengan uji klinis pada kasus periodontitis yang dilakukan oleh Prof. Ernie Maduratna S. Hasil uji klinis dengan doxycycline dan dentolaser menunjukkan hasil yang sangat baik.

Dengan adanya penelitian tersebut, Dr. Dyah berharap kedepannya semakin banyak produk inovasi yang dihasilkan. Inovasi tidak harus dimulai dari high technology, tapi dimulai dari hal sederhana di sekitar kita bisa menjadi produk inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Justru itu yang kita perlukan terutama untuk terobosan-terobosan inovasi pada dunia kesehatan. agar biaya pengobatan bisa terjangkau masyarakat,” kata Dosen FKG Unair Surabaya itu. (*)


surabaya Unair Surabaya FKG Unair Surabaya
Publisher : Rochmat Shobirin
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

10/12/2019 - 13:34

Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Khilafah, Imamah dan Khalifah
    Khilafah, Imamah dan Khalifah
    11/12/2019 - 20:52
  • Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    Kontribusi Islam Terhadap Akuntansi
    11/12/2019 - 20:15
  • Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Pentingnya Kebijakan Publik untuk Tatanan Pemerintah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    11/12/2019 - 16:18
  • Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    Revolusi Industri 4.0 di Era Milenial
    11/12/2019 - 13:27
  • Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    Refleksi HUT ke-61 NTB, Bisakah NTB Gemilang?
    11/12/2019 - 12:11
  • Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara
    10/12/2019 - 23:23
  • SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    SDM Indonesia Harus Berjiwa Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0
    10/12/2019 - 22:31
  • Pengakuan HAM Zaman Now
    Pengakuan HAM Zaman Now
    10/12/2019 - 20:53
  • Wanita Ini Ngambek dan Gengsi Minta Maaf, Akhirnya Driver Ojol Bertindak
    Wanita Ini Ngambek dan Gengsi Minta Maaf, Akhirnya Driver Ojol Bertindak
    12/12/2019 - 08:20
  • Kelakuan Minus Pemotor di Perlintasan Kereta Api ini Tuai Kecaman
    Kelakuan Minus Pemotor di Perlintasan Kereta Api ini Tuai Kecaman
    12/12/2019 - 08:15
  • Suguhkan Tontonan Sport Otomotif Akhir Tahun, TGAIC Undang Rider Asing
    Suguhkan Tontonan Sport Otomotif Akhir Tahun, TGAIC Undang Rider Asing
    12/12/2019 - 08:15
  • Tips Menggunakan Intercom Helm Aman Saat Touring
    Tips Menggunakan Intercom Helm Aman Saat Touring
    12/12/2019 - 08:15
  • Greysia / Apriyani Akui Kerepotan Ladeni Permainan Fukushima / Hirota
    Greysia / Apriyani Akui Kerepotan Ladeni Permainan Fukushima / Hirota
    12/12/2019 - 08:05
  • Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    Dikira Tali, Pria Ini Tarik Cacing Pita Sepanjang 10 Meter dari Dubur
    12/12/2019 - 05:02
  • Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    Talak Cerai Gugur, Vicky Prasetyo-Angel Lelga Masih Sah Suami Istri
    12/12/2019 - 01:00
  • Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    Glenn Alinskie Bikin Agensi Hiburan di Korea Selatan
    12/12/2019 - 00:02
  • Segeralah ke Dokter Jika Mengalami 5 Gejala Stroke Ini
    Segeralah ke Dokter Jika Mengalami 5 Gejala Stroke Ini
    12/12/2019 - 05:52
  • Terlengkap, Jadwal 20 Laga Besar Dunia BWF World Tour Final
    Terlengkap, Jadwal 20 Laga Besar Dunia BWF World Tour Final
    12/12/2019 - 05:30