Peristiwa - Nasional

Portal Aduan Berkait Praktik Radikalisme ASN Telah Dibuka, Begini Isinya

Selasa, 12 November 2019 - 18:05 | 20.24k
Portal Aduan Berkait Praktik Radikalisme ASN Telah Dibuka, Begini Isinya
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Pewarta: Widodo Irianto | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, JAKARTAPortal aduan yang berkait dengan soal praktik radikalisme Aparat Sipil Negara (ASN) telah dibuka oleh 12 Kementerian, namanya www.aduanasn.id. dan ada 11 kategori yang bisa masuk.

Tetapi Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan, kategori tindakan ASN yang bisa diadukan ini bukan bermaksud untuk melindungi pemerintah dari kritik.

“Ini proses panjang untuk memastikan bahwa ideologi negara konstitusi negara itu betul betul dicamkan ASN,” kata Menteri Kominfo dalam peluncuran situs aduanasn.id. itu di Hotel Grand Sahid hari ini, Selasa (12/11/2019).

Bahkan pemerintah menjamin kebebasan berpikir dan berbicara bagi ASN yang dilaporkan berpaham radikal. Jaminan pemerintah itu berupa menyediakan ruang membela diri.

“Kami ada mekanisme membela diri dan lain-lain. Tidak semata-mata (ada laporan) langsung kami berikan sanksi,” tambah Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),  Dwi Wahyu Atmaji.

Menurut Wahyu, pemerintah tak akan melarang kritik oleh ASN, namun ASN memiliki kode etik yang harus ditaati. Salah satu kode etik itu adalah mengkritik di ruang publik.

“Saya tidak mengatakan tidak boleh (mengkritik). Tapi ASN itu terikat kode etik untuk mengamankan kebijakan pemerintah," tegasnya.

Siapa yang berhak melaporkan itu, dalam situs tersebut diaebutkan semua warga negara Indonesia atau WNI yang mendaftarkan diri di situs aduanasn.id. Untuk melengkapi laporan, si pelapor harus memberikan tautan beserta tangkapan layar disertai dengan alasan.

Kemudian Tim Aduan ASN akan melanjutkan proses penanganan. Pelapor bisa mengecek perkembangan penanganan tersebut.

ASN yang bisa dilaporkan adalah yang menyampaikan pendapat bermuatan kebencian terhadap Pancasila, UUD, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan pemerintah. Menyebarkan berita bohong dan menyelenggarakan atau mengikuti kegiatan yang menghasut.

ASN juga bisa dilaporkan bila kedapatan memberikan tanggapan, bisa berbentuk like, love, dislike, retweet, atau berkomentar di konten media sosial, dengan nada radikal atau melecehkan simbol negara.

Intinya, ASN tetap boleh melontarkan kritik. Asalkan, kritik didasarkan pada data, bukan persepsi.

"Mengkritik boleh. Semuanya boleh mengkritik. Kalau ASN juga boleh mengkritik pekerjaannya sendiri, yang tidak boleh yang tidak dengan dasar, yang fitnah, bacalah secara lengkap, nanti bias di masyarakat itu," tambah Johnny.

Ia mengungkapkan bahwa hal tersebut sebagai upaya kebaikan bersama antara negara dan ASN.

Sebab, ASN mempunyai peran penting dan strategis untuk membantu gerak penyelenggaraan negara dan pemerintah. "Yang bukan menebar fitnah, menebar hoaks, dengan dasar yang kuat, itu yang ditangani agar menggunakan dengan benar," katanya.

Ada 12 kementerian dan lembaga yang telah berkomitmen menerapkan sistem aduan ini, yakni KemenPAN-RB, Kemendagri, Kemenko Polhukam, Kemenag, Kemendikbud, Kemenkumham, Kemnkominfo, BKN, BNPT, BIN, BPIP dan KPK. 

Inilah 11 kategori itu:

1. Penyampaian pendapat baik lisan maupun tertulis dalam format teks, gambar, audio atau video melalui media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan pemerintah;

2. Penyampaian pendapat baik lisan maupun tertulis dalam format teks, gambar, audio, atau video melalui media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras dan antar golongan;

3. Penyebarluasan pendapat yang bermuatan ujaran kebencian sebagaimana pada angka 1) dan 2) melalui media sosial (sharebroadcastuploadretweetrepost dan sejenisnya);

4. Pemberitaan yang menyesatkan atau tidak dapat dipertanggungjawabkan;

5. Penyebarluasan pemberitaan yang menyesatkan baik secara langsung maupun melalui media sosial;

6. Penyelenggaraan kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah;

7. Keikutsertaan pada kegiatan yang diyakini mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi dan membenci Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah;

8. Tanggapan atau dukungan sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana angka 1) dan 2) dengan memberikan likesdislikeloveretweet atau comment di media sosial;

9. Penggunaan atribut yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah;

10. Pelecehan terhadap simbol-simbol negara baik secara langsung maupun melalui media sosial;

11. Perbuatan sebagaimana dimaksud pada angka 1) sampai 10) dilakukan secara sadar oleh ASN.

Itu 11 kategori aduan yang berkait dengan soal praktik radikalisme Aparat Sipil Negara (ASN) yang portal aduannya telah dibuka oleh 12 Kementerian dengan nama www.aduanasn.id. (*)


jakarta radikalisme portal aduan ASN kementerian kominfo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

08/12/2019 - 02:18

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul
Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo

Perawatan Rambut dengan Glutera Formulated Hair Shampoo
Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum

Mengatasi Rambut Rontok dengan Glutera Hair Tonic Serum
Salon Kecantikan di Dalam Lapas

Salon Kecantikan di Dalam Lapas

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    Meramu Falsafah Ideologis dan Kebersatuan Bangsa
    07/12/2019 - 11:54
  • Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    Tergerusnya Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial
    07/12/2019 - 07:28
  • Esensi Pancasila di Era 4.0
    Esensi Pancasila di Era 4.0
    06/12/2019 - 21:42
  • Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    Merosotnya Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial
    06/12/2019 - 18:39
  • Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    Sudah Jualan Agama Hari Ini?
    06/12/2019 - 16:56
  • Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    Pentingnya Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
    06/12/2019 - 16:31
  • Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    Sejarah Pergerakan Mahasiswa
    06/12/2019 - 15:45
  • Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Di Era Revolusi Industri
    Pancasila Sebagai Dasar Ideologi Di Era Revolusi Industri
    06/12/2019 - 11:48
  • BWF World Tour Finals 2019: Hafiz / Gloria Berharap Bisa Perbaiki Hasil
    BWF World Tour Finals 2019: Hafiz / Gloria Berharap Bisa Perbaiki Hasil
    08/12/2019 - 05:05
  • Tak Punya Anak, Ibu Muda Upahi Remaja Putus Sekolah Culik Bayi Tetangga
    Tak Punya Anak, Ibu Muda Upahi Remaja Putus Sekolah Culik Bayi Tetangga
    08/12/2019 - 04:45
  • Tiara Naik Meja Operasi Usai Sumbang Medali untuk Indonesia di SEA Games
    Tiara Naik Meja Operasi Usai Sumbang Medali untuk Indonesia di SEA Games
    08/12/2019 - 03:05
  • BPJAMSOSTEK Ajak Pelamar Milenial Bikin Vlog Jaminan Ketenagakerjaan
    BPJAMSOSTEK Ajak Pelamar Milenial Bikin Vlog Jaminan Ketenagakerjaan
    08/12/2019 - 02:05
  • Indonesia Juara Umum Cabang Olahraga Tenis SEA Games 2019
    Indonesia Juara Umum Cabang Olahraga Tenis SEA Games 2019
    08/12/2019 - 01:05
  • Jalan-jalan ke Desa Tradisional Jepang di Kaki Gunung Fuji
    Jalan-jalan ke Desa Tradisional Jepang di Kaki Gunung Fuji
    08/12/2019 - 05:04
  • Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia
    Heroik, Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia
    07/12/2019 - 09:19
  • Jadwal Live Sepakbola Hari Ini, Semifinal SEA Games & Derby Manchester
    Jadwal Live Sepakbola Hari Ini, Semifinal SEA Games & Derby Manchester
    07/12/2019 - 08:10
  • Polisi Bandung Dibuat Bingung oleh Motor Pelajar Ini
    Polisi Bandung Dibuat Bingung oleh Motor Pelajar Ini
    07/12/2019 - 14:17
  • Pramugari Diduga Teman Dekat Dirut Garuda Permak Wajah di Luar Negeri
    Pramugari Diduga Teman Dekat Dirut Garuda Permak Wajah di Luar Negeri
    07/12/2019 - 12:56