Pendidikan

Unik, Mahasiswa Uniga Malang Pakai Kostum Nyeleneh Saat UTS

Selasa, 12 November 2019 - 17:18 | 59.04k
Unik, Mahasiswa Uniga Malang Pakai Kostum Nyeleneh Saat UTS
Gus Muhdor, salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UNIGA Malang mengenakan kostum ala Arab saat UTS di kelas. (Foto: Widya Amalia/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ujian Tengah Semester (UTS) di perguruan tinggi biasanya membuat mahasiswa tegang. Namun, tidak untuk mahasiswa Universitas Gajayana atau Uniga Malang.

Pasalnya, seluruh mahasiswa yang tergabung di prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Uniga Malang diwajibkan mengenakan kostum yang out of the box.

Mahasiswa-Uniga-2.jpg

Kebijakan ini bukan inisiatif mahasiswa. Tapi menjadi aturan prodi yang ditandatangani oleh Kapodi Ilmu Komunikasi.

Begini bunyi pemberitahuan tersebut:

Terkait pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Tahun Akademik 2019/2020 berikut kami sampaikan beberapa ketentuan, yaitu:

1. Ujian Tengah Semester (UTS) dilaksanakan tanggal 11 Nopember - 14 Nopember 2019

2. Jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) sesuai dengan jadwal kuliah

3. Tempat duduk ujian sesuai dengan NIM mahasiswa bersangkutan

4. Dresscode UTS mengambil tema "OUT OF THE BOX"

5. Bagi peserta yang hadir setelah 15 menit dimulainya ujian, maka peserta tersebut tidak diperkenankan mengikuti ujian. Kesempatan

ujian bagi peserta terlambat hadir diberikan setelah sesi ujian mata kuliah bersangkutan selesai.

Demikian informasi ini untuk diketahui.

Pengumuman ditandatangani langsung oleh Kapodi Ilmu Komunikasi Eko Budi S., S.S., M.I.Kom.

Kepada TIMES Indonesia, Eko membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, aturan yang diambil itu untuk membangun kreativitas mahasiswa.

Mahasiswa-Uniga-3.jpg

"Kami mencoba bagaimana merawat temen-temen mahasiswa supaya berkesan selama kuliah di kampus ini. Ide ini muncul bukan sekedar tampil, kita hadir untuk memberikan nilai atau pesan moral," ujarnya.

Langkah ini diambil, katanya, untuk menciptakan suasana ujian yang santai tapi bernilai. Artinya, mahasiswa diberikan kebebasan berekspresi sesuai kreativitas masing-masing.

"Biar gak tegang pas ujian. Tapi tetap serius. Mereka tetap memegang nilai etika dan estetika," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi, Muhammad Asnan. Ide ini digagas melalui kajian. Kata Asnan, mahasiswa adalah generasi milenial sehingga pihak kampus juga tidak terlalu kaku terhadap peraturan.

"Sebab itu, muncul lah ide ini. Kita gak bisa seperti yang dulu lagi," ungkapnya.

Asnan menginginkan suasana yang dimunculkan saat ujian tidak lagi terkesan kaku dan angker.

"Padahal enggak. Biasa-biasa aja. Secara psikologis juga berpengaruh lho. Kadang, ide itu bisa muncul kalau suasananya cair," pungkasnya.

Selain itu, pihak kampus berharap mahasiswa memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka sepakat untuk menelorkan ide-ide gila yang menjunjung tinggi kreativitas dan inovasi.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang mengikuti ujian mengaku senang dan sepakat mengikuti aturan tersebut. Mereka menilai hal ini perlu dilakukan karena merupakan sesuatu yang unik dan langka terjadi di lingkungan kampus.

"Bagus sih. Aku pakai sorban dan gamis ini dari rumah. Berangkat seperti ini ke kampus. Senang bisa berpakaian bebas selama UTS di kampus. Bisa uji mental kepedean kita juga," ujar Gus Muhdor, mahasiswa semester satu asal Malang itu.

Selain Gus Muhdor, Natalia Albine pun mengaku tidak keberatan. Bahkan untuk menyiapkan kostum, dia rela membuat busana khas Dayak untuk dikenakan saat ujian.

"Aku pakai baju Dayak ini karena aku orang Dayak. Cuma sekitar 50 ribu buat kostum kayak gini. Setiap hari ganti kostum, terserah kreativitas kita kok," beber mahasiswi berkacama itu.

Aturan unik yang mewajibkan mahasiswa Uniga Malang khususnya Prodi Ilmu Komunikasi ini berlangsung selama empat hari. Mahasiswa bebas memilih kostum yang dinilai out of the box untuk dikenakan saat UTS di kampus. (*)


malang Mahasiswa Uniga Malang kostum unik
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

Follow TIMES Indonesia di Google News

TIMES TV

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

Jatim Park Grup Bikin Milenial Glow Garden Terbesar di Indonesia

11/12/2019 - 15:11

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial

Komunitas Jendela Jember Gelar Pelatihan Fotografi Bagi Milenial
Petik Buah Wisata Agrokusuma

Petik Buah Wisata Agrokusuma
Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern

Festival Kampung Ublik of Pujon Kidul Where Every Corner of the Place is Filled with Lantern
Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

Festival Kampung Ublik Pujon Kidul

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Siapa 'Tuan Baru' di Tahun Baru Untuk Purbalingga 2020?
    Siapa 'Tuan Baru' di Tahun Baru Untuk Purbalingga 2020?
    13/12/2019 - 08:27
  • Masihkah Pertanian Menjadi Penopang Utama Perekonomian Indonesia?
    Masihkah Pertanian Menjadi Penopang Utama Perekonomian Indonesia?
    13/12/2019 - 00:22
  • Membangun Rumah Peradaban
    Membangun Rumah Peradaban
    12/12/2019 - 21:53
  • Implementasi Reformasi dalam Pembangunan Otonomi Daerah
    Implementasi Reformasi dalam Pembangunan Otonomi Daerah
    12/12/2019 - 13:39
  • Menjaga Kepercayaan Pasangan dalam Penggunaan Media Sosial
    Menjaga Kepercayaan Pasangan dalam Penggunaan Media Sosial
    12/12/2019 - 13:12
  • Perbaikan Terhadap Proses Formulasi Kebijakan
    Perbaikan Terhadap Proses Formulasi Kebijakan
    12/12/2019 - 12:24
  • Menuju Kesuksesan Reformasi Kebijakan
    Menuju Kesuksesan Reformasi Kebijakan
    12/12/2019 - 07:34
  • Khilafah, Imamah dan Khalifah
    Khilafah, Imamah dan Khalifah
    11/12/2019 - 20:52
  • Pamer Tubuh Kekar di Usia 55 Tahun, Teri Hatcher Bikin Penggemar Iri
    Pamer Tubuh Kekar di Usia 55 Tahun, Teri Hatcher Bikin Penggemar Iri
    13/12/2019 - 13:04
  • Ini Alasan Wali Kota Bandung Oded Ngotot Gusur Warga Tamansari
    Ini Alasan Wali Kota Bandung Oded Ngotot Gusur Warga Tamansari
    13/12/2019 - 13:04
  • Tampik Apik, Chelsea Perpanjang Kontrak Fikayo Tomori hingga 2024
    Tampik Apik, Chelsea Perpanjang Kontrak Fikayo Tomori hingga 2024
    13/12/2019 - 13:00
  • Ular King Kobra Ditangkap di Bekasi, Begini Penampakanya
    Ular King Kobra Ditangkap di Bekasi, Begini Penampakanya
    13/12/2019 - 13:00
  • Ubahan Rush dan Avanza Dongkrak Penjualan Toyota Sepanjang 2019
    Ubahan Rush dan Avanza Dongkrak Penjualan Toyota Sepanjang 2019
    13/12/2019 - 13:00
  • Pakai Celana Jeans di Acara Resmi UI, PPP: Nadiem Jangan Sok Milenial
    Pakai Celana Jeans di Acara Resmi UI, PPP: Nadiem Jangan Sok Milenial
    13/12/2019 - 05:46
  • Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Konser DWP 2019
    Pemprov DKI Ancam Cabut Izin Konser DWP 2019
    13/12/2019 - 07:24
  • Amerika Tahu Boeing Milik Lion Air Berpotensi Jatuh
    Amerika Tahu Boeing Milik Lion Air Berpotensi Jatuh
    13/12/2019 - 06:12
  • Buya Syafii Ingatkan Nadiem Kelola Pendidikan Beda Dengan di Gojek
    Buya Syafii Ingatkan Nadiem Kelola Pendidikan Beda Dengan di Gojek
    13/12/2019 - 04:38
  • Baru Dipakai Setahun, Motor Ini Dijual Setengah Harga
    Baru Dipakai Setahun, Motor Ini Dijual Setengah Harga
    13/12/2019 - 06:54