Peristiwa - Daerah

Tausiah di Malang, Ini Pesan KH Zuhri Zaini kepada Alumni Nurul Jadid

Minggu, 10 November 2019 - 22:32 | 66.69k
Tausiah di Malang, Ini Pesan KH Zuhri Zaini kepada Alumni Nurul Jadid
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Zuhri Zaini saat memberikan tausiah di UNISMA Malang. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Zuhri Zaini berkesempatan hadir dan memberikan tausiah di UNISMA, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (10/11/2019).

Acara yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Alumni Nurul Jadid (IMAN) Malang Raya itu mengusung tema Bakti Santri dalam Merawat Keutuhan Bangsa dan Negara. Acara juga dihelat untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepada ratusan alumni Nurul Jadid yang hadir, Kiai Zuhri menyampaikan beberapa pesan. Salah satunya adalah tentang keikhlasan.

Umat Islam, khususnya alumni Nurul Jadid diharapkan menatat niat dalam melakukan aktivitas di kehidupan sehari-hari. Niat ini maksudnya adalah senantiasa niat untuk ibadah.

KH-Zuhri-Zaini-b.jpg

Niat ini ditata di awal karena, menurut beliau, niat seseorang akan menentukan kinerja dan hasil ke depannya.

Saat itu, beliau menyampaikan secara khusus kepada pengurus IMAN Malang Raya yang baru saja dilantik. Pesannya adalah, pertama harus diniati ibadah. 

"Niati ibadah dan harus ikhlas. Saya harapkan ini didasari rasa ikhlas. Karena ini pengabdian. Insyaallah kalau didasari dengan keikhlasan, selain ada pahalanya, Allah pasti memberikan pertolongan. Ayo mulai belajar ikhlas. Ikhlas itu harus dilatih, harus belajar. Dan ikhlas itu bukan dijadikan alasan untuk asal-asalan atau bermalas-malasan. Itu bisa jadi sebab kenapa kita tertinggal, ya karena kemalasan," jelasnya gamblang.

Selain ikhlas juga profesional. Apalagi bergerak di bidang organisasi yang bekerja bersama tim. Hal ini mendorong semua orang untuk bertindak profesional.

"Kerja kita ini bukan sendiri-sendiri tapi bersama-sama. Artinya bekerja dengan baik. Karena ini organisasi, harus ada kesadaran organisasi. Tidak mungkin bisa mencapai tujuan kalau hanya sendiri. Harus team work atau berjamaah. Sekalipun berjalan bersama itu tidak mudah, karena karakter setiap orang berbeda-beda. Ada yang suka kerja cepat, ada yang suka pelan. Bermacam-macam," ujarnya.

KH-Zuhri-Zaini-c.jpg

Menjadi pribadi muslim juga seharusnya bisa menghormati perbedaan yang melekat kepada setiap manusia. Menghormati orang lain, masih kata Kiai Zuhri, itu luas maknanya. Misalnya menghormati pemikiran dan kepercayaan orang lain, yang mungkin berbeda dengan kita.

"Contoh menutup aurat, tidak wajib pakai jubah. Pakai sarung juga boleh. Beramal itu harus didasari oleh ilmu. Kalau tidak, amal kita bisa sia-sia," jelasnya.

Kiai Zuhri bercerita, ada seorang sufi yang semangat ibadahnya luar biasa. Tapi mungkin dia masih pemula. Dia semangat beribadah, sehingga karena takut sibuk dengan hal lain, dia tidak kawin, khawatir takut disibukkan urusan keluarga.

"Dia kan normal, artinya punya nafsu. Solusinya, dia memelihara kuda. Terus kuda dijadikan istrinya. Nah, ini tidak benar. Kalau begitu ya nikah saja," cerita Kiai Zuhri.

Cerita lain, ada mahasiswa yang belajar komputer. Dia belajar di internet dan cari amalan di internet. Lalu stres dan orang tuanya datang ke Kiai Zuhri.

"Saya tanya, apa mengamalkan amalan? Katanya iya, dari internet. Perlu diketahui, amalan itu seperti obat. Ada amalan yang dosis rendah, ada yang dosis tinggi. Kalau over dosis bisa stres. Amalan harus jelas sumber dan sanadnya. Kalau tidak jangan diamalkan," katanya.

"Kalau kita tidak bisa menggali agama dari sumbernya langsung, kita bisa tanya kepada orang yang mengerti. Sama halnya dokter, sekolahnya lama. Kalau sakit, jangan jadi dokter, jadi pasien dulu," pesan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Zuhri Zaini di Malang. (*)


KH Zuhri Zaini Nurul Jadid Malang
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang
Reaksi Anda
KOMENTAR

EKORAN

TIMES TV

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

Pasar Rakyat UMKM Herbangin Hadir di Kota Kediri

22/02/2020 - 20:01

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna

Lagu Indonesia Raya Mengantar Keberangkatan WNI dari Natuna
Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo

Grup Musik Angklung Shalawatan Meriahkan CFD di Situbondo
Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai

Pilkada Kabupaten Malang 2020, Hasan Abadi Optimis dapat Rekom Partai
Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai

Bacalon Bupati Malang Merebut Rekom Partai
Follow TIMES Indonesia di Google News

iGuides

  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20
  • Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    Cari Hotel di Kota Pendidikan? iGuides: Hotel Savana Malang Recommended Lima Star
    23/05/2019 - 15:05

KOPI TIMES

  • Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    Kebijakan Publik Untuk Keluarga
    26/02/2020 - 11:12
  • Kaum Milenial dan Pilkada
    Kaum Milenial dan Pilkada
    26/02/2020 - 09:40
  • Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    Kenapa Amerika Serikat Cabut Indonesia dari Daftar Negara Berkembang?
    25/02/2020 - 15:04
  • Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    Hujan Ekstrim dan Mitigasi Iklim di Pekalongan
    25/02/2020 - 14:57
  • Belajar Menulis Dari Para Kiai
    Belajar Menulis Dari Para Kiai
    25/02/2020 - 14:22
  • Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    Pembangunan Daerah Butuh Perempuan Terdidik
    25/02/2020 - 13:38
  • Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    Polemik RUU Omnibus Law, Gaya Bercinta Urusan Negara?
    25/02/2020 - 13:11
  • Pesan Mao Tze Tung
    Pesan Mao Tze Tung
    25/02/2020 - 12:10
  • Perempuan Berenang Bareng Lelaki Bisa Hamil, Merebaknya Anti Feminisme
    Perempuan Berenang Bareng Lelaki Bisa Hamil, Merebaknya Anti Feminisme
    26/02/2020 - 13:38
  • Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih di Pusaran Kasus Pembobolan Kartu Kredit
    Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih di Pusaran Kasus Pembobolan Kartu Kredit
    26/02/2020 - 13:36
  • Beres-beres Setelah Air Surut, Warga Duta Indah Bekasi: Ini Banjir Terparah
    Beres-beres Setelah Air Surut, Warga Duta Indah Bekasi: Ini Banjir Terparah
    26/02/2020 - 13:36
  • Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia
    Pasien Terindikasi Virus Corona di RS Semarang Meninggal Dunia
    26/02/2020 - 13:31
  • Pakai Pembalut Cewek, Millen Cyrus: Biar Tak Ada Tekanan Udara
    Pakai Pembalut Cewek, Millen Cyrus: Biar Tak Ada Tekanan Udara
    26/02/2020 - 13:31
  • Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    Mengerikan, Wakil Menkes Iran Diserang Corona saat Konferensi Pers
    26/02/2020 - 06:06
  • Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    Fenomena Aneh, Aa Gym Selalu Diolok-olok saat Jakarta Banjir
    26/02/2020 - 05:02
  • Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    Keterlaluan, Ibu Suruh Guru Merangkak di Kelas Tak Terima Anak Dihukum
    26/02/2020 - 06:53
  • Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    Kolonel TNI Ungkap Sosok Al-Issa, Tokoh Islam Dunia yang Tiba di UIN
    26/02/2020 - 00:03
  • Owi Ikuti Jejak Ahsan/Hendra Hengkang dari Pelatnas
    Owi Ikuti Jejak Ahsan/Hendra Hengkang dari Pelatnas
    26/02/2020 - 06:30